The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
108. Puncak gunung berapi..



"xia yu kenapa bisa ada dewi teratai di dalam pohon ini.?" tanya xiao setelah berhasil keluar.


"aku tidak tahu." jawab xia yu memang tidak tahu.


"eh.. apa itu pedang biru yang di maksud tuan li..?" ujar xiao huang bertanya ketika melihat pedang yang xia yu genggam.


"ya..! pedang ini ada di dalam dasar kolam yang terdapat di gua itu." jawab xia yu.


terlintas di pikiran xia yu saat ucapan kakek li dan ucapan dewi teratai yang berpesan untuk menyamarkan pedang biru itu menjadi sebuah pecut. "ubah lah pedang itu menjadi pecut agar kau dapat dengan mudah menggunakan nya dan menyamar kan pedang itu agar tidak menarik perhatian orang-orang." pesan kakek li dan dewi teratai.


"berubah lah..." ujar xia yu mengacung kan pedang itu agar berubah namun tidak mau berubah juga dan menimbulkan kecanggungan antara xia yu dan xiao huang.


..krik..krik...


.....krik....krikk...


terdengar suara jangkrik di dalam keheningan mereka berdua. 'kenapa tidak berubah bukan nya dewi teratai bilang jika aku hanya perlu menyuruh pedang ini untuk berubah jika ingin mengubah nya.' batin xia yu bingung karena pedang itu tidak berubah menjadi pecut.


"kau sedang apa..?" tanya xiao huang membuyar kan keheningan itu.


"ha..ha.. tidak ada.." jawab xia yu berbohong sedikit tertawa renyah menutupi rasa malu nya.


"apa kau mencoba mengubah pedang itu..?" ujar xiao huang menebak perkiraan nya kenapa xia yu melakukan hal itu.


"mm.. ya." jawab xia yu mengakui ulah nya percuma jika dia tidak mengaku jika xiao huang terus bertanya untuk mendesak nya dan menambah rasa malu nya.


"ha..ha.ha.. apa kau pikir diri mu itu seorang penyihir..?" ejek xiao huang dengan tawa puas nya.


"tentu saja bukan.. aku hanya melakukan apa yang di perintah kan oleh dewi teratai saja.!" jawab xia yu dengan wajah polos nya dan dengan penekanan tak ingin di kira bodoh oleh burung kecil di hadapan nya.


"ya sudah aku beri tahu jika bukan seperti itu cara nya, kau harus mempunyai level kultifasi.. baru kau bisa menyuruh pedang itu berubah semau mu dan kau juga harus membuat segel supaya pedang itu tidak dapat di pegang oleh orang lain. inti nya pedang itu hanya akan tetap bersama mu sampai kau tiada di dunia ini pedang itu akan ikut kemana pun kau pergi." jelas xiao huang.


"jadi aku harus mempunyai level kultifasi.. tapi tepat nya level berapa aku bisa melakukan semua itu..?" jawab xia yu dengan tanya nya.


"level lima fighter spirit juga sudah bisa.." jawab xiao huang.


"maksud nya..?" tanya xia yu tidak paham maksud xiao huang.


"kau bisa memulai nya dengan kultifasi fighter (petarung) level delapan kau sudah bisa menggunakan kultifasi mu untuk mengubah pedang itu. apa kau mengerti.?" jelas xioa huang.


"ya aku mengerti.. aku akan memulai kultifasi setelah aku selesai menuntaskan masalah mu." jawab xia yu.


"ya masalah mu.. sekarang kita harus segera pergi ke puncak gunung merapi.." ujar xia yu membuat xiao huang terkejut akan ucapan nya.


"puncak gunung.? mau apa kau ke sana?." tanya xiao huang cemas.


"untuk mengambil inti api biru.." jawab xia yu.


"apa kau sudah gila..? di sana banyak sekali bahaya yang akan membunuh mu." ujar xiao huang semakin panik.


"tenang lah.. aku yakin aku bisa mendapat kan inti api itu dengan tekad dan keyakinan ku." jawab xia yu meyakinkan xiao huang.


"tapi.." ujar xiao huang terpotong oleh xia yu.


"tidak tapi tapian sekarang kita harus cepat bergegas agar kita bisa tiba di sana sebelum malam purnama itu tiba." ujar xia yu memotong ucapan xiao huang.


"Terimakasih.." cicit xiao huang mendekat ke arah bahu xia yu seakan dia memeluk nya.


"Sudah sudah.. Aku kelaparan kita harus mencari makanan dan melanjutkan perjalanan." ujar xia yu menyudahi moment manis itu.


"m.." cicit xiao huang menyetujui ucapan xia yu.


xia yu memasukan pedang itu ke dalam ruang dimensi nya. setelah itu mereka berdua pun melanjutkan perjalanan sembari mencari makanan. kemungkinan besok malam adalah malam bulan purnama tepat malam keenam xia yu berada di hutan arwah. susah sekali mencari buah-buahan yang bisa di makan bahkan hewan kecil saja susah untuk bisa di temukan, apa karena kabut hitam atau karena memang tidak bisa di tempati oleh makhluk yang lemah dan tumbuhan yang dapat di makan oleh manusia.


karena dari itu xia yu hanya bisa memakan tanaman obat yang kurang berharga untuk mengganjal perut nya dia juga menemukan hewan beracun seperti ular king kobra yang panjang nya bisa mencapai enam meter. ya ular itu adalah ular yang paling berbisa dari semua ular namun entah kenapa xia yu dapat menjinakkan nya dan membunuh nya unuk bisa di jadikan sore nya. sementara xiao huang hanya bisa bergidik ngeri melihat tuan baru nya bisa memakan tanaman beracun bahkan hewan melata yang memiliki racun mematikan itu.


setelah puas mengisi perut nya xia yu melanjutkan perjalanan nya mengunakan ilmu peringan tubuh nya dan menyuruh xiao huang untuk tinggal di dalam ruang dimensi agar tidak menghalangi pergerakan nya dan dia juga risih ulah suara cicit burung yang cempreng (fals) itu jadi mau tidak mau xiao huang menuruti perintah xia yu yang selaku tuan nya.


di dalam perjalanan xia yu menemukan beberapa kelompok yang akan menuju ke puncak gunung. dia dapat menduga jika mereka tengah mencari tanaman obat yang akan mekar itu bahkan dia juga melihat kelompok yang di tolong saat akan di serang oleh para kawanan serigala mereka hanya berjarak kurang lebih satu kilo meter dengan kelompok lain nya.


hari telah berganti malam saat xia yu tiba di puncak gunung, dia dapat melihat cahaya merah menyala dari puncak gunung yang di yakini kawah magma oleh xia yu. saat dia akan beristirahat dia tidak sengaja menemukan sebuh gua yang terlihat bersih, berhubung dia merasa kelelahan dia berniat untuk beristirahat di dalam gua yang dia kira tiada penghuni nya sampai saat dia masuk ke dalam sana, ada sorot mata yang sangat menyeramkan bagi seorang manusia biasa namun berbeda dengan xia yu yang tak memiliki kekuatan dengan hal yang berbau mistis.


xia yu mendekat ke arah mata yang menyala itu namun saat dia sampai di sana, dia terkejut setelah melihat ada sosok binatang buas seperti macan kumbang yang sangat besar dengan taring runcing yang menyala, tubuh nya melebihi tubuh macan kumbang biasa.


sesaat xia yu memundurkan langkah nya namun dia merasa ada yang aneh dengan macan itu. 'kenapa macan itu terlihat tidak biasa..' batin xia yu menyadari jika hewan itu tidak bergerak sama sekali saat mata mereka berpapasan.


xia yu menghampiri hewan itu. benar saja jika hewan itu tidak bergerak seolah sosok menyeramkan itu adalah sebuah patung untuk mengelabui mangsa nya atau memang macan itu adalah seekor patung.


**tbc