
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Kecantikan? Kalau itu apalagi. Cantik juga enggak, kalau antik sih memang iya Sasa adalah salah satu manusia antik yang sudah langka di jumpai di zaman sekarang.
"Bener juga sih, yang ada penculiknya bukan untung malah rugi kalo nyulik si Cupu. Rugi ngasih makan, ngasih minum, rugi tenaga tapi nggak dapet apa-apa." Kelakar Adam yang kemudian ikut tertawa.
Namun ketiga orang lainnya hanya diam. Dalam hati mereka, jika saja dua orang itu tau siapa sosok sebenarnya di balik penampilan antik Sasa, maka mereka tak akan mungkin bicara seperti itu.
Karena Queen adalah sosok yang sangat culikable banget. Dilihat dari kekayaan, penculiknya pasti bisa meminta uang tebusan dalam jumlah besar pada ayah Queensa. Dilihat dari segi kecantikan, paras Queen itu sudah jauh di atas rata-rata.
Terlebih lagi jika itu karena alasan persaingan bisnis ayahnya, pastinya sangat mungkin bagi Queensa menjadi alat bagi rival bisnis ayahnya untuk menjatuhkan kerajaan bisnis ayah Queensa.
"Woy, Lan. Cari gih tuh anak, kali aja dia nyasar." Adam memberikan saran pada Alana, karena diantara mereka Alana lah biasanya paling perduli dengan Queen setelah Selena.
Karena Selena saat ini tengah sibuk berusaha mencari perhatian Dion, dengan segala cara. Mengajaknya mengobrol, melontarkan jokesnya yang tidak lucu, dan bertanya-tanya tentang berbagai hal. Meskipun yang dia dapat sedari tadi hanyalah jawaban singkat, dan sikap dingin dari Dion.
Alana yang diminta untuk mencari Queen oleh kedua temannya pun, kikuk dan bingung harus beralasan bagaimana agar kedua temannya itu tak menanyakan Queensa lagi.
Lagipula bagaimana bisa dia membawa Sasa, sedangkan si empunya saat ini sedang berperan menjadi Queensa yang kini tengah bersiap untuk mengikuti balapan.
"Woy, kok lo malah ngelamun sih?" Alvin menepuk pundak Alana dan membuatnya kaget.
"Nah tu si cupu tuh." Adam tiba-tiba saja menunjuk ke arah belakang Alana, dimana seorang siswa SMA yang berpakaian sama seperti mereka sedang berjalan ke arah mereka saat ini.
Mereka tau jika itu adalah Queensa dari name tag yang tersemat di dadanya, tapi kenapa sekarang dia memakai masker dan kacamata hitam padahal tadi dia tak memakai benda-benda itu.
"Ngapain tuh si cupu pakai begituan, makin aneh aja tuh orang." Celetuk Adam yang memang selalu saja bicara seenaknya tanpa filter.
Alana dan Selena yang melihat sosok itu pun mengerutkan dahi mereka bingung, bahkan mereka sempat memastikan dengan melihat ke tempat di mana Queensa sedang berada saat ini.
Dan mereka pun mengerti setelah Queensa melambaikan tangan kearah mereka dan membuat tanda oke dengan tangannya, seolah memberi kode jika dia sudah mengatur semuanya.
Queensa atau lebih tepatnya Lea itu kini langsung duduk di sebelah Alana, seperti apa yang tadi Queensa katakan padanya.
Lea berbisik di telinga Alana, "Gue Lea, suruhannya Queen buat gantiin dia."
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...