
***
Yuan Zhu-Ming berjalan mendekat ke arah Xia yu. kemudian duduk di pinggiran tempat tidur. menatap lekat pada gadis yang masih memejamkan matanya itu.
"bagaimana kau bisa muncul begitu saja di kamar tiga lantai ini? apa kau gadis yang mahir dalam mencuri? tapi untuk apa kau mengganti barang yang kau curi? sebenarnya siapa dirimu?" gumam Yuan Zhu-Ming dengan beberapa pertanyaan yang ia tujukan pada Xia yu. ia tidak tahu jika gadis itu telah sadar saat ia duduk di tempat tidur.
Yuan Zhu-Ming sangat penasaran dengan keseluruhan wajah gadis itu. tangannya terulur, berniat melepaskan kain hitam yang terpasang di wajah Xia yu. tapi niat Yuan Zhu-Ming sudah di ketahui oleh Xia yu.
..Greb..
dengan kesadaran yang masih belum sepenuhnya berkumpul. Xia yu mencekal, menahan pergelangan Yuan Zhu-Ming.
tentu saja reaksinya itu sangat mengejutkan Yuan Zhu-Ming. baru kali ini Yuan Zhu-Ming bertemu dengan manusia yang memiliki insting kuat seperti dirinya.
Xia yu membuka matanya. mengerjap-ngerjap kan matanya beberapa kali. menyesuaikan pencahayaan di ruangan itu. sedangkan Yuan Zhu-Ming hanya memperhatikan naik turunnya bulu mata Xia yu saat ia menyesuaikan pencahayaan.
menit itu juga, mata Xia yu beradu pandang dengan mata tajam bak elang yang tengah menargetkan mangsanya. sangat mengintimidasi.
namun, bukan Xia yu namanya jika ia takut dengan manusia. yang ia takuti hanya sesuatu yang tidak masuk akal baginya. hanya baginya saja!!
Yuan Zhu-Ming melihat mata itu. mata yang polos namun memiliki keberanian serta keteguhan dan ketulusan. semuanya menjadi satu. bisa di pastikan jika gadis itu bukanlah seorang pencuri.
dua mata yang berbeda warna itu saling beradu pandangan, hanyut dalam tatapan masing-masing. seperti biasa Xia yu melakukan ritual membaca kenangan dari orang yang di tatapnya.
berbeda dengan Yuan Zhu-Ming, dia menatap heran pada gadis di hadapannya. biasanya para gadis akan memberikan tatapan kagum saat melihat ketampanannya. tapi gadis ini berbeda, dalam matanya tidak ada tatapan kagum atau terpesona, yang ada hanya tatapan menyelidik.
mata Xia yu membulat sempurna saat membaca ingatan pria di hadapannya.
'Owh, shit.!! ingatan apa ini?' batin Xia yu melihat bayangan memory dari pria di hadapannya.
terdapat bayangan yang mengerikan di dalam mata tajam itu. bayangan yang di penuhi dengan warna merah. api berkobar dimana-mana. asap putih dan hitam mengepul membuat suasana semakin mencekam.
di dalam suasana mencekam itu. terdapat seorang remaja yang terduduk di lantai. baju putihnya ternoda dengan warna merah. kedua matanya mengeluarkan darah. itu bukan tangisan darah, melainkan seseorang dengan sengaja melukai matanya.
Xia yu terhenyak, sampai-sampai ia memejamkan matanya. tak terasa cekalan tangannya pada pergelangan pria itu melonggar. sampa-sampai pria itu dengan mudah melepaskan kain hitam di wajah Xia yu. kini terpampang jelas wajah cantik Xia yu oleh Yuan Zhu-Ming.
Hening..
Yuan Zhu-Ming terkejut dan terpaku pada wajah Xia yu. dia terpesona dengan kecantikan gadis di hadapannya. tidak menduga jika di balik kain hitam itu terdapat kecantikan yang terlihat berbeda dari gadis lainnya.
Xia yu ingin memanfaatkan keterkejutan pria itu dan kabur dari hadapannya. tapi niatnya langsung terbaca oleh pria itu. dengan gerakan cepat Yuan Zhu-Ming mengunci dua pergelangan tangan Xia yu dan mengurung tubuh kecil Xia yu dengan tubuhnya. kemudian melontarkan kembali pertanyaan yang sama.
"siapa kau sebenarnya?" tanya Yuan. wajah nya sangat dengan Xia yu. bahkan hembusan nafasnya hangat itu menerpa wajah Xia yu.
"bukan kah saya telah menhawab pertanyaan ini tuan?" jawab Xia yu dengan tenang tak menunjukan rasa gugupnya.
"heh.. kau pikir aku percaya, kalau kau itu seorang pencuri?" decak kesal Yuan Zhu-Ming tak percaya dengan jawaban Xia yu.
"tapi saya memang pencuri tuan!" kekeh Xia yu bersikeras.
"bagaimana bisa aku percaya kau pencuri? sedangkan wajahmu lebih cocok menjadi seorang putri." tukas Yuan Zhu-Ming tidak sadar jika ucapannya mengandung pujian.
Xia yu tergelak dengan ucapannya. dia terkekeh. namun, tidak bisa menyembunyikan jika dirinya tersentuh akan ucapan Yuan Zhu-Ming yang dengan tidak sengaja memuji kecantikannya.
"jadi menurut tuan, saya ini cantik?" celetuk Xia yu membuat Yuan Zhu-Ming sadar akan ucapannya.
telinga Yuan Zhu-Ming memerah, tanda jika dirinya malu karena tidak sadar memuji Xia yu. saat itu juga dia salah tingkah. tapi dengan mudah Yuan Zhu-Ming merubah ekspresi wajah malunya kembali pada ekspresi datar, dingin dan kejamnya. kemudian mempererat cekalannya pada tangan Xia yu.
"berhenti mengalihkan pembicaraan.! cepat jawab pertanyaan ku.!" bentak Yuan Zhu-Ming menyamarkan ekspresi salah tingkahnya.
"pertanyaan yang mana
"aku tanya sekali lagi siapa kau sebenarnya? kau ini pembunuh atau mata-mata dari serikat mana? jika kau masih tidak menjawab dengan jujur, aku akan membuat mu menyesal telah mengusik ku.!!" tanya dan ancam Yuan Zhu-Ming.
'CK.. pria ini, dia pikir aku takut apa dengan ancamannya. belum tahu saja dia berhadapan dengan siapa.' decak Xia yu dalam hatinya mendengus kesal dan menyombongkan dirinya.
Xia yu menatap wajah Yuan Zhu-Ming dan menjawab pertanyaan nya.
"dengarkan baik-baik.. jawaban ini adalah jawaban terakhir ku. entah kau percaya atau tidak, aku tidak peduli..!" jawab Xia yu dengan penekanan dalam kata-katanya.
"aku tegaskan sekali lagi bahwa, aku bukan PEMBUNUH atau MATA-MATA.! . aku hanya seorang PENCURI..!, pencuri yang menginginkan barang orang lain." jawab Xia yu dengan menekankan setiap kata yang di tuduhkan oleh Yuan Zhu-Ming.
"lantas jika kau benar pencuri, kenapa kau mengganti barang curian mu dengan harta mu..?" ujar Yuan Zhu-Ming belum mempercayai jawaban Xia yu.
mata Xia yu mendelik. "itu bukan urusan mu, Menyingkir lah..!!" jawab Xia yu mulai memberontak. mencoba keluar dari kukungan tubuh kekar Yuan Zhu-Ming.
terjadilah perkelahian di atas tempat tidur. Xia yu menggerakan kakinya untuk menyerang titik lemah laki-laki itu. namun lagi-lagi serangannya terbaca oleh Yuan Zhu-Ming.
Yuan Zhu-Ming menindih kaki Xia yu dengan kakinya. mengunci agar gadis itu tidak bisa pergi dari ruangan ini. dia pastikan jika gadis itu akan mendapat hukuman karena telah berani mengusik ketenangan nya.
"Camkan ini, aku tidak pernah melepaskan orang yang telah berani mengusik ketenangan ku.! aku pastikan bahwa, orang itu akan mendapat hukuman atas perbuatannya." ucap Yuan Zhu-Ming memproklamirkan kalimat yang selalu ia ucapkan saat berhadapan dengan orang asing yang memprovokasi nya.
seringai iblis muncul di bibir Yuan Zhu-Ming. Xia yu tidak bisa membaca pikiran, jadi ia tidak tahu apa yang akan Yuan Zhu-Ming lakukan padanya.
mata Yuan Zhu-Ming fokus pada satu titik di wajah Xia yu. apa lagi jika bukan bibir ranum Xia yu.
saat kain hitam itu terlepas, mata Yuan Zhu-Ming terpaku objek sensual di hadapannya. bahkan saking terkejutnya, ia sampai menelan saliva nya dengan kasar. saat itu juga ia ingin sekali melahap habis bibir sexy nan candu milik Xia yu.
namun ia tidak bisa melakukan hal itu. karena ia sadar, bagaimana jika gadis itu memiliki niat terselubung dengan menyamar sebagai pencuri untuk mencari perhatian nya dan melumpuhkan nya saat ia hanyut dalam permainannya.
Yuan Zhu-Ming mulai mendekat kan wajahnya pada wajah gadis di bawah tubuhnya. Xia yu membulatkan matanya. akhirnya ia mengerti dengan kata hukuman yang di maksud pria itu.
'dasar mesum.!! lelaki dimana-mana sama saja. tidak di sini, tidak di dunia ku. semua sama!!' decak Xia yu dalam hatinya. ia benci sekali dengan lelaki yang tabiatnya seperti itu.
Xia yu memalingkan wajahnya ke arah kiri, agar ciuman itu tidak terjadi. lalu melontarkan kalimat yang mengandung ancaman.
"jika kau berani melanjutkan pelecehan ini. akan ku pastikan, besok pagi di dalam kamar ini hanya ada nama mu saja." ancaman yang serius keluar dari mulut Xia yu.
Yuan Zhu-Ming terkejut melihat reaksi Xia yu. dia tidak menduga jika gadis pencuri itu akan bisa setenang ini dalam menghadapi pelecehan seksual. sebenarnya Yuan Zhu-Ming hanya ingin mengetes Xia yu saja. meskipun dia memang memiliki hasrat untuk merasakan bibir ranum Xia yu.
'gadis ini bukan pembunuh atau mata-mata. mungkin dia memang pencuri yang mencuri barang dari pemilik kamar sebelumnya.' batin Yuan Zhu-Ming. saat itu juga ia melepaskan cekalan tangannya pada pergelangan Xia yu. kemudian turun dari tubuhnya. setelah itu berdiri dan sedikit menjauh dari tempat tidur.
..hufh..
Xia yu menghembusan nafas. ia merasa lega karena pria itu tidak jadi menjamah tubuhnya. Xia yu bangun dari posisi terlentang nya. merapikan pakaian dan rambutnya yang kusut gara-gara kejadian tadi. kemudian turun dari tempat tidur. berdiri di hadapan Yuan Zhu-Ming.
"aku akan melupakan kejadian hari ini, aku harap tidak akan pernah bertemu dengan anda lagi tuan.." ujar Xia yu sebelum ia pergi keluar kamar melalui jendela.
"namun, aku berharap kita akan berjumpa lagi. tapi tidak dengan pertemuan yang seperti ini.." lirih Yuan Zhu-Ming melihat kepergian Xia yu. gadis pencuri itu menggunakan ilmu peringan tubuh untuk bisa keluar dari kamar penginapan. melompat dari satu atap ke atap yang lainnya.
'Shit.. pria itu telah melihat wajahku. aku harus lebih berhati-hati. bisa-bisa rencana ku berantakan gara-gara pria itu.' decak Xia yu dalam hatinya. malam ini ia sangat kesal. ia juga bingung kenapa ia bisa tidak sadarkan diri.
'aku pingsan, apa karena tenaga dalam ku terkuras.?' batinnya lagi. kemudian semakin melesat jauh dari penginapan hingga tiba di dalam kediamanya dan berteleportasi masuk ke dalam kamar tanpa di ketahui siapa pun. tadinya ia ingin segera memberitahukan kedatangannya pada Fang yin. namun ia terlalu lelah, jadi memilih untuk tidur di dalam ruang dimensi setelah ia membersihkan tubuhnya.
**tbc