
***
Pintu kamar nona, yang Fang yin dan yang lainya cemaskan selama dua hari itu terbuka. terlihat siluet gadis yang mereka kenal. namun penampilan nya lebih memukau dari dua hari yang lalu.
Pakaian sederhananya membuat kecantikannya lebih menonjol. tanpa memakai riasan membuat kecantikannya lebih alami dan segar. kecantikan Xia yu memang tidak tertandingi, entah ia memakai riasan atau tidak. ia akan tetap mempesona.
"Nona..!!" jerit Fang yin berlari menghampiri Xia yu.
..Greb..
Fang yin memeluk tubuh Xia yu dengan erat, enggan melepaskannya. "nona, huhu.." tangis fang yin pecah dalam pelukan Xia yu. bagaikan anak kecil yang baru saja bertemu kembali dengan ibu nya. sampai ia tak sadar jika pelukannya membuat Xia yu kesulitan nafas.
"Fang yin.. jika kau peluk aku seerat ini, aku akan mati mendadak tau." decak Xia yu berhasil membuat Fang yin melepaskan pelukannya.
"ma-maaf nona.." lirih Fang yin tersadar jika ia dengan tidak sadar bersikap tidak sopan pada Xia yu.
"sudah lah tidak apa.." jawab Xia yu dengan mengedarkan pandangannya, melihat beberapa orang di sana menatap dirinya dengan penuh kekhawatiran dan kelegaan mengetahui dirinya baik-baik saja. hanya saja ia tak melihat Hei Tian. 'dimana kucing kecil ku?' batin Xia yu bertanya pada dirinya sendiri.
tuan Li wei dan Li zyan berjalan menghampirinya dan menanyakan kabarnya. sementara bibi may terlihat memerintahkan para pelayan membuat makanan untuk Xia yu.
"yu'er?" panggil tuan Li wei penuh dengan kekhawatiran. (yu'er, panggilan khusus untuk orang ayah atau kakak yang memanggil orang itu dengan panggilan kesayangan).
Xia yu memberikan senyuman hangatnya menyapa tuan Li wei dan Li zyan yang masih terlihat jelas kekhawatiran di wajah mereka.
"paman.." jawab Xia yu.
"apakah kamu baik-baik saja?" tanya tuan Li wei. Xia yu telah menganggap tuan Li wei sebagai ayah angkatnya dan menganggap Li zyan sebagai kakak.
"aku baik paman.." jawabnya.
"bagaimana kamu baik-baik saja? bukan kah kamu mengurung diri di dalam kamar sepulang dari istana, bahkan tidak minum dan makan selama dua hari." cemas Li zyan mengeluarkan semua kecemasannya.
Xia yu terkekeh mendengar penuturan Li zyan. "tentu saja aku baik-baik saja. selama dua hari, aku berpuasa dan bermeditasi di dalam kamar ku.." jelas Xia yu berbohong. ia tidak mungkin mengaku jika dirinya pergi ke hutan kehidupan bukan.
ketiga orang itu terkejut mendengar penjelasan Xia yu.
"yu'er.. kau berkultivasi tanpa makan dan minum? apa kau baik-baik saja?" tanya tuan Li wei lagi.
"tenang saja paman, aku baik-baik saja. lihat lah.." jawab Xia yu.
"benarkah?" beo Li zyan.
"oh, ayo lah.. kenapa kalian tidak percaya pada ku?" lirih Xia yu memutar matanya kesal karena mereka masih menaruh cemas pada nya.
..kruwukk..
..kruwukk..
suara nyaring terdengar oleh mereka berempat. wajah xia yu memerah, suara nyaring itu berasal dari perut nya yang minta di isi.
'oh perut ku yang baik, kau menyelamatkan ku dari kecemasan tiada akhir ini.' batin xia yu lega karena suara perutnya di dengar oleh mereka bertiga.
"dengarlah perut ku sudah keroncongan minta di isi. tega kah kalian membiarkan aku puasa lagi." cicit Xia yu dengan wajah imutnya agar sesi introgasi itu selesai.
mereka bertiga tersenyum mendengar ucapan xia yu yang terkesan manja, di tambah mimik wajah nya terlihat sedikit memelas. betapa imutnya dia saat itu.
melihat itu mereka merasa bersalah karena terlalu mencemaskannya, sampai-sampai tidak sadar jika xia yu harus di beri makan dulu sebelum di introgasi oleh mereka.
"ya ampun aku sampai lupa.. aku pamit menyiapkan makanan anda nona.." ucap fang yin dengan segera pergi dari hadapan xia yu.
Fang yin masih tidak enak hati memanggil Xia yu dengan sebutan nama saja. ia lebih memilih memanggil nona dari pada nama atau panggilan khusus untuk saudara. baginya panggilan nona adalah dedikasinya, yang menunjukan jika ia mengabdikan hidupnya pada Xia yu.
mereka beritga pun pergi ke halaman belakang. dimana di sana terdapat area berlatih dan gazebo serta kolam kecil.
Fang yin, bibi may dan para pelayan telah sampai di halaman belakang. mereka membawa baki dengan berbagai makanan.
menu empat sehat lima sempurna selalu menjadi asupan makanan mereka. menu itu adalah perintah yang Xia yu berikan pada para pelayan. ia ingin semua orang yang ada di kediamannya mendapat asupan gizi yang seimbang.
mereka menikmati acara makan itu dengan tenang. tanpa ada perbincangan sama sekali. itu juga cara yang di terapkan oleh Xia yu. dia suka dengan ketenangan saat makan. karena itu adalah salah satu contoh menghargai makanan.
acara makan usai, kini Xia yu akan memberitahukan rincian rencananya pada orang-orang yang akan ikut andil dalam penampilannya malam ini. karena malam ini ia akan hadir dalam perayaan pelantikan gelar alchemist tuan Li zhu.
Xia yu mengeluarkan botol biru telur asin yang berisi ramuan buatannya. ramuan itu akan ia gunakan pada tuan Li zhu.
di sela pembicaraan mereka, seekor burung kenari terbang menghampiri Xia yu dan hinggap di pundaknya. semua orang tahu jika burung itu adalah burung peliharaan Xia yu. burung itu berkicau tepat di telinga Xia yu.
"cuwitt.. cuwitt.. cuwitt.. (nona, saya telah mendapat kan informasi keberadaan klan alchemist golongan hitam. sayang nya ada kabar buruk.)" cicit Xiao huang.
'kabar buruk..' batin Xia yu.
Xia yu bangkit dari duduk nya. "aku akan kembali ke kamar, kalian istirahat lah. malam ini akan menjadi malam panjang bagi kita.." ujarnya seraya pergi meninggalkan mereka. kepergiannya di ikuti oleh Fang yin.
Fang yin tahu jika burung itu adalah Xiao huang dan ia tahu juga bahwa Xiao huang membawa kabar dari pencarian nya selama ini. ia segera menyusul kepergian Xia yu.
👣👣👣
Setibanya di dalam kamar, Xiao huang mengepakkan sayapnya terbang sedikit menjauh dari Xia yu. kemudian..
..WUSSHHH...
Xiao huang berubah ke wujud manusianya. sementara Xia yu telah duduk di atas kursi yang tersedia di dalam kamar itu, dan Fang yin mengekor setiap langkahnya. ia berdiri di belakang Xia yu. siap menerima perintah dari nonanya.
Xiao huang menghampiri mereka berdua, tak lupa ia memberikan penghormatannya pada Xia yu. meskipun selalu tatapan risih dan muka kesal yang ia dapatkan. (karena Xia yu melarang nya). namun tetap ia lakukan, karena ia adalah hewan sakral nan agung yang telah mengakui Xia yu sebagai tuannya.
"bagaimana kabar mu..?" tanya Xia yu masih dengan wajah kesal namun dengan nada kecemasan karena ia menghawatirkan Xiao huang.
bahkan Xia yu menuangkan air minum kedalam gelas dan menyerahkan air itu pada Xiao huang. ia tahu bahwa temannya merasa lelah. karena terbang dalam wujud burung kecil. sedangkan perjalannya tidak lah dekat.
Xiao huang menerima gelas berisi air itu dan meminumnya dengan satu kali tegukan. kemudian meletakkan kembali di atas meja.
"saya baik-baik saja nona.." jawab Xiao huang penuh hormat. ia dapat merasakan nada kecemasan saat mendengar pertanyaan Xia yu.
"syukurlah.." ujar Xia yu merasa sedikit lega. "Fang yin tolong siapkan makanan untuk Xiao huang. ia pasti kelaparan selama beberapa hari ini tak makan daging." perintah Xia yu pada Fang yin.
Xiao huang tersenyum mendengar ejekan dari Xia yu. memang benar yang di ucapkan oleh Xia yu, jika Xiao huang sangat lapar dan sangat rindu aroma masakan daging. ingatlah dia itu bukan burung pemakan biji-bijian.
"hehe.. terimakasih nona.." ucap Xiao huang dengan cengengesan.
..Hemm..
jawab Xia yu dengan deheman. lalu dia melontarkan pertanyaan yang berkaitan dengan klan alchemist golongan hitam.
"apa kau mendapatkan informasi akan kelemahan Alchemist golongan hitam itu?" tanya Xia yu dengan wajah serius nya.
Xiao huang juga mulai serius dan menjawab pertanyaan Xia yu.
"saya mendapatkan nya nona, klan Alchemist berada di gunung Yulin. di sana di sebut dengan desa racun dan dukun. mereka adalah pengikut dari kerajaan iblis. kerajaan yang di musuhi oleh semua kerajaan di daratan ini.
kekejaman dan keserakahan raja iblis menjadikan nya sosok yang di takuti sekaligus di musuhi oleh semua orang. namun, beredar kabar jika ada satu kaisar yang tidak tunduk dengan kerajaan iblis.
kaisar yang sama kejam dan angkuhnya dengan raja iblis. tapi.. kaisar itu lebih manusiawi di banding dengannya. kerajaan iblis berada di puncak gunung Yulin.
saya rasa kita tidak bisa melakukan balas dendam pada tuan Li zhu dan alchemist golongan hitam secara bersamaan. saya takut nona berada dalam bahaya jika langsung menyerang mereka bersamaan. kultivasi mereka berada di tingkat master." jelas Xiao huang.
Xia yu terlihat berpikir, mencerna penjelasan Xiao huang. 'hem.. bila para alchemist yang membunuh kakek Li itu adalah orang dari kerajaan iblis. aku benar-benar tidak bisa menyerang mereka secara bersamaan. salah satu caranya hanya menyerang mereka saat tidak ada orang di sekeliling mereka.' batin Xia yu.
"baiklah.. aku mengerti, sebaiknya kau bersihkan tubuhmu. setelah itu makan dan istirahat. beritahu Fang yin jika aku pergi keruang dimensi dan bilang padanya jika aku akan istirahat di sana." ujar Xia yu bangkit dari duduknya, meninggalkan Xiao huang seorang diri di dalam kamarnya.
Xiao huang melakukan apa yang di perintahkan oleh Xia yu. ia kembali paviliunnya, di perjalanan ia memerintahkan pelayan untuk memberitahu Fang yin mengirimkan makanan itu ke dalam kamarnya.
****tbc
Alhamdulillah malam ini up lagi..
mohon kunjungan nya dalam novel baru ku yang berjudul wanita..
novel ini menceritakan kisah hidup seorang wanita yang tidak bisa memiliki anak.. (mandul)
kesabaran, keberanian, keteguhan, dan ketulusan dalam memperjuangkan hidupnya.. selalu di cemooh dan di bully oleh orang-orang yang mengenalnya. namun ada keluaga dan teman yang menjadi penyemangat hidupnya**..