
Kini xia yu mengerti kenapa fang yin bisa berada di dalam istana, xia yu sangat terharu dengan keberanian fang yin yang tidak akan membiarkan ayah dari sahabat nya tertekan. lalu dia bertanya pada mereka berlima apa ada kejadian yang tidak di ketahui oleh nya lagi. Xia yu pun bertanya. "aku mengerti..! apa ada berita yang lain nya.?"
"apakah nona kenal dengan tuan gong..?" tanya jiang yu.
"kenal.. ada apa dengan mereka..?" jawab xia yu kembali bertanya.
"saat kabar nona menyembuhkan kakek kaisar tuan besar gong menyimpulkan jika nona juga lah yang menyembuhkan tuan muda yifan. maka dari itu tuan besar gong berkunjung ke rumah nona untuk bertemu dengan jendral ho dan nona, tuan besar gong juga membawa lamaran karena mengetahui nona masih berstatus gadis." jelas jiang yu.
"lamaran.?!" ujar xia yu mengulang kata yang membuat nya terkejut. dia tidak menyangka jika perbuatan baik nya bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.
"ya nona... ada yang bilang jika tuan muda yifan telah menyukai nona saat pertemuan pertama di perayaan kesembuhan nya." jawab jiang yi.
"cih...." xia yu mendecih kesal dan sebal pada keluarga tuan gong. 'dasar bocah merepotkan saja, di kasih hati malah minta jantung. aku harus membuat mereka berhenti mengusik keluarga ku..' sambung xia yu dalam hati nya.
"nona apakah nona akan kembali ke kediaman jendral.?" tanya jiang ye.
"tidak aku malas mengurusi lamaran bodoh itu," jawab xia yu kesal. "apakah kalian tahu bagaimana keadaan fang yin tinggal di istana.?" lanjut nya khawatir jika sahabat nya sengsara tinggal di istana.
"oh ya.. saya mendapat kan surat dari nona fang yin untuk nona. dia menyuruh salah satu pelayan yang bekerja di istana untuk memberikan surat ini kepada pemilik kedai jiang dan kami menerima nya. pelayan itu juga berkata jika surat ini hanya boleh di buka oleh nona dan mengabarkan jika keadaan nona fang yin baik baik saja dan nona fang yin di tempat kan di kediaman kakek kaisar karena permintaan dari beliau." jawab jiang yu dia mengeluarkan surat dari balik baju nya yang selalu dia bawa kemana pun dia pergi.
xia yu mengambil surat itu dan membuka nya dengan tergesa-gesa setelah terbuka xia yu mulai membaca nya.
*untuk sahabat ku..
jika kau telah kembali dari perjalanan mu tolong jangan terlalu mencemaskan ku, aku baik-baik saja. aku berada di dalam istana dan menjaga paduka kaisar terdahulu. orang-orang di sini sangat baik kepada ku dan aku harap kau tidak kembali ke kediaman tuan besar.
orang-orang dari kediaman tuan besar gong telah menyuruh para pengawal nya menunggu ke datangan mu mereka akan membawa mu ke kediaman nya dan menikah kan mu dengan tuan muda yifan entah kau bersedia atau tidak. bahkan tuan besar gong berani menantang kaisar kerajaan xing dan kaisar tidak bisa menolak permintaan dari pemberi pajak terbesar kepada istana.
pergilah dari kerajaan ini dan temukan kebahagian mu di luar sana. aku tahu jika kau bukan lah nona ku yang dulu yang lemah jika di tindas tapi aku mohon kamu melakukan apa yang ku minta, dan aku bahagia bisa bersama mu meski hanya beberapa hari. aku mohon pergilah dan ikhlas kan semua yang ada di kerajaan ini..
sahabat mu fang yin...*
____________________________________________
firasat buruk..
'fang yin menyuruh ku pergi dari kerajaan ini, pasti telah terjadi sesuatu pada nya. aku harus pergi ke istana dan memastikan nya baik baik saja. aku tidak akan membuat sahabat baik ku menderita.' batin xia yu merasakan ada yang salah dari kata-kata fang yin.
xia yu mengepalkan tangan nya dan meremas kertas itu dengan sangat kuat membuat ke lima saudara jiang terheran-heran dengan tingkah nya yang suram setelah membaca surat itu.
"nona ada apa..?" tanya jiang yi.
"ya nona.. apa yang di tulis nona fang yin sampai membuat nona marah.?" sambung jiang yu. dia semakin cemas setelah melihat reaksi xia yu.
"tidak ada..! apa aku bisa meminta tolong pada kalian..?" jawab xia yu merubah ekspresi wajah nya menjadi lebih serius, dia meminta bantuan pada mereka berlima.
"tentu saja boleh nona.. apa yang bisa kami bantu..?" tanya jiang yu dengan semangat menjawab xia yu.
"ya nona kami siap membantu, nona adalah penolong kami, kami rela memberikan nyawa kami untuk nona.." sambung jiang yi membuat xia yu tersenyum. 'dasar lebay..' gerutu xia yu dalam hati nya.
"terimakasih.. kalian memang tidak berubah meskipun kalian sudah berada di atas. terus lah memberi kebaikan pada orang yang lemah dan membutuh kan agar kelak kalian mendapat kan kebahagiaan yang melimpah, baik itu harta, jodoh dan kematian." ujar xia yu dengan tulus membuat mereka semua terbawa dalam suasana yang haru dalam keheningan sesaat.
"jadi nona.. apa yang bisa kami bantu.?" tanya jiang ay memecah keheningan itu.
"mm.. aku ingin jiang ye dan jiang yi pergi ke kediaman ayah ku dan cari tahu kabar terbaru di sana dan memastikan dia baik baik saja." titah xia yu melihat ke arah mereka berdua.
"baik nona.." jawab mereka berdua patuh menerima titah xia yu.
"dan untuk mu nanti malam kau ikut dengan ku pergi ke toko kemakmuran.." lanjut xia yu melihat ke arah jiang yu dan mengajak nya pergi ke acara lelang malam ini.
meski tidak mengerti maksud xia yu jiang yu tetap mengiyakan permintaan nona nya. "baik nona.." jawab nya.
"apa kau tidak penasaran kenapa aku mengajak mu ke tempat itu.?" tanya xia yu heran kepada jiang yu yang tidak bertanya untuk apa dia mengajak nya ke tempat yang di sebut nya.
"tidak nona.. kami akan melaksanakan perintah nona tanpa bertanya." jawab jiang yu penuh hormat bagaikan prajurit yang siap bertempur.
"jadi kau akan ikut juga jika aku mengejak mu ke lubang kematian..?" tanya xia yu dengan lelucon nya.
"ya nona.. meskipun saya akan kehilangan nyawa, saya siap dan tetap akan pergi dengan nona dan menjaga nona.." jawab jiang yu tak menanggapi lelucon xia yu dengan serius.
"huh.. kau pikir aku ini gadis lemah yang bisa di tindas orang lain.." ujar xia yu kesal, bibir nya cemberut bahkan menyilangkan ke dua tangan nya di depan dada, seperti anak kecil yang tengah merajuk.
..huft...
...ha..ha..ha..
kelima saudara jiang tak bisa menahan tawa mereka melihat tingkah nona nya yang menggemas kan.
(xia yu adalah gadis yang memiliki sejuta ekspresi, dia tidak akan bermuka dua, dia lebih suka menunjukan wajah asli nya di hadapan orang yang membuat nya nyaman dan tentu nya orang itu harus baik serta tulus berteman dengan nya. xia yu akan memberikan kebaikan pada orang yang baik terhadap nya dan membalas nya dengan berlipat ganda).
mereka berenam pun bercanda ria untuk sesaat sebelum kembali ke pekerjaan mereka. setelah itu dia pergi ke kediaman yang kini menjadi rumah besar yang di huni oleh keluarga jiang dan juga sebagai pabrik minyak nya. dia beristirahat di dalam kamar yang memang di siap kan untuk nya. xia yu terlelap untuk sesaat dan membersihkan tubuh. setelah selesai mandi xia yu memberitahu kelima saudara jiang untuk tidak masuk ke dalam kamar nya sebelum dia sendiri yang memanggil mereka.
kelima saudara jiang mengiyakan perintah xia yu mereka berpikir jika xia yu akan beristirahat tapi mereka salah, ternyata xia yu tengah berada di dalam ruang dimensi bersiap pergi ke istana untuk melihat keadaan fang yin. xia yu memakai pakaian pria serba hitam dan memakai topeng wajah berdasar hitam putih dengan ukiran bunga untuk menutupi wajah nya. rambut hitam nya dia ikat rendah dengan tali hitam dan menutup kepala nya dengan kain panjang berwarna biru.
"sempurna.." ujar xia yu melihat penampilan nya di depan cermin. setelah itu dia keluar dari ruang dimensi nya dan menghilang dari tempat itu.
...
xia yu tiba di dalam istana setelah dia menghilang dari kamar nya melakukan teleportasi dalam satu kali percobaan karena dia telah mengetahui tempat tujuan nya. dia muncul di salah satu kamar yang saat itu dia gunakan untuk membuat obat. ternyata benar dugaan nya jika fang yin di tempat kan di kamar itu.
xia yu melihat fang yin tengah terbaring di atas tempat tidur yang tersedia di dalam kamar. xia yu mendekati sosok sahabat nya yang bawel yang sangat dia rindu kan. xia yu duduk di sisi ranjang dan membuka topeng nya kemudian memegang bahu dan pipi fang yin.
"fang yin.. fang yin.. bangun lah ini aku xia yu." lirih xia yu membangun kan fang yin yang terlihat lemah.
tidak berapa lama ada pergerakan dari sosok kecil di hadapan nya. fang yin membuka mata nya dan melihat ke arah xia yu dengan tatapan sendu nya. "nona.." jawab fang yin dengan suara lemah nya.
"apa yang terjadi pada mu.? kenapa kau bisa seperti ini..?" ujar xia yu penuh dengan kecemasan dan ke khawatiran melihat wajah fang yin yang begitu pucat.
"tenang lah aku tidak akan meninggal kan mu lagi.! apa yang terjadi kenapa kau sangat lemah..?" ujar xia yu dia membantu fang yin untuk duduk karena fang yin terus saja berontak menyuruh xia yu pergi.
xia yu menatap mata fang yin dengan kemampuan nya, xia yu dapat melihat ketakutan di dalam mata fang yin dan dia mencoba melihat ingatan nya beberapa hari lalu yang bisa membuat nya seperti itu. xia yu tahu jika fang yin tidak akan menjawab nya jadi tidak ada cara lain selain dengan cara itu. meski pun dia tahu jika dia salah karena mengetahui ingatan seseorang dengan cara ilegal.
ternyata kaisar telah menahan fang yin di istana karena keluarga nya tengah mengalami kesulitan mencari tabib untuk membantu persalinan permaisuri putra mahkota.
'cih.. dasar kaisar tidak punya akhlak.. berani-berani nya dia menahan mu di sini untuk memancing ku ke istana, mereka pikir aku mau membantu persalinan menantu nya dengan menjadikan sahabat ku sebagai jaminan.. huh.. kenapa di dunia ini ada orang yang sangat tidak tahu diri seperti mereka.' gerutu xia yu dalam hati nya.
"nona.. pergilah.." lirih fang yin kekeh mengusir xia yu.
"diam lah.. aku akan tetap membawa mu keluar dari istana." ujar xia yu menenangkan fang yin.
"tapi nona.." ucapan fang yin terpotong karena tubuh nya merasa lemas dan tak sadar kan diri setelah xia yu melumpuhkan titik akupuntur nya.
beberapa saat yang lalu xia yu mengeluarkan jarum emas dari dalam ruang dimensi nya untuk membuat fang yin tak sadar kan diri selama beberapa saat. dia membawa fang yin masuk ke ruang dimensi dan mengobati nya di dalam sana. karena xia yu bisa lebih tenang memulih kan kesehatan fang yin di ruang dimensi terlebih lagi karena waktu nya yang berbeda jauh dengan dunia nyata.
'setidak nya dalam beberapa jam di sini fang yin sudah merasa baikan.' pikir nya. dalam sekejap mereka berdua masuk ke dalam ruang dimensi setelah xia yu berkonsentrasi.
"tuan..?!" ujar xiao huang dan hei tian terkejut dengan kedatangan xia yu yang membawa seorang gadis yang berada dalam pangkuan nya.
"diam lah.. buka pintu.." jawab xia yu malas menjelas kan fang yin pada mereka berdua.
"baik tuan..!" jawab hei tian.
mereka pun masuk ke dalam gubuk yang ada di dalam sana. dari luar memang itu adalah sebuah gubuk namun di dalam nya bagaikan ruangan yang amat megah dengan banyak nya rak-rak yang berjajar di penuhi dengan buku dan berbagai macam benda lain nya, seperti baju, alat llaboraturium yang sengaja di simpan di sana, berbagai botol-botol kecil serta tanaman obat, racun dan masih banyak yang lain nya.
mereka tiba di depan sebuah tempat tidur yang tidak jauh dari rak-rak itu. xia yu membaringkan fang yin di kasur itu dan mulai menancap kan beberapa jarum di titik akupuntur fang yin untuk mengalirkan peredaran darah nya yang membeku karena tekanan batin yang di rasa kan fang yin beberapa hari lalu.
"nona.. dimana ini..?" lirih fang yin tersadar dari pingsan nya.
"tenang lah aku sedang mengobati mu.." jawab xia yu. fang yin mengerjapkan mata nya saat melihat hewan buas yang tengah memandangi nya dengan tatapan yang sulit untuk di ungkap kan.
"i..it..itu..." gagap fang yin menunjuk hei tian dengan tangan nya yang gemetar karena terkejut dan ketakutan.
"tenang lah dia hanya kucing kecil.." jawab xia yu menutup mata fang yin dan kembali membuat nya pingsan.
mata xia yu beralih pada hei tian dia menatap nya dengan tajam setajam mata pisau. "dasar kucing nakal.. pergi lah kau membuat teman ku ketakutan." ujar nya menyuruh hei tian keluar.
"aku tidak sengaja tuan.. maaf." jawab hei tian menundukkan kepala nya.
xia yu menginfus fang yin dengan infusan yang tersedia di dalam ruang dimensi. fang yin menghabis kan dua botol infusan setelah itu dia membawa nya keluar dari ruang dimensi sebelum dia tersadar kembali. setiba nya di ruangan itu xia yu melepaskan akupuntur nya yang membuat fang yin terus pingsan.
"kau sudah bangun.." ujar xia yu.
"nona.. nona tadi saya melihat hewan buas.." ujar fang yin saat terbangun dari pingsan nya dan dia histeris mengingat sosok buas yang di lihat nya tadi.
"mana ada hewan buas.. kau hanya melihat kucing kecil hitam saja," jawab xia yu berbohong. "sekarang minum lah obat ini kau akan merasa lebih baik setelah meminum obat ini." jawab xia yu dia menyerah kan beberapa obat pada fang yin yang dapat mengembalikan sistem imun nya lebih cepat.
"benar kah..?" tanya fang yin meminta kepastian.
"ya benar.. minum lah dan patuh." jawab xia yu. dan fang yin pun menuruti perintah nya dengan patuh tidak banyak bertanya.
"apa kau sudah merasa lebih baik.?" tanya xia yu.
"sudah nona.." jawab fang yin.
"ya sudah kita sekarang bisa keluar dari tempat ini." ujar xia yu membuat fang yin membulat kan mata nya.
"Tidak nona.. Jika saya keluar dari istana kaisar akan menghukum tuan besar." tolak fang yin.
'Benar juga.. Apa yang harus aku lakukan supaya kaisar tidak mencurigai ku lagi.?' batin xia yu. Dia berpikir untuk bisa memecah kan masalah dengan ke dua orang yang berkuasa ini.
..Ting...
Bagaikan suara denting lonceng saat xia yu mendapat kan satu ide.
"Fang yin bersabar lah satu malam ini besok aku akan menjemput mu." ujar xia yu kembali membuat fang yin tergagap.
"B.. Ba.. bagaimana cara nya nona..? kaisar sedang mencari nona dia akan melakukan apa saja agar nona mau membantu persalinan menantu resmi nya.." jawab fang yin dia cemas dengan keselamatan nona nya.
"tenang lah.. besok aku akan kembali ke istana dan menghadap kaisar. Tapi aku akan menyamar sebagai tabib dan membantu persalinan itu kemudian membebaskan mu dari jaminan konyol ini." sela xia yu di tengah kecemasan fang yin.
"nona menjadi tabib bagaimana cara nya..?" tanya fang yin dia tidak memahami rencana xia yu.
"lihat.. aku akan menggunakan topeng ini dan menjadi seorang tabib yang akan menjual obat malam ini di pelelangan dan akan menarik perhatian orang-orang di sana dan berita itu pasti sampai pada kaisar. setelah itu aku tinggal menunggu utusan dari kerajaan untuk mengundang ku ke istana dan meminta ku untuk melakukan persalinan pada menantu nya," jelas xia yu. "apa kau mengerti..?" sambung nya bertanya.
"aku mengerti nona.. terimakasih." jawab fang yin.
"tidak usah berterimakasih.. aku hanya akan berlaku baik pada teman baik seperti mu," ujar xia yu dia memeluk fang yin menumpahkan semua kerinduan nya. "sekarang istirahat lah dan tunggu aku menjemput mu jangan biar kan orang lain tahu jika aku telah kembali, aku akan pergi jangan cemas kan aku. aku sekarang sudah lebih kuat percayalah.!" sambung nya berdiri dengan menepuk-nepuk kan otot tangan nya.
"baik nona.. aku percaya." jawab fang yin dengan senyum yang mengembang di bibir nya.
"sampai jumpa lagi." ujar xia yu dia memakai topeng nya dan melambaikan tangan nya pada fang yin. setelah itu dia berjalan ke arah jendela melihat sekeliling kemudian keluar setelah memastikan tidak ada orang yang melihat nya.
kini xia yu berada di dalam aula istana dan mencari kamar yang di tempati oleh putra mahkota dia ingin melihat keadaan yang akan menjadi pasien nya, dia ahli obat namun dia memiliki kemampuan di semua bidang pengobatan tentu nya itu semua karena dia memiliki kejeniusan tingkat dewi.
awal nya dia tidak mau peduli tapi bagaimana pun naluri seorang dokter yang selalu menolong seorang pasien tidak pernah hilang dari nya. meskipun dia menaruh rasa kesal dan amarah pada keluarga ini dia tidak bisa menyepelekan orang yang membutuh kan pertolongan nya.
****tbc
alhamdulillah bisa up episode dengan 2700 kata lebih untuk membuat reader tersayang ku puas membaca nya. tolong isi amunisi yang banyak yah buat author biar semangat terus untuk berimajinasi. terimakasih**..
Mm.. kalian penasaran tidak dengan visual fang yin..?