
***
Dalam perjalanan menuju Kerajaan Kegelapan, kapal Yuan Zhu-Ming mendapat serangan mendadak dari artefak kapal terbang yang berasal dari langit.
Artefak Kapal terbang itu di selimuti oleh aura hitam, membuatnya terlihat sangat menakutkan. Belum lagi terdapat gelombang kuat yang menarik kapal air Yuan Zhu-Ming hingga bisa dikendalikan oleh seseorang yang berada di atas kapal itu, karena saat ini kapalnya belum dipasang pelindung.
Seketika sepuluh orang berbaju hitam terjun bebas dari atas artefak kapal terbang. Mereka mendarat tepat di atas kapal Yuan Zhu-Ming. Lalu salah satu dari orang-orang berjubah hitam itu melangkah maju dan berkata dengan intonasi nada yang tinggi.
"Serahkan bocah kecil itu pada kami!" Seru lelaki dewasa tanpa bertanya atau bertegur sapa terlebih dahulu. Bisa ditebak kalau laki-laki itu adalah ketua dari sembilan orang berjubah hitam lainnya.
"Bocah kecil!"
Semua anak buah Yuan Zhu-Ming terkejut dengan perkataan lelaki itu. Mereka bingung, bocah kecil mana yang dimaksud oleh laki-laki dewasa, yang tingkat kultivasinya berada di level warrior itu.
Mereka lupa akan keberadaan pengemis kecil yang ikut bersama dengan tuannya, yang saat ini sedang berada di ruang bawah kapal, karena beberapa jam yang lalu dia memohon kepada tuannya untuk meminjam kamar kecil, guna membuang hajatnya.
Salah satu dari anak buah Yuan Zhu-ming menjawab seruan lelaki dewasa itu. "Maaf tuan, kami tidak membawa seorang bocah kecil ke atas kapal ini. Mungkin anda salah menghentikan kapal."
Dia adalah Daihe, orang keempat yang di percayai oleh Yuan Zhu-Ming. Saat ini, Daihe sedang berpura-pura tidak mengenali mereka, padahal dia jelas tahu kalau sepuluh kultivator itu berasal dari kerajaan musuh tuannya. Yang saat ini mereka sedang menyamar sebagai Tuan Ling, dan berarti kalau mereka tidak bisa menyerang sebelum orang-orang itu menyerang lebih dulu.
"Pembohong! Kalian membawa seorang bocah laki-laki yang memakai pakaian lusuh bukan? Dialah bocah kecil yang ku maksud!" Seru lelaki dewasa itu lagi. Dia di perintahkan tuannya untuk tidak membocorkan identitas Tabib Misterius yang ternyata seorang perempuan.
Dia adalah lelaki yang memasang Tali ajaib tingkat tiga kepada tubuh Tabib Misterius, yang ternyata tali ajaib itu meninggalkan efek seperti gps, namun karena Xia yu masuk ke dalam ruang dimensi dia tidak bisa menemukannya.
Dan ketika Xia yu berada di dunia nyata, tali ajaib akan bercahaya dan terbang setelah sang pemilik tali, melafalkan sebuah ajian untuk mengetahui keberadaan korban sebelumnya.
Seketika tali ajaib itu bercahaya dan terbang ke arah kerajaan Tiankong, sayangnya Xia yu telah merubah penampilannya dan membuat dia sedikit sulit mengetahui keberadaannya. Sampai tiba dimana dia melihat sosok wanita berpakain seperti pengemis yang saat itu sedang menaiki sebuah kapal air.
Untungnya dia telah menempelkan sobekan kain merah milik Xia yu pada salah satu ujung tali, dengan cara itu dia berhasil menemukan bocah kecil milik tuannya.
Mendengar keributan yang berasal dari lantai atas kapal, Yuan Zhu-Ming keluar dari kamar yang bersebelahan dengan kamar pengemis kecil yang menumpang di kapalnya. Bedanya kamar yang di gunakan Xia yu adalah kamar kecil, sedangkan yang di tempati pria itu adalah tempat istirahatnya.
Setibanya dilantai atas, Yuan Zhu-Ming bertanya pada salah satu anak buahnya. "Ada apa ini? Kenapa kalian ribut sekali, siapa mereka?!"
Begitulah pertanyaan dari mulut yang dikelilingi oleh rambut itu, Yuan Zhu-Ming menatap dingin kepada sepuluh Kultivator yang mengganggu perjalanannya.
Salah satu anak buahnya menghampiri Yuan Zhu-Ming, ketika mereka sadar akan keberadaan tuannya. Anak buahnya itu langsung memberitahu siapa sepuluh Kultivator itu.
"Tuan Ling, mereka adalah para penjaga dari Kerajaan Iblis, dan sepertinya mereka sedang mengejar pemuda yang ikut naik kapal Tuan." Jawab anak buah itu dengan suara yang sangat pelan, seperti berbisik.
"Paman, ada apa? Kenapa banyak orang?"
Tanya seorang gadis yang menirukan suara pria, dia adalah Xia yu yang memakai pakaian lusuh. Dia berdiri dibelakang tubuh kekar pria berjenggot, dan dia bisa melihat beberapa pria yang memakai pakaian serba hitam didepan anak buahnya pria berjenggot itu, sayangnya dia tidak melihat wajah mereka.
Ketika mendengar suara Xia yu, pria dewasa yang tidak lain adalah Weyang bersama anak buahnya langsung mencari sosok gadis yang mereka cari. Dan mereka menemukan gadis itu sedang berdiri diantara pria berjenggot itu dan pria lainnya.
Weyang bersuara sambil menunjuk sosok gadis berpakaian pria dengan telunjuk kanannya. Xia yu masih mengenakan pakaian yang sama, bedanya saat ini dia memasang penutup kepala yang ada tersambung dengan rompinya.
Seketika tatapan semua orang yang ada disana langsung tertuju pada sosok si pengemis. Bahkan Yuan Zhu-Ming juga menatap sosok pengemis itu dengan tatapan yang sulit diartikan. Sementara yang di tatap terlihat sedikit terkejut. Dalam hati mereka berkata.
'Cepat sekali mereka menemukan ku! Bagaimana caranya?' Batin Xia yu terkejut dengan tamu tak di undang itu. Dia menatap Weyang dengan wajah kesalnya.
'Siapa bocah ini sebenarnya, kenapa para penjaga kerajaan iblis mencarinya?' Pertanyaan dari beberapa anak buah Yuan Zhu-Ming yang tersirat dari mata mereka.
'Apa yang menarik dari bocah nakal ini? Sampai membuat para penjaga Kerajaan Iblis datang kesini untuk menangkapnya? Siapa dia sebenarnya?!' Batin Yuan Zhu-Ming menatap lekat pada sosok gadis berpakain pria di hadapannya.
Xia yu tidak menatap lama ketua sepuluh Kultivator Warrior berjubah hitam itu, karena dia langsung merubah ekspresinya menjadi seseorang yang terlihat benar-benar lemah.
Kedua alisnya merengut sambil menatap lelaki yang bernama Weyang itu dengan ketakutan, bahkan kedua tangannya saling bertautan seolah dia benar-benar tertekan dan takut dengan kedatangan mereka.
(Ilustrasi Xia yu saat ini..)
Dia menggeserkan tubuhnya hingga dia benar-benar berada dibelakang tubuh kekar Yuan Zhu-Ming. Lalu dia berkata dengan suara yang lirih.
"Paman, tolong aku. Mereka adalah orang jahat! Mereka telah menculikku dan ingin menjadikan aku pemuas nafsu tuannya. Hiks.. Aku ini seorang laki-laki sejati, bagaimana mungkin aku mau berhubungan dengan seorang pria, lagipula tuan mereka sudah kakek-kakek.. Huhu.."
Tangis Xia yu pecah dibaling punggung kekar Yuan Zhu-Ming, namun tangisan itu terdengar aneh olehnya, berbeda dengan para kultivator dan anak buahnya yang terlihat terkejut dengan perkataan pengemis di belakang pria berjenggot itu.
Mereka tidak menyangka jika Xia yu akan berkata seperti itu, anak buah Yuan Zhu-Ming terlihat terkejut mengetahui Raja Iblis mempunyai hobi yang menyimpang, namun wajah dari para penjaga kerajaan iblis terlihat suram.
'Berani sekali gadis ini berkata seperti itu tentang tuan kami! Lihat saja, kamu akan menyesal setelah kami berhasil menangkap mu.'
Umpat Weyang dalam hati, dia geram dengan perkataan gadis di belakang pria berjenggot itu.
"Tuan muda, sebaiknya anda menurut dengan kami. Agar tuan-tuan yang ada di sini tidak terluka!" Seru Weyang mencoba menggertak gadis yang di incar tuannya.
"Huhu.. Lihat lah paman, mereka benar-benar orang jahat 'kan! Bahkan mereka dengan beraninya menantang paman. Hiks, aku takut.. Tolong aku!" Liris Xia yu kembali dengan ekspresi ketakutan, dia seperti gadis atau pria kecil yang ketakutan dengan situasi saat ini. Berbeda dengan hatinya yang saat ini sedang sebal.
'Huh! Kamu pikir orang-orang di kapal ini bodoh seperti kamu? Dasar naif!' Gerutu Xia yu dalam hatinya, bahkan dia menatap remeh pada pria dewasa itu. Membuat pria itu membelalakkan matanya ketika mengetahui maksdu dari tatapan Xia yu.
****tbc
Hiji we nya, ulah bosen..
Cari terjemahannya di mbah Google ya, hehe**