I'M A Villains In My Second Life

I'M A Villains In My Second Life
Chapter 9



“Hari ini cuacanya bagus sekali, terima kasi untuk Anne yang sudah membantuku selama ini.”


“Uh semoga hari ini tidak ada lagi yang datang berkunjung.”


Baiklah hari ini cuacanya bagus sekali. Akan aku gunakan untuk berfikir selama seharian penuh. Yup mari berfikir Isabella eh.. apa aku harus menyebut diriku Leathina? Aku jadi seperti orang yang memiliki kepribadian ganda. Baiklah karena aku sudah terlanjur ada di sini aku akan hidup sebagai Leathina mari lupakan kehidupan masa lalu. Nah sekarang selamat tinggal Isabella dan selamat memulai hidup baru Leathina.


Menurut dalam cerita aku akan dieksekusi pada hari perayaan ulang tahunku yang ke-25 tahun karena tuduhan memberi racun pada Yasmine wanita yang dicintai oleh seluruh karakter utama laki-laki. Kalau diingat-ingat pemeran laki-laki dalam novel ini ada empat orang pertama pangeran Yardley Arathorn si putra mahkota, ke dua Nicholas si penerus keluarga Duke sekaligus adik tiriku, ke tiga Edward si pembunuh bayaran tapi menurut cerita dia adalah seorang bangsawan dan dia merahasiakan asal usulnya agar tidak menganggu pekerjaanya, dan terakhir Zayden Xonuds pemilik menara sihir, Leathina pernah bersiteru dengan Zayden tapi aku lupa apa yang membuat mereka berdua tidak akur tapi intinya mereka berdua bermusuhan. Waow lihat seluruh karakter utama laki-laki ini, semuanya terikat oleh satu wanita dan karena itu satu nyawa melayang karena tuduhan palsu. Yasmine memang wanita cerdas dia tahu semua titik lemah para pria-pria itu dan menggunakan kelemahan itu untuk memikat mereka ditambah dengan karakternya yang baik dan lembut membuat setiap orang yang bertemu dengannya langsung jatuh hati padanya. Karakter utama memang yang terbaik.


Sekarang aku berumur dua puluh tahun masih ada waktu lima tahun lagi menuju eksekusiku dan dalam lima tahun aku harus mengubah takdiriku jadi rencana apa yang akan aku buat.


Rencana Pertama :


Aku akan menjual seluruh aset milikku dan lari dan pergi jauh dari rumah bahkan kerajaan ini, tapi itu mustahil aku lakukan aku baru tiba di dunia ini dan belum tahu bagaimana orang-orang di sini hidup. Bisa-bisa aku akan di tangkap bandit gunung dalam pelarianku dan akan diijual sebagai budak.


Rencana Kedua:


Aku akan diam-diam bergabung dengan kelompok pemberontak dan bekerja sama dengan mereka kemudian membentuk aliansi dengan kelompok yang lain dan melakukan pemberontakan terhadap kerajaan dan mengeksekusi semua orang, tidak.. tidak itu rencana yang sangat buruk bisa-bisa aku yang dieksekusi lebih dulu.


“Tapi kalau dipikir-pikir siapa yang mencoba meracuni si karakter utama wanita dan menjebak Leathina sebagai pelaku hingga berakhir pada hukuman mati, siapa dikerajaan ini yang sangat menginginkan kematianku?”


“Siapa yang ingin membunuhmu nona Leathina.”


“Huh.. rupanya kamu sudah datang Nora. Sejak kapan kamu berdiri di sana? Apa saja yang kamu dengar tadi?”


Apa Nora mendengar semuanya? Sejak kapan anak ini berdiri di sana aku bahkan tidak mendengar suara pintu dibuka. Apa rencana keduaku terdengar olehnya kalau sampai dia tau aku bisa-bisa ditangkap oleh pengawal kerajaan dengan tuduhan pemberontakan.


“Aku baru saja datang, tadi aku mengetuk pintunya tapi tidak ada jawaban jadi aku buka sendiri pintunya dan aku hanya mendengar bahwa ada yang ingin membunuhmu, apa aku menganggu?”


“Tidak.. tidak.. kamu tidak mengangguku sama sekali kemari dan duduklah bersamaku Nora.”


“Baiklah nona Leathina, woah ini pertama kalinya aku duduk berdua denganmu?”


“Kenapa kamu terus memanggilku Nona Leathina, apa kita tidak akrab sebelumnya?”


“Umm itu a..aku.”


“Iya katakan saja Nora aku tidak akan marah.”


“Uhm jadi aku dulu seperti itu yah, kalau begitu maafkan aku Nora.”


Ada apa dengan leathina kenapa dia berbicara begitu kasar pada anak seimut Nora, lihatlah pipi tembemnya itu dari kemarin aku ingin mencubitnya, woah dan bulu matanya panjang dan lentik sekali apa Nicholas juga seimut ini waktu kecil, uhk maafkan aku Leathina aku sudah melukai harga dirimu yang tidak akan menunjukkan ekspresi dan perasaan pada orang lain tapi aku sudah terlanjur jatuh hati pada Nora yang imut ini.


“Tidak. Itu bukan salahmu dan sekarang aku sudah sangat bahagia.”


“Kalau begitu sebagai permintaan maaf kamu mau memanggilku kakak Lea.”


“Apa aku boleh?”                                   


“Iya tentu saja kamu adikku walau tidak sedarah sih, tapi kalau kamu tidak mau juga tidak apa-apa.”


“Aku mau.. aku mau KAKAK LEA, aku menyukainya kakak Lea, apa aku boleh memelukmu.”


“Boleh, mendekatlah padaku Nora.”


Lucunya lihatlah pipinya jadi merah karena bahagia, rambutnya halus padahal dia itu anak laki-laki, ah tapi sayang sekali dia akan mati muda. Memiliki saudara memang yang terbaik, di kehidupan sebelumnya aku tidak memiliki saudara aku adalah anak tunggal.


“Umm Nora, sepertinya kamu harus kembali ke tempatmu, hari sudah mulai gelap dan kamu sudah hampir seharian berada bersamaku.”


“Kenapa Kak Lea, apa aku menganggumu?”


“Bukan-bukan tapi kamu pulanglah dulu bersihkan dirimu lalu beristirahat, kamu akan sakit jika terus-terusan bermain.”


“Wah sekarang kak Lea bahkan mengkhawatirkan kesehatanku, baiklah kalau begitu aku pamit dulu dan akan berkunjung lagi besok, sampai jumpa kak Lea.”


“Sampai jumpa Nora.”


Baiklah setelah Nora berkunjung dan melihat wajah menggemaskannya itu aku jadi mendapat ide bagus, terimakasih untuk Nora karena telah memicu otakku untuk bisa berfikir dan menemukan ide bagus ini.


Rencana ketiga:


Pertama aku akan membatalkan pertunanganku dengan pangeran Yardley tapi aku tidak bisa membatalkannya secara sembarangan jika terjadi kesalahpahaman bisa-bisa aku yang akan dihukum karena menyalahi perintah Raja, setelah itu aku akan melakukan observasi di kerajaan ini selama setahun untuk mempelajari denah kerajaan dan mencari tempat persembunyian yang bagus dan di hari perayaan ulang tahun Nicholas yang ke sembilan belas tahun aku akan menyelamatkan Nora dari takdir kematiannya. Setelah itu aku akan menjual seluruh harta dan aset yang dimiliki oleh Leathina dan membawanya kabur bersamaku dan sebisa mungkin aku seharusnya tidak bertemu dengan kedua pemeran utama laki-laki Edward dan Zayden dan aku akan hidup di suatu tempat yang sangat jauh dan terpencil sehingga tidak ada yang dapat menemukanku di sana dan jika nanti aku kehabisan uang aku tinggal memanfaatkan kemampuan yang diberikan padaku waktu itu, aku akan membuka klinik berobat untuk menghasilkan uang, wah rencanaku sangat sempurna aku bahkan bisa menghasilkan uang walau tanpa keluar dari kediamanku nanti, yah walaupun aku belum tau bagaimana cara menggunakan sihir penyembuh, tapi tetap saja ini adalah rencana pelarian terbaik yang bisa aku pikirkan.


......***......