
***
Arena pembuktian adalah tempat bagi orang yang memiliki kemampuan beladiri dan kekuatan spiritual. bisa di anggap jika seseorang mempunyai kemampuan seperti itu akan sangat di hormati dan di takuti oleh orang yang di bawah kemampuan nya.
jika dia menang saat bertarung di atas arena itu. berarti orang itu telah membuktikan kemampuan nya dalam beladiri dan akan di akui oleh orang yang menyaksikan pertandingan nya.
_____________________________________________
***
Yihua dan yue yin telah sampai di arena pembuktian. yue yin memakai pakaian bertanding nya dia juga membawa dua buah pedang di belakang punggung nya.
sedangkan yihua memerintah kan li tong untuk mulai menyebar kan berita jika orang yang akan bertanding dengan yue yin adalah xia yu yang pernah menjadi istri dari raja liu.
semua orang terkejut saat mendengar hal itu. mereka meragukan kemampuan xia yu, karena yue yin adalah petarung tingkat tiga meskipun dia tidak memiliki kekuatan spirit seperti kakak nya. tapi orang-orang mengakui kehebatan yue yin.
jendral ho dan selir xin baru saja tiba di arena pembuktian. dia bisa mendengar semua orang meragukan kemampuan xia yu. kini dia mulai merasa khawatir jika xia yu tidak bisa mengalah kan yue yin, nama nya akan kembali buruk. dia bisa kembali di sebut gadis pecundang dan tidak berguna oleh orang-orang. tapi yang sangat dia takut kan adalah xia yu terluka oleh yue yin.
"SALAM HORMAT PADA PADUKA KAISAR.." ujar salah seorang tetua yang menjadi pengurus arena pembuktian, saat melihat penguasa kerajaan xing.
"SALAM HORMAT PADA PADUKA KAISAR" ujar semua orang yang berada di dalam arena itu.
semua orang terkejut akan kedatangan kaisar dan anak-anak nya terkecuali raja liu yang telah berada di desa terpencil. mereka mengetahui pertandingan ke dua anak jendral ho dari seorang tetua yang akan menjadi juri dalam pertandingan itu.
"Bangun lah.." jawab kaisar memerintah kan semua orang bangun dari hormat nya.
"silahkan yang mulia.." ujar tetua tadi mempersilahkan kaisar untuk duduk di singgah sana nya yang selalu di siap kan oleh para tetua di setiap tempat yang akan di datangi kaisar.
kaisar pun duduk di ikuti oleh para raja dan pangeran. semua orang juga mulai kembali membicarakan pertandingan ke dua anak jendral ho.
sedangkan jendral ho mengobrol dengan beberapa petinggi lain nya dan juga kaisar. di lain tempat yue yin sudah tidak sabar akan kedatangan xia yu.
"kak.. dimana gadis jala*g itu..?" tanya yue yin kesal.
"tenang lah.. dia akan segera sampai.. euheumm.." jawab yihua. kemudian dia berdehem karena merasakan tenggorokan nya yang kering.
"kak.. apa kau baik-baik saja..?" ujar yue yin melihat wajah yihua yang mulai memucat dengan buliran keringat di kening nya.
"entah lah.. kakak merasa kurang sehat.. tenggorokan kakak terasa sangat kering padahal dari tadi kakak sudah banyak minum air." jawab yihua.
"kakak duduk lah dulu.. akan ku suruh pelayan untuk mengambil kan air hangat untuk kakak.." ujar yue yin.
"baik lah terimakasih.." jawab yihua.
tapi saat yue yin akan memanggil li tong dia melihat sosok wanita yang memakai hanfu hijau dengan tudung putih. di temani oleh minghao dan fang yin yang di kenal nya.
"heh.. dasar jala*ng dia mencoba menarik perhatian lagi.." ujar yue yin melihat ke arah xia yu.
semua orang terperangah dengan kehadiran xia yu, fang yin dan minghao. mereka penasaran akan sosok gadis bertudung itu.
"xia wei.. apa kau benar-benar akan bertanding dengan nya.?" tanya minghao khawatir.
"ya.." jawab xia yu singkat.
"xia wei.. minghao kemari lah.." panggil jendral ho melihat kedatangan mereka.
mereka bertiga pun menghampiri jendral ho dengan melewati tatapan kagum dari orang-orang yang berada di sana. dan ada satu orang yang sangat penasaran akan sosok gadis bertudung itu.
"seperti nya aku pernah bertemu gadis bertudung itu. tapi dimana ya..?" gumam seorang pria yang bertubuh besar saat melihat xia yu.
...GOONGG....MOHON PERHATIAN NYA PERTANDINGAN AKAN SEGERA DI MULAI...
(suara gong yang di pukul oleh pria berbadan besar. dan ucapan pria dewasa memulai acara pertandingan.)
SILAHKAN NONA YUE YIN NAIK KE ATAS ARENA PEMBUKTIAN TERLEBIH DULU SEBAGAI PENANTANG DALAM PERTANDINGAN KALI INI.
(yue yin naik ke atas panggung itu.)
DAN SILAHKAN NONA XIA WEI UNTUK NAIK KE ATAS ARENA SEBAGAI PENERIMA TANTANGAN.
(xia yu naik ke atas panggung.)
"apa kah kalian sudah mengerti akan pertandingan di arena ini..?" tanya pria yang berpropesi sebagai mc itu.
"baik lah..kalau begitu pertandingan bisa di mulai. dan nona xia wei apakah anda tidak akan melepas tudung anda.?" ujar mc itu bertanya pada xia yu.
"tidak.." jawab xia yu acuh.
"ya sudah.. saya akan memulai pertandingan ini." ujar nya.
"PARA HADIRIN SEKALIAN.. PERTANDINGAN INI AKAN SEGERA DI MULAI.. SILAHKAN PARA JURI BERSIAP UNTUK MENJADI SAKSI PERTANDINGAN INI.." ujar nya dengan suara keras.
"apakah kalian sudah siap..?" tanya nya pada xia yu dan yue yin.
"ya.." jawab mereka bersamaan.
"silahkan kalian mengambil posisi kalian masing-masing." ujar nya.
xia yu mengambil posisi nya di sebelah kanan sedangkan yue yin sebelah kiri. mereka berdua mulai berhadapan. yue yin terlihat begitu bersemangat, mata nya menatap tajam pada xia yu. sedangkan xia yu terlihat sangat acuh. dia hanya berdiri di depan yue yin.
"silahkan bersiap untuk menyerang pada saat gong berbunyi."
"baik.." jawab yue yin mulai memasang kuda-kuda nya untuk menyerang xia yu.
....GOOONNGG... suara gong berbunyi.
"kau akan mati di tangan ku hari ini.. " ujar yue yin mulai menyerang xia yu.
"kau terlalu percaya diri akan kemampuan mu." jawab xia yu.
yue yin mulai menyerang xia yu dengan pedang yang dia siap kan. sedangkan xia yu melawan nya dengan tangan kosong. membuat semua orang terkejut.
serangan demi serangan yue yin berikan pada xia yu. tapi serangan itu tidak melukai tubuh xia yu sama sekali. dengan beladiri *** chi nya yang aneh menurut orang-orang di sana.
xia yu menangkis semua serangan itu dengan gerakan nya yang anggun membuat semua orang terpukau dengan kemampuan beladiri nya baru mereka lihat.
"kau mempermainkan aku yah.." bentak yue yin kesal karena serangan nya tidak satupun mengenai xia yu.
"ya aku sedang mempermainkan mu apa kau lelah..?" jawab xia yu mengejek yue yin.
"kau..!!" bentak yue yin kembali menyerang xia yu dengan kekuatan penuh. "kau hanya mengelak dari serangan ku.. kau lemah." lanjut nya saat melayangkan pedang nya pada xia yu.
"cih.. kau bilang aku lemah.. aku hanya tidak membalas serangan mu karena kau memang tak sebanding dengan ku." jawab xia yu. mulai mengeluarkan jarum akupuntur nya.
..syat..syat..syat... suara pedang yang membelah udara di sekitar xia yu.
"percaya tidak kau akan kalah dengan jarum ini.." ujar xia yu di sela-sela pertarungan nya. dia menunjukan jarum itu pada yue yin.
"kau hanya membual.. serang aku kalau kau berani.." ujar yue yin meremehkan xia yu.
"baik lah jika itu mau mu.. jangan salah kan aku jika kau menjadi seorang sampah yang tak berguna." jawab xia yu.
xia yu mulai menyerang yue yin dengan gerakan aneh nya. bahkan semua orang tidak tahu apa yang sedang di lakukan nya pada yue yin.
"akh.... apa yang kau lakukan..?" ujar yue yin saat merasakan tusukan jarum itu di bagian ulu hati nya. sakit saat di tusuk oleh jarum memang tidak sesakit saat tertusuk oleh panah. tapi dia merasakan tubuh nya sangat lemas bahkan kaki nya gemetar karena efek tusukan itu.
xia yu melumpuhkan meridian yue yin agar dia tidak bisa melakukan pertarungan kecil apa pun. dan bisa di katakan dia menjadi rakyat biasa setelah pertarungan ini selesai.
....uhuk...uhuk...uhuk... suara batuk seorang gadis dari bawah panggung.
suara batuk itu milik yihua karena efek dari racun bayangan yang telah bereaksi setelah 10 jam berlalu saat dia mencium racun itu.
"kakak.." panggil yue yin pada yihua. dia berlari meninggal kan xia yu yang masih berada di atas panggung.
****tbc
maaf jika pertarungan nya garing dan gantung... author lagi mumet kehilangan imajinasi. mungkin karena sudah terlalu malam saya nulis dan mata saya juga sudah 5 watt ingin segera di pejamkan.
kita lajut besok lagi yah.. wo ai nimen..😘
dan ini adalah beberapa contoh gerakan beladiri *** chi..