
***
Flashback.on
Beberapa saat sebelumnya..
Didalam sebuah kamar yang lumayan besar, Seorang gadis baru saja sadarkan diri dari pingsannya. Tangannya terulur meraih tengkuknya yang terasa sedikit sakit.
"Akhh!" Kedua matanya terbelalak kaget, dia ingat kenapa tengkuknya bisa sakit. Xia yu langsung mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya, kemudian dia melihat sekeliling ruangan itu.
"Dimana ini?!" Ujar Xia yu tidak memahami situasi dan kondisi di tempat itu. Namun di saat yang sama, Xia yu mendengar pergerakan dari luar, dia segera terjaga.
Ternyata di luar kamarnya terdapat dua anak buah Raja iblis yang merupakan Kultivator tingkat Fighter sedang berjalan ke arah pintu, sepertinya mereka akan masuk kedalam kamar itu.
Xia yu tidak mau ambil resiko, dia segera bangun dan berdiri. Akan tetapi, dia merasa ada yang kurang dalam dirinya. Tangannya tanpa di perintah langsung memegang wajahnya, yang ternyata sudah tidak tertutupi Topeng dan rambut panjangnya juga sudah terjatuh dengan sempurna.
"Topeng ku!" Ucapnya dengan terkejut. Langkah kedua anak buah itu semakin dekat. "Tidak ada waktu lagi!"
Dengan cepat Xia yu meraih kain putih transparan yang tergantung di langit-langit kamar. Dia merobek kain itu dan menjadikannya sebuah cadar. Setelah itu dia bersiap untuk menghadapi bahaya yang belum dia ketahui.
'Kreett!'
Suara pintu terbuka, bersamaan dengan kemunculan dua lelaki yang memakai jubah hitam. Pandangan kedua lelaki itu langsung tertuju pada tempat tidur yang ada di kamar itu. Kedua mata mereka terbelalak kaget ketika tidak mendapati pemuda yang mereka bawa dari Pertemuan Agung Obat Ajaib di Negeri Awan.
"Dimana Pemuda itu?!"
"Apa kalian sedang mencari ku?!"
Pertanyaan kedua pria itu di jawab oleh Xia yu yang sekarang berdiri di atas plapon langit-langit kamar. Kedua Kultivator Fighter itu terkejut sekaligus terpesona melihat sosok berpakaian serba merah itu.
"Dasar Bocah tengik! Sedang apa kau di sana?" Ucap salah satu Kultivator yang baru sadar dari keterkejutannya.
"Siapa kalian? Kenapa kalian menculikku?!"
"Kau tidak perlu tahu! Hiyaa!!!"
Tidak menunggu ba-bi-bu lagi, kedua Kultivator itu langsung menyerang Xia yu. Pertarungan pun terjadi.
Flashback.off
Dua anak buah Raja iblis yang merupakan Kultivator Fighter itu tidak bisa mengalahkan pemuda berpakaian merah itu. Berulang kali mereka terkena serangan pukulan dan tendangan yang di berikan oleh sosok pemuda yang terlihat mempesona. Karena pakaian dan rambut panjangnya terbawa angin ketika bergerak.
Permainan Xia yu membuat Raja iblis memandangnya dengan cara yang berbeda. Sayangnya, setelah jatuh ke tangan Raja iblis, apakah dia bisa melarikan diri?
"Oow!"
Seorang pria berjubah hitam terjatuh ditendang oleh Xia yu. Seluruh tubuhnya terjatuh ke belakang hingga dia menggelinding di atas atap dan jatuh ke atas tanah. Dia mencengkeram dadanya dan menahan sakit sambil mengutuk Xia yu dengan amarahnya.
"Cih! Makanan apa yang dimakan bocah tengik itu! Kenapa kakinya begitu kuat?!"
Dari atas atap, Xia yu tidak dapat mendengar ucapan pria itu. Dia sekarang sedang menarik kaki teman pria itu dan memukulnya sampai berkali-kali.
"Tangkap dia!"
"Baik, Yang Mulia!"
Para Kultivator pada tingkat Warrior menjawabnya dengan patuh. Lima diantara mereka segera melompat sambil memancarkan aura yang kuat. Ketika mereka menyerang, mereka langsung menangkap Xia yu dan menahannya dengan erat.
"Aduh! Kalian bukan hanya mengeroyok tapi bahkan menyiksa orang yang lebih lemah! Oww! Berhentilah memutarnya! Itu lenganku bodoh!"
Xia yu berteriak marah ketika dia berhasil ditangkap oleh dua Kultivator Warrior. Dia menatap mereka dengan ganas. Inilah perbedaan dalam hal kekuatan, dimana hanya yang berkuasa yang bisa memerintah.
Dengan musuh yang sangat kuat, Xia yu tahu bahwa dia tidak bisa kabur dengan cara menyerang. Dia bisa saja menghilang, tapi jika begitu. Bisa di pastikan orang-orang itu akan memburunya sampai kemanapun.
Namun dia masih ingin berusaha, dan seperti yang di duga, kedua tangannya justru terpelintir.
"Oww!" Jerit Xia yu merasakan sakit di lengannya.
'Aww! Selama ini aku memelintir lengan seseorang, tapi aku tidak menduga bahwa rasanya akan sesakit ini.' Batin Xia yu, dia merasa tulangnya hampir lepas dari sendi-sendinya!
"Yang Mulia, kami sudah berhasil menangkapnya!" Dua Kultivator tingkat Warrior level dua berbicara sambil memegang kedua lengan Xia yu dengan kuat. Mereka membawanya kehadapan Raja Iblis.
Xia yu mendongkakkan kepalanya dan melihat sosok pria berambut putih yang mengenakan jubah bermotif Awan Gelap. Sosok itu berdiri di depannya sambil menekuk kedua tangan ke belakang. Xia yu dapat melihat pahatan wajahnya yang sempurna dan aura kuat yang berasal darinya. Namun dia lebih tertarik pada kedua mata merahnya.
"Siapa kamu? Apakah kamu yang memerintah mereka membawaku ke tempat ini?!" Ucap Xia yu dengan acuhnya. Dia bertanya pada Raja iblis dengan berani, membuat kedua pria yang memegang lengannya terkejut.
Bukan hanya mereka, ternyata Raja iblis juga terkejut. Karena Xia yu bertanya sambil menatap wajahnya. Raja iblis dapat melihat tatapan Xia yu yang tidak memiliki ketakutan sedikitpun terhadapanya. Hal itu membuat kedua alisnya mengkerut.
"CK.. Ternyata kamu pemuda yang sangat berani rupanya." Dengkus Raja iblis.
"Tentu saja!" Jawab Xia yu.
Tiba-tiba Xia yu dapat melihat pria itu mengeluarkan beberapa ledakan energi Qi. Seketika, tubuh Xia yu menjadi lemas. Tidak berapa lama dia tidak sadarkan diri dan tergeletak di atas tanah.
"Suruh pelayan untuk membersihkan tubuhnya dan buang bajunya di hutan. Setelah itu kurung dia. Jika dia berhasil melarikan diri lagi, kalian semua yang harus bertanggung jawab!"
Ucap Raja Iblis yang melihat dan mencium bau tanaman herbal dari pakaian Xia yu. Maka dari itu dia menyuruh anak buahnya untuk membuang pakaian Xia yu di hutan, agar orang-orang yang mengenalnya salah mengira jika dirinya telah tewas di dalam hutan.
Setelah mengatakan semua itu, Raja iblis pun mengibaskan lengan jubahnya dan segera pergi dari sana.
"Baik Yang Mulia!" Para Kultivator Warrior itu berseru dengan hormat. Mereka segera menarik tubuh Xia yu yang tergeletak di tanah.
Xia yu di bawa ke dalam kamar tempat dimana tadi dia di kurung. Seorang pelayan pria datang membawa ember yang berisi air hangat untuk membersihkan tubuh Xia yu dan mengganti pakaiannya. Namun, pelayan itu tidak menduga ketika dia baru saja selesai membuka kain putih yang berada di wajahnya.
Pelayan itu langsung terperanjat karena kaget. Dengan perasaan gugup dia melirik daerah dada Xia yu, kemudian dia menatap dadanya sendiri lalu menatap dada Xia yu lagi. Di waktu yang sama Pelayan itu menelan saliva-nya secara kasar, bahkan Jakun pelayan itu terlihat naik turun dengan lambat. Seolah menelan sebuah rahasia yang baru saja dia ketahui.
"Ada yang tidak beres.." Lirih pelayan pria itu.
****tbc
Hayo, kenapa**...?