Queensa

Queensa
Queensa "259"



...Seperti biasa ya bestie......


...Tinggalkan like, komen, vote dan juga masukkan ke favorit! Jangan lupa🤭😘...


...***** Happy Reading Bestie *****...


Dante pun menjelaskan alasan kepergiannya, adalah karena saat itu Pak Mario yang meminta dia untuk bersembunyi dan kembali setelah situasi yang tepat. Saat itu, Pak Mario sudah curiga, jika ada orang yang berniat buruk padanya.


"Omong kosong! Kamu pasti sudah di sogok oleh bocah ingusan ini kan?!" seru Kirana yang sudah tidak bisa lagi diam, karena kebusukannya akan segera terbongkar.


Namun Dante terlihat sama sekali tidak peduli dengan ucapan Kirana.


Dante menyalakan proyektor, yang menampilkan sebua rekaman yang dibuat oleh Mario, sebelum ia masuk ke rumah sakit.


...********...


...Saya Mario Abaraham, membuat surat wasiat ini atas keinginan saya sendiri, tanpa paksaan ataupun tekanan dari pihak manapun. ...


...Pertama, saya ingin memberitahu bahwa sebenarnya, saya memiliki dua orang putri dan satu orang putra. ...


...Putra sulung saya bernama Dion Abraham dan kedua putri saya adalah kembar identik, saya memberi mereka nama Queensa Abraham dan Putri Abraham. ...


...Tapi salah satu Putri saya belum ditemukan hingga saat ini, dan orang yang sudah membawa lari putri saya adalah istri saya sendiri, Kirana. ...


...Jika suatu hari nanti sesuatu terjadi pada saya atau saya meninggal dunia, saya akan menyerahkan seluruh saham yang saya miliki kepada putra putri saya. ...


...Dan untuk pembagian properti, saya akan memberikan 25 persen kepada masing-masing anak saya. ...


...Dan sisanya akan dilelang, untuk kemudian dibangun sebuah organisasi badan amal untuk membantu anak-anak yang tinggal di panti asuhan. ...


...Pembagian itu, pengacara saya yang bernama Dante yang akan mengurus semuanya....


...********...


Setelah memutar video itu, kini giliran Queensa yang beraksi. Dia mengeluarkan flashdisk miliknya, dan menunjukkan bukti saat orang itu memberikan racunnya pada Kirana.


"Bagimana, nyonya Kirana? Apa bukti ini masih kurang? Atau, haruskah saya mengeluarkan bukti kejahatan anda yang lain? Misalnya, bukti bagaimana cara anda dan orang itu membunuh istri dari mantan suami anda?"


Sontak saja, Kirana terkejut mendengar penuturan Queensa. Pasalnya, hanya dia sendiri dan juga orang itu, yang mengetahui kejahatannya.


Bahkan mantan suaminya (yang kedua) saja tidak tau, jika kematian istrinya pertamanya adalah ulah dari gundiknya sendiri.


Karena sudah terlanjur ketakutan, Kirana hendak keluar dari sana dan segera melarikan diri.


Tapi Queen tidak panik sama sekali melihat Kirana yang lari tunggang langgang, keluar dari sana.


Hingga saat sebuah teriakan terdnegar, dan membuat senyum tersinggung di bibir Queensa.


"Lepaskan saya, pak! Saya tidak bersalah!"


"Silahkan nanti ibu jelaskan di kantor."


Benar, Queen memang sudah melaporkan kejahatan Kirana ke polisi.


Dia akan membuat Kirana mendekam dipenjara, jika bisa selama-lamanya. Membusuk dipenjara juga lebih baik.


"Good job, Queen." Dion berbisik pada adiknya itu sambil mengacungkan jempol pada Queensa.


Queensa yang mendapat pujian dari sang kakak, hanya tersenyum tipis, karena tugasnya masih belum selesai sampai di sini.


...*******...


...Jangan lupa like, komen, vote dan sumbangkan sedikit poin kalian ya guys.🙈...


...Dukungan kalian adalah hal terindah yang selalu membuatku bahagia.🤣...


...Novel yang satu ini novel ringan ya guys, jadi maklumin aja kalau alurnya memang agak lambat....


...Kalau kalian nyari yang konfliknya berat seberat beban hidup author, kalian salah tempat.🙊...