
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Entahlah, Queen tidak bisa lagi berpikir saat ini. Namun kebetulan itu cukup mengejutkan bukan? Dion dan Selena ternyata menyukai tipe yang sama. Dan sifat mereka juga akan berbeda pada orang yang berbeda pula.
Seperti halnya Selena yang bersikap humble, terbuka dan menyenangkan di depan keluarga, teman-temannya dan juga di depan orang yang dia sukai.
Namun Selena akan berubah menjadi macam betina saat dia bertemu dengan orang yang tidak dia sukai, atau sesuatu yang mengancam dirinya.
Selena seolah memiliki dua kepribadian yang akan keluar sesuai dengan keadaan yang membutuhkan, seperti saat Rebecca mencoba mendekatinya kala itu yang membuat Selena langsung menusuk Rebecca dengan kata-kata sarkas yang begitu mengena di hati.
Dion pun juga kurang lebih seperti itu. Dia sangat menyenangkan, humoris dan terbuka di depan teman-temannya, sang adik dan orang yang dia suka.
Tapi dia akan dengan mudah berubah menjadi balok es yang begitu dingin dan sulit didekati, oleh seseorang yang tidak dia sukai. Seperti ibu tirinya, adik tirinya, dan para wanita yang berusaha mendekatinya. Dia tak menyukai mereka semua.
"Apa mungkin itu yang dinamakan jodoh? Mereka menyukai tipe pendamping yang sama, dan juga memiliki sifat yang hampir sama juga." Queen tersenyum tipis saat memikirkan jika Selena akan benar-benar menjadi kakak iparnya, bukan itu sedikit lucu. Sahabat baikku, kakak iparku.
Dan sepertinya juga akan sangat menyenangkan, setidaknya ada yang bisa dia ajak berbicara di rumah ini selain Dion. Karena untuk bicara dengan ayahnya, Queen sudah sangat malas. Bukan apa-apa, tapi setiap kali mereka berbincang pastilah berakhir pada sebuah perdebatan yang tak pernah selesai dengan damai.
"Woy, Queen. Kok lo malah ngelamun sih, kenapa? Ada apa sih, cerita gih sama gue jangan di pendem sendiri ntar sembelit baru tau rasa lo.
Meskipun dia sadar jika candaannya itu tidaklah lucu, Selena tetao mencoba yang terbaik untuk membuat sahabatnya yang terlihat sedang sedih itu kembali tertawa atau setidaknya tersenyum.
"Enggak gue nggak kenapa-napa kok, cuma lagi mikirin masalah hidup gue aja yang kayaknya nggak ada habis-habisnya. Apa stok masalah hidup gue itu masih banyak ya? Jujur gue capek, dan gue pengen semuanya balik kayak dulu lagi. Tapi gue juga sadar kalo itu semua nggak akan pernah terjadi, karena semua masalah gue berawal sejak Bunda meninggal. Kalo aja gue bisa tuker nyawa gue sama Bunda, gue rela. Tapi sayangnya, gue nggak bisa."
Queen yang sudah tak sanggup lagi membendung air matanya pun, akhirnya menangis dan menumpahkan segala keluh kesah dan sesak di dada yang selama ini dia pendam sendiri.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...