
***
Sebuah kediaman yang besar dan luas telah menjadi pilihan xia yu. kediaman itu memiliki banyak sekali paviliun. sekitar empat paviliun masing memiliki kamar dan ruang tamu yang luas.
bahkan tempat untuk para pelayan dan dapur nya sangat lah luas dan bersih. semua peralatan berjajar rapi di tempat nya. kediaman itu di jual dengan harga tiga ratus tael emas (batangan kali ya.?). kira-kira gambaran rumah nya seperti ini.
Xia yu memilih salah satu dari paviliun yang lebih besar dari pada yang lain. dia akan tinggal di paviliun itu bersama fang yin. sedangkan hei tian dan xiao huang akan tinggal di paviliun sebelah xia yu.
untuk bibi may xia yu menyuruh nya tinggal di paviliun ke empat. namun bibi may menolak nya. dia tidak ingin di sebut sebagai orang yang tidak tahu diri jika dia tinggal di sebuah paviliun. dia memilih tinggal di dalam ruangan yang di sediakan untuk kepala pelayan. itu pun karena xia yu memaksa nya. awal nya bibi may akan tinggal di tempat khusus bagi para pelayan atau pekerja.
malam itu mereka tidur dengan tenang setelah menyantap masakan xia yu dan fang yin, di bantu juga oleh bibi may.
selama memasak berhadapan dengan bibi may xia yu tidak membuka topeng wajah nya. dia tidak ingin banyak orang yang mengetahui wujud asli nya sebagai tabib misterius.
jika dia membuka topeng nya, dia hanya ingin di kenali sebagai diri nya, bukan tabib misterius.
...
Keesokkan hari nya mereka terbangun dengan tubuh yang segar. tidur mereka sangat nyenyak. bahkan xiao huang sangat menikmati kehidupan nya sebagai manusia. kehidupan yang selalu dia ingin kan saat menapak kan kaki nya di dunia ini.
sedangkan hei tian,?
dia masih sama saja. tetap dengan aura dingin nya yang selalu mengintimidasi dimana pun dia berada. (ibarat kata dia adalah sosok Han, sekertaris dari tuan saga, novel kesukaan author. hihihi.)
fang yin telah menyiapkan makanan yang dia masak bersama bibi may. penampilan bibi may telah berubah. kini dia terlihat seperti seorang pelayan senior dari keluarga berada.
kemarin saat dalam perjalanan ke kediaman baru mereka. xia yu menyuruh fang yin untuk membeli beberapa helai pakaian yang pantas untuk bibi may. itu juga tanpa sepengetahuan bibi may. fang yin memberikan nya setelah tiba di rumah itu.
semua makanan itu fang yin dan bibi may letakan di atas meja bundar yang berada di sebuah gazebo. sebuah gazebo di kelilingi oleh kolam ikan yang hanya menyisakan jalan setapak untuk menuju tempat itu.
fang yin tahu jika nona nya sangat menyukai ketengan dan keindahan. maka dari itu dia memilih tempat ini untuk acara sarapan mereka.
xiao huang dan hei tian datang bersama xia yu yang telah mengganti pakaian nya dengan hanfu putih. tidak lupa xia yu memakai topeng putih nya yang sangat senada dengan hanfu nya.
rambut nya dia gerai dengan kepangan kecil di sisi kiri dan kanan, kemudian di satukan di belakang kepala nya dan mengikat nya dengan fita putih yang panjang.
anting-anting giok putih dia pilih sebagai perhiasan nya. sangat serasi dengan gelang giok dan cincin ruang milik nya.
penampilan nya bagaikan bidadari yang baru saja turun dari langit. saat hanfu putih nya terbawa angin yang berlalu lalang di sekitar nya, membuat kain hanfu itu berayun dengan alunan yang indah.
"selamat pagi..!" ucap xia yu saat berhadapan dengan fang yin dan bibi may. sebuah senyuman terlukis indah di bibir merah cerry nya.
bibi may sangat terpana dengan penampilan xia yu. dia tidak menduga jika gadis yang semalam menutup sebagian kepala nya dengan topi jubah itu ternyata sangat cantik. meskipun setengah wajah nya tertutupi topeng, dia yakin bahwa kecantikan yang alami lah yang ada di balik topeng itu.
"selamat pagi nona.." jawab fangf yin.
..Kreett..
hei tian menarik satu kursi yang ada di hadapan meja itu. kemudian mempersilahkan xia yu untuk menduduki nya.
xia yu menerima dengan senang hati perlakuan hei tian. beda hal nya dengan xiao huang yang langsung duduk saat melihat semua makanan itu.
"duduk lah.." titah xia yu pada mereka yang masih berdiri.
xia yu mengalihkan pandangan nya pada bibi may. "kenapa bibi may tidak duduk.?" tanya xia yu.
"ma..maaf nona.. saya tidak pantas untuk makan bersama anda.!" jawab bibi may sembari menunduk kan kepala nya.
"saya tidak suka di bantah.! jika bibi ingin bertemu dengan paman li wei dan li zyan, sebaik nya bibi menuruti semua perintah saya." ujar xia yu tegas.
mendengar hal itu, bibi may langsung menuruti perintah nya. dia melakukan itu karena dalam hati nya ingin sekali dia kembali bertemu dengan kedua anak asuh nya itu.
mereka pun memulai sarapan pagi nya setelah xia yu menyantap salah satu makanan itu. acara makan pagi itu berlangsung dengan khidmat. xia yu selalu melarang teman-teman nya bicara saat makan. maka dari itu suasana yang tercipta di sana hanya ketenangan.
semua makanan telah habis di makan xiao huang, hei tian, fang yin dan bibi may merapikan semua alat makan itu. kini hanya tinggal xia yu yang berada di tempat itu dengan kue osmanthus kesukaan nya sebagai makanan penutup nya.
tidak berapa lama mereka berempat kembali ke tempat xia yu berada. mereka duduk kembali di tempat nya. fang yin tengah menyeduh teh dalam sebuah poci. kemudian menyajikan teh hangat itu dalam sebuah gelas yang sangat kecil khusus untuk teh poci.
beberapa saat kemudian xia yu memulai perbincangan nya. "bibi may, sekarang bibi bisa mulai menjelas kan semua yang bersangkutan dengan tabib li."
bibi may terlihat sangat ragu saat xia yu menyuruh nya untuk menceritakan semua tentang keluarga tuan nya. keraguan dalam benak nya masih sangat kuat karena dia belum mengetahui siapa sosok gadis di depan nya itu.
xia yu melihat keraguan itu. dia pun memberitahu siapa diri nya, kenapa dia kenal dengan kakek li. "tenang lah bibi, saya bukan orang jahat. perkenal kan saya adalah murid kakek li. beliau melatih saya untuk beberapa tahun lalu," ucap nya berbohong. maaf dia tidak bisa jujur pada orang yang tidak terlalu dekat dengan nya.
"saya adalah tabib misterius yang tengah di perbincangkan oleh semua orang dari kerajaan ini. saya datang kesini dengan tugas dan amanah dari guru saya. beliau menyuruh saya untuk membuat orang yang menjebak dan membunuh nya merasakan balasan nya. dan juga beliau menyuruh saya untuk menyelamat kan keluarga nya dari orang terdekat nya yang memiliki kepribadian ganda." jelas xia yu. dia yakin jika bibi may pasti mengerti maksud nya.
saat mengetahui jika gadis di hadapan nya adalah murid tuan nya. bibi may langsung mempercayai nya. dia juga merasa lega dan senang saat mendengar akan membuat keadilan bagi keluarga tuan nya. dengan segera bibi may menjawab ucapan xia yu.
"maaf kan saya nona. maaf karena saya sudah bersikap tidak baik dan tidak sopan pada anda nona." ucap nya meminta maaf.
"saya terima permintaan maaf bibi. sekarang bibi bisa beritahu saya semua yang berhubungan dengan guru saya.!"
"baik nona.." jawab bibi may. dia pun mulai memberitahu semua yang dia tahu.
"tuan Li yue.. itu lah nama dari tabib li. beliau adalah orang yang sangat baik dan rendah hati, beliau mengajarkan ilmu pengobatan nya pada keturunan nya. tuan li wei anak nya dan tuan muda li zyan cucu nya. mereka juga menuruni sifat baik dan rendah hati nya. bahkan mereka mewarisi kepintaran tuan li yue yang sangat jenius dalam bidang meracik obat.
tapi.. saat berita hilang nya tuan li yue. tuan li wei dan tuan muda li zyan sangat terpuruk. selama berhari-hari mereka mencari tuan li yue. namun tak kunjung ketemu, sampai pada saat berita jika tuan li yue tewas masuk ke dalam jurang. dari hari itu batin mereka terguncang.
beberapa hari kemudian, entah kenapa tuan li wei terlihat seperti orang yang tidak waras. beliau mengamuk bahkan membunuh para pelayan nya. tuan li wei seperti bukan diri nya. saya mengira jika beliau kerasukan. tapi saat saya tidak sengaja melihat senyum dari tuan li zhu. saya menaruh kecurigaan pada nya.
saya tidak tega melihat kondisi anak tuan saya seperti itu. saya menyarankan agar beliau di periksa oleh tabib lain. namun bukan berita baik yang kami dapat kan. malahan vonis yang mengejutkan semua orang.
tuan li wei di vonis gila karena kehilangan ayah nya. dan untuk tuan muda li zyan, dia mulai sakit-sakitan saat kepergian kakek nya dan mendengar vonis ayah nya.
selama berhari-hari dia sakit dan selalu berada di dalam kamar nya. saya memiliki firasat jika keadaan nya seperti itu karena ada sangkut paut nya dengan paman nya yaitu tuan li zhu.
tepat saat tuan li wei di vonis gila. istri nya menikah dengan paman suami nya. di hari itu tuan li wei sedang sakit. karena tidak tega melihat ayah nya kesakitan, li zyan mendatangi tuan li zhu untuk mengobati ayah nya. tapi bukan nya mengobati dia malah mengucapkan kata-kata yang tidak baik yang berakibat memancing amarah li zyan.
karena tak terima, li zyan menyerang tuan li zhu di hadapan semua orang. setelah itu mereka mengirimkan tuan li wei dan tuan muda li zyan ke tempat pengasingan. di sana juga mereka di jaga oleh orang-orang yang bekerja pada tuan li zhu.
dari situ saya tidak tahu kabar mereka lagi. saya di usir dari kediaman li karena fitnahan mantan istri tuan li wei. padahal saat itu saya tengah mencari kebenaran tentang kepergian tuan li yue dan kondisi anak serta cucu nya. tapi naas saya malah di usir dengan fitnahan itu." jelas bibi may panjang lebar.
xia yu kini semakin tidak menyukai nama li zhu dan mantan istri li wei. "terimakasih telah menjelaskan semua nya.. sabar lah saya akan membalas semua penderitaan yang telah kalian lalui. tinggal lah di sini siang ini saya akan membawa tuan li wei dan tuan muda li zyan mu." hibur xia yu.
"terimakasih nona.!"
**tbc