The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Kediaman jendral ho



Kereta yang membawa xia yu dan fang yin sampai di depan gerbang kediaman jendral ho yang di jaga oleh dua orang dewasa, mereka melewati gerbang itu tanpa hambatan melaju dengan tenangnya melewati ke dua penjaga yang telah membuka pintu gerbang. xia yu dan fang yin turun dari kereta tepat di depan paviliun utama kediaman jendral ho setelah kereta berhenti di depan pintu yang terbuka lebar.


xia yu dan fang yin di persilahkan masuk oleh pengawal dan menuntun mereka sampai di ruang keluarga besar jendral ho. seorang pria dewasa dengan pakaian ke bangsawanan nya sedang duduk manis di kursi kepala keluarga, wajah tegas dan berwibawanya sangat terpancar dari jabatannya yang menjadi jendral kanan kerajaan xing.


_jendral.ho.pov


Jendral ho sangat di hormati oleh kaisar dan masyarakat, pada saat anaknya xia wei di fitnah telah mencoreng nama keluarga jendral ho sangat murka pada xia wei, anak yang terlahir dari rahim wanita pertama yang menjadi pelabuhan hatinya, dia juga sangat marah saat mengetahui jika sang istri meninggal karena ulah xia wei yang lagi-lagi di fitnah oleh selir pertamanya.


jendral ho tidak meragukan perkataan selirnya karena selir yenny telah membuat siasat jika xia wei benar-benar telah membunuh ibunya dengan obat yang di buatnya, padahal selir yenny menyuruh pelayannya untuk menaruh racun yang tidak terlihat dan tidak berbau. jendral ho juga tidak meragukan saat xia wei di tuduh menjebak raja liu pada acara ulang tahun salah satu putri kaisar._off


"tuan nona sulung telah tiba." ujar pengawal yang menjemputnya memberitahu jika gadis bertudung yang datang bersamanya adalah xia wei putri sulungnya.


"kemarilah..." ujar jendral ho saat melihat kedatangan xia yu bersama fang yin dan pengawal yang menuntun.


"hamba memberi hormat pada tuan besar jendral ho" ujar fang yin dan pengawal memberi hormat pada jendral ho, sedangkan xia yu menatap malas fang yin dan ayahnya.


"kenapa kau tak memberi hormat pada ayah..," ujar yue yin geram melihat xia yu hanya diam mematung dengan tangan yang menyilang di dada. xi ayu mengacuhkan perkataan yue yin dia tahu jika gadis yang baru saja menegurnya adalah anak ke dua selir yenny.  "dasar pembunuh..!" bentak yue yin geram karena di acuhkan xia yu.


"DIAM..!!" bentak jendral ho mengagetkan semua orang kecuali xia yu.


"ayah tenanglah, nanti nafas ayah sesak lagi." lirih yihua mencari perhatian dengan mencemaskan jendral ho.


'cih... ibu dan anak sama saja, sama-sama kotor hatinya.. dasar parasit, bakteri, kuman. aahhh.. pokoknya semua yang kotor ada pada diri mereka.' batin xia yu menggerutu berdecak sebal dalam hatinya, ingin sekali dia mencaci mereka sekarang tapi hatinya berkata belum waktunya xia yu meledakan sumpah serapahnya.


"duduk lah." ujar jendral ho mempersilahkan putrinya untuk duduk, dia menatap xia yu dari atas sampai bawah memakai pakaian putih dan tudung yang belum terbuka. xia yu duduk di kursi bantal yang belum terisi yang memang di siapkan untuk dirinya.


"sangat baik," jawab xia yu acuh 'dan sangat senang telah menyingkirkan satu bakteri nya xia wei..  heh..wanita steril cuih...' batin xia yu melanjutkan jawabannya.


"kenapa kau tidak membuka tudung mu..?  apa wajah mu rusak karena di siksa suami mu..?" tanya yue yin penasaran akan wajah xia yu yang tertutup oleh kain putih yang menggantung di kepalanya.


"kenapa..?   apa kau penasaran...?"  jawab xia yu mengalihkan pandanganya pada yue yin, padahal dia tahu jika sepanjang jalan sampai di ruangan ini dia  menjadi sosok yang membuat semua mata yang melihatnya menjadi penasaran.


"tidak kenapa aku penasaran dengan wajah jelek mu yang kau gunakan untuk menjebak raja liu" jawab yue yin membuat xia yu kesal karena mendengar ucapannya yang membahas jebakan.


"dasar ibu dan anak sama saja.. sangat pintar membuat orang kesal dengan tingkahnya" ujar xia yu tidak sabar lagi mendengar cacian yue yin, dia menggerurtu membuat semua orang terkejut saat mendengarnya.


"KAU..!" bentak yue yin melototi xia yu.


"AKU APA hah..?" jawab xia yu dengan membuka tudungnya dan membalas tatapan yue yin dengan matanya yang bisa melihat ingatan orang yang di tatapnya, xia yu tidak mau melewati kesempatan ini untuk mengetahui rencana busuk adik tirinya.


semua orang terkagum-kagum saat melihat xia yu membuka tudung itu dan menyuguhkan kecantikannya pada semua orang yang memandangnya. mereka semua terperangah melihat xia yu mulut mereka menganga dengan hebatnya sampai deretan gigi mereka terlihat jelas.


"Xi...Xia..He.." lirih jendral ho memanggil xia yu dengan nama istrinya. (kenapa..?) karena wajah xia yu yang sekarang sangat mirip dengan permaisuri xia he ibu kandung dari xia wei.


(xia wei tidak pernah dandan karena ulah selir yenny yang menghasut xia wei, jika dia merias diri dia akan mengingatkannya pada ibunya dan membuat ayahnya sedih. maka dari xia wei tidak pernah dandan takut ayahnya sedih jika bertemu dengan nya)


**tbc