The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Paviliun gardenia



Fang yin meninggalkan xia yu dengan wajah kebingungannya, dia enggan tapi mau apa di kata jika nonanya sudah memerintahnya untuk melakukan tugas yang di berikan dia hanya akan menuruti kemauan sang nona dan melakukan yang terbaik untuk membuat nonanya senang. fang yin pergi ke toko pengrajin untuk membuat papan nama yang besar untuk paviliun yang sekarang di tempati oleh xia yu. dia meminta kepada pengrajin untuk menyelesaikan tugas itu hari ini juga dan mengirimkannya ke paviliun xia yu. setelah meyelesaikan tugas pertama fang yin menunggu kedatangan jiang yu di toko tuan han dia memakai cadar seperti biasa jika datang ke tempat tuan han karena perintah xia yu yang tak mau identitasnya untuk seorang pengusaha terbongkar.


tidak lama fang yin menunggu jiang yu datang bersama jiang ye menaiki kereta pemberian tuan han xia yu juga memerintahkan jiang yu untuk memiliki kuda lainya agar jika di keadaan mendesak dia bisa bergegas untuk mendatanginya. jiang yu menghampiri gadis bercadat itu karena mengetahui jka gadis bercadar di kedai itu adalah fang yin.


"kau sudah lama menunggu" ujar jiang yu duduk di hadapan fang yin


"belum lama.." jawab fang yin singkat. dia akan bbersikap jutek dingin kepada orang lain dan hanya bersikap hangat pada nonanya saja.


"ada apa kau menunggu ku..?  apa nona membutuhkan bantuanku..?" tanya jiang yu yang sama tidak suka basa-basi.


"aku kemari karena nona ingin kalian berlima tahu kalau sekarang nona sudah pindah dari tempat pengasingannya ke tempat raja liu..  nona juga memerintahkan kau untuk terus memberi jiang ay obat selama 3 hari ini hanya satu kali dalam sehari dan nona akan mengunjungi kalian jika nona sudah senggang." jelas fang yin memberitahu pesan dari nonanya.


"baik aku akan menjalankan perintah dari nona.. oh ya apa nona baik-baik saja..?" jawab jiang yu kembali bertanya


"nona baik-baik saja sekarang nona akan mulai pembalasan pada orang-orang yang telah menyakitinya" jawab fang yin dia menceritakan yang sebenarnya kepada jiang yu karena dia tahu bahwa nonanya telah menceritakan jati dirinya dan rencana balas dendamnya juga.


"benarkah nona sudah mulai..?" tanya kembali jiang yu merasa bersemangat jika membahas pembalasan dendam xia yu.


"ya sudah kemarin nona telah mengacaukan paviliun yang di siapkan raja liu untuk si Alien dan sekarang nona menugaskan aku untuk pergi ke pengrajin membuat papan nama baru" jelas fang yin


"apa nama barunya..?" tanya jiang ye penasaran


"namanya paviliun gardenia.." jawab fang yin


"ini sudah siang aku harus kembali karena nona akan ke istana untuk mengunjungi kaisar terdahulu yang sedang sakit" ujar fang yin berniat undur diri


"baiklah... salam untuk nona.. jaga kesehatan kalian berdua jika butuh bantuan kami beritahu kami" jawab jiang yu mengakhiri  pembicaraan mereka bertiga.


"aku pamit.." ujar fang yin meninggalkan jiang yu dan jiang ye.


Di lain tempat kediaman permaisuri raja jun liu xing, lien hua mengamuk kepada pelayan yang telah memberinya informasi di kediaman raja liu dan juga kabar jika xia wei masih hidup setelah mendapatkan hukuman dari raja liu karena fitnhannya, bahkan sekarang wanita yang di bencinya itu telah mempunyai keberanian untuk bicara dan merusak paviliun lanhua yang di siapkan oleh raja liu untuknya.


"APA...!!  dia masih hidup..?" tanya lien hua kaget mendenga xia yu masih hidup


"benar yang mulia, wanita itu sekarang berada di paviliun lanhua dan wanita itu juga menghancurkan semua barang yang mengingatkan raja liu pada yang mulia" jelas pelayan yang menjadi mata-mata di kediaman ra liu


"dasar wanita lak**t kenapa dia tidak mati bahkan sekarang dia berani melawan ku kurang ngajar" gerutuana lien hua kepada xia yu.


"yang mulia mungkin dia berada di sini hanya sebentar seperti terakhir kali yang mulia bertemu dengannya saat kunjungan ke istana. bukannya siang ini yang mulia akan berkunjung ke istana..?" ujar nori pelayan pribadi lien hua yang memberitahu perihal kunjungan ke istana


"hm.... sepertinya benar si ja***g itu kembali kemari karena perintah dari kaisar" ujar lien hua ingat dengan perintah kaisar yang mengharuskan anak dan menantu kerajaan untuk datang ke istana.


****tbc**