
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Dia ingin sekali bertanya, apa yang terjadi pada Queensa. Namun dia urungkan karena jika Queen tak ingin bercerita, maka dia tak akan bertanya apalagi jika itu urusan keluarga dan bersifat rahasia.
Alana bahkan mengacuhkan gunjingan demi gunjingan dari teman-teman sekelasnya, saat melihat kedekatannya dan Queensa karena menurutnya itu adalah hal yang tidak penting.
Namun berbeda bagi ketiga sahabatnya yang baru saja masuk kedalam kelas, dan mendapati dirinya yang sedang duduk di sebelah Queensa.
"Woy, Lan! Ngapain lo duduk di situ, kalau cewek lo liat bisa perang dunia ntar." Celetuk Adam.
Namun Alana hanya melirik sekilas kearah Adam, lalu kembali meletakkan kepalanya di atas meja dengan tangan yang dia lipat dan jadikan sebagai bantal.
"Gue kok ngerasa aneh sih sama si Lana akhir-akhir ini, kayaknya dia deket banget sama si cupu."
Alvin pun mengangguk setuju dengan perkataan Adam, namun Varo justru tenggelam dalam pikirannya sendiri yang entah apa.
Tentunya hal itu membuat Adam dan Alvin saling menatap dan memberi kode dengan gelengan, saat mereka melihat Varo yang melamun setelah melihat Alana dan Queensa.
Berbagai macam spekulasi mulai muncul di benak Alvin dan Adam, meskipun semua spekulasi itu sangat tidak mungkin, menurut mereka.
"Si Queensa itu selingkuh sama cowok yang cakep, tapi masa iya si Alana selingkuh balik sama yang modelan kayak gitu?" gumam Varo yang masih bisa didengar oleh Adam dan Alvin.
Rasanya kedua pria itu tertimpa batu besar, yang membuat keduanya menepuk jidatnya dengan cukup keras.
Ternyata spekulasi yang tadi mereka pikirkan, sangat berbeda dengan apa yang sebenarnya membuat Varo melamun sambil menatap Alana dan Queensa.
Itulah yang menjadi tanda tanya besar di kepala keduanya, setelah mendengar gumaman Varo tentang perselingkuhan Queen.
"Al, lo barusan bilang Queen kan? Maksud lo Queen ceweknya si Lana?" tanya Alvin penasaran.
Varo pun mengangguk mengiyakan pertanyaan Alvin itu, kemudian duduk di bangku milik Alana karena bangku yang Alana duduki adalah bangku miliknya.
"Jadi si Queensa itu main belakang gitu maksud lo? Tapi darimana lo tau kalau ceweknya si Lana selingkuh, apa lo liat sendiri?" tanya Adam setelah duduk d bangkunya.
Lagi-lagi Varo pun hanya mengangguk mengiyakan, tanpa bersuara. Karena pikirannya melayang jauh pada gadis yang sudah dua kali menabraknya, seorang nona muda sombong yang sangat menyebalkan.
Tapi sayangnya, gadis yang penuh dengan minus itu justru adalah pacar dari sahabat baiknya.
Varo pun semakin bertekad untuk membongkar kedok Queensa, yang dia pikir jika gadis itu berselingkuh di belakang Alana.
Queen dan Alan baru mengangkat kepala mereka, saat mendengar bu Tia yang menyapa murid-muridnya. Alana kembali menggeser bangkunya untuk dia kembalikan ke posisi semula.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...