
Xia yu tiba di dalam kamar megah yang di tempati oleh putra mahkota dan istri nya. di dalam ruangan itu terdapat wanita hamil yang tengah di khawatirkan oleh suami nya dan keluarga nya karena dia tengah hamil tua namun tidak kunjung melahirkan padahal si jabang bayi terus saja kontraksi menunjukan jika waktu nya dia terlahir ke dunia ini.
xia yu dapat melihat kecemasan dari semua orang yang berada di sana. melihat itu xia yu langsung memutuskan bahwa dia akan menolong istri putra mahkota melahirkan dengan syarat meminta kaisar untuk melepaskan gadis yang tengah di jadikan jaminan atas diri nya. sesaat kemudian xia yu menghilang dari balik jendela tempat dia masuk dan mengintip kedalam kamar di bersembunyi di dalam tempat pemandian penerus kerajaan ini.
***
Hari telah berganti malam dan waktu menunjukan pukul tujuh malam tepat dimana acara lelang itu berlangsung. xia yu baru saja keluar dari ruang dimensi untuk mengganti pakaian nya yang dia pakai saat bertemu dengan fang yin. xia yu memakai pakaian serba putih ciri khas seorang tabib tapi dia tetap memakai tudung putih dan topeng wajah nya untuk berjaga-jaga jika ada angin atau orang yang membuka tudung nya secara tiba-tiba karena penasaran.
...krett...
suara pintu terbuka oleh sosok gadis yang tubuh nya di tutupi dengan kain putih dari ujung kepala sampai kaki muncul dari balik pintu membuat semua orang terkejut. sosok putih adalah xia yu, dia seperti aliran air bersih dan suci yang terjun dari atas tebing membuat semua orang terpesona dengan keindahan tubuh nya yang tertutup membuat semua orang penasaran pada saat melihat nya.
bahkan kelima saudara jiang yang sudah mengetahui jati diri nya tetap saja terpesona dengan penampilan xia yu yang anggun, elegan, sederhana, dan misterius akan kecantikan nya yang tertutup.
beberapa saat lalu xia yu menyuruh jiang yu untuk menunggu nya di luar ruangan, tapi xia yu tidak menduga jika adik-adik nya juga ikut menunggu padahal kedai mereka sedang ramai-ramai nya oleh pengunjung.
'cantik..' batin mereka berlima menilai penampilan xia yu.
"kenapa kalian semua ada di sini.?" tanya xia yu pada mereka berlima.
"...." tapi hanya keheningan jawaban dari pertanyaan xia yu. ternyata kelima saudra jiang masih terdiam karena terpana oleh xia yu.
"jiang yu.." panggil xia yu menatap ke arah nya yang kini berpenampilan berbeda.
"m.. ..ka..kami menunggu nona." jawab jiang yu tersadar dari pesona xia yu.
"ayo kita berangkat sudah waktu nya kita muncul." ujar xia yu mengajak jiang yu pergi ke tempat tujuan nya.
"nona apakah saya boleh ikut.?" tanya jing yi dia ingin sekali ikut.
"tidak ini terlalu bahaya.. aku tidak mau melibatkan kalian terlalu dalam. bagaimana jika ada orang yang mengenali mu dengan mulut mu yang tidak bisa diam itu." jawab xia yu. memang benar yang di bilang nya jika jiang yi adalah saudara jiang yang paling bawel bahkan lebih cerewet dari seorang perempuan terlebih dia memiliki keingintahuan yang tinggi. maka dari itu xia yu lebih memilih pergi dengan jiang yu yang terlihat kalem tidak banyak bicara layak nya pengawal yang akan lebih banyak bertindak dari pada bicara.
"tapi.." rengek jiang yi. xia yu hanya geleng-geleng melihat tingkah jiang yi yang seperti anak kecil.
jiang ye dan jiang yi.
"diam lah kita sudah terlambat..." ujar jiang yu menyela rengekan adik nya.
"baik lah.." jawab jiang yi mengalah.
"mari nona.." ujar jiang yu mempersilahkan xia yu untuk melangkah terlebih dulu dan kemudian di ikuti oleh mereka berlima dari belakang.
"ternyata kau sangat tampan dengan pakaian seperti itu." goda xia yu yang sedikit terpana pada sosok jiang yu yang terlihat gagah.
malam ini jiang yu yang berpakaian serba hitam dengan setengah wajah nya yang di tutup oleh topeng hitam baju. jiang yu memakai topeng hitam itu atas perintah dari xia yu yang dia berikan saat meminta nya berperan sebagai seorang pengawal pribadi karena xia yu tahu jika kemampuan beladiri jiang yu sudah mencapai fighter tingkat tujuh berkat pelatihan nya yang serius saat berkultifasi dan bermain pedang. jiang yu berlatih karena perintah xia yu agar dia bisa melindungi saudara-saudara nya dia juga berlatih bersama jiang ye dan jiang yi yang berbeda dua tingkat kultifasi dengan nya.
kenapa xia yu menyuruh jiang ye menutupi wajah nya.?
itu karena xia yu tidak mau jika ada orang yang mengenal jiang yu dan berimbas tidak baik nanti nya, berhubung xia yu akan kembali pergi dari kerajaan itu bersama fang yin setelah membebas kan dia dan keluarga nya dari ancaman orang-orang yang mengira diri nya adalah gadis yang mengobati tuan muda yisan.
penyamaran itu bukan hanya karena tidak mau di kenali oleh orang orang tapi tentu nya ingin menarik perhatian semua orang di sana untuk menghilang kan pendapat keluarga tuang gong dan menjalan kan rencana nya untuk bisa masuk ke dalam istana menyelamat kan fang yin serta keluarga nya.
...
xia yu dan jiang yu pergi melalui pintu belakang. mereka pergi dengan kereta kuda yang di miliki keluarga jiang. kereta itu bisa di bilang cukup mewah karena hiasan emas di setiap sudut kereta yang berwarna hitam. hanya butuh beberapa menit untuk sampai di toko kemakmuran milik tuan ji.
saat tiba di sana xia yu bisa melihat jika bukan rakyat biasa saja yang pergi ke sana melainkan para bangsawan dan juga ada prajurit istana, tentu nya tuan muda yisan dan ayah nya juga berada di sana karena mereka mendengar pengumuman dari pekerja tuan ji yang mengumumkan bahwa malam ini akan ada tabib misterius yang melelang pil pembersih tingkat satu di toko lelang nya. tentu nya kabar itu menarik perhatian semua orang yang beraada di kerajaan ini.
...citt...
suara decitan roda kereta yang berhenti di depan toko tuan ji.
jiang yu turun lebih dulu dari kereta, dia membuka pintu kereta dan mempersilah kan xia yu turun dengan bantuan uluran tangan nya seperti putri cinderlla yang baru saja turun dari kereta kencana nya langsung menarik perhatian orang orang yang berada di luar toko.
salah satu pria baya yang sejak dari tadi menunggu kedatangan nya menghampiri nya dengan langkah nya yang lebar menyambut tamu yang jadi icon malam ini.
"selamat datang tabib.." ujar tuan ji.
"terimakasih.." lirih xia yu dari balik topeng nya.
mereka bertiga pun masuk ke dalam di ikuti dengan pegawai yang bekerja di toko itu. saat masuk xia yu langsung menjadi sorotan dari orang-orang yang berada di sana. mereka semua terpesona dengan sosok putih yang baru saja masuk ke dalam ruangan besar tempat para tamu di persilahkan duduk.
tuan ji membawa xia yu ke tempat vip yang berada di lantai dua. kabar kedatangan nya sampai pada telinga para bangsawan dan tuan gong dan anak nya yang berada di ruangan sebelah yang di siap kan oleh tuan ji untuk xia yu.
para bangsawan itu dapat melihat xia yu dari tempat mereka duduk yang terbuka untuk melihat kelangsungan acara lelang dari lantai dua. mereka sangat penasaran dengan sosok putih yang mempesona itu.
"kurasa tabib itu seorang perempuan.."
"mana mungkin.. tidak ada tabib yang berjenis kelamin perempuan.. semua tabib itu pria."
"tapi tubuh tabib itu sangat kecil.. mana ada pria yang memiliki tubuh sekecil itu."
"mungkin saja dia adalah lelaki tua yang sudah berumur."
"masa iya lelakii tua bisa berjalan dengan sangat tegak seperti itu."
"ayo taruhan tabib itu siapa yang bisa menebak perempuan atau pria."
"aku pilih perempuan.!"
"aku pilih pria.!"
beberapa argumen yang terdengar oleh xia yu dan jiang yu mereka hanya tersenyum kecut saat mendengar nya. orang di sana tidak bisa menebak apakah dia perempuan atau pria karena tubuh nya tertutup sempurna dengan pakaian dan tudung nya yang menutupi setengah badan nya. xia yu tidak memakai sedikit pun perhiasan di kepala dan telinga nya rambut hitam nya dia ikat setengah dengan pita putih senada dengan pakaian nya.
....Gooong...
"para hadirin sekalian saya lian ji selaku pemilik toko kemakmuran berterimakasih atas kedatangan kalian di acara lelang malam ini. saya juga ingin berterimakasih kepada tabib muda yang baru saja tiba. terimakasih sudah berkenan melelang pil legendaris yang sangat di cari oleh para kultivator muda mau pun tua." ujar tuan ji. tangan nya menunjuk kan posisi dimana xia yu duduk saat berterimakasih pada nya. xia yu membalas ucapan terimakasih nya dengan anggukan kepala nya sebagai jawaban nya. tentu saja itu kembali menarik perhatian semua orang.
tuan ji memerintahkan pekerja nya untuk membawakan kotak kecil coklat yang berisi pil buatan xia yu. tuan ji membuka kotak itu dan memperlihat kan nya pada semua orang yang berada di sana. dia juga memanggil alchemist yang di undang nya untuk membuktikan jika pil yang di lelang nya adalah asli.
"tuan wu mohon anda periksa jenis pil apa yang saya lelang hari ini." ujar tuan ji memanggil alchemist yang terkenal di kerajaan xing karena obat yang dia buat.
"baik.." jawab tuan wu dia naik ke atas panggung dan mulai memeriksa pil itu. 'pil pembersih tingkat satu.' batin nya terkejut. sesaat dia melihat ke arah tuan ji dan kembali memeriksa pil itu.
"jika saya boleh tahu jenis pil apa yang ada di dalam kotak itu.?" tanya tuan ji.
"pil ini adalah pil pembersih tingkat satu.!" jawab tuan wu melihat ke arah orang-orang di sana menjawab rasa penasaran mereka dengan kabar lelang pil legendaris itu.
"PIL PEMBERSIH TINGKAT SATU..!!" ujar semua orang terkejut dengan apa yang mereka dengar.
"bagaimana mungkin bukan nya pil itu sangat susah di buat.?" ujar salah satu bangsawan.
"sungguh menakjubkan.!" sahut yang lain nya.
"saya selaku ahli kimia di kerajaan ini membenarkan jika pil ini adalah asli pembersih tingkat satu yang sangat legendaris," (ujar tuan wu). "kalian bisa lihat pil hitam ini memiliki garis lintang putih yang sangat kecil membuktikan jika pil ini adalah asli.. satu pil ini dapat membersihkan meridian orang yang berlatih kultifasi dan juga membantu mempercepat waktu kultifasi yang di butuhkan untuk menaikan level nya." sambung tun wu meyakinkan mereka.
"orang yang membuat pil ini adalah tabib yang baru saja kalian lihat. dia berkata bahwa pil ini tidak memiliki efek samping jika orang yang meminum nya belum memiliki tingkat kultifasi." sambung tuan ji mempertontonkan pil yang di buat xia yu di dalam sebuah kotak yang beralaskan kain putih sutra seperti benda berharga.
"tuan ji silahkan di mulai lelang pil itu.!' sahut seseorang yang sudah tak sabar ingin memiliki pil itu.
"baik lah saya akan mulai.. tapi saya akan melelang nya dengan harga terendah," berhenti sesaat untuk bernafas. "saya akan membuka harga dengan 50 tael emas." sambung nya.
...GOONG...
"LELANG DI MULAI..!" ujar pekerja tuan ji memukul gong di sana untuk memulai lelang.
"60..70..100.. 150.. 200.." ujar kalangan rakyat biasa.
"300.." ujar salah satu bangsawan dengan papan nomer 40.
"500.." ujar bangsawan pemilik beberapa kedai dengan papan nomer 8.
"800.." ujar bangsawan dengan papan nomer 32.
"1000.." ujar tuan gong yang memegang papan nomer 15.
"1.500.." ujar pangeran chang yi dengan nomer 21.
"2.000.." ujar tuan bangsawan pemilik penginapan kembali menawar dengan nomer 3.
"2.500.." ujar salah satu kultivator yang tingkat warrior dengan nomer 37.
"...." suasana menjadi hening tidak ada yang menawar setelah ucapan kultivator itu.
"2.500.. apa tidak ada lagi yang menawar..? jika tidak saya akan mulai menghitung." (ujar tuan ji dia menyuruh pekerja nya bersiap memukul gong pertanda jika pil selesai di lelang.) "2.500 satu.. 2.500 dua...." ucapan nya tidak dapat di selesai kan karena ada yang mengangkat papan nomer kembali.
"5.000.." ujar tuan muda yisan. sesaat keheningan terjadi di sana karena tawaran nya yang berani melawan kultivator itu.
"5.000 satu.. 5.000 dua.. 5.000 ti...ga.. selamat tuan muda anda berhak atas kelima pil ini." ujar tuan ji senang karena pil nya terjual dengan harga yang tinggi. biasa nya dia hanya akan mendapat kan 2.000 tael emas dalam beberapa barang lelangan nya.
"selamat nona pil nona terjual dengan harga yang sangat fantastis." ujar jiang yi.
"hm.." jawab xia yu dengan deheman nya. 'wooww aku kaya.. berapa kotak emas yang aku dapat nanti.' batin nya senang setidak nya dia telah mendapat kan modal hidup yang bisa dia bawa kemana saja dengan ruang dimensi nya.
sedangkan di lain tempat tuan gong meminta tuan ji untuk bisa mempertemukan nya dengan xia yu. tentu saja xia yu mengiyakan karena dia ingin sekali membuat nya berhenti beranggapan jika dia yang sebagai anak jendral ho yang telah mengobati anak nya meskipun memang benar ada nya tapi dia tidak mau menikah di usia dini.
acara lelang tetap berlangsung dengan barang barang lain nya. ada beberapa orang yang telah berpesan pada tuan ji jika mereka ingin bertemu dengan sang tabib.
..tok..tok..tok..
suara ketukan pintu dari luar ruangan xia yu.
jiang yu menghampiri pintu itu dan membuka nya ternyata itu adalah tuan gong bersama anak nya yisan.
"silahkan.." ujar jiang yu sopan mempersilahkan mereka berdua masuk.
"terimakasih." jawab tuan gong. mereka pun masuk ke dalam ruangan.
"silahkan duduk.." ujar xia yu dengan suara asli nya membuat tuan gong terdiam di tempat nya.
"ayah.." ujar yisan melihat ayah nya masih terdiam di tempat nya berdiri sedangkan dia sudah duduk. "ayah.." panggil nya lagi mengerakkan tangan ayah nya agar sadar.
"hah.. ah.. ya maaf suara tabib sangat tidak asing bagi saya." jawab tuan gong tersadar dari lamunan nya.
"tentu bukan kah kau pria gendut yang aku tolong.." jawab xia yu mengingat kan tuan gong pada pertemuan pertama nya.
"apakah anda nona muda yang menyembuh kan anak saya..?" tanya tuan gong dengan semangat nya yang menggebu-gebu senang bisa bertemu dengan penolong nya.
"ya.. bukan kah dia yang aku obati.." jawab xia yu menunjuk ke arah yisan. pria muda yang sedari tadi tidak mengalihkan pandangan nya saat menatap xia yu.
"benar nona.. dia yang anda sembuh kan. yisan perkenalkan diri mu pada penyelamat mu." jawab tuan gong memerintah yisan.
"baik ayah.. nona perkenalkan nama saya song yisan.. terimakasih anda telah mengobati saya.. saya telah mencari anda kemana-mana untuk bisa bertemu dengan anda.." ujar yisan.
"untuk apa kau mencari-cari ku..?" satu ucapan xia yu membuat mereka diam untuk sesaat.
"sa..saya yang menyuruh nya untuk mencari anda.. saya belum mengucap kan terimakasih pada anda.." ujar tuan gong.
"bukan kah kau sudah mengucap kan nya setelah aku mengobati nya malam itu.! kenapa terus mencari-cari ku..? kau juga menyimpul kan seorang gadis lemah bahwa dia penolong mu dan langsung melamar nya begitu saja tanpa menyelidiki benar tidak nya dia penolong mu..! apa kau pikir aku tidak tahu apa yang kalian lakukan..? aku menyuruh kalian untuk tidak mencari ku tapi kenapa kalian tetap saja melakukan pencarian di semua tempat. membuat ku tidak fokus meracik obat karena ulah kalian." jawab xia yu dengan argumen nya melepas kekesalan pada ke dua orang di hadapan nya.
**tbc