
***
Xia yu tercengang melihat kehadiran binatang besar yang tengah menjulurkan lidahnya ke arah sungai. ternyata binatang itu sedang minum.
Xia yu terus saja memperhatikan binatang itu. tubuhnya berwarna putih sangat kontras dengan warna hijau dari pepohonan. badannya besar bersisik, lehernya panjang, terdapat dua tanduk di atas kepalanya dan dua sayap di sisi kiri dan kanan tubuhnya. di punggungnya juga terdapat beberapa bentuk yang meruncing seperti cula, atau entah apalah namanya itu author tidak tahu.
kira-kira seperti ini penampakan binatang itu.
"NAGA..?!" gumam Xia yu menganga melihat makhluk yang belum pernah dia lihat.
"i..it..itu naga putih.!" sambung keli sama terkejutnya dengan Xia yu.
Xiao Huang yang mengetahui jika naga itu adalah hewan sakral pun segera menyadarkan kedua temannya yang masih mematung. "cepat sembunyi, sebelum naga itu sadar akan keberadaan kita.!" ucapnya dengan tergesa-gesa sembari mematuk kepala keli.
keli yang sadar pun langsung menggigit baju Xia yu dan menariknya ke arah semak-semak yang berada di pinggiran sungai. kemudian merunduk bersembunyi di balik semak-semak.
dengan patuhnya Xia yu mengikuti arahan temannya itu. dia bisa melihat jika naga itu mengedarkan pandangannya keseluruh arah mencari suara gaduh yang telah mengusik ketenangannya.
"shuutt.. jangan berisik." cicit Xiao huang dengan bisik nya agar kedua temannya itu tidak membuat kegaduhan lagi.
Xia yu tidak menduga jika perjalanannya ke hutan kehidupan itu dapat bertemu dengan makhluk legendaris yang hanya ada di cerita dongeng dan legenda purbakala saja. 'apa iya dalam kehidupan nenek moyang ku ini ada makhluk seperti itu.?' pikir Xia yu bertanya pada dirinya sendiri.
semasa kecilnya, nenek Xia yu selalu menceritakan keberadaan makhluk-makhluk legendaris yang hidup di jaman purbakala. seperti dinosaurus, naga, legenda dinasti dan nenek moyangnya yang berkecimpung dalam ilmu pengobatan.
tidak berapa lama naga putih itu masuk kembali ke hutan. Xia yu dan yang lainnya keluar dari tempat persembunyian mereka. mata Xia yu bergeliria mencari naga itu pergi ke arah mana. namun dia harus menelan kepahitan karena tidak menemukan arahnya.
Xia yu pun mengalihkan pandangannya mengarah pada burung kecil yang bertengger di atas kepala keli. pikirannya penuh dengan rasa penasaran akan sosok naga putih itu. ia pun tidak dapat menahannya lagi dan bertanya pada Xiao huang yang mengetahui binatang itu.
"Xiao huang, jelaskan hewan apa itu tadi.?" titah Xia yu yang memang sudah mengetahui jika binatang itu adalah seekor naga. namun yang ingin dia ketahui, kenapa binatang itu ada di hutan kehidupan.
apakah naga putih itu adalah penjaga atau penunggu hutan kehidupan yang di sebutkan oleh kakek Li.? pikirnya mengingat ucapan kakek Li.
melihat nona nya yang penasaran akan sosok naga putih itu. Xiao huang pun memberitahukan apa yang dia ketahui.
"binatang itu bernama bai long, atau sering disebut juga naga putih. bai long berasal dari gunung Wuling yang berada di kerajaan long. gunung Wuling adalah gunung tertinggi di daratan dinasti ming. di sana juga terdapat satu hewan mistik yang di keramat kan. hewan itu adalah monyet emas Guizhou. kerajaan long adalah kerajaan pertama dan paling berkuasa di antara 7 kerajaan. bai long adalah binatang sakral dan legendaris sama seperti diriku. dia reingkarnasi lebih dulu daripada diriku. jadi bisa di pastikan jika dia adalah binatang sakral paling kuat di dunia ini." jelas Xiao huang yang nyalinya ciut saat menceritakan asal usul dan kemampuan bai long.
"Bai long? monyet emas Guizhou? kerajaan long?" gumam Xia yu menyebutkan semua point penting dari penjelasan Xiao Huang. 'monyet emas Guizhou.. bukannya nama monyet itu sama dengan monyet yang di akui sebagai warisan dunia UNESCO.?' sambungnya dalam hati mengingat nama monyet itu sama persis dengan monyet emas Guizhou yang di akui oleh UNESCO di zaman modern.
"sepertinya bai long berhenti di sungai ini hanya untuk minum." ujar Xiao Huang menyadarkan lamunan Xia yu.
"nona.. sebaiknya kita segera melanjutkan perjalanan kita sebelum langit menggelap." sambung keli.
memang benar yang di katakan keli. hari sudah semakin siang dan menjelang sore. beberapa jam lagi siang akan berganti menjadi malam. sampai saat ini mereka belum juga tiba di perbatasan hutan kehidupan.
mereka melanjutkan perjalanannya setelah di rasa tidak ada yang hal tertinggal dan memastikan jika naga itu telah pergi.
...
Sekitar satu jam kemudian Xia yu dan yang lainnya sampai di depan hutan kehidupan. kenapa mereka bisa tahu bahwa di depannya itu adalah hutan kehidupan.?
itu karena terdapat aura kehidupan yang begitu besar dari dalam hutan itu. Xia yu takjub dengan aura yang di miliki hutan itu. dia semakin penasaran dan ingin menjelajahi seisi hutan kehidupan.
Xia yu mengalihkan pandangannya yang semula menatap hutan, kini menatap dua manik mata Xiao Huang yang bertengger di pundaknya. "apa maksud mu.?" tanya Xia yu tak faham dengan peringatan Xiao huang.
Xiao huang pun menjelaskan. "air yang tenang belum tentu tidak ada bahaya yang mengancam. sebaliknya bahaya itu sedang mengintai dalam ketenangan air dan memanipulasi korbannya. sama seperti hutan ini. meskipun terlihat indah tapi hutan ini di juluki dengan hutan beribu jebakan.!" jelasnya.
Xia yu menelan Saliva nya secara kasar. baru kali ini dia mendengar Xiao huang berbicara dengan dewasanya. "aku mengerti kekhawatiran mu, tenang saja aku ini gadis pintar. mana mungkin aku jatuh dalam perangkap makhluk bodoh." jawab xia yu mencoba menenangkan Xiao huang.
padahal sedari tadi dia juga sudah merasakan. bahwa ada dua pasang mata yang memperhatikan mereka dari jarak beberapa meter di hadapannya.
Xia yu selalu siap dengan senjata tersembunyi nya. senjata pertama yang dia punya. yang dia beli dengan koin peninggalan Xia Wei. dia meletakan senjata itu di balik punggung nya. sedangkan pedang birunya dia rubah menjadi cambuk biru yang ia gantungkan di area pinggangnya. orang lain akan mengira jika cambuk itu adalah cambuk biru biasa.
Xia yu menyuruh keli untuk tetap fokus, berjaga-jaga jika sosok yang memperhatikan itu menyerang mereka.
keli melangkahkan kakinya mencoba masuk ke area hutan. tapi langkah nya terhenti ketika dua macan tutul muncul dari balik pohon.
wajah mereka terlihat sangar, gigi taring yang berwarna putih gading itu mereka tampilkan untuk mengusir Xia yu dan kawan-kawannya.
tapi Xia yu tak gentar, dia malah terlihat begitu tenang. ia turun dari punggung keli dan mencoba mendekati si macan tutul.
"warrghh...' (berhenti..!)" gertak si macan tutul yang bahasanya di mengerti oleh Xia yu. si macan terkejut dengan keberanian sosok misterius di hadapannya. baru kali ini dia berhadapan dengan orang yang memiliki keberanian menghadapi hewan buas seperti dirinya.
Xia yu semakin mendekat, tubuhnya sedikit membungkuk dan kedua tangannya mulai dia rentangkan berniat untuk mengelus kepala macan tutul itu.
"owh... gemesnya." ujar nya dengan wajah yang berbinar seperti melihat hewan yang lucu, padahal hewan di hadapannya itu sangatlah buas.
kedua macan itu terdiam di tempat nya dengan mimik wajah yang sulit untuk di jelaskan. saat gadis misterius itu mendekat mereka terdiam karena mereka bisa merasakan aura seorang manusia yang baik, tulus, dan penyayang terhadap semua makhluk yang tidak menyinggungnya.
sedangkan keli dan Xiao huang tercengang melihat Xia yu yang dengan mudah menjinakkan kedua hewan buas itu.
jinak..?!
ya.. Xia yu berhasil mengelus kedua kepala macan tutul itu. dia berhasil menjinakkan mereka. mungkin itu karena aura kebaikan dan penyayang terhadap binatang nya yang membuat semua hewan buas atau tidak nya bisa jinak jika berhadapan dengannya.
atau.. mungkin karena pengaruh hei tian yang berada di dalam ruang dimensinya, atau karena Xiao huang yang berada di belakangnya.
tapi itu semua salah, yang benar adalah karena ketulusan Xia yu yang memang sangat menyukai hewan buas. dia lebih menyukai mereka karena menurutnya lebih buas hewan itu. lebih setia juga mereka pada majikannya. itulah isi pemikirannya terhadap binatang buas.
****tbc
maafkan author kalian ini yang lambat untuk up episode. author kalian ini sedang asyik main di auidio room sampai-sampai lupa kalo aku belum nulis..
maaf keun ya..
author event rebut hadiah bagi penulis baru.. tolong like boom like nya ya biar aku bisa dapat hadiah itu.
jangan lupa mampir ke novel putri zhu qira Han karya temen aku Novi vuspita sari.. kasih boom like juga ya..
Hanupis..🙏🙂🌺..