
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
"Kamu nanya? Kamu bertanya-tanya? Baiklah aku kasih tau ya, itu karena kamu adalah babu eksklusif Alvaro Graham. Apa itu cukup?" jawab Varo dengan nada yang begitu menyebalkan, persis seperti video singkat di fyp yang sedang viral itu.
Mulut Queensa auto menganga lebar mendengarnya, terlebih dengan gaya bicara Varo yang sangat menggelikan itu membuat kekesalannya naik menjadi berkali-kali lipat.
Ingin rasanya Queen segera mengepel saat ini, namun bukan mengepel lantai kamar mandi itu melainkan mengepel wajah Varo, terutama mulutnya yang selalu mengucapkan kata-kata pemancing emosi itu.
"Sumpah! Pengen banget gue pel tuh mulut, biar bersih!" umpat Queensa yang tentu saja hanya di dalam hati sambil menggenggam erat alat pel di tangannya itu.
"Jangan ngatain gue dalam hati, udah berapa kali gue bilang gitu sama lo, hah?"
"Ehm..." Queen menghitung dengan jarinya, "Baru dua kali, kan? Kalau tiga kali, aku udah dapet piring cantik," sambung Queen sekenanya, karena dia benar-benar malas menanggapi makhluk astral di hadapannya itu.
Namun tanpa diduga, Varo justru tertawa terbahak-bahak mendengarnya. Entah dimana letak kelucuan dari ucapan Queensa, namun Queen justru terpesona dengan sosok Varo yang sedang tertawa.
Benar-benar tidak tampak seperti makhluk astral yang sedingin batu es, yang selalu membuatnya darah tinggi itu.
Tawa yang belum pernah Queen, bahkan mungkin orang lain di sekolah ini lihat sebelumnya.
Di tengah lamunanya, Queen tiba-tiba dikejutkan dengan sentilan di dahinya yang tidak lain Varo lah pelakunya.
"Kamu apa-apaan sih? Sakit tau?!" sungut Queen dengan bibir manyunnya.
Namun Varo tampak tidak perduli, kemudian melangkah keluar dari toilet itu sambil berkata, "Selamat bersih-bersih ya, micin. Tenang aja, nggak akan ada setan yang berani gangguin lo, karena muka lo lebih serem daripada mereka." Varo mengatakan hal itu tanpa menolehkan kepalanya.
"Dasar makhluk astral! Gue sumpahin lo jomblo seumur hidup!" seru Queen sambil mengacak rambutnya frustasi.
Tapi ternyata tanpa dia sadari, ada seseorang yang tengah melihatnya dari kejauhan. Dia pun mendekat ke arah Queen, kemudian menyapanya.
"Halo, Queen."
"Apa?!" jawab Queen dengan ketus, tanpa melihat siapa sosok yang memanggilnya.
Namun sesaat kemudian, dia baru sadar jika orang itu memanggilnya dengan nama aslinya dan bukan nama samarannya.
Dengan hati yang berdebar-debar plus rasa cemas, Queen mengangkat perlahan wajahnya untuk melihat siapa orang yang memanggilnya tadi.
"Ya ampun Alana... lo itu bikin jantung gue mau copot tau nggak sih?!" sungut Queen sambil mengelus-elus dadanya yang tadi sempat disko di dalam sana.
Alana pun terkekeh melihat ekspresi kelegaan yang terlihat jelas di wajah Queen, meskipun dia juga tengah marah.
Sepertinya Queen sangat khawatir jika penyamarannya itu terbongkar, padahal siapa juga yang akan menyangka jika manusia berwajah abstrak di depannya itu adalah seorang wanita cantik yang haqiqi.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...