The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
227. Kapal terbang..



***


Sebelum Pajar menyingsing, Xia yu telah mengajak Fang yin meninggalkan kediaman secara diam-diam. Mereka akan pergi ke pasar gelap tanpa sepengetahuan para pengawal bayangan yang selalu membuat Xia yu berdecak kesal.


Memang apa yang di lakukan oleh kelima pengawal bayangannya?


...


Ketika matahari terbit, Kelima penjaga yang telah berubah menjadi pengawal bayangan itu, telah berbaris rapi di halaman depan kamar Xia yu.


Hal itu adalah rutinitas harian atau bentuk penghormatan, terhadap orang yang telah melatih mereka menjadi pengawal bayangan. Meskipun Xia yu selalu menolak bentuk penghormatan dari mereka, tapi kelima pengawal itu tetap kekeh dengan apa yang telah mereka ikrar kan.


Sayangnya harapan mereka untuk bertemu dengan Xia yu hari ini tidak terjadi. Mereka berlima mencari Xia yu ke sana kemari, namun tidak menemukannya. Mereka berpikir jika Xia yu hanya pergi sebentar dan mungkin akan kembali secepatnya. Siapa yang menyangka bahwa mereka tidak akan bisa bertemu dengan Xia yu selama beberapa bulan kedepan. Maka dari itu mereka memilih kembali tempat pelatihan yang tersembunyi.


Kelima pengawal bayangan itu tidak memiliki nama yang indah, tapi mereka berlima memiliki nama khusus, yang di namai sendiri oleh guru kecil mereka. Ya, semua pria dewasa itu memanggil Xia yu dengan sebutan guru kecil, sepertinya Xia yu akan mendirikan sebuah perguruan di masa depan.


Mereka berlima selalu di panggil dengan urutan nomor. Seperti, Yi, Er, San, Se dan Wu. Begitulah nama panggilan mereka, terdengar mudah bukan?


...


Langit cerah berwarna biru muda menampakan keindahan yang alami. Namun ketika sebuah kapal terbang mewah melayang di langit, tentu saja hal itu langsung menggemparkan seluruh kerajaan, membuat semua kota menjadi riuh dan sibuk. Kaisar WongBei bahkan mengirimkan beberapa orang, untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi.


Pengawal kerajaan langsung melapor ketika mendapat kabar. "Lapor Yang Mulia. Kapal terbang berhenti di depan pasar gelap Tuan Rong Xi, yang berada di kota Bei. Kabarnya kapal terbang itu datang untuk menjemput seorang peramu obat yang hebat, yang baru-baru ini ramai diperbincangkan oleh seluruh masyarakat Kerajaan Bei. Kabarnya lagi, Peramu obat itu akan mengikuti perlombaan yang akan di selenggarakan di Negeri Awan."


"Peramu obat?!" Kaisar WongBei terkejut. Dia langsung berdiri dan berteriak. Pikirannya tertuju pada satu nama, yaitu Tabib Misterius. Tabib yang telah menggemparkan kerajaannya, karena di datangi banyak orang asing.


"Siapkan kereta kuda untukku!" Sambung Kaisar WongBei memberi perintah pada pengawalnya.


Pangeran Xian Ming yang sedari tadi berdiri di depan pintu pun, tak kalah terkejutnya mendengar kabar itu. Dia sedang berada di istana Kerajaan Bei, karena memenuhi undangan sahabatnya, adik dari Kaisar WongBei.


"Peramu obat? Apa dia orang yang sama, yang dua hari lalu aku temui?" Gumam Xian Ming dengan suara kecil yang hanya bisa di dengar olehnya saja.


Xian Ming segera berlari menghadap Kaisar WongBei, dia bahkan meminta izin untuk bisa ikut bersamanya. Xian Ming beralasan, bahwa dirinya ingin melihat siapa peramu obat itu.


🐎,,,


*Pasar Gelap Kota Bei..


Ketika orang-orang itu bergegas ke pasar gelap, di dalam kamar pribadi yang mewah beberapa pria sedang duduk sambil saling mengawasi.


Tibalah salah satu pria dari mereka mengeluarkan suara, membuka perbincangan di antara mereka.


"Saya tidak menduga bahwa Tuan peramu obat yang menjual obat-obatannya ke pelelangan saya, adalah Tuan Muda yang sangat anggun. Reputasi Tuan Jing Xi di dalam kota ini sangat tinggi. Tetapi rasanya bener-benar berbeda meski ini adalah pertemuan kedua kita."


Pria paruh baya yang datang untuk menjemput Xia yu berbicara dengan suara yang lirih. Dia tersenyum melihat Xia yu duduk di hadapannya dengan menyandarkan punggungnya. Tuan Rong benar-benar terkejut melihat sosok Xia yu dari dekat, dia seperti maghnet yang dapat menarik semua perhatian.


Xia yu tersenyum tipis, dalam hatinya dia berkata. 'Haha.. Baru tahu separuh nama dan ketenaranku saja sudah bahagia. Bagaimana kalau dia tahu, aku adalah orang yang di cari oleh semua orang?' Dia tergelak, melihat semburat merah di kedua pipi pria paruh baya itu.


Tuan Rong begitu bahagia, Xia yu menepati kata-katanya untuk kembali ke pasar gelap dan menyetujui permintaannya, untuk menjadi salah satu kandidat dari perlombaan itu.


Kini pandangan Xia yu beralih kepada dua pria paruh baya yang seumuran dengan Tuan Rong, mereka berdua memberi pandangan acuh tak acuh kepada Xia yu, tatapan itu menyiratkan sebuah sikap tidak senang, serolah merendahkan kemampuannya.


Kenapa kedua pria itu memberi tatapan merendahkan kepada Xia yu?


Kedua pria paruh baya itu adalah para Master Kultivator dari Asosiasi Kultivator Abadi, yang di tugaskan datang ke kota Bei untuk menjemput Xia yu. mereka berdua juga pernah menjemput Tabib Misterius, yang ternyata adalah tabib gadungan. Saat itu mereka berdua sangat kesal dengan sosok Tabib Misterius, yang mereka ketahui jika gadis peniru itu hanya ingin bersensasi. Maka dari itu, mereka berdua tidak ingin kecolongan lagi, dan salah memberikan sikap pada orang yang memang pantas di beri penghormatan.


Xia yu kembali tersenyum tipis, lalu dia berkata kepada dua pria paruh baya itu.


"Justru saya yang merasa terhormat, karena bertemu dengan seorang Master Roh Agung yang berasal dari Asosiasi Kultivator Abadi. Saya merasa tidak enak karena telah merepotkan tuan-tuan, datang kesini hanya untuk menjemput saya." Ujar Xia yu dengan tenang, dia menatap dua pria paruh baya lainnya yang duduk bersebelahan dengan tuan Rong. Kedua pria itu menatap Xia yu dengan tatapan merendahkan.


Ketika mendengar ucapan Xia yu, beberapa pria yang ada di sana terlihat begitu terkejut. Mereka tidak pernah menyangka jika orang yang di anggap mereka tidak memiliki kemampuan kultivasi, bisa menebak tingkatan kultivator mereka dengan benar. Bahkan gadis itu juga menyebutkan asosiasi tempat mereka berasal. Namun mereka sama sekali tidak bisa menebak energi mistik atau spirit, yang berasal dari Tuan Jing Xi. Kalau begitu, bagaimana dia bisa menebak kekuatan mereka?


"Haha... Ini adalah cara Asosiasi kami menghargai diri anda yang terhormat. Oleh karena itu, kami selaku panitia perlombaan sudah sepantasnya menjemput dan mengawal Anda, kami tidak akan berani ceroboh," Ucap salah satu dari pria paruh baya dari Asosiasi Kultivator Abadi itu sambil tersenyum getir.


Dia memberikan salam dengan menangkupkan kedua kepalan tangannya. Kemudian dia berkata dengan hormat. "Matahari sudah mulai meninggi, dan kini sudah agak terlambat. Kapal terbang sudah menunggu kita di luar, silakan lewat sini."


Pria paruh baya itu mengulurkan tangannya ke arah pintu. Dia mengundang Xia yu untuk berjalan lebih dulu di depan mereka.


Tebakan Xia yu berhasil membuat kedua pria itu menjadi kehilangan wibawanya, padahal Xia yu hanya mengulang kalimat yang terlintas di otaknya.


"Mm." Xia yu langsung menyetujuinya. Dia pun berdiri sehingga jubah merahnya berkibar, kemudaian dia melangkah keluar dengan anggunnya.


Fang yin sedang berdiri di luar kamar. Dia mengenakan pakaian pria yang berwarna hitam, rambutnya yang hitam legam di ikat tinggi ke atas, dia juga mengenakan topeng di wajahnya. Saat melihat Xia yu berjalan keluar, dia segera melangkah maju dan berjalan di sampingnya.


Keluarlah mereka di dalam pasar gelap.


Saat itu, pasar gelap sedang di kelilingi oleh banyak orang. Tersebar kabar jika orang yang di ****** oleh Kapal terbang adalah Tabib Misterius. Mereka semua sering mendengar nama Tabib Misterius, namun mereka tidak pernah tahu seperti apa dia.


Tapi, ketika sosok berpakaian serba merah itu berjalan keluar, kerumunan orang-orang di sana langsung terpesona. Sorakan yang sangat riuh kian terdengar meledak-ledak.


"Tabib Misterius!"


"Tabib Misterius!"


"Tabib Misterius!"


Semua orang saling mendorong dan menyelinap agar bisa maju ke depan dan melihat jelas sosok Misterius itu.


Namun area sekeliling kapal terbang telah dijaga ketak, oleh para penjaga dari pasar gelap yang membentuk dinding pertahanan. Orang-orang yang ada di sana tidak bisa masuk.


Dari atas bangunan pasar gelap, terlihat Li zyan sedang berdiri di samping pagar pembatas, dari sana dia melihat kepergian sang adik yang telah memberinya kehidupan baru. Dia tidak menghampiri Xia yu karena khawatir identitas sebagai anggota keluarganya akan terbongkar.


"Silahkan.." Pria paruh baya lainnya mengulurkan tangannya, mempersilahkan Xia yu untuk naik ke atas kapal terbang.


"Mm.." Lagi-lagi Xia yu hanya menjawab dengan gumaman saja. Dia pun naik ke kapal terbang bersama Fang yin yang mengikutinya dari belakang.


Setelah beberapa orang sudah berhasil naik, kapal terbang itu pun langsung terbang menuju langit...


Beberapa orang yang tadi bergegas pergi ke pasar gelap telah sampai dengan selamat. Namun mereka hanya bisa menelan kekecewaan karena tidak berhasil bertemu dengan sosok yang membuat mereka berkuda sejauh itu.


Kaisar WongBei dan Pangeran Xian Ming hanya bisa melihat kapal terbang perlahan-lahan menjauh. Tidak lama kapal terbang itu pun menghilang di telan langit dalam sekejap.


**tbc


**tbc