The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
237. Kemunculan Dua puluh Sosok Berjubah Hitam..



***


Sekelebat kilatan merah dari atas panggung di sertai teriakan dan sosok seseorang yang terjatuh terlihat dan terdengar oleh semua orang yang ada di dalam aula itu.


'BRUKH!'


"Ahhh!"


Seseorang terjatuh dari atas panggung. Namun, yang terjatuh bukanlah sosok berpakaian merah. Melainkan seorang Kultivator Medis yang terjatuh ke tanah secara menyedihkan.


Seluruh tubuhnya tergores karena lokasi terjatuhnya menimpa sebuah kendi besar hingga kendi itu ikut pecah dan melukainya. Membuatnya tidak bisa bangun.


Sedangkan sosok berpakaian merah yang di serang Kultivator Medis itu, tengah berdiri di atas panggung dengan Jubah Merah yang terhembus oleh angin. Topeng emas burung Phoenix yang dia kenakan memancarkan sinar yang indah. Membuat sosok berpakaian merah itu semakin mempesona.


Orang-orang di sana bisa melihat sudut bibirnya terangkat. Mereka juga bisa merasakan auranya yang jahat, licik namun mempesona. Sosok berpakaian merah itu menatap Kultivator paruh baya yang terjatuh di bawah panggung dengan seringainya.


Yuan ZHu-Ming yang telah kembali ke atas panggung setelah memberi arahan kepada salah satu jendral yang ikut bersamanya, agar membereskan pasangan ayah dan anak, yang telah menipu dia dan semua orang. Kedua orang itu akan di beri hukuman yang berat setelah dia kembali ke kerajaannya.


Sekarang Yuan Zhu-Ming sedang duduk di tempat awalnya. Kedua matanya terus memperhatikan pergerakan dari sosok berpakaian merah itu. Hingga kejadian tak terduga itu terjadi.


Kedua matanya berbinar ketika melihat sosok yang kejam namun mempesona itu begitu lihainya menghindari serangan yang diberikan oleh Kultivator Medis yang kini sedang menahan sakit di sekujur tubuhnya.


Secara tiba-tiba Xia yu berbalik tanpa memberi peringatan apa pun. Kedua matanya mengarah pada kedua mata Yuan Zhu-Ming.


Saat itulah, kilatan pada mata Yuan Zhu-Ming menghilang. Dia hanya duduk dengan tenang. Wajahnya terlihat datar dan tubuhnya tegak menatap ke arah depan.


Melihat itu, Xia yu hanya tersenyum sambil berkata dengan terkekeh di dalam hati.


'Paman adalah orang yang benar-benar pandai menutupi dirinya. Hihi..'


Xia yu telah bertemu dengan pria itu beberapa kali. Namun setiap mereka bertemu, Xia yu selalu bisa melihat sisi yang berbeda darinya. Tapi satu yang selalu dia kenali adalah auranya yang berbeda dari yang lain. Hal itu membuat Xia yu berpikir.. Siapa pria itu sebenarnya?


Orang-orang yang ada di atas panggung hanya menatap Kultivator Medis yang terjatuh itu dengan rasa penasaran. Mereka tidak ada niat membantunya sama sekali. Memilih melanjutkan langkah kaki mereka sampai ke tempat masing-masing. Mereka melihat pria paruh baya itu diam-diam mendorong sosokl berpakaian merah. Oleh karena itu, ketika dia ditendang hingga terjatuh oleh Xia yu. Mereka tidak meributkan hal itu.


Di sisi lain, Kultivator Medis yang kemarin berulah dengan Xia yu hanya memperlihatkan wajah yang suram. Dia pun memberikan perintah dengan melambaikan tangannya pada para penjaga yang bertugas di sana.


"Bawalah dia pergi dari sini..!"


Setelah berkata seperti itu, dia menatap sosok berpakian merah di atas panggung dengan kejam. Namun karena dia tahu bahwa sosok itu adalah kandidat dari pasar gelap, dia tidak berani melakukan apa pun di hadapan banyak orang.


Seorang pria paruh baya yang berdiri di samping tumpukan obat memberikan resep pada masing-masing peserta. Dia berbicara dengan suara yang lirih.


"Ambil tanaman obat yang ada di daftar. Sepuluh orang yang datang dengan tanaman obat paling lengkap sesuai daftar akan naik ke tahap selanjutnya. Sedangkan yang lainnya akan di anggap gagal."


"Mulai!!"


Setelah kata-kata itu terdengar, Dua puluh sembilan peserta di atas panggung langsung melihat daftar yang mereka pengang sembari mengambil tanaman di atas meja.


Ketika guru dari Akademi Awan Nerbintang selesai mengambil tanaman obat. Dia melirik Xia yu yang membawa keranjang berisi tanaman obat. Tanpa sadar kedua alisnya mengerut. Sebaliknya, Xia yu sedikit memiringkan kepalanya dan tersenyum ketika mengetahui Guru itu meliriknya.


Dalam waktu yang singkat, sepuluh orang lolos ke tahap berikutnya. Sedangkan yang lainya gagal. Orang-orang yang gagal langsung turun dengan wajah yang kusam, kini mereka hanya bisa menyaksikan tahap selanjutnya.


Sepuluh orang yang lolos langsung masuk ke tahap final kompetisi tersebut. Mereka akan meracik tanaman obat di tempat yang telah di sediakan. Racikan obat dengan tingkat yang paling tinggi serta paling langka akan menang.


Xia yu mulai meracik obatnya setelah melihat banyaknya jumlah dan variasi tanaman yang ada di dalam daftar. Cara dia meracik obat sangat berbeda dari peserta lainnya. Bahkan ketika melihat cara dia melakukannya, mereka tidak akan bisa mempelajarinya.


Xia yu meracik obat seperti eksperimen yang dia lakukan di Zaman Modern. Dia akan mengolah dan memurnikan lapis demi lapis hingga akhirnya dia selesai meraciknya. Xia yu segera berjalan menghampiri juri dan membawakan botol yang berisi cairan berwarna hijau. Kemudian dia meletakkan botol itu di hadapan delapan Juri dari Kultivator Medis Negeri Awan. Lalu berkata.


"Tolong dinilai."


Seorang panitia mengambil botol obat Xia yu. Kemudian menuangkan isinya ke dalam delapan mangkuk teh berwarna putih. Setelah itu membagikan mangkuk berisi cairan hijau itu kepada delapan juri.


"Apakah ini obat? Warnanya sangat indah." Seorang juri wanita berusia 30 tahun merasa terkejut ketika melihat cairan hijau bening di dalam mangkuk kecil itu.


"Kakak yang cantik dan anggun, cairan hijau itu benar-benar obat. Aku tidak akan menipu orang tua maupun orang muda.." Jelas Xia yu.


Juri wanita itu berkedip saat melihat dan mendegar penjelasan sosok berpakaian merah yang di kiranya adalah seorang tuan muda. Senyuman mempesona serta kedua matanya yang jernih membuat juri wanita itu sedikit tersipu malu. Semburat rona merah di wajahnya kini jelas terlihat.


Sedangkan Yuan Zhu-Ming yang melihat kejadian itu secara langsung mengerutkan kedua alisnya sambil berbicara dalam hati.


'Anak ini benar-benar kurang ajar!'


Lagi-lagi Xia yu menangkap perilaku Yuan Zhu-Ming yang terang-terangan memperhatikannya ketika menjawab pertanyaan juri wanita itu. Xia yu sedikit menoleh dan menatap pria itu, kemudian bertanya sambil menyunggingkan senyuman nakalnya.


"Paman Yuan, kenapa kamu terus menatap ku?"


Juri wanita tadi mencoba mencairkan suasana yang canggung dengan bertanya kepada Xia yu.


"Apakah Tuan Muda bisa memberitahu kami, bagaimana efek kerja obat ini?"


Xia yu pun menjawab pertanyaannya. "Obat ini dinamakan Cairan peningkat Kecepatan Tingkat Tiga. Setelah seseorang meminum obat ini, dia bisa meningkatkan kecepatan sampai sepuluh kali lipat ketika melarikan diri. Bahkan ketika seorang Fighter tingkat tujuh yang di kejar oleh Spirit Master, setelah meminum obat ini dia bisa melarikan diri dengan cepat!"


Ketika mendengar penjelasannya, orang-orang yang ada di atas dan di bawah panggung terkejut. Mereka memandang obat hijau di dalam mangkuk itu dengan tatapan iri. Jika Xia yu tidak berbohong, maka obat itu bukan hanya obat biasa. Obat itu bisa menjadi penyelamat mereka dalam kondisi darurat.


"Tidak masuk akal! Saya telah mengurus berbagai macam obat bertahun-tahun. Saya belum pernah mendengar obat bernama Cairan Peningkat Kecepatan Tingkat Tiga. Itu hanyalah omong kosong!"


"Benar! Jika menilai usia dan tingkatan Anda yang hanya mencapai Kultivator Medis tingkat tiga, maka bisa dilihat bahwa kemahiran anda dalam meramu obat sangatlah terbatas."


Penjelasan Xia yu benar-benar memicu kemarahan pria paruh baya yang sedari awal tidak menyukainya. Wajahnya mulai memerah, dia menunjukkan jari telunjuknya pada Xia yu dengan amarah yang tidak bisa lagi di tahan.


"Kamu! Dasar anak tidak sopan! Sangat arogan! Benar-benar bodoh!" Luapan amarah dan kebencian pria paruh baya itu.


"Baiklah berhenti! Tidak perlu bertengkar. Obat ini memang Obat tingkat tiga yang sangat berharga.." Ujar salah satu Juri.


Semua orang langsung diam ketika seorang pria tua yang ada di tengah mulai bicara. Guru medis dari Akademi Awan Berbintang bahkan memandangnya dengan kedua mata yang terbelalak.


"Ketua Yu, apakah kamu sudah melihatnya dengan jelas? Anak kecil itu bisa meracik Obat tingkat tiga yang sangat berharga!"


Setelah mendengar pertanyaan dan pernyataan itu, Ketua Yu terlihat tidak senang.


"Pak Tua Chen, apakah anda mempertanyakan kemampuan saya dalam menilai Obat?"


Guru Medis dari Akademi Awan Berbintang langsung menunjukkan sikap setelah melihat wajah Ketua Yu. Dia lanjut berbicara dengan hormat.


"Saya tidak berani. Kepala Yu adalah Kepala sekolah dari Perguruan Kedokteran. Anda adalah orang yang disegani. Anda pasti jauh lebih mengerti dalam bidang ini. Sikap saya sungguh tidak pantas. Saya mohon agar Ketua Yu tidak terlalu memikirkan ucapan saya...."


Setelah mengatakan hal itu, dia menoleh pada Xia yu yang berada di sampingnya. Wajahnya terlihat bingung. Dia tidak percaya bahwa dirinya akan kalah dari lelaki yang masih sangat muda.


Kedua mata Yuan Zhu-Ming agak berubah. Tatapannya mengarah pada pemuda berpakaian merah. Kemudian, tatapannya kembali menjadi lebih tenang.


Di bawah panggung, Ketua Mu dari pasar gelap baru saja sadar dari keterkejutannya setelah mendengar ucapan Ketua Yu. Dia sangat terenyuh hingga hampir menangis.


"Itu ternyata adalah cairan ajaib tingkat tiga! Cairan ajaib tingkat tiga!" Ical Ketua Mu dengan mengulang nama obat yang di buat Xia yu.


Awalnya, dia berpikir bahwa tidak ada harapan lagi untuk mereka. Namun siapa sangka dia akan mendapat kejutan yang luar biasa! Bagaimana mungkin dia bisa tenang saat ini?!


Tapi, pada saat itu juga, dua puluh orang pria berjubah hitam tiba-tiba melompat dan muncul di sana. Sepuluh orang diantaranya memiliki tingkat kultivasi di tingkat Warrior level dua. Sedangkan sepuluh orang lainnya berada di level empat dan level enam.


Ketika mereka muncul, aura kekuasaan yang sangat kuat segera menyebar dan meliputi seluruh area di tempat itu.


"Kerajaan Iblis?! Lari!!"


"Cepat! Lari! Orang-orang dari kerajaan Iblis datang!"


Kerumunan orang-orang yang panik segera kabur dalam kekacauan itu. Jeritan penuh ketakutan dan teriakan ngeri menggema dari puncak gunung. Ketika melihat situasinya menjadi buruk serta aura kekuasaan yang masih begitu kuat, Xia yu segera melompat dari panggung sambil berteriak.


"Fang yin! Larilah! Pergi dari sini!" Teriak Xia yu dengan kecemasan dan kepanikan yang terlihat jelas dari wajahnya.


Baru saja selesai berbicara, tiba-tiba gelombang aura membuat seluruh tubuhnya membeku. Kemudian, Xia yu merasa bagian belakang lehernya sakit. Lalu dia kehilangan kesadaran dan terjatuh ke tanah.


"Nona!!" Jerit Fang yin ketika melihat Xia yu yang tidak sadarkan diri dan dibawa pergi oleh sekelompok orang berjubah hitam itu. Karena panik, dia memanggil Xia yu dengan sebutan Nona.


Fang yin benar-benar terkejut dan segera berlari menghampiri panggung. Namun, kekuatannya sangat terbatas dalam situasi seperti itu. Ada gelombang yang kuat menghantamnya hingga meledak. Ketika dia membalikan badan untuk memeriksa, dia tidak bisa melihat keberadaan Nona mudanya serta dua puluh sosok berwarna hitam itu...


****tbc


Kerjaan Iblis?!


Apakah Xia yu masih hidup?


Apakah dia terluka?


Berada dimanakah dia sekarang?


Bagaimana nasib Xia yu kedepannya?


Jawabannya di sambung besok ya guys..


Huhu.. maaf Author endak bisa melek sampai malam.. hihi Maaf yah**..