
Kediaman jendral ho
***
Jendral ho menerima surat dari kaisar yang di kirim langsung oleh kasim lu. saat membaca isi surat itu jendral ho sangat terkejut. baru saja dua hari yang lalu kaisar memohon untuk memberi kesempatan pada raja liu. tapi sekarang kaisar mengirim surat cerai dan surat permintaan maaf.
di dalam surat permintaan maaf itu tertulis juga undangan untuk mendatangi dan membahas perceraian anaknya. jendral ho tidak berlama-lama dia langsung menyuruh dali untuk menjemput xia yu di kediaman raja liu.
jendral ho bergegas memenuhi undangan kaisar untuk datang ke istana. menurut nya xia yu tidak perlu ikut ke istana. dia berpikir jika xia yu sekarang pasti sedang tertekan karena ulah suami nya tidak memanfaat kan waktu untuk menebus kesalahan nya.
***
Istana kerajaan xing
kaisar menyuruh raja liu datang ke istana untuk membahas perceraian nya. kaisar menunggu ke dua orang yang di undang nya di sebuah ruang kerja yang banyak sekali buku dari rotan. kaisar duduk di kursi kerja nya membaca satu buah buku. dia di temani oleh pelayan setia nya dan pengawal bayangan.
satu jam berlalu ke dua tamu yang di tunggu telah tiba di istana. mereka langsung di perintahkan untuk menemui kaisar di ruang kerja nya.
"SALAM HORMAT PADA BAGINDA KAISAR." ujar orang-orang yang telah masuk kedalam ruangan itu karena di persilahkan oleh pengawal yang berjaga di depan ruangan.
"bangun lah.." lirih kaisar.
"terimakasih yang mulia.." jawab mereka bangun dari berlutut nya.
kasim lu mempersilah kan jendral ho dan raja liu untuk duduk di kursi yang telah tersedia di ruangan itu. setelah mereka duduk kaisar memulai pembicaraan.
"liu sheng.. sebenar nya apa yang telah terjadi sampai-sampai istri mu meminta qiu mengirim surat pada ayah agar kau dan dia bercerai." tanya kaisar pada raja liu.
"ampun beribu ampun ayah.. saya telah melakukan perbuatan yang sangat buruk kepada xia wei dengan melanggar peringatan dari nya ayah." ujar raja liu menjawab pertanyaan kaisar.
"sebenar nya peringatan seperti apa..?" tanya kaisar kurang faham maksud jawaban raja liu.
"kenapa melakukan hal itu bisa membuat xia wei marah..? apa dia menolak untuk bersetubuh dengan mu..?" ujar kaisar bertanya kembali.
"xia wei marah karena dia memang melarang suami nya untuk menyentuh tubuh nya. jika raja liu berani menyentuh nya meskipun hanya seujung kuku xia wei akan menarik kembali kesempatan yang telah dia beri." ujar jendral ho menjawab pertanyaan kaisar. dia memberitahu kan peringatan dari xia yu. jendral ho mengetahui peringatan itu karena saat xia yu berada di kediaman nya.
"maaf kan saya jendral ho. saya telah membuat xia wei kembali membenci dan marah pada saya." ujar raja liu berlutut di hadapan jendral ho dia menyesal karena perbuatan nya.
"bangun lah.. maafkan xia wei juga mungkin dia seperti itu karena terlalu banyak mendapat kan penderitaan selama pernikahan nya." jawab jendral ho membantu raja liu berdiri.
...DEG... suara hati kaisar dan raja liu bagaikan tertusuk oleh panah. perasaan mereka campur aduk sampai tak bisa menjawab atau membela diri.
"saya harap kaisar dan raja liu bisa melepaskan kedudukan permaisuri dari xia wei dan memberitahukan bahwa status xia wei masih tetap seorang gadis bukan wanita. anggap saja seperti kompensasi yang xia wei ingin kan" lanjut jendral ho karena tidak ada jawaban dari kaisar dan raja liu.
saat mendengar ucapan ke dua jendral ho kaisar langsung menatap ke arah wajah nya. ada kilatan amarah dalam tatapan nya tapi dia tidak bisa menolak permintaan jendral ho. bagaimana pun yang paling menderita adalah anak dari jendral ho.
"baik lah akan aku urus semua masalah itu. sekali lagi aku minta maaf atas semua kejadian yang telah menimpa anak mu." jelas kaisar mengalihkan pandangan nya agar amarah nya tak terbaca. tapi semua itu sia-sia karena jendral ho telah merasakan amarah nya dalam suara yang dia keluarkan saat bicara.
"terimakasih atas ke bijaksanaan paduka kaisar. jika tidak ada hal lain lagi hamba pamit undur diri untuk menjemput putri hamba." jawab jendral ho dengan pamit nya.
"baik lah.. kasim lu tolong antar kan jendral ho kembali ke kediaman nya dengan selamat." ujar kaisar memerintah kan kasim lu untuk mengantar jendral ho.
"terimakasih paduka kaisar.. hamba mohon undur diri." ujar jendral ho bangkit dari duduk nya. dan pamit pada kaisar.
"silahkan.." jawab kaisar mempersilah kan jendral ho meninggal kan kaisar dan raja liu.
setelah jendral ho keluar dari ruangan itu. kaisar memerintah kan semua pelayan yang berada di kamar itu untuk ke luar. mereka menuruti titah kaisar dan sekarang di ruangan itu tersisa kaisar, raja liu dan beberapa pengawal bayangan.
**tbc