The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
249. Dasar Bocah Tengik!



***


"Nona.. Burung kecil yang kau pegang itu bisa kehabisan nafas. Jika kau terus membekap mulutnya seperti itu!"


Xia yu dan Xiao huang terperanjat kaget ketika mendengar suara berat itu. Namun sebisa mungkin mereka menahan kekagetannya agar tidak menimbulkan suara. Xia yu segera melepaskan burung kuning dari genggaman tangannya. Kedua matanya memicing menatap satu pasang mata yang menyala dalam kegelapan malam.


Suara berat itu berasal dari burung hantu yang bertengger pada dahan pohon. Pohon besar yang dijadikan tempat persembunyian oleh gadis misterius itu.


"Terimakasih.." Cicit Xiao huang berterimakasih kepada burung besar itu. Meskipun dirinya adalah binatang sakral, namun dia tidak ingin bersikap sombong yang akan menjerumuskan dirinya pada lubang ********.


Saat ini Xiao huang sedang bertengger di samping Burung hantu yang terlihat sudah tidak lagi muda. Kedua matanya berwana hitam dan kuning menyala, bulunya berwana hitam yang bercampur dengan warna abu. Terlihat sangat mempesona namun menyeramkan.


Tiba-tiba burung hantu itu terbang dan mendarat di atas tanah. Dia merundukkan kepalanya menghormati sosok misterius yang ada dihadapannya. Burung itu terlihat sedang memberi hormat kepada Xia yu.


"Makhluk rendahan ini memberi hormat kepada Ratu, Sang Penguasa Hutan!" Suara berat burung hantu itu berhasil mengejutkan kedua makhluk yang sedang memperhatikannya.


Xia yu dan Xiao huang saling melempar pandangan. Kedua makhluk itu terlihat kaget sekaligus bingung. Xia yu memang penguasa hutan. Namun, dia adalah penguasa Hutan Arwah dan Hutan Kehidupan. Lalu, kenapa burung itu memberi sikap hormat kepada Xia yu? Apa dia makhluk yang hidup di kedua hutan itu, dan sekarang dia hidup dihutan ini. Atau dia sedang berkunjung?!


Pertanyaan itu tidak ada yang benar, karena ternyata burung hantu itu adalah burung spesial. Dia adalah salah satu penjaga hutan yang ditugaskan oleh Ketua penjaga untuk berjaga di hutan ini.


Ketua penjaga hutan itu tidak lain adalah Bai shizi! Dialah yang memerintah burung hantu itu untuk tinggal di hutan Neraka. Sangat pantas bukan, jika seekor burung hantu hidup dihutan Neraka.


Tidak mendapatkan jawaban dari Sosok misterius dihadapannya. Burung hantu itu kembali berbicara.


"Saya adalah Burung Penjaga yang berasal Hutan Kehidupan. Ketua saya, yaitu Bai shizi. Memerintahkan saya tinggal dihutan Neraka untuk berjaga dan menyampaikan kejadian apa saja yang terjadi dihutan ini kepadanya.." Jelas Burung hantu itu memberitahu siapa dirinya dan mengapa dia ada dihutan ini.


Kini Xia yu dan Xiao huang paham. Mengapa burung itu memanggil Xia yu dengan sebutan Ratu. Dia pun merundukkan tubuhnya hingga berjongkok dihadapan burung itu. Lalu dia berbicara dengan suara yang pelan.


"Sudah berapa lama kau tinggal di sini? Apa kau tahu, orang-orang yang ada di sana sedang melakukan apa? " Tanya Xia yu tanpa mau basa-basi. Saat ini bukan waktunya untuk bertegur sapa. Nyawa beberapa gadis sedang dalam bahaya.


"Saya sudah tinggal dihutan ini selama sepuluh tahun. Orang-orang disana sedang melakukan penebusan tingkat kultivasi. Dimana masing-masing Kultivator Medis Golongan Hitam, yang ingin menaikkan tingkat Kultivasi harus mempersembahkan nyawa Seorang Gadis/Perawan yang berasal dari keluarganya. Dan saat ini mereka sedang melakukan Ritual pemanggilan Iblis api yang akan mengabulkan permintaan mereka." Jelas Burung hantu itu tanpa jeda.


Xiao huang, yang sedari tadi berada di atas pohon sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Berbeda dengan Xia yu yang saat ini wajahnya terlihat suram, setelah mendengar penjelasan burung itu.


Kedua matanya memerah bersamaan dengan debaran jantung yang sangat cepat. Kedua tangannya juga mengepal dengan kuat, sehingga buku-buku jarinya memutih. Kekesalan, kebencian dan kemarahan berkumpul menjadi satu. Membentuk Amarah yang sangat besar hingga gertakan gigi yang beradu gesekan itu pun terdengar. Menandakan bahwa Aura sang penguasa muncul dalam dirinya.


"BRENGSEK!" Ucap Xia yu dengan intonasi yang kuat. Dia berdiri, lalu berbalik arah. Menatap tajam pada kelompok manusia yang tidak memiliki hati nurani itu.


Tanpa pikir panjang lagi. Xia yu melangkah maju menghampiri kelompok manusia itu. Langkahnya begitu kuat sehingga membuat tanah yang dipijaknya bergetar. Tubuhnya dipenuhi dengan Aura kegelapan yang siap menghukum para penjahat. Kemarahan yang sama ketika dia melihat orang lemah dan tak berdosa, mendapatkan penganiayaan yang tidak sepantasnya mereka dapatkan.


Tanpa aba-aba, Xia yu melayangkan serangan kecil kepada para penjaga dengan kecepatannya. Dia melumpuhkan satu persatu penjaga itu dengan jarum kecil yang sering dia gunakan sebagai senjatanya.


Jarum-jarum kecil itu seperti sebuah peluru yang bisa membuat lawannya cidera parah atau ringan. Bedanya jarum yang digunakan Xia yu tidak seperti itu.


Ujung jarum kecil yang digunakan Xia yu, telah di lumuri racun yang akan membuat korbannya lemas dan tak sadarkan diri selama satu jam.


Hal itu dilakukan karena Xia yu tidak memiliki urusan dengan mereka yang dia tahu sedang mencari nafkah, atau menjalankan tugas pada kerajaannya.


Meskipun dia tidak senang kepada kerajaan atau kelakuan para pemimpin mereka. Namun dia masih mempunyai hati nurani. Xia yu hanya akan menghukum orang-orang yang memang telah membuat kesalahan fatal. Dan kepada orang yang telah berani menyinggungnya.


Beberapa penjaga telah tergeletak di atas tanah. Hal itu tentu saja membuat beberapa penjaga yang lainnya kebingungan sekaligus terkejut.


Dengan gerakan refleks, kedua tangan mereka mengangkat senjata yang sedari tadi mereka diamkan. Bersamaan dengan tatapan yang mengawasi sekeliling tempat itu. Seketika kewaspadaan mereka muncul begitu saja, ketika mengetahui teman-temannya tidak sadarkan diri satu persatu.


Dari ketinggian dua meter. Terlihat Sosok bayangan hitam sedang berdiri di atas pohon. Wajahnya yang tertutup topeng tidak menutupi kedua mata yang saat ini sedang menatap tajam kepada Lima belas Kultivator Medis Golongan Hitam.


Sedangkan kelima belas orang yang sedang dia perhatikan itu tengah khusu melafalkan ajian yang tidak sosok bayangan hitam itu pahami. Di bawahnya dia bisa melihat pergerakan dari para penjaga yang ternyata sudah mengetahui keberadaannya.


Para penjaga itu langsung membuat formasi lingkaran setelah menangkap sosok bayangan hitam di atas pohon. Mereka membuat formasi itu untuk melindungi tuan mereka. Diwaktu yang sama, salah satu penjaga itu bertanya dengan suara yang tinggi. Membuat kelima belas Kultivator Medis itu tersadar.


"Siapa disana?!"


Mendengar pertanyaan itu, kedua sudut bibir Xia yu terangkat. Membentuk senyuman manis namun mematikan!


'Hap!'


Xia yu tidak menjawab pertanyaan penjaga itu, dia malah melompat seraya melemparkan enam jarum kecil dari balik jubahnya.


Enam penjaga yang berdiri di depan para Kultivator Medis itu ambruk di atas tanah. Membuat beberapa pria paruh baya di belakangnya terkejut.


"Beraninya KAU!"


Bentak beberapa pria paruh baya yang marah kepada sosok bayangan hitam itu. Sedangkan Kultivator lainnya hanya menatap tajam dengan wajah suram penuh amarah.


"Hahaha!"


Bentakan pria paruh baya itu dibalas dengan suara gelak tawa yang terkesan dingin. Tidak ada kebahagiaan atau kepuasan. Suara tawanya terdengar seperti seorang pria muda.


"Lancang sekali!" Bentak pria paruh baya tadi.


"Siapa kau? Berani-beraninya mengganggu ritual kami!" Sambung pria itu.


Lagi-lagi Xia yu tidak menjawab, dia hanya tersenyum. Senyumannya terlihat meremehkan orang-orang yang berdiri dihadapannya.


Semua pria yang ada disana bertambah kesal melihat senyuman itu. Sehingga salah satu dari mereka memerintahkan delapan penjaga yang tersisa untuk menangkap sosok bayangan hitam itu.


"Dasar bocah tengik! Penjaga tangkap Dia!"


Setelah teriakan pria itu terdengar. Delapan penjaga yang tersisa langsung menghampiri Xia yu. Mereka menyerang Xia dengan pedang mereka. Namun tidak ada satu pun pedang yang dapat mengenai tubuhnya.


"Siapa pria itu? Kenapa serangan semua penjaga bodoh itu tidak ada yang mengenai tubuhnya?" Tanya salah satu Kultivator Medis. Disela pertarungan Xia yu dengan delapan penjaga itu.


Ternyata Xia yu telah menumbangkan dua belas penjaga yang memegang senjata panah dan tombak. Bukan karena dia tidak sanggup menghadapi mereka, namun karena dia selalu memprioritaskan hal yang bisa merugikan dirinya nanti.


"Gerakannya sangat cepat, aku tidak bisa melihat dengan jelas serangan yang dia lakukan pada para penjaga."


"Penjaga bodoh! Melawan satu bocah saja tidak becus." Suara itu berasal dari para kultivator yang kesal melihat semua penjaga telah tergeletak di atas tanah.


Xia yu berhasil menghindari semua serangan para pedang itu. Dan dia berhasil mengalahkan para penjaga dengan jarum kecil yang dia gunakan. Hal itu tentu saja membuat kelima belas Kultivator Medis itu geram.


"BRENGSEK!" Umpat mereka secara bersamaan.


Lagi-lagi Xia yu hanya membalas umpatan mereka dengan senyuman. Membuat para Kultivator itu bertambah geram.


"SERANG DIAA!!"


Suara lantang terdengar, kelima belas Kultivator Medis Golongan Hitam itu menyerang Xia yu secara bersamaan dengan tangan kosong.


Xia yu menghadapi mereka seorang diri. Dia belum mengeluarkan energi mistik dan tingkat kultivasi yang dia miliki. Xia yu hanya mengecoh mereka dengan kecepatan gerakan beladirinya. Tanpa menggunakan kekuatan aslinya.


Hingga tiba dimana para Kultivator Medis Golongan Hitam itu mengeluarkan senjata mistik dari cincin ruang penyimpanan mereka. Cahaya merah, jingga, kuning, hijau dan biru seketika keluar saat energi Qi dalam tubuh mereka menyatu dengan senjata mereka.


"Wow!!" Decak kagum Xia yu ketika melihat semua senjata itu. Tidak ada rasa takut dalam dirinya. Dia semakin tertantang dalam pertarungan ini.


"Tuan, jangan gegabah! Mereka semua bukan Kultivator Medis biasa." Ucap Xiao huang terbang di dekat kepala Xia yu. Dia memperingati tuannya agar tidak gegabah dalam tindakannya.


"Kau meremehkan ku, Xiao huang!" Hardik Xia yu melirik sekilas burung itu. Lalu melanjutkan perkataannya.


"Tenanglah, senjata mereka bukan tandingan dari senjata ku! Akan aku perlihatkan pada mereka, kalau mereka tidak layak untuk hidup di dunia ini. Lagian, kau ada disini! Kau tidak akan membeiarkan sahabatmu ini mati bukan?!" Sambung Xia yu dengan seringai tipis di bibirnya. Dia menyombongkan pedang sakti yang dia miliki.


Xiao huang yang mendengar tuannya berbicara seperti itu hanya membenarkan saja. Lalu dia membuang pandangannya kearah para kultivator itu.


'Ritual untuk pemanggilan iblis benar-benar terkabul. Sayangnya iblis yang kalian panggil akan mencabut nyawa kalian, bukan meningkatkan kultivasi kalian..' Batin Xiao huang memberi tatapan mengasihani pada kelima belas Kultivator Medis Golongan Hitam itu.


Xia yu mengeluarkan Pedang Birunya dari dalam ruang dimensi. Semua Kultivator Medis Golongan Hitam itu terbelalak kaget. Melihat cahaya biru yang bersinar dengan sangat terang dari pedang yang dikeluarkan oleh sosok misterius dihadapan mereka.


"Pe-pedang biru!" Teriak semua Kultivator Medis itu. Mereka terpaku ditempat mereka berdiri saat ini. Sebuah kejutan besar saat mereka melihat pedang yang bercahaya biru itu.


**tbc


Ga bisa rajin up..😔


Kerjaan saya tak menentu, jadi harap dimaklum.. Terimakasih 🙏