The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
74. Tukang ngadu..



Fang yin masuk ke dalam kamar dia mencari sosok nona nya. Ternyata nona nya masih di tempat yang sama saat dia meninggalkan kamar untuk menyiram bunga.


Dia menghampiri xia yu dengan wajah yang menunduk karena malu akan kebodohannya. 'Kenapa aku bisa dengan bodohnya di permainkan paman.. 😣 uuhhh bikin kesel saja' gerutuan fang yin di dalam hati nya. Dia kesal sangat sama paman dali nya.


"Nona.. Ada surat dari tuan besar untuk anda." ujar fang yin menyerahkan surat masih dengan wajah menunduk nya.


"Surat..?" ulang xia yu, dia menampilkan senyuman jahilnya. "Bukan kah itu surat cinta dari pria tampan tadi.." lanjut xia yu menggoda fang yin.


"Bu..Bukan nona.. Ini adalah surat dari tuan besar, saya tidak berbohong." jawab fang yin tergagap karena malu, dia tahu nona nya sedang menggodanya.


"Kenapa ayah mengirim surat.. Apa dia rindu pada ku seperti pria itu rindu pada mu." goda xia yu kembali.


"Tidak nona.. Paman dali bukan pria seperti itu.." jawab fang yin mulai salah tingkah.


"Kenapa.. Memang dia seperti apa..?" tanya xia yu dengan pertanyaan jebakan seperti yang di lakukan dali.


"paman pria baik, dia sangat sayang terhadap keluarga nya, dan aku sangat meny..." jawab fang yin tak di teruskan karena ia sadar jika pertanyaan xia yu adalah jebakan untuk dirinya sendiri.


"Menyukai nya.." sambung xia yuembuat fang yin kembali tersipu malu.


"Nona..." rengek fang yin.


"Hehehe.. Sudah.. Sudah.. Aku sudah puas mengerjaimu.. Kembali lah." jawab xia yu terkekeh dengan rengekan fang yin. Xia yu menyuruh fangbyin kembali ke halaman untuk melanjutkan pekerjaannya.


"Baik nona.. Saya pamit." jawab fang yin dia berbalik dan kembali ke halaman.


Sedangkan xia yu mulai membuka kertas yang terlipat. Dia mulai melihat isi surat yang di kirim dali.


"Untuk anakku xia wei..


xia wei maafkan ayah karena ayah tidak bisa membantu mu berpisah dari raja liu. Kaisar tahu bahwa kamu meminta syarat agar raja liu menceraikan kamu untuk mendapatkan maaf dari mu.


Kaisar menolak permintaan mu dia memohon pada ayah agar kamu bisa memberi nya kesempatan ke dua untuk menebus kesalahan nya padamu. Ayah harap kamu bisa menerima permohonan kaisar.


Bagaimana pun beliau adalah penguasa kerajaan xing. Ayah tidak bisa menolak permohonan nya. Setelah kau benar-benar memaafkanya ayah akan mengikuti keputusan mu Untuk bercerai dengannya.


Sekarang kamu temui lah raja liu dan bicara padanya jika kamu memberi kesempatan kedua untuknya. Maafkan karena kamu masih terjerat dalam pernikahan ini gara-gara ayah. Terimakasih telah memaafkan ayah.


Ayah sayang kamu anakku..


.. Jendral ho" ujar xia yu membaca isi surat dari jendral ho.


"Dasar tukang ngadu.. Pengecut.. Pecundang.. Raja bodoh.." sumpah serapah xia yu kepada raja liu. Dia kesal dan semakin benci akan tingkah raja liu.


"Liu liu kau kira aku akan diam saja. akan ku beri kau pelajaran agar kau tak berani mengusik ku lagi." ujar xia yu penuh amarah dia bangkit dari duduknya. Bergegas ke paviliun raja liu.


"Nona.. Anda mau kemana.." panggil fang yin saat melihat xia yu keluar dari kamarnya. Xia yu terus saja melangkah kan kakinya menghiraukan panggilan fang yin.


Fang yin mengikuti xia yu dari belakang dia bingung kenapa wajah xia yu terlihat sangat marah 😠. Padahal tadi dia meninggalkan nya dalam keadaan ceria, meskipun itu karena kebodohannya.


Xia yu berjalan dengan aura nya yang mengintimidasi. Semua pelayan dan pengawal bergidik ngeri melihatnya.


Xia yu sampai di depan paviliun raja liu. Dia menatap pintu tertutup itu bagaikan samsak tinju. Xia yu mengangkat kakinya dan menendang pintu itu dengan satu tendangan dapat membuka pintu yang tertutup rapat.


"Liu xingsheng.." panggil xia yu dengan suara tinggi nya. "Liu xingsheng dimana kau." lanjutnya kembali meneriakkan nama raja liu lengkap tapi tidak memakai embel-embel kerajaan.


Semua orang yang mendengar teriakkan nya melongo akan keberanian xia yu. Dari tendangan sampai panggilanya.


"Siapa itu..? Permaisuri.." ujar qiu mendatangi sumber suara. Dia terkejut ternyata yang memanggil tuannya dengan nama nya saja ternyata permaisuri tuannya.


"Dimana tukang ngadu itu..?" tanya xia yu menyebut raja liu tukang ngadu.


"Permaisuri.." lirih qiu menghampiri xia yu.


"Dimana liu xingsheng..?" tanya xia yu kembali.


"Yang mulia berada di dalam permaisuri." jawab qiu. Xia yu langsung meninggalkan qiu dan fang yin yang masih mematung.


...Bugh... Xia yu menendang perut raja liu yang baru saja keluar dari kamar nya hingga terjengkang ke belakang.


"Yang mulia.." ujar sing terkejut karena raja liu hampir menabrak nya.


"Pecundang.. Pengecut.. Kau berani mengadu pada ayahmu karena aku meminta kau untuk menceraikan aku.. Dasar tukang ngadu.. Raja bodoh aku benci kau.." amarah xia yu meluap tatkala berhadapan dengan raja liu.


"Kau ini kenapa..?" tanya raja liu tak mengerti apa maksud dari ucapan xia yu.


..Prang.. suara gelas dari tembaga di lemparkan begitu saja ke arah raja liu.


"Kau masih berani bertanya aku kenapa.. Kau ini memang raja bodoh yang pernah aku temui." jawab xia yu acuh.


'Gadis ini kenapa lagi.. Sih... ' batin raja liu.


'Permaisuri semakin berani yah..' batin sing.


"Permaisuri tolong jika ada masalah kita bisa bicarakan baik-baik." ujar sing.


'Xia yu aku mohon kau tenanglah..' ujar xia wei yang entah datang dari mana langsung berada di hadapannya dan bernteraksi dengan xia yu melewati batin mereka yang masih bersatu.


'Kenapa kau ada di sini...? Bukan kah kau telah pergi ke alam mu.' jawab xia yu dalam batin nya.


'Aku datang karena aku ingin memohon padamu agar memberi kesempatan pada raja liu. Untuk menebus kesalahan nya padaku. Setelah aku memaafkannya barulah kau bisa berbuat sesuka hatimu.' mohon xia wei pada xia yu.


'Baik hanya satu kesempatan akan aku berikan padanya. Aku berharap kau tidak berlama-lama untuk bisa memaafkannya. Dan jangan berharap aku bisa menyukai raja bodoh mu.' jawab xia yu.


'Baik.. Terimakasih..' ujar xia wei kembali menghilang dalam pandangan xia yu.


"Karena kau telah mengadu pada ayah mu. Dan kaisar menolak permintaan ku untuk berpisah dengan mu. dia meminta ku untuk memberi mu kesempatan agar dapat menebus kesalahan mu," xia yu berhenti untuk mengambil nafas.


"Aku akan memberimu satu kesempatan. Tapi jangan berharap aku mau hidup sebagai istrimu. Jika kau membutuhkan kehangatan seorang istri pergi saja cari wanita di luar sana. jangan harap kau bisa menyentuh ku jika kau berani aku akan membuat pusaka mu tertidur untuk selamanya." lanjut xia yu mengancam raja liu.


"Fang yin.. Ayo kembali.." seru xia yu memanggil fang yin untuk kembali ke paviliun nya.


"Baik nona.." jawab fang yin. Mereka berdua kembali ke paviliun gardenia meninggalkan ke hebohan di paviliun raja liu.


**tbc