I'M A Villains In My Second Life

I'M A Villains In My Second Life
Chapter 8



(Kunjungan ke-4)


“Permisi nona Leathina.”


“Duhh, siapa lagi sekarang yang datang berkunjung, suruh dia datang besok saja Anne.”


“Maaf nona tapi yang datang adalah Pangeran Yardley Arathorn.”


“Pangeran Yardley Arathorn, putra mahkota sekaligus tunangan Leathina?”


“Iya nona, dia adalah tunangan nona Leathina.”


“Baiklah, suruh dia masuk.”


“Baik nona.”


“Ada apa ini Leathina, kenapa aku tidak diizinkan langsung menemuimu baik oleh Duke bahkan oleh pelayan?”


“Ini kediaman Duke Yarnell, bukan kediaman pangeran tentu kau harus mendapat izin untuk masuk.”


“Leathina! Ada apa denganmu aku datang baik-baik untuk mengunjungimu.”


“kau bahkan tidak datang mengunjungiku saat aku masih dalam keadaan koma, dan itu akan lebih baik lagi jika kau tidak pernah datang Yardley.”


“Sikap apa ini Lea? Apa ini trik baru, berpura-pura seakan-akan kau sudah tidak tertarik lagi denganku agar aku merasa ditinggalkan sehingga aku akan berbalik menyukainyamu, hah jangan harap rencanamu itu akan berjalan dengan baik aku tetap tidak akan pernah menyukai wanita jahat sepertimu, dan rasa sukaku terhadap Yasmine akan terus tumbuh, aku setuju bertunangan denganmu karena perintah dari ayahku tapi tunggu saja jika waktunya tepat aku akan membatalkan tunangan ini.”


Apa yang sedang aku dengar kan ini, dia sudah sangat pandai merangkai kata - kata omong kosong. Apa sekarang dia sudah di perbudak oleh cintanya pada Yasmine. Dasar, padahal dia lebih dulu bertunangan dengan Leathina dari pada Yasmine, tapi dia sudah jatuh cinta pada Yasmine dalam beberapa bulan saja sementara Leathina bahkan sudah bersamanya semenjak dia kecil, Leathina bahkan meminta pada ayahnya untuk mendukungnya menjadi putra mahkota.


Tenang saja, karena aku bukan Leathina dan walau wajahmu tampan tapi itu tidak akan membuatku jatuh hati, siapa juga yang bisa jatuh hati pada orang yang akan membunuhku di masa depan nanti. yah memang dulu aku suka tapi itu bukan aku, sekarang yang menempati tubuh ini adalah aku Isabella. Tapi tetap saja aku masih sedikit menyukaimu, tapi bukan dalam hal percintaan. Itu karena kamu masuk dalam karakter kesukaanku dalam novel ini.


“Tidak ada trik semacam itu Yardley, apa kau terlalu banyak menghayal sampai bisa membuat bualan seperti itu, Nah sekarang kau sudah melihatku, tujuanmu datang sudah selesai katakan pada Raja bahwa aku baik-baik saja.”


“Darimana kamu tahu bahwa Raja yang memerintahkanku untuk datang?”


“Itu karena mustahil kamu datang hanya untuk mengunjungiku dengan kemauanmu sendiri, jika kamu punya waktu luang tentu kamu lebih memilih mengunjungi Yasmine.”


“Baiklah karena kamu sudah tau aku akan segera pergi dari sini, tapi hari ini kamu terlihat aneh biasanya kamu akan berdandan dengan dandanan yang sangat tebal hanya untuk menemuiku.”


“Itu tidak perlu aku lakukan lagi, Karena sekeras apapun aku mencoba kamu tidak akan pernah jatuh cinta padaku.”


“Ternyata kamu menyadarinya Leathina bahwa aku tidak mungkin jatuh cinta pada wanita jahat sepertimu, jadi kenapa kita tidak membatalkan pertunangan ini saja Leathina.”


“Ide bagus, batalkan saja.”


Iya itu terdengar sebuah rencana yang bagus pertama-tama aku harus keluar dari hubungan gila ini dengannya dan kemudian menghilang dan rencana selanjutnya akan aku pikirkan saja nanti.


“APA!! Kamu menerimanya begitu saja?”


“Iya bukankah itu terdengar bagus kamu bisa terbebas dariku dan kamu dapat leluasa bersama Yasmine.”


“Uhmm kalau begitu karena kau tau sendiri ayahku yang memilihmu sendiri dan aku tidak bisa membantah perkataanya.”


“Oh masalah itu tenang saja nanti aku akan berbicara dengan ayahku dan aku akan datang ke istana untuk membatalkannya secara langsung.”


“Apa kata-katamu bisa aku percaya?”


“Tentu saja bisa, tenang saja.”


“Baik aku akan menunggu kabar darimu, sampai kamu telah  membatalkan pertunangan kita baru aku akan percaya, kalau begitu aku akan pergi sekarang.”


"Asal kau tahu saja bukan kau yang meninggalkanku, tapi aku yang telah membuangmu pangeran Yardley."


"Ah tidak. aku tidak bilang apa-apa. Terimakasih sudah datang untuk mengunjungiku lain kali tidak usah repot-repot datang kesini karena aku akan selalu baik-baik saja walau sendiri.” Upsss aku keceplosan untuk saja dia tidak mendengarnya.


Pangeran Yardley saat kau melangkahkan kakimu melewati pintu itu maka kau telah kehilangan dua hal yang sangat kau butuhkan Pertama kau kehilangan cinta dan kesetiaan dari gadis bernama Leathina dan kedua kamu telah Kehilangan dukungan dari keluarga Yarnell.


Huff akhirnya berakhir juga, kenapa semua orang sangat suka mencari tau apa yang sedang Leathina lakukan. Tidak bisakah mereka berpura-pura seperti aku tidak ada saja itu akan lebih baik. Tapi ada apa ini kenapa orang-orang sangat peduli pada Leathina, seingatku dalam novel menceritakan bahwa tidak ada satupun orang yang menyukai Leathina.


“Treekkk”


“Duhh siapa lagi yang datang sekarang Anne?”


“Uh.. No.. nona Leathina ma..maafkan aku karena sudah menganggu aku dengar nona Leathina sudah bangun jadi.. jadi aku datang untuk melihat kondisimu.”


“Uh siapa?”


Siapa anak laki-laki ini, aku belum pernah melihatnya dan wah lihatlah betapa imutnya dia melihatnya saja sudah membuat mataku segar kembali.


“Apa aku sangat menganggumu sampai kamu berpura-pura tidak mengenaliku?”


Uh.. kenapa sangat susah berkomunikasi dengan orang lain sih. Sebenarnya apa saja yang sudah Leathina lakukan pada keluarganya sendiri.


“Bukan.. bukan itu maksudku, kau sudah dengarkan aku baru saja sembuh dan sebagian ingatanku sedang terganggu.”


“Benarkah, berarti kamu tidak membenciku?”


“Iya tentu aku tidak membenci anak selucu kamu.”


“Kalau begitu bolehkah aku masuk.”


“Iya tentu saja masuklah.”


“Boleh aku mendekat padamu?”


“Boleh.”


“Kalau begitu aku akan memperkenalkan diriku padamu dengan baik, perkenalkan namaku Nora Yarnell .”


“Nora Yarnell? Berarti kamu adiknya Nicholas dan adik tiriku?”


“Iya.” (membalas dengan mengangguk).


“Kau tampak terlihat sangat bahagia, ada apa?”


“Itu karena ini pertama kalinya kamu mengakuiku sebagi adik, selama ini kamu tidak mau mengakuiku bahkan tidak mau bertatapan denganku.”


“Oh ternyata seperti itu, apa aku seburuk itu padamu Nora?”


“Tidak.. tidak.. walau begitu aku aku tetap sangat menyukaimu, kalau begitu aku pamit dulu.”


“Iya hati-hati dan terima kasih  telah mengunjungiku Nora.”


“Apa aku boleh berkunjung lagi besok.”


“Boleh datang saja semaumu.”


“Benarkah, kalau begitu sampai jumpa besok.”


Huh Nora Yarnell? Siap dia ayo ingat-ingat lagi Isabella, cerita yang mana yang menyebutkan Nora Yarnell. Ah itu dia pada chapter pertama diceritakan bahwa Nice memiliki 2 orang anak laki-laki Nicholas Yarnell dan Nora Yarnell, tapi sayangnya Nora meninggal di malam perayaan hari ulang tahun kakaknya yang ke sembilan belas tahun karena tenggelam di danau yang ada di taman, ia terpikat oleh bunga teratai sihir yang tumbuh di danau. Sayang sekali dia akan mati muda di usianya yang baru memasuki sepuluh tahun. Sudahlah jangan dipikirkan, aku mau tidur saja hari ini aku merasa sangat lelah, biar takdir yang berjalan dengan sendirinya.


......***......