The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
186. Kolam goa hutan kehidupan..



***


Setibanya di kediaman, Li Zyan membaringkan tubuh Xia yu di atas tempat tidur. kemudian Fang yin menyuruh Li zyan untuk keluar kamar. ia beralasan jika ia akan mengganti pakaian nona dan membersihkan badannya yang basah karena keringat.


suhu tubuh Xia yu kian memanas, menambah kecemasan pada Fang yin. terdengar racauan dari mulut Xia yu.


"engh.. panas! hosh.. hosh.." racau Xia yu membuka pakaian nya hingga tak beraturan.


"nona, anda kenapa? tolong jangan takuti saya!" ujar Fang yin yang khawatir pada Xia yu.


Xia yu membuka matanya, kemudian mengedarkan pandangan nya. ia menatap Fang yin dengan penglihatannya yang tak jelas karena efek racun itu.


"Fang yin, aku akan pergi ke ruang dimensi. tetap lah di dalam kamar dan beritahu yang lainnya jika aku baik-baik saja dan beritahu mereka juga jika aku sudah tidur." lirih nya dengan nada yang lemah.


Fang yin gelagapan bingung mau menjawab apa. jika ia membiarkan Xia yu pergi, semalaman dia akan di landa cemas. jika tidak membiarkan Xia yu pergi, dia bingung bagaimana cara mengobatinya.


tidak berapa lama dia pun menjawab ucapan Xia yu. "nona, biarkan saya ikut dengan mu. saya sangat khawatir dengan keadaan mu.!!" ucap nya mengambil pilihan tengah di antara dua pilihannya.


"Fang yin, apa kau tidak percaya padaku?" tanya Xia yu membuat Fang yin membatu. "aku tidak bisa pergi dengan mu. saat ini aku butuh ketenangan, agar aku bisa mendetoksifikasi racun di dalam tubuh ku.!" sambung nya telak membuat Fang yin terkejut.


"RACUN!!" ulang Fang yin dengan mimik wajah kagetnya yang bercampur dengan cemas.


"tuan Li zhu berniat melecehkan ku dengan racun afrodosiak. aku butuh ketenangan agar racun ini bisa ku hilangkan. maka dari itu biarkan aku pergi sendiri. tinggalah di sini agar mereka tidak terlalu khawatir dengan keadaan ku." jelas Xia yu. Fang yin terkejut dengan ucapan Xia yu.


"jadi, keadaan nona seperti ini karena bubuk cinta?!" ujar Fang yin membelalakkan matanya dan mengucapkan nama ramuan yang terbilang sensitif dengan suara keras.


"shutt... diam lah, kau akan membuat semua orang semakin khawatir."


"maaf nona.." lirih Fang yin menundukan kepalanya.


"sudah lah, aku akan pergi dulu. ingat kau harus merahasiakan masalah ini. juga berpura-pura lah kau merawat ku." ujar Xia yu tidak lupa ia memberikan arahan sebelum ia menggilang dari kamarnya.


"ya ampuuunn.. kenapa nona ini suka sekali menghilang" decak Fang yin kesal. ia kesal karena Xia yu sering sekali menghilang tanpa aba-aba.


namun kekesalannya tidak berlangsung lama. ia pun melaksanakan perintah Xia yu, Fang yin keluar dari kamar memberitahu Li zyan jika nonanya baik-baik saja. ternyata tuan Li wei dan Hei tian telah kembali. dan Xiao huang juga kembali dengan bentuk hewannya. karena merasa khawatir mereka menunggu Xia yu di luar kamar untuk mengetahui keadaannya baik-baik saja atau tidak.


Fang yin melakukan semua arahan yang di perintahkan oleh Xia yu. ia berpura-pura melakukan perawatan dengan meminta para pelayan menyiapkan air hangat untuk membersihkan tubuh Xia yu.


dari hal kecil itu saja bisa membuat Li zyan dan tuan Li wei percaya. berbeda dengan Hei tian dan Xiao huang. mereka tahu jika telah terjadi sesuatu pada Xia yu. mereka pun mendesak Fang yin untuk berkata jujur setelah kepergian Li zyan dan ayahnya. Fang yin pun menjawab desak kan mereka dengan jujur.


*kita kembali pada Xia yu..


Xia yu muncul di sebuah goa. di dalam goa itu terdapat kolam dan pohon sakura berbunga merah muda. di tambah air kolamnya begitu bersih sehingga membuat siapa saja akan terpesona dengan pemandangan di sana.



Goa itu terdapat di area perbatasan hutan kehidupan. lagi-lagi Xia yu tidak sengaja mengetahui keberadaan tempat itu.


Xia yu tidak ambil pusing lagi, ia segera masuk kedalam kolam dan melakukan meditasi di dalam air.


ternyata di dalam goa itu bukan hanya ada Xia yu. ada seorang pria dewasa tengah melakukan meditasi di dalam goa. lebih tepatnya berada di balik pohon sakura, hingga Xia yu tidak melihatnya.


kedatangan Xia yu, dengan suara gaduhnya membuat konsentrasi pria itu terusik. pria itu pun membatalkan meditasi yang baru berjalan selama lima belas menit.


pria itu membalik kan tubuhnya kearah suara gaduh yang di dengarnya. namun, betapa terkejutnya ia melihat seseorang tengah melakukan meditasi di dalam air. sepertiga tubuhnya terendam air, hanya menyisakan kepala untuk bernafas.


'kenapa ada orang yang bisa masuk kedalam goa ini?' batin si pria terheran-heran.


seingatnya, ia telah menyegel area goa dengan kekuatan spiritualnya. agar ia bisa pokus melakukan meditasi tanpa gangguan dari manusia atau makhluk hidup lainnya.


karena penasaran dan kesal meditasi nya terganggu, pria itu pun berniat mendekati orang yang tengah melakukan meditasi di dalam air itu.


pria itu kembali terkejut. karena orang yang mengusik nya adalah seorang gadis. lebih terkejut lagi karena pria itu mengenali wajah nya.


'gadis pencuri..?!' batin pria itu membelalak kan matanya. pria itu tidak lain adalah Yuan Zhu-ming. 'kenapa gadis ini bisa berada di sini? bagaimana caranya ia masuk? siapa gadis ini sebenarnya? kenapa ia mengaku bahwa dirinya pencuri. bukannya tadi gadis ini menjadi penari di kediaman si Li zhu.?!' sambung Yuan Zhu-ming masih dalam hati.


tubuh Xia yu semakin memanas. ia tidak menyadari akan keberadaan Yuan Zhu-ming di sekitarnya. mungkin karena ia lebih Fokus menghilangkan racun dalam tubuhnya.


tapi bukannya berangsur membaik, racun itu malah membuat tubuh Xia yu semakin lemas. Xia yu kehilangan kendali menopang tubuhnya agar tetap mengambang. dengan tidak sadarnya kepala Xia yu mulai tenggelam.


hal itu tentu saja membuat Zhu-ming terkejut, hingga dengan cepatnya ia masuk kedalam air dan meraih tubuh Xia yu agar tidak tenggelam.


..Glegk...


Yuan Zhu-ming menelan saliva nya dengan kasar. ternyata pakaian bagian atas yang di kenakan oleh Xia yu melorot, hinggga lekuk tubuh bagian atas nya terpampang jelas terlihat oleh Yuan Zhu-ming.


karena tadi Xia yu tidak berpakaian dengan benar saat berganti pakaian. untungnya Fang yin mengganti kemben yang di kenakan pada bagian payudara dengan tengtop buatan jaman dulu. hal itu di lakukan untuk membuat Xia yu lebih nyaman, karena tengtop itu memang di gunakan saat tidur.


'Ck.. apa yang terjadi dengan gadis ini?' decak Zhu-ming dalam hati setelah ia sadar dari pesona Xia yu. ia mengeratkan pelukannya agar tubuh Xia yu tidak kembali tenggelam.


sedangkan yang di peluk seolah belum sadar jika dirinya telah di ketahui oleh Yuan Zhu-ming.


**tbc