I'M A Villains In My Second Life

I'M A Villains In My Second Life
chapter 224



“Kalian segera lepaskan Leathina.” Ucap Edward membuat yang lainnya terdiam. “Kalian telah terlalu lama memeluknya?” Ucapnya lagi kemudian menarik Leathina menjauh dari jangkauan Adam, Nina, dan Troy.


“Anda terlalu berlebihan Tuan Ed.” Cerocos Troy namun tetap menuruti perkataan Edward.


“Benar kamu terlalu berlebihan Ed.” Ucap Leathina disusul dengan tawanya yang pecah sementara yang lain pun ingin ikut berbicara namun takut jika menyinggung Edward.


Edward tidak menyahut ia malah dengan serius melihat Leathina dan memeriksanya takut jika Leathina memiliki sesuatu yang kotor menempel ditubuhnya setelah berdekatan dengan Adam, Nina, dan Troy.


“Mereka kotor Leathina.” Ucapnya lagi dengan serius kemudian menarik Leathina sedikit lebih menjauh dari ketiga bawahannya itu.


“Jadi bagaimana? Apa yang ingin kamu lakukan sekarang Leathina?” tanya Edward dengan serius setelah memberitahukan keadaan yang sebenarnya pada Leathina mengenai keadaan di kerajaan sekarang.


Leathina tidak menjawab ia hanya menghela nafas Panjang kemudian lama membisu memikirkan dalam-dalam apa yang akan ia lakukan setelah seluruh kejadian yang pernah ia lalui selama ini.


“Kami akan setuju apapun keputusanmu Leathina, percayalah?” Edward meyakinkan Leathina, mencoba mendukungnya dengan menghormati dan mengikuti segala keputusan yang akan Leathina ambil nantinya.


“Kami jua akan mendukung apapun keputusanmu, Nona Leathina.” Ucap Nina juga ikut mendukung segala keputusan yang akan Leathina tetapkan.


“Hah!” Leathina menghela nafas panjang.


“Kalau memang seperti itu yang terjadi maka aku akan Kembali untuk membantu ayahku di kerajaan, aku yakin para bangsawan yang berseberangan dengannya tengah mencoba menggulingkan posisinya secara terang-terangan serta orang-orang yang mendesak karena menginginkan kemampuanku.”


“Aku setuju.” Jawab Edward. “Tapi kamu harus berjanji Leathina.” Ucapnya lagi membuat Leathina memandangnya karena penasaran apa yang akan diucapkan Edward selanjutnya.


“Apa itu?” tanya Leathina penasaran.


“Jaga dirimu baik-baik dan jangan sampai terluka.” Ucap Edward serius.


“Aku tahu, aku bisa melindungi diriku sendiri jadi tenang saja Tuan Ed.” Balas Leathina dengan nada candaan.


“Baiklah kita hurus segera Kembali ke kerajaan.”


Edward dengan serius melihat kearah Leathina dan yang lainnya kemudian dibalas dengan anggukan yakin.


“Kalian berkemaslah, setengah jam lagi kita akan meninggalkan penginapan ini.” Ucap Edward kemudian dibalas anggukan oleh yang lainnnya.


Tanpa berlama-lama lagi mereka semua kemudian segera mengemasi barang milik mereka masing-masing.


Ditengah-tengah kesibukannya mengemasi barang-barang miliknya mata Edward kemudian teralihkan Ketika melihat Leathina terus menerus melihat ke keluar jendela yang memperlihatkan segala aktivitas masyarakat.


“Ada apa Leathina?” tanyanya pada Leathina.


“Ah, Ed.” Pekiknya pelan karena terkejut Edward tiba-tiba saja berada di dekatnya.


“Ada apa?” tanya Edward lagi penasaran.


“Edward sepertinya kita harus segera meninggalkan penginapan ini.”


“Kenapa?” tanya Edward bingung.


“Lihatlah disana.” Ucap Leathina sembari menunjuk ke arah luar jendela.


Edward mengikuti arah yang di tunjukkan Leathina.


“Disana, disana dan juga yang ada di emperan toko yang disana. Mereka semua sepertinya sedang mengintai penginapan ini.” Ucap Leathina memberitahukan Edward apa yang ia lihat.


Edward terdiam sejenak dengan serius melihat ke luar jendela dan memperhatikan sekelilingnya.


“Kau benar Leathina, orang-orang yang mengamati penginapan ini bukan hanya mereka tapi masih banyak lagi.” Edward kemudian langsung menutup jendela kamar dan menguncinya setelah itu membawa Leathina pergi.


“Ayo Leathian!”


...***...