
...Seperti biasa ya bestie......
...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupaðŸ¤ðŸ˜˜...
...***** Happy Reading Bestie *****...
Tanpa menunggu lama, Queen membuka pintu kamar ayahnya, bersama dengan Dion dan Alana yang tengah memapah Putri.
"Putri?" sapa Mario pada Putri.
Queen melihat mata sang ayah yang tampak berkaca-kaca, saat melihat kedatangan Putri, anak yang sudah sejak lama ia rindukan.
Putri menoleh pada Alana, seolah tengah meminta pendapat pada pria itu.
Alana pun menganggukkan kepalanya, dan membantu Putri untuk duduk di kursi yang berada tepat di samping ranjang Mario.
"Maaf, om. Putri masih ngerti apa maksud dari semua ini. Putri juga nggak ngerti apa alasan om, buat manggil Putri kesini. Jadi ... boleh Putri tau apa tujuan om manggil Putri buat dateng ke sini?"
Mario terlihat sangat sedih, mendengar anak kandungnya sendiri memanggil dirinya dengan sebutan om, di saat mereka akhirnya dipertemukan kembali setelah sekian lama mereka berdua berpisah.
Dia menghela nafas panjang, sebelum mulai mengatakan semua kebenarannya.
"Kamu, anak ayah, saudari kembar Queensa." Meskipun Putri begitu terkejut dan sulit percaya tapi dia tetap mendengarkan tanpa menyela, "Dulu saat kamu masih bayi, seseorang menculikmu dan membawamu pergi entah kemana. Dan orang itu adalah suami ibu tiri kalian, lebih tepatnya suami pertama Kirana. Tapi sayangnya ayah baru mengetahui jika dia penculiknya, saat pria itu sudah meninggal karena kecelakaan kerja. Karena itu juga lah, ayah menikahi Kirana. Ayah melakukannya untuk mencari informasi kemana laki-laki itu membawa Putri pergi."
"L-lalu, orang tua yang selama ini membesarkan Putri itu? M-maksudnya mereka bukan orang tua kandungku? T-tapi bagaimana mungkin?"
Queen lebih terkejut dengan kenyataan jika orang yang menculik Putri adalah ayah kandung Renata, adik tirinya. Dia benar-benar tidak menyangka, jika tuduhannya pada sang ayah selama ini sangat salah.
Ayahnya tidak pernah sekalipun melupakan mendiang ibunya, tapi dia terpaksa melakukan hal itu untuk mencari keberadaan adik kembarnya.
"Jadi selama ini ayah tidak benar-benar mencintai nenek lampir itu?" tanya Queen dengan mata berbinar.
Dan Mario pun menganggukkan kepalanya dengan pasti. Bagaimana mungkin dia menyukai wanita kejam itu?
Dion yang sejak tadi hanya diam dan menyimak, kini mulai ingin angkat suara, "Tapi kalau ayah benar-benar tidak menyukainya, kenapa ayah bisa ditipu sampai diracuni seperti ini?"
Mario menghela nafas panjang, mendengar ucapan Dion. "Kalian belum tau siapa dia. Dia sangat berbahaya, jauh lebih berbahaya dari yang kalian kira. Ayah sudah sangat berhati-hati, tapi sayangnya dia terlalu licik. Dan sepertinya dia sudah menaruh curiga pada ayah, jadi dia mengubah rencananya, dan kini ayah sudah masuk ke dalam perangkapnya."
Mario juga menjelaskan pada anak-anaknya, jika yang Kirana incar adalah harta mereka. Tapi dia tidaklah sebodoh itu, jadi dia sudah lebih dulu mengamankan semua aset berharga keluarga mereka.
...*******...
...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...
...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...
...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....
...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...