The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Gadis cantik..?



setelah pergi dari kediaman permaisuri orang yang tadi mengawasi xia yu dan fang yin kini tengah berada di sebuah ruangan yang sangat mewah. seorang lelaki dengan gagahnya berdiri di depan meja kerjanya memegang  buku dari rotan di tangannya.


Raja Liu xingsheng



"salam hormat yang mulia" ujar Qiu pengawal bayangan yang di utus raja liu untuk mengawasi permaisuri dia menghadap raja liu dengan hormat.


"bangunlah  Qiu... bagaimana kabar wanita itu.?" jawab raja liu tidak mau basa-basi


"yang mulia saya tidak melihat permaisuri keluar dari kediamannya yang saya temui disana adalah pelayannya fang yin dan gadis muda yang cantik bahkan saya baru pertama kali melihatnya di negri ini" jawab qiu menjelaskan apa yang di lihatnya, qiu adalah pengawal bayangan yang sangat jeli dia bisa mengingat setiap wajah seseorang yang di lihatnya tapi dia tidak menyadari perubahan permaisuri


"gadis cantik..?" tanya raja liu tak percaya dengan apa yang di dengarnya setau dia setelah xai wei menikah dengannya xia wei tidak pernah ada keluarga atau teman yang menjenguknya. mereka semua sangat tidak menyukai xia wei.


"ya.. yang mulia saya baru melihatnya hari ini 2 hari yang lalu saya datang ke sana hanya melihat pelayan permaisuri saja sedangkan untuk permaisuri saya pikir dia masih terbaring sakit di tempat tidur." jelas qiu


"sudah berulang kali aku bilang jangan menyebut wanita jahat itu permaisuri aku tidak sudi dia menjadi permaisuri ku hanya ada lien hua di hatiku..!!" ujar raja liu


"maaf yang mulia, saya tidak akan mengulangnya kembali" ujar qiu meminta maaf karena telah menyebut xia yu permaisuri.


"sore ini antar aku ke tempat pengasingannya menjemput dia untuk datang ke istana, aku muak dengan pernikahan ini" ujar raja liu dengan kesal. dia menyuruh qiu untuk melihat keadaan xia yu setelah beberapa hari dia mendapatkan perintah dari kasi untuk datang ke istana karena ke sehatan kaisar terdahulu memburuk dan juga mengharuskan anak dan menantu hadir di kunjungan itu.


"baik yang mulia, permisi hamba undur diri." ujar qiu pamit.


sedangkan di lain tempat xia yu dan fang yin sedang menaiki kereta yang di kemudikan oleh jiang yi. xia yu menyuruh fang yin untuk ke tempat  kelima saudara meminta bantuan dari salah satu pria di sana dan jing yi lah yang mengusulkan dirinya sendiri untuk mengantarkan xia yu. awalnya jiang yi kaget dengan penampilan xia yu yang memakai tudung tapi xia yu terlihat sangat anggun dengan tudung penutup putih di kepalanya. 'kecantikan seperti apa yang berada di balik tudung itu.?' batin jiang yi


Xia yu



(maaf jika gambar tidak sesuai)


kereta yang di tumpangi xia yu adalah kereta pemberian dari tuan han untuk memudahkan jiang yu membawa minyak dan barang lainnya, kini kereta itu telah sampai di dalam pasar jiang yi menepikan kereta di dekat kedai makanan, xia yu menyuruh fang yin untuk membeli ikan yang dia iginkan dan beberapa sayuran sedangkan untuk jiang yi dia menyuruhnya membeli beberapa makanan kecil untuk di bawa pulang dan di nikmati bersama keempat saudara jiang yi. sedangkan xia yu berdiam diri di dalam kereta membaca buku catatan.


....bugh...bugh...bugh... suara pukulan tangan mengenai tubuh seseorang.


"ampuni saya tuan saya tidak mencuri..!" ujar pemuda yang telah meringkuk di tanah karena di pukuli


"pencuri mana yang akan mengakui perbuatannya.. kalau saja aku tidak melihatmu membawa bungkusan yang sama dengan punyaku yang di curi aku tidak akan menuduhmu" ujar lelaki berbadan besar serta beberapa pengawal di belakangnya yang memukuli pemuda itu


"sungguh tuan aku tidak mencuri" ujar pemuda itu kembali membela diri kembali


"jika kau tidak mau mengakuinya lebih baik kau terima hukuman dariku karena kau telah berani mencuri barang ku.. pengawal hajar pencuri itu sampai dia babak belur bahkan mati sekalipun" ujar lelaki berbadan besar.


"baik tuan besar" ujar para pengawal menerima perintah tuan besarnya. mereka berjalan mendekat kearah pemuda yang meringkuk itu dan mulai mengulurkan tangannya untuk menghajar pemuda itu. tapi sebelum pengawal menyentuhnya ada suara wanita yang menghentikan gerakan para pengawal itu.


"jika kalian berani menyentuh tubuhnya kupastikan tangan kalian patah saat ini juga" ujar gadis yang memakai tudung kain putih turun dari kereta dan mendekat kearah kerumunan itu. membuat semua orang yang melihat kearahnya dengan tatapan kekaguman terdenagr beberapa bisikan dari orang-orang yang berada disana.


''wanita yang anggun''


"siapa wanita ini sangat cantik"


"aku penasaran dengan wajah dibalik kain putih itu"


"wanita ini berani sekali menyela hukuman tuan besar"


"iya dia berani sekali aku penasaran apa yang akan dilakukan tuan besar pada gadis ini nanti"


"semoga saja gadis ini baik baik saja"


(seperti itulah bisikan dari orang-orang disana)


**tbc