I'M A Villains In My Second Life

I'M A Villains In My Second Life
Chapter 60



Mata Leathina fokus melihat ke arah pintu masuk menuggu siapa yang telah membuka pintu.


“Winter?”Leathina terkejut melihat ternyata Winter lah yang membuka pintu.


“Akhirnya aku menemukanmu Nona Leathina, aku sudah menca..., Pangeran Edward?”


Winter berbicara sambil berjalan mendekati Leathina tapi tiba – tiba ucapannya terputus saat ia melihat Pangeran Edward yang ternyata sedang bersama Leathina.


“Salam Pangeran Edward.” Ia membungkuk untuk memberi hormat pada Pangeran Edward kemudian kembali fokus pada Leathina.


“Kenapa kamu mencari ku Winter, apa ada masalah?”


“Nona Leathina aku mencari mu karena aku khawatir denganmu semua orang sedang membicarakanmu akibat pertunanganmu yang gagal dengan Pangeran Yardley.”


“Terimakasih telah mengkhawatirkan aku Winter, aku baik – baik saja.”


“Syukurlah, kalau begitu apa Nona mau berpasangan denganku untuk menari malam ini?” Winter berjalan mendekati Leathina dan mengulurkan tangannya meminta dengan sopan apakah Leathina mau berpasangan dengannya.


“Aku..”


“Leathina telah memiliki pasangan menarinya.”


Saat Leathina baru akan menjawab permintaan Winter tiba – tiba saja Pangeran Edward memotong pembicaraan mereka berdua dan menarik bahu Leathina mendekat dengannya sehingga sudah tidak ada lagi  jarak diantar Edward dan Leathina.


“Benarkah? Anda berpasangan dengan siapa Nona Leathina?”


“Dia berpasangan denganku.”


“Apa itu benar Nona Leathina.”


“Iya benar aku memintanya lebih dulu dan dia bersedia.”


Winter bertanya pada Leathina mengenai kebenaran yang diucapkan oleh Pangeran Edward tapi saat Leathina baru akan menjawab pertanyaan dari Winter semua pertanyaan itu sudah di jawab oleh Pangeran Edward, sementara Leathina hanya pasrah kemudian mengangguk membenarkan ucapan dari Pangeran Edward.


Mendengar jawaban dari Pangeran Edward dan dibenarkan oleh Leathina dengan anggukan, ekspresi Winter terlihat kecewa membuat Leathina merasa tidak enak padanya.


“Kalau begitu apakah aku bisa menjadi pasangan menari Nona Leathina setelah Nona Leathina menari dengan Pangeran Edward.”


“Tida..”


“Bisa! Tentu saja bisa, aku wanita bebas sekarang tidak terikat dengan pria manapun.”


Mendengar Permintaan Winter, pangeran Edward kembali ingin menjawab tapi saat Pangeran Edward baru akan menjawab tiba – tiba Leathina memotong perkataan Pangeran Edward dan menyetujui permintaan dari Winter.


“Apa? Kenapa kamu melotot seperti itu?”


Mata Pangeran Edward memelototi Leathina karena Leathina menyetujui permintaan dari Winter ia tidak ingin Leathina juga menjadi pasangan menari dari Winter setelahnya nanti tapi Leathina malah memelototinya kembali membuat Pangeran Edward mengalah dan pasrah dengan keputusan Leathina.


“Baiklah aku akan menunggu Nona Leathina.” Senyuman di wajah Winter mengembang memperlihatkan paras wajahnya yang kembali hidup setelah tadi merasa kecewa.


“Kalau begitu kita keluar sekarang Nona Leathina.” Pangeran Edward mengulurkan tangannya ingin menggandeng Leathina saat berjalan tapi Leathina tidak mempedulikannya dan malah berjalan sendiri dan karena gemas Pangeran Edward menarik tangan Leathina dan memaksanya agar menggandeng tangannya.


“Nah, baiklah ayo pergi sekarang.”


Pangeran Edward dan Leathina berjalan keluar meninggalkan balkon istana diikuti oleh Winter yang juga berjalan di samping Leathina membuat posisi Leathina diapit oleh mereka berdua.


Trek...


Suara deritan pintu yang dibuka oleh Winter ternyata terdengar cukup jelas ditengah – tenga musik klasik yang dimainkan oleh para orkestra membuat orang – orang yang kini telah mulai menari bersama pasangannya masing – masing menoleh ke arah sumber suara tersebut begitu juga dengan Pangeran Yardley yang berpasangan dengan Yasmine yang kini juga telah menari bersama di tengah – tengah para pasangan yang lainnya.


Astaga lihatlah tatapan mereka, aku tahu, aku tahu ini akan terjadi inilah alasannya tadi aku menolak tawaran Pangeran Edward saat memintaku tadi. Rasanya jika ada kesempatan mereka semua akan langsung membunuhku, ini seperi aku merebut pasangan impian mereka.


Leathina sedikit gugup saat semua orag – orang yang ada di banquet hall tersebut menatapnya dengan berbagai ekspresi dan secara tidak sadar Leathina mengeraskan genggamannya pada lengan Pangeran Edward yang masih ia gandeng.


Menyadari Leathina yang menjadi risih dan canggung karena dilihat oleh semua orang Pangeran Edward segera meletakkan telapak tangannya di atas tangan Leathina untuk menenangkan Leathina yang terlihat tegang sampai meremas lengannya tanpa sadar.


Bukannya membuat Leathina tenang Leathina malah menjadi bertambah gugup karena perlakuan Pangeran Edward kepadanya, mata orang – orang semakin tajam melihat Leathina.


“Maafkan kami karena telah menganggu silahkan mainkan musiknya kembali dan menarilah bersama pasangan kalian, aku juga akan menari dengan pasanganku.”


Pangeran Edward tersenyum ramah dan meminta orang – orang untuk menari kembali kemudian dengan hati – hati menarik Leathina ke dalam area menari bergabung bersama pasangan yang lainnya untuk menari sementara Winter berjalan dan mengambil tempat duduk yang bisa melihat Pangeran Edward dan leathina dengan jelas untuk mengamati mereka berdua.


“Sejak kapan mereka berdua akrab?” Gumam Winter setelah duduk dan melihat Leathina dari kejauhan.


Pangeran Edward dan Leathina saling membungkuk untuk menghormati pasangan satu sama lain sebelum mereka berdua benar – benar menari bersama.


“Jadi sejak kapan kalian berdua akrab?”


“Dengan siapa?” Leathina kembali membalas pertanyaan pada pertanyaan yang di ajukan oleh Pangeran Edward padanya.


“Dengan Winter?”


“Iya dengan pria itu.”


“Memangnya apa hubungannya denganmu?”


“Tidak, hanya saja sebagai teman priamu dan orang yang sudah berjanji untuk melindungimu aku harus mengetahuinya.”


“Urus saja urusanmu sendiri Pangeran Edward, kamu juga harus melindungi dirimu sendiri.” Leathina berbicara sambil menujuk ke arah kanannya dengan matanya.


“Aku? Kenapa?”


Pangeran Edward segera melihat ke arah yang ditunjukkan oleh Leathina kemudian terlihat Duke Leonard yang kini sedang memelototi mereka berdua dan di sampingnya juga berdiri Nicholas serta Nora yang juga sedang memperhatikan mereka berdua yang sedang menari bersama.


“Jika bersamaku kamu harus meningkatkan kewaspadaanmu setidaknya sekitar 78%.”


“78% persen? Apa itu?”


“Oh itu adalah sebuah istilah dimana kamu menghitung tingkatan dalam hitungan angka, Edward."


“Terdengar unik darimana kamu belajar isilah – istilah unik seperti itu? ”


“Ah, kalau itu aku.. aku membacanya dibuku.” Leathina agak tergagap menjawab pertanyaan dari Pangeran Edward karena sebenarnya istilah yang ia gunakan itu adalah istilah yang ia ketahui dari kehidupan pertamanya.


“Aku harus belajar banyak darimu Nona Leathina.”


“Silahkan saja Pangeran Edward, tapi sepertinya kamu tidak akan belajar apapun dariku.”


“Benarkah? Kita lihat saja nanti.


Leathina dan Pangeran Edward sibuk saling beradu pendapat, membantah dan membela diri masing – masing serta bertengkar selama menari bersama, tapi di mata orang – orang mereka berdua tidak seperti orang yang sedang bertengkar melainkan dua orang yang terlihat seperti teman akrab yang sedang mengobrol bersama.


......***......