
Kini xia yu dan fang yin tiba di sebuah kedai besar yang bisa di ibarat kan jika di abad-21 itu adalah sebuah butik terkenal dengan pengunjung dari kalangan atas.
xia yu dan fang yin menitip kan kuda mereka pada penjaga atau tukang parkir di kedai itu. kemudian mereka masuk ke dalam kedai dan mendapat kan sorotan karena penampilan mereka yang terkesan gembel bagi pelayan tiko dan para gadis yang tengah belanja di sana,
"maaf anda tidak boleh masuk.." ujar seorang pelayan wanita yang menghadang xia yu dengan mencekal tangan nya.
fang yin berdecak kesal dengan tingkah pelayan itu. dia pun melepaskan cekalan di tangan xia yu sambil berkata. "lepaskan tangan nona ku.!" ujar nya.
"heh.. nona.? apa aku tidak salah dengar.? kenapa kau memanggil nya nona.? kalian hanya gemb*l..! tidak pantas dengan sebutan nona." tukas si pelayan.
"kau..!" bentak fang yin. namun segera di tahan oleh xia yu.
"lalau seperti apa nona bagi mu.?" tanya xai yu.
"nona itu seperti mereka.. lihat lah, paras wajah cantik, tubuh yang molek pakaian bersih dan modis. tidak seperti kalian yang dekil, kotor, bau dan jelek pula." jawab si pelayan yang di benar kan oleh pelayan lain nya.
"benar kalian hanya gemb*l tidak pantas berada di sini.!" ujar si pelayan.
"memang nya kenapa jika kami gemb*l.?" tanya xia yu dia ingin sekali menyumpal mulut pelayan di hadapan nya itu dengan kain kotor yang di pakai nya. (perlu kalian tahu jika xia yu memakai hanfu kualitas tinggi namun dia sengaja mengotori nya dengan tanah untuk bisa masuk ke dalam kota ini. agar terlihat seperti orang telah melakukan perjalanan yang jauh.)
"karena kalian tidak akan mampu membeli pakaian yang ada di toko ini.!" ujar gadis cantik yang sedang mencoba pakaian yang akan di beli nya.
"oh.. masalah nya hanya koin kan.? tenang saja kami punya banyak koin dari perak sampai emas bahkan tael emas kami punya." imbuh fang yin.
gadis lain nya menghampiri xia yu dengan memainkan kipas bulat di depan dada nya. "mana ada gembel yang memiliki koin emas.. kalian ini sedang menghayal ya.?" ujar nya mencemooh xia yu dan fang yin.
xia yu menyilang kan kedua tangan nya di dada. kini dia menatap fang yin dan berkata dengan nyinyir nya mencemooh balik para gadis itu. "fang yin apakah ini yang kau sebut toko pakaian terkenal itu.? menurut ku tempat ini seperti tempat sekumpulan para gadis manja. sekumpulan nona yang tidak memiliki tata krama sebagai gadis kelas atas." ujar nya dengan seringai tipis di bibir nya.
"maaf nona, fang yin tidak tahu jika toko ini tidak memiliki standar yang bagus dari segi pelayanan nya. saya hanya tahu jika kualitas pakaian di sini adalah yang terbaik." jawab fang yin merasa bersalah pada xia yu karena mereka menghina nona nya.
seorang gadis lain nya yang tengah di dandani oleh para pelayan pun angkat bicara karena merasa risih dengan perdebatan xia yu dan para pelayan toko. "lebih baik kalian berdua buktikan pada mereka jika kalian bukan gemb*l seperti yang mereka sebut, dari pada hanya berdebat tidak penting." ujar nya dengan masih fokus pada buku yang di pegang nya.
"bagaimana kami bisa membuktikan jika kami di halangi oleh pelayan tak tahu diri ini.!" ujar fang yin kesal.
"benar juga.. hey kau biarkan kedua gadis itu memilih salah satu baju di toko ini.. jika mereka tak bisa membayar aku yang akan membayar nya." ujar gadis itu pada pelayan yang menghadang xia yu dan fang yin.
"baik putri.." jawab pelayan itu. dia pun mempersilahkan xia yu masuk ke dalam toko.
gadis yang di panggil putri itu adalah Su fanghua. seorang putri dari kerajaan xifang yang baru saja kembali dari kerajaan xing untuk urusan pertunangan nya bersama pangeran chang yi xing. mereka berdua telah di jodoh kan oleh orang tua mereka. umur mereka berdua hanya berjarak tiga tahun lebih tua chang yi xing.
putri su fanghua selalu berkunjung ke toko pakaian itu untuk membenahi diri nya sebelum pulang ke kerajaan nya. dia adalah gadis yang bersikap apa ada nya tak ada kesombongan atau pun keangkuhan yang selalu di miliki oleh gadis cantik yang si keluarga bangsawan lain nya.
kini xia yu dan fang yin masuk ke dalam toko dan benar saja di dalam toko itu di penuhi dengan pakaian yang berkualitas tinggi. design pakaian itu berbeda-beda membuat xia yu dan fang yin sedikit kebingungan. para pelayan tak bisa menghentikan mereka karena mereka tidak bisa melawan seorang putri bukan.
xia yu telah memilih beberapa hanfu sederhana, dan pakaian sexsi entah itu ciri khas dari kerajaan mana yang pasti xia yu suka dengan detail pakaian berwarna biru langit itu. pakaian itu menampil kan belahan dada dengan aksen bulu di bagian pundak. namun untuk pakaian yang akan xia yu gunakan saat ini adalah pakaian pria berwarna biru tua dengan kerah yang tinggi dan dan hiasan kepala berwarna perak.
sedangkan fang yin perhatian nya tertuju pada hanfu kuning yang terlihat indah dan menarik di mata nya. dia bercita-cita untuk memakai nya di lain hari untuk menghadiri sebuah pesta mungkin bersama nona nya. fang yin juga mengambil pakaian sexsi yang seperti xia yu namun dia lebih pakaian nya tertutup di bagian atas nya. fang yin menentukan baju pilihan nya pada pakaian putih dengan sabuk hitam untuk di pakai nya saat ini.
xia yu dan fang yin tidak memakai pakaian yang terlalu mencolok untuk sekarang. karena mereka akan melakukan perjalanan ke barat untuk bisa sampai ke hutan keabadian yang ada di antara kerajaan bei (utara) dan kerajaan tiankong (langit). kerajaan bei di pimpin oleh kaisar lian wei yang berumur 30an dan kerajaan tiankong di pimpin oleh kaisar termuda yang bernama Yuan Zhu-ming yang berumur sekitar 27thn.
xia yu dan fang yin memesan satu kamar pemandian untuk membersihkan tubuh mereka. mereka hanya membawa satu set baju untuk mereka pakai. sedang kan yang lain nya mereka simpan di tempat kasir. kemudian mereka masuk ke dalam kamar itu dan memulai rutinitas mandi nya. tidak butuh waktu lama untuk mereka mandi. dalam kurung waktu 20 menit xia yu dan fang yin telah selesai mandi dan berpakaian. kini wajah mereka telah bersih dengan baju yang mereka pakai.
Dengan pakaian baru nya xia yu menampil kan gadis cantik yang terkesan dewasa dan tegas. tatapan nya tajam seperti elang yang tengah memburu hewan buruan nya.
sama hal nya dengan fang yin yang kini berpenampilan berbeda dari yang biasa nya. poni yang selalu menutupi kening nya, kini dia selip kan pada gelang rambut dan sela-sela rambut pan jang nya. fang yin terlihat seperti gadis cantik yang tangguh dengan hisan sabuk hitam di tengah nya.
>>>
...Krieett...
mereka berdua adalah xia yu dan fang yin yang baru saja keluar dari kamar dan membuat semua orang terkejut dengan penampilan baru mereka. semua orang menatap takjub kecantikan yang sempurna di miliki oleh kedua gadis itu. kulit putih bersih nan mulus menyatu dengan warna pakaian mereka. bahkan kulit xia yu sangat kontras dengan warna biru itu.
..Cantik..
satu kata yang menjadi pembicaraan para gadis yang tengah bergosip itu. bahkan putri su fanghua pun berdiri dari kursi nya karena dia sangat terkejut dengan penampilan baru xia yu dan fang yin.
"ke dua gadis itu cantik sekali..!!"
"siapa mereka..?"
"bukan nya yang masuk ke dalam kamar itu adalah dua gadis kotor tadi.?"
"dari mana kah mereka berasal.?"
"apa mereka seorang nona yang melarikan diri.?"
"ya ampun.. kulit nya putih bersih sekali.."
itulah ucapan dari para gadis yang terpesona pada xia yu dan fang yin. mereka bahkan lupa jika telah, mencemooh mereka berdua dengan sebutan gemb*l.
xia yu dan fang yin menghampiri meja panjang yang di gunakan untuk melakukan pembayaran atau bisa di sebut kasir. dan di lain tempat su fanghua kini tengah berjalan ke arah mereka.
"ternyata kalian memang bukan gemb*l yang seperti mereka sebutkan.. kalian sangat cantik." ujar su fanghua berdiri di hadapan xia yu.
"terimakasih.. ternyata masih ada seorang nona yang memiliki tata krama di kota ini.. kelak jika aku bertemu dengan mu kembali aku akan membantu mu tanpa kau minta seperti yang kau lakukan tadi." jawab xia yu sembari menyerahkan satu kantung koin emas pada fang yin untuk membayar belanjaan nya.
"biar aku saja yang membayar nya." ujar su fanghua mencegah fang yin.
"tidak perlu.. kami tidak kekurangan. aku tidak mau berhutang lebih dari satu kali pada orang yang baru saja ku temui." ujar xia yu.
"jika saya boleh tahu siapa kah nama kalian dan berasal dari mana.?" tanya su fanghua.
"nama ku xia yu dan dia teman ku fang yin tolong jangan beritahu nama ini pada siapa pun." jawab xia yu berbisik di telinga su fanghua. dia memberitahu su fanghua karena xia yu tahu jika gadis di hadapan nya ini adalah gadis baik dan pintar menjaga rahasia.
sedangkan su fanghua mengerti maksud xia yu yang tidak mau di kenali oleh para pelayan dan nona yang ada di sana jadi dia pun menjawab nya dengan anggukan kepala nya. "mm.." gumam nya.
xia yu beralih pada fang yin yang telah selesai membayar semua baju yang di beli nya yang sudah di bungkus dengan kain merah dan kuning. "sudah.?" tanya xia yu memastikan.
"sudah nona.." jawab fang yin dengan memegang dua bungkusan nya di tangan kiri dan kanan sudah siap untuk melanjut kan perjalanan nya lagi.
..puk..
xia yu menepuk bahu su fanghua dan berkata.
"semoga kita bisa bertemu lagi.." ujar nya dengan senyuman manis pada gadis di hadapan nya. kemudian dia melangkah pergi dari tempat itu di ikuti oleh fang yin di samping nya.
su fanghua merasa hangat dengan sikap xia yu. baru kali ini dia merasa seperti mempunyai teman yang memang berteman dengan tulus, tanpa ada hal yang bersangkutan dengan jabatan nya sebagai seorang putri. su fanghua mengejar xia yu dan meneriakkan perhatian nya. "hati-hati..
aku juga berharap bertemu lagi dengan kalian.!!"
xia yu dan fang yin berbalik saat mendengar ucapan nya. xia yu melambaikan tangan nya untuk perpisahan mereka. setelah itu dia menaiki kuda nya di ikuti oleh fang yin dan meninggal kan toko itu dengan kuda mereka. su fanghua tidak mengetahui jika xia yu adalah mantan istri raja liu. kakak dari calon suami nya. tapi xia yu tahu siapa su fanghua. dari dia seorang putri dan juga calon menantu kerajaan xing.
****tbc
maaf jika ada typo.. semoga kalian tetap suka dengan novel ini..
dukung terus author nya ya**..
**biar author nya semangat..
author sayang kalian maka dari itu author berusaha untuk up setiap hari lagi**..