The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
244. Siasat..



***


'WUSHH!'


Xia yu muncul kembali di dalam kamar. Masih dalam posisi yang sama seperti saat dia meninggalkan kamar itu.


"Baiklah, malam ini aku mengalah. Tunggu besok pagi, aku akan memberi pelajaran kepada orang yang telah berani mengikat kedua kakiku. Lihat saja akan ku buat orang itu bersujud di kakiku. Humph!"


Umpatan Xia yu yang hanya bisa di dengar olehnya saja. Karena malam sudah semakin larut, dia memutuskan untuk tidur. Tidak berapa lama setelah dia merebahkan tubuhnya, dengkuran kecil pun terdengar. Bunyi dengkuran itu menandakan bahwa Xia yu telah masuk ke alam bawah sadarnya.


***


Dilain tempat..


Didalam kegelapan dan kesunyian hutan. Orang-orang berjubah hitam dengan lambang Kerajaan Kegelapan, masih menelusuri hutan yang di lewati oleh para Kultivator golongan hitam. Yang tadi siang menculik Tabib kecil dari Pertemuan Agung Obat Ajaib Negeri Awan.


Beberapa orang datang dari arah barat. Mereka berlari dengan kekuatan peringan tubuh yang membuat tubuh mereka terlihat seperti terbang.


'TAP!'


Beberapa orang itu berhenti berlari, ketika sampai di wilayah peristirahatan Pemimpin mereka. Salah satu dari beberapa orang tadi datang menghadap pemimpin kelompoknya. Dia memberikan sikap hormat dengan menaruh kepalan tangannya di depan dadanya. kemudian berkata.


"Memberi hormat kepada Kakak Pertama. Saya menghadap untuk menyampaikan berita dan penemuan yang saya dapat." Tutur kata salah satu orang kepercayaan orang yang dipanggil Kakak Pertama.


"Mm, bangkit lah.. berita apa yang kamu dapat?" Suara berat dan tegas itu berasal dari sosok pemuda tampan yang duduk di atas batu. Di hadapannya terdapat api unggun kecil yang berguna untuk menghangatkan tubuhnya dari kedinginan. Dia adalah Yuche, Tangan kanan Kaisar Yuan Zhu-Ming.


"Beberapa saat yang lalu, kelompok saya menemukan dua Kultivator golongan hitam dari kerajaan iblis. Mereka berdua membuang pakaian berwarna merah ini kedalam jurang, beruntungnya pakaian ini tersangkut dan kami berhasil mengambilnya. Sebelum pakaian ini di buang, dua Kultivator golongan hitam itu berbicara jika pemilik pakaian ini sudah sampai di Kerajaan Iblis. Bahkan korban yang diculik, saat ini sedang dikurung dalam kamar istimewa. Dengan penjagaan yang ketat dari kelima pengawal Kultivator tingkat atas di Kerajaan Iblis." Jelas pemimpin kelompok yang pergi ke arah barat.


"Mm, berikan pakaian itu padaku!" Ujar Yuche kepada pria itu. Dengan patuh, pria itu menyerahkan satu set pakaian berwarna merah kepada Yuche.


"Baiklah, untuk hari ini pencarian Tabib Misterius kita akhiri malam ini. Kita tunggu perintah selanjutnya dari Yang Mulia.." Jelas Yuche sembari meraih pedang yang tertancap di atas tanah


"Baik Tuan Yuche.." Begitulah jawaban dari lima belas Kultivator Warrior yang berada di kelompoknya. Atau bisa di bilang anak didiknya yang berada di kerajaan kegelapan.


Yuche adalah tangan kanan dari Pemimpin dua kerajaan sekaligus. Kerajaan Tiankong dan Kerajaan Kegelapan. Siapa lagi kalau bukan Kaisar Yuan Zhu-Ming.


Kaisar Yuan Zhu-Ming memiliki panggilan khusus ketika dia berada di kerajaan Kegelapan. Orang-orang disana akan memanggilnya dengan sebutan Tuan Neraka. Yuan Zhu-Ming akan merubah penampilannya ketika berada di Kerajaan Kegelapan.


Penampilannya akan lebih sederhana. Dia tidak akan menggunakan jubah kekaisaran seperti yang di lakukan di kerajaan utamanya. Dia bahkan mengenakan sebuah Topeng yang bergonta-ganti ketika menghadiri pertemuan dengan petinggi kerajaan kegelapan. Yang dimana semua petinggi itu juga menyamarkan penampilannya. Namun, semua petinggi itu tahu. Bahwa pemimpin Kerajaan Kegelapan sudah mengetahui identitas mereka sebenarnya.


Kelompok Yuche telah sampai ditempat peristirahatan Pemimpin Kerajaan Kegelapan. Di perbatasan Yuche di sambut Li Mo Han. Atau biasa di panggil kakak ketiga oleh para penjaga, pengawal, pelayan ketika dia berada di kerajaan kegelapan.


Li Mo Han, di panggil dengan nama panggilan Mo. pria muda berumur dua puluh tiga tahun, masih lajang dan masih perjaka. kemampuan beladirinya berada di tingkatan Warrior level Dua.


Mereka segera menghadap Pemimpin Kerajaan Kegelapan. Siapa lagi kalau bukan Tuan Neraka alias Yuan Zhu-Ming.


Yuche memberitahu berita apa yang dia dapat dari anak buahnya kepada tuannya.


Mendengar penjelasan dari tangan kanannya, Yuan Zhu-Ming mengambil keputusan untuk melanjutkan perjalanan besok pagi. Dia akan merebut kembali orang yang telah diculik oleh orang-orang dari kerajaan iblis. Kerajaan yang menjadi musuh bebuyutannya. Dia bertekad akan melakukan apapun agar bisa mendapatkannya.


***


🌄...


Pajar telah menyingsing, menandakan bahwa malam telah berganti pagi. Orang-orang mulai beraktivitas seperti biasanya. Namun ada yang berbeda di salah satu belahan dunia.


Seorang gadis sedang mengamuk di dalam kamar.


"Jangan sentuh aku!!" Bentak Xia yu menangkis lengan wanita yang bersiap membersihkan tubuhnya.


Beberapa saat yang lalu dia masih tidur. Namun ketika ada seseorang yang berani menyentuhnya, dia segera sadar dan langsung menangkis tangan pelayan yang bernama Lin ma. Dia adalah ketua Pelayan wanita yang di tugaskan untuk melayani Xia yu.


"Maaf Nona, saya pelayan yang di tugaskan untuk membantu anda membersihkan diri. Ini adalah tugas kami untuk melayani anda." Jelas Pelayan Lin, dia kembali menghampiri Xia yu. Dia mengambil selimut berkualitas tinggi yang menutupi tubuh Xia yu. Ada perasaan tidak suka yang di tunjukkan Pelayan Lin terhadap Xia yu.


"Permisi Nona.." Ujarnya menarik paksa pakaian atas Xia yu.


'Kurang ajar!' Umpat Xia yu dalam hati. Dia melirik tajam gadis di sampingnya, lalu berkata.


"Maaf Nona, saya hanya menjalankan tugas yang di berikan oleh pemimpin kami." Jawab pelayan Lin dengan seringainya.


Kedua ujung bibir Xia yu terangkat, menampilkan senyuman iblis yang siap memberi hukuman kepada pelayan bodoh itu.


"Kalau begitu, jangan salahkan aku.."


Setelah mengatakan itu, Xia yu mengeluarkan secuil kekuatan mistisnya dan mendorong pelayan Lin dengan telapak tangannya.


"Aakh!"


'BRUKH!'


Tubuh pelayan Lin menghantam pembatas kamar hingga, pembatas yang terbuat dari bambu itu ambruk. Keempat pelayan yang melihat kejadian itu hanya bisa berteriak histeris memanggil nama pelayan kurang ajar itu.


"Pelayan Lin!!"


Mereka berempat berlari menghampiri pelayan yang terlihat kesakitan setelah tubuhnya menghantam pembatas ruangan yang terbuat dari bambu kuning.


"Pergi kalian dari sini! Aku tidak butuh pelayanan kalian! Panggil orang yang telah mengikat kaki ku!" Bentak Xia yu kepada semua pelayan yang menatap ngeri kepadanya. Saking takutnya tubuh mereka ikut bergetar dan lidah mereka seolah kaku sampai-sampai tidak bisa mengeluarkan satu patah kata pun.


Teriakan dan kegaduhan yang berasal dari dalam kamar Xia yu, berhasil mengundang kelima Kultivator yang berjaga di luar kamar.


"Apa yang terjadi? Kenapa ribut sekali?!"


Weyang dan keempat temannya masuk kedalam kamar. Mereka terkejut melihat keadaan kamar yang berantakan. Pandangan mereka pun tertuju pada sosok gadis yang berada di atas tempat tidur. Tatapan gadis itu terlihat sendu. Namun tidak ada yang tahu jika itu semua hanya Siasat untuk mengelabui kelima Kultivator itu.


"Tuan. Sejak Nona itu bangun dia tidak bersedia menerima pelayanan kami. Nona itu hanya meminta orang yang mengikat kedua kakinya datang menghadapnya!"


Jelas salah satu pelayan wanita menjawab pertanyaan Weyang. Sementara ketiga pelayan lainnya membantu Pelayan Lin yang terlihat menahan sakit di sekujur tubuhnya.


Akhirnya Weyang memutuskan untuk menghampiri Xia yu dan berbicara. "Maaf atas pelayanan yang kurang baik dari kelima pelayan kami. Saya adalah orang yang telah mengikat kedua kak..."


"Jadi kamu orangnya!!" Suara Xia yu berhasil memotong ucapan pria yang bernama Weyang itu.


"Benar Nona.."


"Tolong lepaskan Tali Ajaib ini, aku ingin ke kamar kecil.." Pinta Xia yu dengan mimik wajah memelas, bahkan kedua matanya berkaca-kaca. Dia berusaha menipu orang yang bernama Weyang itu dengan trik gadis polos dan lemah.


Melihat raut wajah memelas itu, Weyang dan keempat Kultivator lainnya merasa terkejut. Bukankah dia gadis yang semalam memberontak untuk berhasil kabur?


Itulah yang menjadi pertanyaan mereka. Tapi kembali lagi, mereka mengingat pesan yang di sampaikan oleh tuan mereka.


"Perlakukan gadis kecilku dengan baik, jangan buat dia terluka. Jaga ketat gadis kecilku, jangan sampai dia berhasil melarikan diri lagi.." Begitulah pesan yang diberikan oleh Raja mereka semalam.


'Semoga ini bukan pertanda buruk!' Batin Weyang telah memutuskan pilihannya, untuk melepaskan Tali Ajaib itu.


"Mohon maaf Nona, saya tidak bermaksud lancang. Apakah anda bisa mengangkat sedikit pakaian anda.." Ucap Weyang dengan sangat sopan. Membuat orang-orang di dalam sana terkejut melihat sikapnya yang terlihat tunduk kepada gadis yang menjadi tawanan pemimpin mereka.


"Tentu saja, tolong lepaskan Tali Ajaib tingkat tiga ini. Aku sudah tidak tahan lagi.." Jawab Xia yu dengan seringai di bibirnya.


Weyang dan yang lainnya tidak sadar jika Xia yu mengucapkan Tingkatan tali ajaib. Yang menurut kabar, jika jenis tali itu tidak sembarang orang dapat mudah mengenalinya.


Lalu, bagaimana Xia yu bisa tahu?


Tentunya dia tahu dari buku catatan tentang Tingkatan Tali Ajaib..


****tbc


Sampai disini dulu Author-nya masih kurang sehat, insyaallah besok lanjut lagi..


Author usahakan setiap hari up, tapi jika tidak update. Itu berarti ada kendala ya.. Terimakasih..


Sarang Hae..😘**