The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
262. Menara Medis di Istana Neraka..



***


Dia adalah seorang Kultivator di tingkat Golden core tahap awal, sekaligus pria yang berusia dua puluh tahun. Dia adalah salah satu dari enam belas pria yang datang kesini. Namanya panggilannya adalah Mo, atau lebih sering di panggil Serigala Abu-abu ketika berada di istana neraka.


"Aku tidak terbiasa di lihat." Ucap Xia yu sambil mengerutkan alisnya.


"Bocah, kamu benar-benar merepotkan yah! Kalau kamu masih belum ganti baju, aku yang akan melakukannya!"


Setelah mengatakan hal itu, dia segera menghampiri Xia yu. Dia sungguh berniat ingin melepaskan pakaian Xia yu. Namun sebelum dia mendekat, Xia yu membuka mulutnya dan berteriak.


"Ahhh! Cabul! Ahhh!"


Pintu ruangan langsung terbuka dan beberapa kultivator masuk ke dalam. Ketika melihat situasinya, mereka bertanya sambil menatap kedua orang itu dengan tajam.


"Siapa yang mencabuli siapa?"


Salah satu dari orang-orang itu menatap dua sosok yang ada di dalam ruangan. Dia tersenyum licik ketika melihat kultivator yang ada di dalam.


"Serigala Abu-abu, aku tidak pernah menduga kamu memiliki hobi semacam itu!"


"Keluar!"


Wajah kultivator di tingkat Golden Core itu menjadi suram. Dia menatap Xia yu dengan tatapan tajam kemudian berteriak.


"Kalian berdua cepat ke sini! Lepaskan pakaian bocah ini!"


Ketika mendengar kata-katanya, Xia yu memicingkan matanya. Kilatan tajam terpancar dari matanya ketika sudut bibirnya melengkung ke atas.


"Melepaskan pakaian ku? Heh, coba saja!" Ucap Xia yu dengan nada yang meremehkan.


"Apakah kamu pikir aku tidak berani?" Serigala Abu-abu berjalan ke depan dan memegang pakaian Xia yu.


Xia yu tidak akan bersikap sopan lagi. Ketika pria itu berjalan mendekatinya, Xia yu juga akan berjalan ke arahnya. Mereka berdua berjalan dengan cepat. Xia yu menggunakan kecepatan Serigala Abu-abu untuk membuatnya terkejut. Pada saat yang sama, jari-jari Xia yu bergerak dengan sangat cepat. Jarum peraknya menusuk tepat di titik akupuntur pinggang Serigala Abu-abu.


"Oow!"


Serigala Abu-abu lengah. Dia segera terjatuh ke lantai. Dia merasa sangat marah hingga mengepalkan tangan dengan erat. Dia segera memanggil kekuatan spirit-nya ketika suaranya yang tajam tiba-tiba terdengar.


"Berhenti!"


"Tuan!"


Orang-orang yang ada di sana melihat Tuan Neraka datang. Mereka langsung membungkuk untuk memberi salam.


Tuan Neraka berjalan masuk sambil mengerutkan alisnya. Tatapannya yang tajam tertuju pada dua orang yang ada di dalam. "Apa yang terjadi?"


"Aku ingin ganti pakaian, tapi dia tidak mau keluar. Dia memaksa ku mengganti pakaian dihadapannya. Dia bahkan ingin melucuti semua pakaianku!"


Ketika mendengar kata-kata itu, semua orang akan memikirkan hal buruk yang mungkin terjadi. Mereka menatap Serigala Abu-abu yang wajahnya memerah. Sementara orang-orang lainnya terlihat memahami apa yang sedang terjadi.


"Tuan Neraka, bukan itu yang sebenarnya terjadi.." Serigala Abu-abu segera berbicara dengan cepat.


"Lalu apa yang sebenarnya terjadi?" Seru Tuan Neraka.


Mendengar itu, Xia yu melipat kedua tangan di dadanya sambil melirik Serigala Abu-abu.


"Kamu berani mengaku bahwa kamu tidak menatapku ketika aku berganti pakaian? Kamu berani bicara bahwa kamu tidak berusaha melucuti pakaian ku?"


"Kamu..!"


"Aku? Ada apa dengan ku? Meskipun aku seorang lelaki, aku masih pilih-pilih orang. Seseorang dengan badan seperti papan cuci dan wajah feminim sepertimu, tidak cukup menyenangkan mata Tuan muda ini. Apa kau paham!"


Wajah Xia yu benar-benar terlihat jijik, namun nada bicaranya terdengar santai. Kata-kata yang dia ucapkan membuat semua orang terdiam. Mereka semua menatap Xia yu seperti sedang menatap monster. Serigala Abu-abu bahkan menatapnya dengan mata terbelalak, wajahnya benar-benar tercengang.


Sudut bibir Tuan Neraka berkedut. Dia melihat sikap berani pemuda yang tidak menunjukkan rasa malu itu. Akhirnya dia tidak tidak tahan lagi dan pergi dari sana.


Serigala abu-abu memalingkan wajah dari Xia yu. Dia berjalan keluar sambil berkata. "Cepat ganti pakaianmu!"


Ketika orang-orang yang ada disana melihatnya, mereka dengan tatapan yang berbeda. Mereka benar-benar terkejut dan tidak mengira bahwa ia menyembunyikan kebiasaan memotong lengan pakaiannya.


(Homoseksualitas)


Dia cekikikan sambil menatap jubah abu-abu yang ada di tangannya dan membawanya masuk ke dalam. Dia segera berganti baju sebelum keluar dari ruangan itu.


"Ikuti kami di belakang!" Ucap Serigala Abu-abu. Dia melirik Xia yu dengan kesal sebelum berjalan ke depan.


Xia yu meliriknya sekilas. Dia melihat semua kultivator ada di sana. Sedangkan Tuan Neraka... Tidak ada tanda-tanda keberadaannya sama sekali.


Tatapannya tertuju pada sosok Serigala abu-abu dihadapannya. Kedua mata Xia yu terlihat agak gelap. Sudut bibirnya menjadi tegang ketika dia berjalan santai mengikuti Serigala Abu-abu. Hingga mereka sampai di sebuah menara setinggi tujuh lantai.


Aroma tanaman obat bercampur dengan berbagai obat lain tercium oleh Xia yu. Di halaman yang cukup besar banyak orang yang berdesakan. Beberapa orang membawa tanaman obat untuk dijemur. Sedangkan beberapa orang menggiling tanaman obat. Orang-orang yang lainnya memilah obat-obatan. Semua orang melakukan tugas yang berbeda.


Selain itu mereka seolah sudah terbiasa dengan pendatang baru. Oleh karena itu, ketika seorang pemuda yang di kawal oleh beberapa kultivator datang ke sana, mereka hanya mendongkak dan meliriknya sekilas. Kemudian mereka melanjutkan tugas masing-masing. Beberapa orang bahkan sama sekali tidak meliriknya.


"Pak Tua Lin, aku menyerahkan anak ini padamu." Serigala Abu-abu berteriak. Dia berhenti di depan Xia yu sambil mengawasinya dari atas kebawah.


"Siapa namamu?" Tanyanya dengan wajah ketus.


Xia yu menyeringai. Dia pun menjawabnya dengan ceria. "Misteri."


"Misteri?" Pria tua itu agak terkejut. Dia mengerutkan alisnya ketika bertanya.


"Apa saja yang kamu ketahui? Beritahukan padaku agar aku bisa mengatur pekerjaan untukmu."


Xia yu tidak langsung menjawabnya. Dia justru memberikan pertanyaan lain.


"Tempat apa ini? Apa yang kalian lakukan di sini?"


"Jangan tanyakan apa yang tidak seharusnya kamu tanyakan, atau hidupmu tidak akan lama."


Ketika mendengar hal itu, Xia yu mengangkat alisnya. Dia berpikir sejenak. Kemudian berkata.


"Kalau begitu, aturlah beberapa pekerjaan kecil untukku. Setidaknya aku masih tahu bagaimana menyelesaikan pekerjaan kecil di sini." Setelah mengatakannya, Xia yu melirik menara di sana. Dia juga melihat ada beberapa orang di dalam menara itu.


"Tempat itu adalah tempat untuk meracik obat-obatan. Semua pendatang baru akan melakukan tugas-tugas kasar di halaman. Kalau begitu, kamu bisa pergi ke sebelah sana untuk memilah-milah tanaman obat!" Pria itu menjelaskan. Kemudian membalikkan badan dan berjalan menuju menara.


Xia yu masuk ke halaman dan berjalan ke tempat tanaman obat. Dia memilah-milah tanaman obat sambil memperhatikan sekelilingnya.


"Eh, bagaimana kamu bisa masuk?" Pemuda di sebelah Xia yu bertanya dengan suara lirih.


Xia yu menatap pemuda itu. Dia menumpuk beberapa tanaman obat yang sejenis sambil berkata.


"Aku ditangkap dan dibawa kesini."


"Ditangkap? Apakah kamu adalah seorang Kultivator Medis?" Pemuda itu bertanya dengan heran.


"Mengapa kamu bertanya begitu?" Xia yu mengangkat alisnya.


Pemuda itu sekilas melirik bagian dalam menara. Kemudian berbisik pada Xia yu.


"Setelah periode waktu tertentu, seseorang akan ditangkap dan dibawa ke sini, tapi mereka adalah Kultivator Medis. Mereka sedang berada di dalam menara, kita hanya bisa dianggap sebagai anak buah Medis yang melakukan pekerjaan kasar."


"Jika mereka semua ada di dalam, lalu bagaimana kamu tahu mereka adalah Kultivator Medis?"


"Itu karena ada seorang pria yang membuat kekacauan terakhir kali sehingga kami semua mengetahuinya."


"Ohh.." Xia yu hanya ber'oh ria sambil mengangguk, meskipun tidak mengerti. Dia tidak bertanya lebih detail dan hanya berpikir sejenak.


'Istana Neraka membuat Menara Medis dan menculik Banyak Kultivator Medis. Seperti yang dilakukan oleh Kerajaan Iblis. Sebenarnya, apakah yang ingin mereka dapatkan dari melakukan semua ini?' Xia yu hanyut dalam pikirannya. Sementara tangannya terlihat sangat lihai memilah tanaman obat.


****tbc


Berkat do'a dan cambukan semangat yang kalian berikan, Alhamdulillah author bisa crazy update malam ini.. Semoga kalian senang, dan dengan senang hati memberikan dukungan serta sedekah kepada novel ini.


Jika ini tidak merepotkan kalian, tolong bantu share novel ini, agar pembaca dalam karya ini bertambah dan membuat author bertambah semangat untuk rajin update..


Terimakasih atas dukungan semangat kalian..


🙏😘😘**