The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
289. Segalanya terjadi terlalu cepat dan begitu tak terduga!



***


Kedua prajurit itu menundukkan kepala mereka dengan canggung dan berkata.


"Benar, Tuanku. Yang Mulia telah menarik kekuatan mistik yang ada pada dirinya. Mata anda sangat jeli, Gadis ini adalah gadis tercantik yang pernah kami temui. Anda sangat beruntung, karena ternyata dia masih suci (perawan) dan baru saja selesai mandi bunga.."


Pria itu mengibaskan tangannya dan para pelayan memahami isyarat itu. Mereka segera membawa gadis muda yang tergeletak di atas lantai. Lalu mereka cepat-cepat meninggalkan aula.


Sekarang di dalam aula megah itu hanya ada Sang Pangeran dan Xia yu yang masih terbungkus selimut.


Sang pangeran terus memandangi wajah cantik Xia yu, sebelum menatap mata gadis itu yang telah terbuka. Xia yu menatap acuh pada pria dihadapannya. Dia tidak merasa gugup atau mencoba memohon ampun pada lelaki itu.


Sang Pangeran merasa terkejut dan bertanya. "Gadis kecil, tidakkah kau takut padaku?"


"Tidak."


Xia yu menjawab dengan dingin. Ada beberapa hal yang ditakutinya, tetapi dia tidak akan takut pada orang yang akan segera mati ini.


"Aku tidak percaya nyalimu bisa sebesar ini!" Ucap Pangeran sambil mencuri pandang ke wajah Xia yu. Mendadak Pangeran menyadari kalau Gadis itu memiliki paras yang manis, terutama sepasang mata jernihnya yang berbinar bagai bintang di langit malam.


Kulitnya yang mulus putih bersih, merona kemerah-merahan dan sehalus telur rebus yang sudah di kupas. Gadis itu tidak bisa di bilang hanya cantik. Namun luar biasa cantik.


'Glegk!'


Seketika dia menelan saliva-nya tatkala birahi lelakinya bangkit kembali. Dia menatap wajah Xia yu bagaikan seekor serigala liar yang kelaparan. Dia yakin bisa merasakan dan menikmati orgasmenya kali ini.


Tiba-tiba pria itu menekan perut Xia yu lalu melepaskannya.


'Tidak ada!'


Lirih sang pangeran dalam hatinya. Akhirnya sang Pangeran bisa menyingkirkan kekhawatirannya. Karena tubuh gadis itu tidak terdeteksi kekuatan mistik.


Semua gadis yang telah ditangkap selalu merasa sangat takut padanya. Bahkan kebanyakan dari mereka menangis dan meronta-ronta ketika mereka dikirim ke tempat tidurnya. Tak ada satupun dari mereka yang sanggup bertahan hidup menghadapi tubuh perkasanya.


Sang Pangeran tidak menyangka, dia akan bertemu dengan seorang gadis cantik yang sangat tangguh dan seberani ini. Yang bahkan bisa menjawab pertanyaannya dengan tenang. Awalnya dia mengira Xia yu ini memiliki kemampuan beladiri yang hebat dan memutuskan untuk mengujinya. Namun, dia menyadari gadis ini tidak punya kekuatan di perut bagian bawahnya.


Saat itulah Xia yu menatap manik mata Sang Pangeran. Pria di depannya itu adalah orang yang terkenal paling brengsek di kerajaan iblis. Dia adalah putra ke-2 dari Raja Iblis terdahulu, yang merupakan adik laki-laki dari Raja Huang Zhuzi, pemimpin Kerajaan Iblis saat ini.


Dia dinobatkan sebagai Pangeran Huang Zhu dan di anggap jenius berdasarkan kemampuannya. Namun, dia memiliki gangguan mental yang kritis. Dia hanya bisa mendapatkan kenikmatan dengan menghancurkan banyak gadis belia.


Ada desas-desus yang beredar bahwa pria itu mampu menyetubuhi enam gadis sekaligus dalam satu malam, dan sebagian besar dari mereka disetubuhi hingga tewas karena keperkasaannya. Bahkan para gadis yang berhasil selamat pun berakhir dengan gangguan mental yang parah.


Tidak ada satupun perempuan di seluruh negeri yang tidak takut padanya. Bahkan ada beberapa gadis yang sangat ketakutan hingga mencoba bunuh diri, ketika tahu dirinya harus melayani Pangeran gila ini.


Namun kali ini Pangeran itu sedang berhadapan dengan gadis yang salah. Karena gadis di hadapannya itu adalah makhluk manis yang berdarah dingin.


Kedua mata Xia yu menampakkan kilatan amarah. Dia baru saja mendapatkan kilatan pristiwa yang terjadi pada sahabatnya saat melihat ingatan dari pria di depannya. Fang yin, sahabatnya telah menjadi salah satu korban dari keberingasan pria dihadapannya.


Xia yu mengatur emosinya, dan tatapannya begitu dingin saat menatap Sang Pangeran. 'Karena kau telah melakukan hal keji pada puluhan gadis yang tidak berdosa. Aku, Jing Xia yu. Akan dengan senang hati mencabut nyawa mu!'


Bibir Xia yu yang merah merekah agak ke atas. Dia terlihat seolah sedang tersenyum, tetapi tidak ada yang bisa menentukan apakah itu senyum sinis atau tidak.


Pangeran Huang Zu terus menatap wajah Xia yu, dan jantungnya yang bengis berdetak kencang ketika dia melihat gadis itu tersenyum! Senyuman itu begitu memikat batin Sang Pangeran. Dia langsung bergairah dan hawa nafsu tampak berkilauan di matanya!


Pangeran Huang Zhu membuka simpul tali pada selimut tipis yang membalut tubuh Xia yu. Tali itu adalah sejenis Tali ajaib yang juga pernah mengikat Xia yu. Tidak ada seorang pun yang bisa lolos jika tali itu mengikat mereka. Tali ajaib ini selalu digunakan senjata sebagai senjata di medan perang. Namun, sekarang Tali ajaib itu sudah menjadi mainan **** untuk para gadis di cengkraman tangannya.


Pangeran Huang Zhu melemparkan tali ajaib itu begitu saja setelah melepasnya. Dia ingin membuka selimut itu sehingga dia bisa menyentuh tubuh Xia yu..


Tiba-tiba selimut itu terlempar hanya dengan satu hentakan, Pangeran Huang Zhu merasa penglihatannya kabur bahkan sebelum dia sempat mengarahkan pandangannya pada tubuh seksi di bawah selimut itu.


Awalnya, dia hendak membalas, tetapi serangan tiba-tiba yang menimpanya membuat Pangeran Huang Zhu kehilangan kesempatan untuk membalas. Karena dia didera rasa sakit yang pedih pada titik ***********. Tubuhnya meringkuk tanpa sadar. Namun, tiba-tiba dia merasakan jantungnya tertusuk oleh sebatang paku yang tajam!


Segalanya terjadi terlalu cepat dan begitu tak terduga!


Pangeran Huang Zhu tidak dapat mengetahui bagaimana Xia yu dapat menyerangnya meskipun pria itu meronta-ronta hingga napas terakhirnya. Dia bahkan tidak tahu benda apa yang telah menembus jantungnya. Hingga Pangeran Huang Zhu mengejang tanpa sadar lalu berhenti bergerak.


Selama kejadian itu berlangsung, dia hanya mengerang pelan dua kali dan suaranya teredam di balik selimut yang membungkus kepalanya. Suaranya lirih, sehingga Xia yu menganggap tidak ada yang bisa mendengarnya.


Xia yu menarik tirai tempat tidur dan membungkus dirinya sambil melirik dengan acuh tak acuh pada Pangeran Huang Zhu yang sudah tak bernyawa, lalu dia tersenyum dengan bengis.


Inilah akhir dari Pangeran gila itu. Mati di tangan Xia yu, Sang pencabut nyawa manusia bengis seperti Pangeran Huang Zhu!


Meskipun Xia yu kehilangan kekuatan mistiknya, namun dia masih memiliki energi Qi dan tenaga dalam di tubuhnya. Di tambah kekuatan spiritual yang selalu dia sembunyikan. Tapi, untuk mengalahkan Pangeran Huang Zhu. Xia yu hanya menggunakan gerakan reflek secepat kilatnya.


Terlebih lagi, sebelum dia menyerang, dia telah mempertimbangkan beberapa rencana dalam pikirannya dan bahkan telah memperhitungkan kapan waktu yang terbaik untuk menyerang.


Hingga Pangeran gila itu terbujur kaku di atas lantai, dan matanya yang tampak garang terbuka lebar. Tak terima bahwa dirinya mati dalam keadaan yang penuh dengan amarah. Tusuk rambut gioknya sendiri yang telah digunakan untuk menembus jantungnya. Tetesan darah perlahan mengucur keluar dari ujung turun rambut yang menancap di dadanya itu.


Pangeran Huang Zhu telanjang bulat. Xia yu menendang selimut dari tempat tidur, seketika selimut itu terlempar ke udara sejenak lalu jatuh membentang diatas mayat sang pangeran. Xia yu membiarkan wajah Pangeran Huang Zhu yang menawan itu tetap terlihat.


Setelah itu, dia mengambil sapu tangan yang ada di atas balas untuk menutup mata pria yang barusan dia bunuh, agar ia seolah-olah sedang tertidur. Nasib naas akan selalu menimpa orang-orang yang telah berani memprovokasi-nya. Lebih nyaman di sebut dengan Kematian yang tak terduga!


"Tuanku?"


Ucap seseorang dari arah pintu yang tertutup. Tampaknya seseorang sedang memeriksa keadaan dari luar.


Suara itu terdengar seperti dua prajurit tadi. Mereka pasti sudah kembali dari kuburan massal. Xia yu bergegas kembali ke atas tempat tidur dan menarik tirai hingga tersibak turun dan menutupi seluruh tempat tidur. Para pelayan itu tidak akan menyadari kalau orang yang ada di atas tempat tidur adalah gadis yang mereka bawa dari kediaman pemimpinnya. Karena tubuh Pangeran Huang Zhu tergeletak di belakang tempat tidur.


"Salah satu dari kalian, tolong masuk kesini." Xia yu menirukan suara Pangeran Huang Zhu.


Kedua prajurit itu sepertinya tidak curiga, dan salah satu dari mereka memasuki aula.


"Apakah Tuanku baik-baik saja?" Salah satu prajurit datang memeriksa, berdiri di ambang pintu.


"Mendekat lah." Xia yu terus berkata, tetap menirukan suara Pangeran Huang Zhu.


Prajurit itu tidak berani melanggar perintah tuannya, dan berjalan menuju tempat tidur. prajurit itu lalu membungkuk...


"Wushh!"


Hembusan angin bertiup melintas dan sesosok bayangan dengan cepat menyambar keluar dari tirai. Sebelum prajurit itu berhasil mengangkat kepalanya untuk memeriksa, dia hanya mendengar suara gemertak dan lehernya patah seketika!


Pemandangan itu terlihat begitu mengenaskan. Prajurit malang itu bahkan tidak punya kesempatan untuk mengeluarkan suara sebelum mayatnya roboh di lantai. Dia bahkan tidak tahu siapa pembunuhnya!


Xia yu menyeret prajurit yang sudah tak bernyawa itu ke belakang tempat tidur sejajar dengan Pangeran Huang Zhu. Kemudian seketika hanya dalam beberapa detik.


Xia yu melemaskan pergelangan tangannya, karena dia merasa lelah setelah terlalu banyak bergerak tanpa tenaga dalam. Kecepatannya sedikit lebih lambat dari biasanya, tetapi cukup untuk menghabisi mereka.


Xia yu menghela nafas lega, kemudian dia mengambil pakaian milik wanita yang ada di dalam aula itu. Kemudian, dia membersihkan tempat kejadian perkara itu sebelum kemudian pergi meninggalkan aula.


Karena aula megah itu digunakan Pangeran Huang Zhu semata-mata untuk menyiksa para gadis belia, tidak ada banyak pelayan di sana kecuali beberapa orang yang berpatroli di sekitarnya. Xia yu pandai menyembunyikan diri karena itu tidak seorang pun memperhatikan keberadaannya.


Setelah itu, Xia yu kembali ke tempat dia mandi sebelumnya. Dan membunuh kedua wanita yang pasti sudah mengenalinya. Kemudian dia mengambil satu set pakaian pelayan itu lalu memakainya. Dia berjalan ke arah meja yang terdapat kertas serta batu arang hitam (Tinta) Dengan cekatan, Xia yu menumbuk satu buah arang lalu mengoleskannya pada separuh wajah dekat mata kanannya. Dengan cara itu dia bisa leluasa menyamar sebagai pelayan dan membebaskan saudara dan sahabatnya.


****tbc


Maaf kalau banyak typo**..