The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
236. Tabib Misterius yang Asli...



***


"PROKK! PROKK! PROKK!"


Riuh tepukan tangan mengapresiasi kehebatan pengobatan Xia yu. Mereka sangat-sangat terkejut dengan kehebatannya. Anak remaja yang tadi di ambang kematian kini telah lepas dari ancaman itu. Bahkan kini wajahnya terlihat berseri meski pucat di wajahnya belum hilang.


...


Semua orang bertepuk tangan berdiri dari duduknya. Mereka sangat kagum terhadap sikap Xia yu yang tidak tinggi hati. Xia yu memilih merendah dari pada harus membual tidak jelas seperti yang di lakukan oleh Yuri dan ayahnya.


"WOOWW!!"


"Hebat!"


"Sungguh luar biasa!"


"Menakjubkan!"


"Jenius!"


Decak kagum orang-orang di dalam aula. Bahkan kedelapan Juri juga ikut berdiri tangan bertepuk tangan.


'Dia kah orangnya?' Batin seseorang yang takjub dengan aksi heroik Xia yu.


"Sepertinya, Tuan Muda itu adalah Tabib Misterius yang Asli!" Ucap orang-orang yang yakin jika Tabib Misterius yang asli adalah Xia yu.


"Benar! Lihat sikap rendah diri dan ke telatenannya mengobati anak remaja itu. Aku belum pernah melihat seorang tabib yang bisa mengobati luka pedang sampai tertutup kembali seperti itu!"


Biasanya luka sayatan itu akan membekas dengan bekas luka yang besar, karena kulit yang menganga itu tidak menutup. Tapi, begitu melihat aksi Xia yu. Mereka langsung terpesona dan jatuh cinta terhadap kejeniusannya. Jika ada para gadis di aula itu, mungkin mereka akan menjerit dan langsung menjadi fansnya.


Tidak berselang lama. Pandangan semua orang yang berada di aula itu menatap Yuri dengan tatapan jijik. Melihat pandangan orang-orang di sana, Yuri langsung merasa gugup dan takut. Rasa malunya telah hilang beberapa saat yang lalu.


Sementara Xia yu memerintah Fang yin menghampirinya. Kemudian dia memberikan beberapa token berwarna hitam dan emas. Yang bertuliskan Kerajaan Xing, Kerajaan Xifang dan Token VIP Pasar gelap di tiga kerajaan. Setelah itu dia memerintahkan Fang yin memperlihatkan semua token itu kepada ke delapan juri. Untuk bukti identitasnya.


Semua orang dapat melihat Fang yin berjalan menghampiri ke delapan Juri dengan wajah yang datar. Tidak terlihat tegang atau gugup sama sekali. Selama mengikuti Xia yu dan memiliki panggilan Feng yi, Fang yin juga memiliki aura yang dingin. Sikap hangatnya hanya akan di tunjukkan pada Nona dan keluarganya.


Setibanya di hadapan ke delapan juri, Fang yin memberi hormat sebelum menghampiri mereka. Setelah itu, dia memberikan Keenam Token yang di berikan Xia yu tadi.


Ke delapan Juri itu mulai memperhatikan dan mereka terkejut. Ternyata Orang yang tadi mereka pandang sebelah mata itu, adalah orang yang menggemparkan dunia Medis.


Yuan Zhu-Ming rahangnya karena kesal. Wajahnya terlihat benar-benar suram, membuat semua orang yang ada di aula itu bergidik ketakutan. Seketika aura dingin menekan semua orang, bahkan Xia yu juga bisa merasakan tekanannya.


Pria tampan itu meminta pria paruh baya di sampingnya untuk menjatuhi hukuman berat, kepada pasangan ayah dan anak yang telah menipu semua orang itu. Setelah itu dia melangkah pergi keluar dari barisan ke delapan Juri. Sebelum keluar dari aula, Yuan Zhu-Ming melirik sekilas pemuda yang juga sedang menatap kepergiannya.



Setelah kepergian Yuan Zhu-Ming. Kedua orang yang telah menipu semua orang pun langsung di bawa paksa oleh para penjaga yang bertugas di sana. Para penjaga di negeri awan bukan sembarang orang biasa. Karena mereka memiliki tingkat kultivasi yang masing dari penjaga berada di tingkat Fighter tingkat satu, dua dan tiga saja. Bahkan ada yang telah mencapai tingkat Warrior.


"Jangan sentuh aku bodoh!!" Bentak Yuri yang memberontak ketika dua penjaga telah berhasil memegang kedua lengannya.


"DIAM!!" Balas bentakan dari kedua penjaga yang memang sudah sangat kesal dengan gadis itu. Para penjaga yang di bertugas menangkap pasangan ayah dan anak itu tidak memperdulikan teriakan dari mereka.


***


Beberapa saat kemudian setelah kegaduhan itu terjadi. Saat ini, Xia yu yang sedang mendengarkan Ketua Mu berbicara mengenai nama dan tingkat kemampuan beberapa Kultivator medis yang akan menjadi lawan mereka. Ketua Mu juga menceritakan kepada Xia yu mengenai bidang keahlian mereka.


Satu jam kemudian, ketika semua orang masih melakukan persiapan terakhir, delapan Juri dari Kultivator Medis Negeri Awan mengumumkan bahwa Pertemuan Agung Obat Ajaib telah resmi dimulai.


Tahap pertama adalah babak penyisihan. Para Kultivator Medis tidak perlu bersaing secara langsung pada tahap itu. Tahap pertama akan dinilai dari berdasarkan tingkat dan jenis obat, yang telah di buat oleh masing-masing peserta sebelum datang ke acara Pertemuan Agung Obat Ajaib.


Semua obat akan dinilai oleh ke delapan Juri dan akan di putuskan. Apakah obat yang mereka buat lulus seleksi atau gagal. Sistem Eliminasi akan di terima oleh peserta yang gagal.


"Toko Obat Sejahtera, Senyawa Pereda Nyeri. Gagal!"


"Keluarga Guan, Obat Pelebur Darah, efeknya terlalu lemah dan lambat. Gagal!"


"College Redge, Cairan Pembubaran Gas, di buat tidak merata dan terlalu keras hingga lambat bereaksi. Gagal!"


Orang-orang yang berdiri di bawah panggung mendengar delapan Juri telah mengumumkan kegagalan peserta satu demi satu. Mereka menjadi semakin gugup. Sebenarnya, obat yang mereka perlihatkan untuk kompetisi adalah obat uang menurut mereka bisa mendapatkan peringkat. Namun, ketika obat itu ada pad tangan para Kultivator Medis Senior yang memiliki standar tinggi, obat mereka tidak ada apa-apanya.


Kedelapan Juri itu sepertinya benar-benar pemilih dan terlalu ketat. Hal itu membuat peserta lainnya cemas jika obat yang mereka perlihatkan juga akan gagal. Beda halnya dengan Xia yu, obat yang dia buat berhasil lolos dalam seleksi tahap pertama.


"Saudara Tabib Kecilku, dengan obat yang kamu racik, aku rasa orang yang bisa menjadi lawanmu hanyalah guru dari Akademi Awan Berbintang dan pria tua dari Kota Tanaman Obat." Ketua Mu lanjut berkata.


"Guru yang mengajar di bidang Medis Akademi Awan Berbintang tidak pernah ikut dalam Pertemuan Agung Obat Ajaib selama beberapa tahun terakhir. Entah mereka akan ikut serta dalam kontes tahun ini atau tidak. Sedangkan Pria tua dari Kota Tanaman Obat telah menjadi pemenang selama tiga tahun berturut-turut. Pria tua itu adalah Kultivator Medis yang terhormat dari Kota Tanaman Obat. Dia adalah Kultivator Medis tingkat Tujuh!"


"Bagaimana dengan Kultivator Medis dari Akademi Awan Berbintang? Seberapa tinggi tingkatnya?" Kedua mata Xia yu berbinar, ketika sebuah ide terlintas di pikirannya.


Menurut kabar angin, sangat sulit bagi seorang murid untuk bisa masuk ke Akademi Awan Berbintang. Tapi, jika Xia yu bisa masuk kesana sebagai Kultivarit Medis yang ingin menjadi Guru, bukankah hal itu bisa mempermudahnya keluar masuk perpustakaan, membuat Xia yu bebas membaca buku tentang Alchemist Golongan Putih dan Hitam?


"Lencana Kultivator Medis yang dia kenakan di dadanya menunjukkan bahwa dia adalah Kultivator Medis tingkat Tiga. Kemampuannya dalam bidang Medis lebih tinggi daripada pria tua dari Kota Tanaman Obat."


Setelah mengatakannya Ketua Mu menghela nafas. Dia sudah merasa kalau mereka akan gagal lagi tahun ini.


"Saudara Tabib Kecilku harus mengusahakan yang terbaik. Lagipula, dikalahkan oleh Kultivator Medis tingkat Tiga dari Akademi Awan Berbintang bukanlah hal yang memalukan."


Sudut bibir Xia yu melengkung ke atas setelah mendengarnya. Dia menunjukkan senyuman tipis saat berkata.


"Kita bahkan belum tanding! Bagaimana anda tahu kalau kita akan kalah?" Setelah mengatakan itu. Terdengar suara lantang daru panitia kompetisi.


"Sekarang kita akan melanjutkan tahap kedua penilaian. Bisakah ke tiga puluh Kultivasi Medis yang terpilih naik ke atas panggung?"


Kalimat yang terdengar dari atas panggung membuat orang di sekelilingnya terdiam. Mereka melihat meja panjang yang ditempatkan di atas panggung di penuhi dengan tumpukan tanaman obat yang berantakan. Tiga puluh Kultivator Medis yang maju ke tahap selanjutnya berjalan dari kerumunan orang menuju ke atas panggung.


Xia yu yang sedang naik ke atas panggung tiba-tiba merasakan ada kekuatan yang mendorongnya dari belakang. Setelah itu, tubuhnya terhuyung ke depan dan membuatnya terjatuh ke bawah..


****tbc


Sambung besok lagi yah, author kurang sehat jadi ga bisa gadang terlalu lama**..