
***
Saat mendengar ucapan spontan Xia yu, Tuan Neraka tertegun. Dia bahkan mengulang kalimat inti yang membuatnya gelisah.
'Aku sangat menyukai pria tampan! Terutama seperti kamu, Tuan Neraka..'
Perasaan aneh muncul dalam hati Tuan Neraka. Ini adalah pertama kalinya dia merasakan hal itu. Dia agak senang dan puas. Dia bahkan tidak menyadari bahwa dia sedang tersenyum tipis.
Tuan Neraka melihat Xia yu yang menelan ludah karena melihat tubuhnya. Kedua mata Xia yu tampak berbinar. Anehnya, Tuan Neraka merasa gembira dengan hal itu. Setelah menyadari perasaannya yang sedikit tak wajar, kegelisahan pun terlihat di matanya. Dia berdehem, lalu berkata dengan suara yang terdengar cukup tegang.
"Berhentilah membuang waktu dan cepat lakukan!" Ucapnya untuk menyadarkan lamunan Xia yu.
"Tentu! Tentu!"
Kedua mata Xia yu melengkung saat dia tersenyum. Dia segera melepaskan pakaian Tuan Neraka. Tangannya baru saja menyentuh bagian atas celana pria itu, dan ketika dia memegang tali pengikat. Sebuah tangan besar memegang erat pergelangan tangannya.
"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Tuan Neraka menatap kedalam mata jernih milik Xia yu.
"Apakah kamu tidak mengganti celana?" Xia yu bertanya sambil mengangkat alisnya.
Raut wajah Tuan Neraka menjadi suram ketika mendengar ucapan Xia yu. Dia melihat mata xia yu yang berbinar saat menatapnya. Tuan Neraka pun berkata. "Cukup pakaian atas saja."
"Oh,.." Xia yu ber'oh ria dengan lirih. Ekspresi wajahnya terlihat sedih ketika dia melirik tali celana Tuan Neraka. Nambun berbeda dengan kata hatinya.
'Hufh! Hampir saja. Untung lelaki ini masih punya rasa malu. Jika tidak, bisa gawat.' Xia yu bernafas lega. Sebenarnya dia hanya berpura-pura menjadi perempuan agresif. Hal itu di lakukan untuk membuat Tuan Neraka ilfil padanya.
Sayangnya sifat bar-barnya itu malah membuat Tuan Neraka salah tingkah. Sudut bibir Tuan Neraka berkedut ketika melihat raut wajah Xia yu yang seperti itu. Dia tidak tahan lagi melihatnya dan langsung memalingkan pandangan.
Saat Xia yu mengganti baju Tuan Neraka, dia sedikit terkejut ketika melihat darah di bagain lengan kirinya. "Tuan, apakah kamu berkelahi dengan Pemilik Lembah Racun?"
"Tidak!"Jawaban yang singkat di berikan Tuan Neraka.
"Lalu, kenapa kamu ingin mencuri dua jenis tanaman obat ajaib yang berbeda kegunaan untuk menekan Racun Api Neraka?" Ucap Xia yu mengingat cerita Pak Tua Lin.
Tuan Neraka menatap Xia yu. Lalu dia bertanya. "Darimana kamu tahu aku ingin mencuri dua jenis tanaman obat itu?"
"Pak Tua Lin yang memberitahuku ketika dalam perjalanan kemari." Xia yu melangkah mundur memberi jarak renggang diantara mereka, karena dia sudah selesai mengganti pakaian Tuan Neraka. Dia sedikit berjongkok untuk meraih pakaian berlumuran darah yang teronggok diatas lantai sambil melanjutkan kalimatnya.
"Setahuku, Teratai Es Surgawi adalah tanaman obat yang harus ada untuk menekan kadar Racun Api Neraka. Tapi, Bunga Baibahe tidak termasuk dalam resep! Karena bunga itu hanya fokus mengobati penyakit yang berhubungan dengan mata. Dan secara kebetulan aku mempunyai Bunga Baibaihe dalam Cincin Spasialku. Jika kau mau aku bisa memberikannya padamu"
Ketika mendengar ucapan terakhir Xia yu, Tuan Neraka terkejut. Dia meraih pundak Xia yu dan meminta Xia yu mengulangi kalimat terakhirnya.
"Ulangi kalimat terakhir yang kamu ucapkan!"
Xia yu sedikit terkejut dengan sikap Tuan Neraka yang tiba-tiba mendekat padanya. Dia berusaha untuk tenang dan mematuhi permintaan Tuan Neraka.
"Aku.. Aku punya tanaman Bunga Baibaihe dalam Cincin Spasialku."
"Apa kamu benar-benar memilikinya atau hanya membual?"
"Sungguh! Aku memilikinya. Jika kamu tidak percaya, bukalah segel mistik ku. Setelah itu, aku akan memperlihatkannya padamu."
Tuan Neraka melihat kejujuran dalam mata Xia yu. Awalnya dia pikir, gadis yang mencuri Bunga Baibahe itu telah menjual atau memakai bunga itu. Tidak terpikir kalau Xia yu akan menyimpannya di dalam Cincin Spasial dalam waktu yang terbilang lama.
Tuan Neraka pun mengambil keputusan untuk percaya pada ucapan Xia yu. Toh Bunga Baibahe yang di cari olehnya selama ini ada pada gadis dan tabib yang dia cari. Tuan Neraka pun melepaskan tangannya dari pundak Xia yu. Kemudian, dia berkata.
"Baiklah, aku pegang ucapan mu. Jika kamu ketahuan hanya membual dan mencoba mempermainkan ku. Kamu akan mendapatkan hukuman yang berat!"
'Hiii.. Menakutkan!' Gumam Xia yu dalam hatinya. Bulu kuduknya berdiri ketika mendengar kata-kata Tuan Neraka. Namun, sebisa mungkin dia tetap terlihat tenang agar pria di depannya ini tidak menganggapnya lemah.
"Ya sudah, sekarang lepaskan segel mistik ku. Kamu akan melihat sendiri. Ucapan ku benar atau tidaknya."
"Hufh! Leganya.." Xia yu bernafas lega kekuatan mistiknya telah terbuka.
"Cepat keluarkan bunga itu dari Cincin Spasial mu!" Suara Tuan Neraka memerintahkan Xia yu segera mengeluarkan Bunga Baibahe.
"Cih, tidak sabaran!" Gerutu Xia yu. Seketika dia mendapatkan tatapan dingin dari Tuan Neraka. Xia yu memutar bola matanya dengan malas. Kemudian, dia berkata. "Iya, iya.. Akan aku keluarkan sekarang juga. Kamu tidak perlu menatapku sampai seperti itu."
'Kalau aku tidak segera mengeluarkan bunga putih itu, bisa-bisa lelaki ini mengubahku menjadi patung es!'
Xia yu kembali menggerutu dalam hati sambil memfokuskan kesadarannya untuk mengambil tanaman obat langka yang dia dapatkan dari Hutan Kehidupan. Untung saja, dia tidak menggunakan bunga itu. Kalau tidak sepertinya dia akan di kurung dalam kerajaan ini dalam waktu yang cukup lama. Xia yu harus pintar-pintar mencari kesempatan dalam kesempitan.
Seketika Bunga Baibaihe itu muncul di tangan Xia yu. Hal itu di saksikan secara langsung oleh Tuan Neraka. Namun lelaki itu melihat ada keganjalan ketika Xia yu mengeluarkan tanaman obat ajaib itu.
'Kenapa terdapat cahaya putih yang menyilaukan dari pergelangan tangannya? Bukankah dia mengambil tanaman itu dari Cincin Spasial? Kenapa cahaya yang bersinar berasal dari pergelangan tangannya, dan cahaya di Cincin Spasialnya bercahaya seperti Cincin ruang pada umumnya.' Batin Tuan Neraka ketika melihat keganjalan itu. Hingga suara lirih itu mengeluarkannya dari pikiran.
"Tuan, apakah bunga seperti ini yang anda cari?" Tanya Xia yu sambil mengangkat agak tinggi bunga Baibahe yang ada di tangan kanannya.
Tuan Neraka yang kembali sadar langsung melihat pada objek yang di perlihatkan oleh Xia yu. Kemudian dia berkata.
"Benar, bunga itu yang aku cari. Sekarang, berikan bunga itu padaku! Tadi kamu bilang kalau kamu bersedia memberikannya padaku."
Tuan Neraka melangkah maju untuk mengambil Bunga Baibaihe yang ada di tangan Xia yu. Namun, gadis itu malam memasukan kembali Bunga Baibaihe ke dalam Ruang Dimensi.
"Eeiitth.. Tidak semudah itu Tuan." Ucap Xia yu dengan senyum licik di bibirnya.
"Kamu mencoba mempermainkan ku?!" Ucap Tuan Neraka dengan nada agak meninggi.
"Tidak! Aku tidak mempermainkanmu Tuan Neraka yang hebat. Aku hanya ingin bernegosiasi dengan mu! Bagaimana, apakah kamu tertarik?" Xia yu berjalan menuju meja bundar yang ada didalam kamar Tuan Neraka.
"Beritahu aku. Negosiasi seperti apa yang kamu maksud." Tuan Neraka mengikuti kemana Xia yu melangkah. Hingga akhirnya mereka duduk saling berhadapan dalam satu meja.
"Aku mempunyai tiga permintaan. Pertama, aku ingin tahu siapa kerabatmu yang terkena Racun Api Neraka. Kedua, aku ingin segera kembali ke negaraku setelah aku selesai menyembuhkan kerabatmu. Yang ketiga.." Xia yu terlihat berpikir untuk permintaan ketiganya.
"Untuk yang ketiga, aku akan memberitahumu setelah aku mengetahui apa keinginanku! Bagaimana, apakah kamu setuju dengan negosiasi ini?" Sambungnya sambil mengeluarkan kembali Bunga Baibaihe dari ruang dimensi, dan menaruh bunga itu diatas meja.
Ketika Tuan Neraka mendengar semua permintaan Xia yu, dia terlihat acuh. Berbeda dengan pikirannya yang tidak terlihat baik. 'Gadis kecil, kamu ingin keluar dari tempat ini rupanya! Heh.. Kamu pikir setelah berhasil membuat obat untuk penyakitku, urusan kita selesai? Sayangnya itu tidak akan terjadi! Karena ketika kita beradu mulut di dalam Goa Kehidupan, aku telah berniat untuk mengejarmu dan mendapatkan dirimu bagaimanapun caranya. Maka dari itu aku akan ikuti permainan mu ini.' Batin Yuan Zhu-Ming penuh ambisi.
Tuan Neraka mengambil nafas panjang dan menghembuskannya secara kasar. Kemudian, dia berkata.
"Baiklah, aku setuju."
Ketika mendengar hal itu, Xia yu terlihat gembira. Dia tidak perlu susah-susah kabur dari kukungan Tuan Neraka.
Setelah mengatakan hal itu, Tuan Neraka bangkit dari tempat duduk dan mengambil Bunga Baibaihe yang tergeletak diatas meja. Kemudian dia berjalan menuju tempat tidur, lalu berbaring. Tidak lupa dia memberikan perintah pada Xia yu.
"Ini sudah larut malam. Kamu tidur saja di ruangan luar. Aku akan memanggilmu jika butuh sesuatu."
Xia yu melihatnya berbaring tanpa melepaskan topeng di wajahnya. 'Orang ini selalu mengguakan topeng bahkan ketika akan tidur. Dia sepertinya tidak ingin jika aku mengenalinya. Apakah Tuan Neraka adalah orang yang aku kenal?' Xia yu terlihat berpikir. Karena penasaran dia pun bertanya.
"Tuan Neraka, apakah kamu tidur menggunakan topeng? Bukankah benda itu keras? Bagaimana kalau kulit wajahmu yang halus itu terluka ketika kamu tidur? Menurutku, lebih baik ka.." Ucapan Xia yu terhenti ketika mendengar suara Tuan Neraka.
"Keluar!" Ucap Tuan Neraka sambil melirik Xia yu. Suaranya terdengar kasar.
Xia yu hanya mengangkat bahunya dan tidak mengatakan apap lagi. Dia berjalan ke depan kamar untuk berbaring. Dia memejamkan mayanya. Namun dia tidak bisa tidur karena teringat akan keluarganya. Dia pun memilih mauk ke dalam Ruang Dimensi dan bertemu dengan sahabatnya.
Di dalam ruang dimensi dia melihat Xiao huang sedang terlelap dalam tidurnya. Ketika dia mengetahui kalau sahabatnya tidak akan segera bangun, dia pun memutuskan untuk melakukan kultivasi.
Xia yu duduk dengan posisi teratai dan melafalkan mantra Pengumpul Qi sambil berkultivasi..
**tbc