
"kalian keluarlah.. aku ingin bicara berdua saja dengannya." ujar xia yu memerintahkan orang lain yang berada di sana untuk keluar menyisakan dirinya dan raja liu.
"xia wei.." lirih jendral ho khawatir dia enggan meninggalkan xiayu bersama raja liu berdua saja.
"tidak apa.. aku akan baik-baik saja.." jawab xia yu mengerti tatapan khawatir dari jendral ho.
semua orang keluar dari kamar meninggalkan raja liu dan xia yu berdua saja di dalam kamar. mereka sebenarnya kwahatir dengan orang yang berada di dalam, mereka takut jika keduanya bertengkar. tapi mau bagaimana lagi memang sepasang suami istri itu harus menyelesaikan masalah mereka sendiri.
"ulangi ucapan mu tadi." titah xia yu menyuruh raja liu mengulang ucapan nya.
"masalah kita belum selesai." jawab raja liu singkat.
"Masalah apa lagi..? bukannya aku sudah membuktikan jika aku tidak bersalah.." jawab xia yu ketus menatap sinis pada raja liu.
"aku...aku ingin meminta maaf.." lirih raja liu menundukkan wajahnya di hadapan xia yu.
"minta maaf..?" ujar xia yu mengulang ucapan raja liu.
"ya.." jawab raja liu.
"aku kira kau tidak punya rasa bersalah padaku.." jawab xia yu bangkit dari duduknya. dia berjalan ke arah meja dan mengambil satu buah persik dan memakannya sambil berdiri.
"aku salah, aku telah menuduh dan menyiksa mu. aku menyesal.."jelas raja liu mengakui kesalahannya.
"heh...sebuah kesalahan besar hanya ingin di selesaikan dengan kata menyesal. apa kau bodoh..?" jawab xia yu mencibir raja liu lalu melemparkan buah yang tengah dia makan ke arah raja liu.
"iya aku bodoh.. karena menuduh mu tanpa menyelidiki terlebih dulu kebenaran dari kejadian itu." ujar raja liu mengakui kebodohannya sembari memungut buah yang mengenai kaki nya.
"aku tanya jika kau ada di posisi ku, apakah kau akan memaafkan kesalahan yang telah aku buat..?" tanya xia yu membuat raja liu kalah telak dengan pertanyaan xai yu. dia semakin menundukan wajahnya badan nya membungkuk memohon maaf pada xia yu.
"aku mohon maafkan aku.. aku benar-benar menyesal atas semua perlakuan ku padamu." mohon raja liu pada xia yu.
xia yu merasa puas dengan tindakan raja liu saat memohon maaf padanya. dia menampilkan senyum devilnya saat mendapatkan ide untuk bisa mengakhiri status istrinya.
"benarkah.. terimakasih.." ujar raja liu berjalan ke arah xia yu.
"tapi ada syarat nya.." lanjut xia yu menghentikan langkah raja liu yang berniat menghampirinya.
"apa syaratnya.. aku akan memenuhi semua syarat yang kau minta." jawab raja liu buru-buru tidak mau jika xia yu berubah pikiran.
"syarat nya kau harus menceraikan aku dan memberi ku kompensasi atas semua kesalahan yang telah kau perbuat padaku.." jelas xia yu memberitahu syarat apa yang dia minta. sedangkan raja liu tidak menduga jika xia yu meminta syarat yang tidak dia kira.
"CERAI..!!" ulang raja liu menatap lekat pada xia yu.
"ya cerai.. aku ingin kita berpisah, karena pernikahan ini bukan keinginan kita berdua jadi kita akhiri saja." jawab xia yu menjelaskan keinginan nya untuk bercerai.
"aku ingin menebus kesalahan ku padamu bukan bercerai." ujar raja liu menolak syarat xia yu.
"ya tebuslah kesalahan mu dengan perpisahan kita. lagi pula kau tidak menyukai ku dan aku juga tidak menyukai mu" jelas xia yu memberi pengertian akan syarat yang dia ajukan.
"tapi...." ucapan raja liu terpotong oleh xia yu.
"jika kau tidak mau aku akan mengatakan nya langsung pada kaisar." ujar xia yu dengan nada ketusnya meninggalkan raja liu di dalam kamar sendirian.
raja liu dilema setelah mendengar ucapan terakhir xia yu, dia tidak mau bercerai dengan xia yu karena rasa bersalahnya. dia pernah mengucapkan janji pada may di akan menebus kesalahannya dengan membuat xai yu bahagia dan menerimanya sebagai permaisuri yang di cintainya.
**tbc
bagaimana menurut kalian tentang sikap raja liu yang mencoba untuk mempertahankan pernikahannya xia yu.
pilih lah jawaban untuk kelanjutan xia yu dan raja liu apakah mereka harus bercerai atau tidak..?
______________________________
suport author terus ya dengan vote rate dan like kalian.. jangan lupa jejak manis jempol kalian di kolom komentar.