The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
287. Sayangnya kau memilih lawan yang salah, Rubah!



***


Di dalam hutan yang lebat dan gelap. Terlihat dua sosok bayangan merah dan hitam telah berhasil keluar dari Istana Neraka. Kedua sosok itu adalah Xia yu dan si gadis peniru.


Xia yu berhasil membuat orang-orang dari Istana Neraka mencarinya semalaman penuh. Dan saat ini dia sedang mendaki lereng bukit yang penuh dengan tanah dan lumpur. Dia menatap gadis yang ada di depannya sambil tertawa lepas. Wajahnya tampak terlihat sangat gembira. Namun siapa yang tahu kalau hatinya saat ini sedang gelisah dan menahan amarah.


"Hahaha! Akhirnya kita bisa keluar dari sana!" Ucapnya, namun tawanya tiba-tiba terhenti. Bersamaan dengan tubuhnya yang terpental dan berhenti ketika menabrak pohon.


"Aahhh!"


Xia yu mendapat serangan tiba-tiba dari sosok gadis yang memakai pakaian serba hitam. Dia mengerang kesakitan saat terbaring di atas tanah selama sesaat. Dia tidak bisa berdiri.


Seketika kedua mata Xia yu memicing. Melirik sekilas sosok gadis yang menyerangnya dengan kekuatan spiritual. Kekuatan yang dimiliki gadis itu setara dengan kekuatan Fang yin.


Untungnya, kekuatan mistiknya yang semula di segel sudah terbuka dengan bantuan Tuan Neraka. Kalau tidak, Xia yu pasti sudah terbunuh saat itu juga.


'Huh! Ternyata kau sudah tidak bisa berlama-lama dengan identitas palsu mu?'


Gumam Xia yu dalam hatinya. Sudut bibir kanannya terangkat hingga menampakkan seringai iblis yang siap melayani musuh dihadapannya. Dalam waktu yang sama, ekspresi wajahnya kembali berubah. Terlihat keterkejutan dan kebingungan dalam sorot matanya ketika bertannya pada sosok itu.


"Fang yin, apa yang kamu lakukan?!"


Xia yu bertanya dengan ekspresi terkejut sambil meringis kesakitan.


Mendapat pertanyaan seperti itu, gadis yang berpakaian serba hitam berjalan menghampiri Xia yu. Dan berhenti tepat di hadapan Xia yu. Kemudian, dia berkata.


"Ck! Perempuan lemah! Aku kira, kau ini memiliki kekuatan yang setara dengan Yang Mulia. Tapi ternyata, kau hanya gadis bodoh dan lemah. Yang hanya sedikit mengerti tentang ilmu pengobatan. Selebihnya, tidak ada yang spesial dari mu?"


Ucap Gadis itu sambil menyeringai dan meremehkan Xia yu yang masih meringkuk di hadapannya. Suaranya kini telah berubah tidak lagi mirip dengan suara Fang yin. Begitu juga dengan wajah dan tubuhnya yang terlihat sangat berubah.


Ternyata gadis itu memiliki kecantikan yang lumayan. Hanya saja, di atas kepalanya terdapat dua benda bulu yang terlihat seperti sebuah telinga meruncing layaknya telinga seekor rubah betina.


Penampakan gadis ini pernah Xia yu lihat di dalam mata gadis itu. Kodratnya adalah seekor binatang. Namun, dia bukan binatang sembarangan. Karena dalam tubuhnya terdapat energi spiritual yang merubahnya menjadi binatang Mistik. Seperti Hei Tian yang bisa merubah dirinya menjadi manusia. Tapi bisa wujud manusia dari gadis ini belum sempurna.


Setelah mendengar kata-kata yang meremehkan dirinya. Xia yu bangun dan menatap gadis itu. Tatapannya berubah menjadi dingin dan tajam. Kata-kata yang di lontarkan gadis siluman itu berhasil membangkitkan amarah yang telah dia tahan beberapa hari ini.


"Lemah? Dia bilang aku ini gadis yang lemah. Hahaha! Apa aku tidak salah dengar?" Xia yu bertanya dan tertawa dalam waktu yang sama.


Gadis itu mengeryitkan alisnya. Dia terkejut ketika melihat reaksi Xia yu. Namun, sebisa mungkin dia tidak menunjukkan keterkejutannya. Gadis itu yakin bahwa Xia yu adalah gadis biasa yang tidak mengerti seni bela diri.


"Ya, kau hanya gadis lemah yang beruntung karena Yang Mulia menginginkan dirimu. Lebih baik kamu mati disini! Agar Tuanku bisa menjadi satu-satunya wanita yang bersanding dengan pemimpin Kerajaan Iblis."


Lagi-lagi Xia yu di buat terkejut ketika mendengar ucapan gadis itu. Dari apa yang dia dengar, Xia yu dapat menyimpulkan kalau gadis itu adalah seorang pelayan atau pengawal dari seseorang yang dia sebut Tuanku. Xia yu menjadi lebih waspada, karena gadis itu tidak datang untuk membawanya ke Kerajaan Iblis. Tetapi datang untuk membunuhnya.


"Jadi, kamu datang jauh-jauh kemari hanya untuk membunuhku?" Tanya Xia yu sambil menaikkan satu alisnya ketika berbicara.


"Ya, aku datang kemari hanya untuk membinasakan mu! Apa kau berpikir kalau aku datang kemari hanya untuk mengeluarkan dirimu dari Kerajaan musuh?" Gadis itu menjawab pertanyaan Xia yu dengan jujur. Kemudian, dia tertawa dengan keras dan kembali berbicara.


"Hahaha! Ternyata kau benar-benar bodoh! Hanya gadis lemah dan bodoh yang berhasil aku kelabui. Kau mempercayai semua yang aku ucapkan. Dan menyangka kalau aku ini adalah pelayan bodoh mu. Yang sekarang sepertinya sedang asyik bersama para tahanan pria!"


Dengan percaya dirinya gadis itu meremehkan Xia yu. Bahkan dia mengungkit Fang yin yang dia temui di ruang tahanan. Dari pertemuan itu, dia dapat melihat wajah Fang yin dan langsung merubah wajahnya di hadapan Fang yin. Seketika itu pula, Fang yin terkejut dan langsung berputus asa. Fang yin merasa hidupnya akan berakhir sebagai tahanan Kerajaan Iblis.


"Dasar sombong! Kau pikir aku ini lemah? Hey, lihatlah. Derajat ku lebih tinggi darimu. Aku seorang manusia dan kau hanya seekor rubah 'betina'! Makhluk rendahan seperti dirimu mempunyai niat untuk membunuhku? Hahaha! Sayangnya kau salah memilih lawan, Rubah!"


Xia yu benar-benar muak dengan kesombongan gadis itu. Dengan tegas dia berbicara dan mencibir bahkan menekankan setiap kata untuk menyudutkan dan menurunkan kesombongan siluman rubah itu. Terlebih dia sudah muak berpura-pura sebagai gadis lemah dihadapan musuhnya. Dan dia tidak bisa menunda waktu lagi untuk menyelamatkan Fang yin.


"Sialan! Kalau begitu, aku tidak akan sungkan untuk mengirimkan dirimu pada malaikat maut."


"Hiyaaa!"


Siluman Rubah itu berteriak dengan keras. kepalan tangannya dipenuhi dengan kekuatan penuh ketika dia menyerang Xia yu.


"Kita lihat, siapa yang akan lebih dulu bertemu dengan malaikat maut?"


Cibir Xia yu bersamaan dengan tubuhnya yang langsung mengeluarkan aura sang penakluk. Kekuatan spiritual yang sedari tadi dia tahan langsung menyeruak keluar dari tubuhnya.


Tidak jauh dari Xia yu dan siluman Rubah, masih di dalam hutan yang lebat. Ada delapan sosok bayangan hitam sedang berjalan kearah mereka. Delapan sosok bayangan itu menyusup. Mereka langsung berjaga di sekitar, bahkan beberapa penjaga melompat ke atas pohon. Dari sana mereka melihat dua orang yang sedang berkelahi.


"Kenapa siluman rendahan itu malah bertarung dengan Tabib Misterius?"


Pemimpin laki-laki berjubah hitam itu mengernyitkan dahi. Ketika dia melihat utusan Tuannya yang di perintahkan untuk menyamar sebagai pelayan Tabib Misterius dan membawanya ke tempat ini sedang menantang dan merendahkan Tabib Misterius. Bahkan sekarang mereka melihat kedua gadis itu mulai bertarung.


Melihat itu, Weyang tidak bisa berdiam diri. Dia tidak bisa membiarkan siluman itu melukai Xia yu. Bagaimanapun, Tuannya menginginkan dia membawa Xia yu kembali dengan keadaan selamat. Tanpa goresan sedikitpun! Maka dari itu, dia lebih baik memberikan peringatan pada siluman rendahan itu dengan menunjuk beberapa anak buahnya untuk menghentikan serangan Siluman Rubah.


"Hentikan siluman Rubah itu! Jangan biarkan dia menyakiti Tabib Misterius!"


Ketika perintah itu terdengar, beberapa sosok bayangan langsung bergerak sambil menghunuskan pedang untuk menyerang siluman Rubah.


Xia yu dan Siluman Rubah itu terkejut mendapat serangan tiba-tiba dari beberapa sosok bayangan hitam. Xia yu mengira kalau mereka adalah komplotan Siluman rubah, dia langsung melayani serangan mereka dengan menggunakan kelincahan beladirinya. Namun, mereka hanya melewatinya dan berlari kearah siluman Rubah.


Weyang tampak geram karena siluman itu tidak mau berhenti. Mau tidak mau akhirnya dia turun tangan sendiri. Karena beberapa anak buahnya telah tumbang. Dia menyerang siluman itu dengan kekuatan mistiknya, pertarungan sengit pun terjadi meninggalkan Xia yu yang terlihat kebingungan.


Xia yu di buat pusing karena sosok bayangan itu tidak lagi menyerangnya. Tangannya menggantung di sisi kiri dan kanan. Kedua alisnya saling bertautan terlihat sangat keheranan.


Tiba-tiba dari arah belakang terlihat sosok bayangan hitam sedang terbang ke arah Xia yu. Kehadiran sosok bayangan itu tidak di sadari oleh Xia yu, karena dia sedang berada dalam fase terkejut.


"Ahh!"


Sosok bayangan itu meraih pinggang Xia yu dan langsung terbang ke atas pohon. Xia yu sangat terkejut dengan sosok bayangan yang meraih pinggangnya secara tiba-tiba. Dia langsung memberontak untuk melepaskan dirinya dari sosok bayangan itu. Namun terhenti ketika mendengar suara yang di kenali olehnya.


"Berhentilah bergerak atau kamu akan jatuh!"


Suara dingin itu terdengar oleh Xia yu. Seketika tubuh Xia yu menjadi tegang saat telinganya merasakan hembusan nafas hangat dari sosok bayangan hitam itu.


"Kakak Tua!"


Lirih Xia yu dalam keterkejutannya. Xia yu mendongkakkan kepalanya sehingga dia bisa melihat wajah dari sosok yang membawanya ke atas pohon.


"Ya, ini aku gadis kecil.."


Jawab Raja Iblis atau Huang Zhuzi sambil melepaskan tudung kepala yang tersambung dengan jubahnya. Penampilannya begitu mendominasi sehingga membuat Xia yu terbelalak kaget. Secepat inikah dia bertemu dengan Raja Iblis?



Kedua mata Huang Zhuzi menatap gadis di pelukannya. Tidak di pungkiri, Xia yu sedikit terkejut ketika melihat wajah pria itu. Untuk sesaat dia terpesona dengan penampilannya yang terlihat begitu segar.


Kedua mata tajam yang selalu menatap dingin pada makhluk lain terlihat hangat ketika bersi tatap dengan Xia yu. Di lihat dari samping, alis hitam Huang Zhuzi terlihat runcing di bagian ujungnya. Terlihat seperti sebilah pedang yang siap menghunus. Hidungnya yang begitu mancung ditambah bibir keriting yang seksi membuat pahatan wajah itu yang terlihat tegas dan sempurna.


Sayangnya sifatnya yang kasar, otoriter, kejam, bengis, dan segala keburukan di miliki olehnya membuat Xia yu enggan berhubungan dengannya.


'Glegk!'


Secara tidak sadar, Xia yu menelan saliva-nya. Baru kali ini dia melihat sosok Raja Iblis dalam jarak dekat. Huang Zhuzi terlihat begitu tampan dan segar. Terlihat seperti pemuda berandalan yang kaya raya.


"Apakah kamu terpesona?"


Suara hangat itu kembali terdengar. Dan pertanyaan itu, seratus persen menyadarkan lamunan Xia yu. Dia segera melepaskan tangan Huang Zhuzi yang melingkar di pinggangnya, namun dia tidak sadar kalau dirinya sedang berada di atas pohon. Sehingga kakinya tergelincir dan secara tidak sengaja tangannya meraih kembali lengan lelaki itu.


Secepat kilat Huang Zhuzi menarik tangan Xia yu dan memakai kembali topengnya. Setelah itu tangan kanannya kembali melingkar di pinggang Xia yu. Dan langsung membawa tubuh Xia yu ke dalam pelukan hangatnya.


Xia yu merasa malu dengan kecerobohannya. Dalam pelukan Tuan Neraka dia berbicara dengan lirih dan terbata-bata.


"Le.. Lepaskan!"


Lirih Xia yu sambil menundukkan wajahnya, enggan memperlihatkan wajahnya yang memerah karena rasa malu.


Melihat Xia yu yang malu dan salah tingkah, kedua sudut bibir Huang Zhuzi langsung terangkat membentuk senyuman yang manis dan seksi. Kemudian suara seksi itu kembali terdengar.


"Maaf gadis kecil, aku tidak bisa melepaskan mu. Karena aku harus membawamu pergi dari sini, sebelum penguasa tempat ini menyadari dirimu yang telah melarikan diri."


Setelah kata-kata itu keluar, Huang Zhuzi langsung mengarahkan telapak tangannya pada wajah Xia yu. Seketika kedua mata Xia yu tertutup bersamaan dengan tubuhnya yang melemas karena hilangnya kesadaran. Huang Zhuzi menggendong tubuh Xia yu dengan gaya Bridal style.


Dari atas pohon, Huang Zhuzi dapat melihat kalau Weyang telah berhasil mengalahkan Siluman Rubah. Weyang, mengikat tubuh siluman itu dengan Tali ajaibnya. Dia dan anak buahnya berjalan menghampiri Huang Zhuzi. Weyang dan yang lainnya langsung bertekuk lutut memberi hormat. Kemudian melaporkan perihal kejadian beberapa saat yang lalu.


"Lapor Yang Mulia. Siluman rendahan ini berniat membunuh Tabib Misterius. Untungnya kami segera tiba dan berhasil menghentikannya."


Mendengar laporan yang di sampaikan oleh anak buahnya. Wajah Huang Zhuzi berubah menjadi suram. Dia memberikan tatapan tajam pada sosok Siluman Rubah yang telah berani memiliki niat untuk membunuh Xia yu. Dia melirik gadis kecilnya yang ada dalam pelukannya. Kemudian, dia berkata dengan lirih namun sangat mengerikan.


"Habisi Dia!"


Ucapnya, setelah itu Huang Zhuzi terbang dengan membawa Xia yu dalam pelukannya. Meninggalkan anak buahnya yang sedang bertugas menjalankan perintahnya. Dia pergi menuju puncak gunung. Tempat dimana Artevak kapal terbangnya.


Sepeninggal Huang Zhuzi, Weyang langsung mengeksekusi Siluman Rubah itu dan menyusul kepergian Tuannya. Akhirnya orang yang bertemu lebih dulu dengan malaikat maut adalah Siluman Rubah. Bukan Xia yu


**tbc


Assalamu'alaikum..


Mohon maaf yang sebesar-besarnya., Karen lebih dari satu Minggu, author tidak update.


Kendala pertama masalah rumah tangga author..


Kendala kedua karena drop, kesehatan author benar-benar menurun drastis..


Kendala ketiga, innalilahi wa innailaihi rojiun. Author kehilangan Sosok kakek yang selalu membimbing dan menasehati author..


Dan pada malam ini, author kembali menulis. Semoga besok pagi author bisa kembali menulis.. terimakasih maaf cuma satu, insyaallah besok update lagi..