Queensa

Queensa
Queensa "276"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Entah apa tujuannya, tapi yang jelas terdapat segaris senyuman yang begitu samar di wajah pria itu, kala melihat Queen yang sedang berjalan ke arahnya.


Senyuman itu benar-benar samar, hingga tak akan terlihat jika tidam diperhatikan dengan seksama.


Sedangkan Queen sendiri masih terus berdebat dengan hatinya, tentang siapa sosok yang sudah menghentikan aksinya tadi.


Dia ingin memastikan apakah dugaannya itu benar, atau tidak. Meskipun dia tidak yakin, tapi dari suara dan juga gaya berpakaiannya, seperti mengingatkan Queen pada seseorang.


Hingga akhirnya Queen kini sudah berada tiga langkah dari tempat pria itu duduk.


Queen bertanya, "Siapa kamu?"


Pria itu mengangkat wajahnya. Namun Queen masih belum bisa melihat jelas wajah pria itu hingga dia melepaskan topi hitam yang melekat di kepalanya.


"K-kamu?!" Queen menunjuk pria itu dengan wajah yang sangat terkejut.


"Hallo my baby Queen," sapa pria itu dengan senyum manis yang kini terlihat jelas, dan membuatnya semakin terlihat mempesona cetar membahana.


Bahkan Lea yang melihat dari jarak yang cujup jauh pun, kini tengah mematung dengan mulut yang terbuka lebar seolah mempersilahkan para lalat dan nyamuk untuk bertamu.


Lea mengusap sudut bibirnya yang terasa basah, karena air liurnya yang menetes melihat ketampanan pria itu.


"Oh my God! Kalau begini caranya, gue bisa nyabang nih dari bang Dion!"


Queen juga tengah mematung sembari menatap lekat wajah pria di hadapannya, yang tiba-tiba saja memanggilnya dengan nama yang tidak sembarangan prang ketahui.


Yup, benar sekali. Nama baby Queen adalah nama kecil Queensa. Hanya ada beberapa orang saja yang dia ijinkan untuk memanggilnya dengan sebutan itu, dan salah satunya adalah...


"Wait! Jangan bilang kalau kamu itu..."


Pria itu tersenyum lebar, seolah dia sangat mengerti kemana arah pertanyaan Queen untuknya.


Dia merentangkan tangannya dan berkata, "Come and give me a hug, my baby Queen."


"Aaaaa! My handsome uncle, i miss you so much." Queen yang kini sudah mengenali siapa pria di hadapannya itu pun, tanpa ragu menerima pelukan itu dengan binar kebahagiaan di wajahnya yang terlihat begitu jelas.


Pria itu mengusap puncak kepala Queen, "Hey, apa aku setua itu dimatamu? Bukankah aku masih sangat ... tampan," ujarnya dengan begitu percaya diri.


Bugh!


Queen memukul lengan pria itu, "Sudah lama tidak bertemu, tapi kadar narsismu tidak berkurang sama sekali!" Queen terkekeh, "Kenapa saat di jembatan hari itu uncle tidak menyapaku? Uncle malah nuduh Queen mau bunuh diri. Padahal Uncle tau pasti, kalau bunuh diri itu nggak ada dalam kamus seorang baby Queen."


Pria yang di panggil oleh Queen dengan sebutan uncle Dom itu, adalah Dominic De Travis. Dia adalah teman masa kecil Queensa.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...