
***
Seminggu yang lalu, sepeninggal Tuan Neraka dari Kerajaan kegelapan. Xia yu yang mengurung diri di dalam kamar ternyata masuk ke dalam ruang dimensi. Di dalam dunia kecilnya, Xia yu bersantai sejenak sambil memperhatikan sahabatnya Fang yin yang sedang berlatih pedang.
Fang yin, yang rapuh telah hilang. Dan berubah menjadi gadis kuat nan tangguh, tidak lupa kepribadiannya yang ceria juga semakin hilang. Dia berubah menjadi gadis pendiam dan tidak banyak bicara, dia hanya akan berbicara seperlunya saja. Fang yin benar-benar berbeda dengan Fang yin yang lama.
Pada sore harinya, Xia yu memutuskan untuk pergi ke suatu tempat. Dia menyuruh Xiao huang dan Fang yin mengikuti dirinya pergi ke halaman dan terdapat pohon kembar. Xia yu memfokuskan pikirannya pada satu satu titik yaitu lingkaran kehidupan.
Tempat dimana dirinya bisa melintasi ruang dan waktu antara ruang dimensi dan hutan kehidupan. Xia yu mengulurkan tangannya untuk menyentuh pelindung yang memisahkan kedua tempat itu. Kerajaan yang dibangun oleh ayah Zi hua dan di pimpin oleh anaknya, kemudian di lanjutkan oleh Xia yu.
'WUSHH!'
Mereka bertiga berteleportasi dan masuk ke dalam putaran waktu dan muncul kembali tepat di belakang pintu air terjun kehidupan. Penghuni yang sedang melakukan rutinitas sehari-harinya di buat terkejut oleh kemunculan cahaya putih yang berasal dari pintu air terjun kehidupan. Sosok yang selama berbulan-bulan ini mereka rindukan muncul bersama dua manusia berlawanan jenis di belakangnya.
Semua penghuni air terjun kehidupan menyambut pemimpin yang mereka panggil Ratu. Semua penghuni di sana bersujud memberi hormat secara serentak.
"YANG MULIA RATU TELAH KEMBALI." Teriak salah satu penjaga hutan yang berjaga di pintu masuk air terjun kehidupan.
"HIDUP YANG MULIA RATU..." Ujar seluruh penghuni hutan kehidupan seraya memberi sikap hormat dan patuh pada pemimpin mereka.
"Bangunlah.. Bagaimana kabar kalian?" Xia yu menjawab salam mereka. Tidak lupa dia memerintahkan mereka untuk bangkit dari sikap hormatnya dan menanyakan kabar mereka.
"Menjawab Yang Mulia Ratu.. Terimakasih, kami baik-baik saja." Ujara seluruh penghuni yang menyambut kedatangan Xia yu.
"Baiklah, lanjutkan pekerjaan kalian.." Ujar Xia yu mengakhiri perbincangan antara dirinya dan para penghuni.
"Baik, Yang Mulia Ratu." Mereka kembali ke tempat masing-masing. Meninggalkan Xia yu dan yang lainnya yang telah berjalan memasuki istana.
"Dimana Bai Shizi dan Hei Tian?" Tanya Xia yu pada salah satu penjaga yang mengantarnya.
Penjaga itu pun menjawab pertanyaan Xia yu dengan hormat. "Menjawab Yang Mulia Ratu, Tuan Bai dan Tuan Hei Tian berada di hutan, mereka sedang berjaga pintu depan."
"Berjaga? Kenapa mereka berjaga di pintu masuk Hutan Kehidupan?"
Ucap Xia yu yang terkejut mendengar jawaban penjaga itu langsung bertanya. Penjaga itu pun menjelaskan apa yang dia tahu, sementara Xia yu dan yang lainnya mendengarkan dengan seksama.
"Yang Mulia, beberapa hari yang lalu Tuan Hei Tian Pergi ke hutan Arwah dan Kembali lagi dua hari yang lalu. Semenjak itu, Tuan Hei Tian memerintahkan seluruh penjaga hutan Kehidupan meningkatkan penjagaan dan waspada pada setiap makhluk yang memasuki wilayah Hutan Kehidupan. Dan menurut kabar yang kami dengar, Kerajaan Xing, kerajaan Xifang dan beberapa kerajaan lainnya mengalami krisis. Tapi hamba tidak tahu, krisis apa yang terjadi di luar hutan. Hanya Tuan Bai dan Hei Tian yang mengetahui situsi di luar Hutan Kehidupan." Jelas penjaga itu.
Xia yu menghentikan langkahnya, dia pun memberikan perintah pada penjaga itu.
"Baiklah, kamu kembalilah berjaga. Jika Bai Shizi dan Hei Tian kembali, perintahkan mereka segera menemuiku."
"Baik, Yang Mulia Ratu, Hamba laksanakan. Kalau begitu, hamba pamit undur diri." Jawab Penjaga itu.
"Mm,"
Mereka pun berpisah, Xia yu dan kedua sahabatnya masuk ke dalam istana. Para pelayan telah sibuk menyiapkan hidangan untuk pemimpin mereka. Meskipun mereka tidak tahu apakah hidangan yang mereka buat akan di sukai oleh Tuannya atau tidak.
Tidak berapa lama, ketika matahati telah menenggelamkan dirinya. Hei tian dan Bai Shizi kembali dengan wujud hewannya. Mereka yang baru saja tiba masuk ke dalam air terjun kehidupan langsung diberitahu oleh penjaga bahwa Xia yu telah kembali. Seketika itu pula mereka berlari dengan cepat menuju istana. Sesampainya di pintu masuk, mereka merubah diri mereka dalam wujud manusia.
Dari dalam istana air terjun kehidupan, Xia yu dan kedua sahabatnya yang sedang menikmati makan malamnya di buat terkejut dengan kedatangan dua manusia berjenis kelamin pria datang dengan tergesa-gesa. Satu pria berambut merah mereka kenali, dia adalah Hei Tian. Namun, satu pria yang berambut putih dan bertelinga runcing berbulu sama sekali tidak mereka kenali.
'Siapa dia?'
Kedua pria berbeda tampilan itu menghampiri Xia yu dan teman-temannya. Mereka berdua adalah Hei tian dan Bai Shizi yang ternyata sudah bisa merubah dirinya menjadi setengah manusia berkat bantuan Hei Tian.
Hei tian dan Bai Shizi tampak terkejut sekaligus bahagia mendengar kedatangan mereka bertiga. Kedua pria yang terlihat gagah dan berkarisma itu langsung memberikan hormat pada Xia yu.
"Hamba, memberi hormat pada Yang Mulia Ratu. Semoga Ratu memiliki umur yang panjang." Begitulah ungkapan salam dan hormat mereka pada Xia yu.
"Hei, apa yang kalian lakukan? Bangunlah, aku tidak suka di perlakukan seperti itu oleh temanku.." Cicit Xia yu yang tidak senang dengan penghormatan mereka.
Kedua pria itu seketika bangkit dan tersenyum, mereka sengaja memberikan sikap hormat pada Xia yu. Sedetik kemudian sikap mereka langsung berubah menjadi lebih santai.
"Nona, Ratu.." Panggil Hei Tian dan Bai Shizi dengan cara memanggil yang berbeda.
Hei Tian berjalan menghampiri Xia yu dan langsung memeluk gadis itu dengan erat. Rasa rindu yang dia rasakan pada sosok Xia yu yang sudah dia anggap sebagai saudaranya sendiri telah terobati.
Semua pelayan yang ada di ruangan itu tampak terkejut, tetapi tidak dengan Bai Shizi, Xiao huang dan Fang yin. Mereka tahu betul seberapa dekat Xia yu dan Hei Tian. Sebab sebelum Xiao huang dan Fang yin bisa melindungi Xia yu, Hei Tian lah yang menjadi pelindung pertama dan sahabat kedua bagi Xia yu.
"Bagaimana kabarmu? Apa kamu baik-baik saja?" Hei Tian bertanya dengan penuh perhatian.
"Hum, aku baik-baik saja. Ada apa dengan pelukanmu, kenapa begitu erat? Tidak bertemu beberapa bulan, kucing hitam kecilku berubah jadi manis seperti ini?" Jawab Xia yu yang merasa heran dengan sikap manja Hei Tian. Dia bahkan menyentuh wajah tegas Hei tian yang terasa kian tampan.
Membuat orang-orang di sana menaikan satu alis mereka karena terkejut melihat sikap manjanya ketika berhadapan dengan Xia yu. Tiba-tiba Xiao huang tertawa dengan keras, dia tak kuasa menahan tawa setelah mendengar jawaban sahabatnya.
"Hahaha.."
"Sahabatku, kenapa kamu berubah jadi semanis ini. Hei, Kamu kemana kan, Hei Tian si kucing besar yang sangar itu? Hahaha.." Xiao huang tak bisa menahan mulutnya untuk mengejek sahabatnya.
Mendengar ejekan Xiao huang, Hei tian tak terima. Dia segera memicingkan matanya dan membentak Xiao huang dengan suara kerasnya.
"Diam kau.. RRRR!"
Hei Tian, menggeram kesal sambil memberikan tatapan tajam pada Xiao huang. Sebaliknya, Xiao huang malah menjulurkan lidahnya dan menjulingkan matanya untuk meledek Hei tian.
"Hahaha.." Xia yu tertawa dengan lepas.
Dia begitu merindukan pertengkaran mereka yang terasa seperti pertengkaran kakak beradik. Sungguh seperti keluarga yang hangat dan saling mengandalkan.
"Ck, Sudah-sudah, jangan bertengkar lagi.. Apa kalian tidak malu? Sudah sebesar ini masih saja bertengkar seperti anak kecil. Jika para gadis di luar sana melihat tingkah kekanak-kanakan kalian, apa mungkin mereka masih menyukai kalian?"
"Lah, Memangnya siapa yang ingin mereka menyukai kami, Nona? Kami tidak pernah meminta di sukai oleh mereka. Yang kami inginkan adalah bisa di sukai dan terus di sayangi oleh Nona." Jawab Xiao huang tidak mau kalah.
"Cih, mulut manis mu itu selalu ada benarnya?" Decih Hei Tian, yang membenarkan ucapan Xiao huang.
"Sudah cukup, aku sudah kenyang mendengar kalian bicara." Lagi-lagi Xia yu menghentikan perdebatan yang akan kembali di mulai oleh kedua sahabatnya. Dia memilih duduk kembali dan wajahnya berubah menjadi serius.
"Sekarang jelaskan pada ku siapa dia, dan dari mana kalian? Aku dengar dari penjaga di bawah, kerajaan Xing dan beberapa kerajaan lainnya sedang mengalami krisis. Apa yang terjadi di luar sana sebenarnya? Cepat jelaskan!"
Hei Tian pun menjawab, dia pria tampan yang datang tadi bersamanya adalah Bai Shizi. Singa putih pemimpin penjaga hutan kehidupan. Bai Shizi menghadap Xia yu, dia kembali memperkenalkan dirinya. Berubah menjadi singa putih dan kembali berubah menjadi manusia di hadapan Xia yu, Fang yin dan Xiao huang.
"Prok.. prok.. prok.."
Terdengar riuh tepukan tangan dari sisi kiri, Xiao Huang kembali membuat kegaduhan. dia merasa takjub dengan perubahan singa putih di hadapannya, tidak menduga jika itu adalah penjaga hutan kehidupan yang selama ini terlihat acuh padanya.
'Aku tidak akan percaya jika aku tidak melihatnya sendiri. Kenapa hewan-hewan di dunia ini bisa berubah menjadi pria tampan?' Celoteh Xia yu di dalam hatinya. Dia begitu terkejut melihat perubahan wujud singa putih penjaganya itu.
Bai Shizi memberi salam pada Xia yu. "Salam Yang Mulia Ratu, Hamba adalah Bai Shizi."
"Oh ya, kemarilah.." Jawab Xia yu.
Mereka pun berkumpul di dalam satu meja, Xia yu kembali meminta penjelasan pada Hei Tian dan Bai Shizi terkait masalah di luar sana. Mereka berdua pun mulai menjelaskan apa yang ingin di ketahui oleh Xia yu.
Beberapa hari yang lalu, Hei Tian pergi ke hutan Arwah. Tentunya dia akan melewati kerajaan Xifang, karena hutan Arwah berada di wilayah kerajaan Xing. Namun sesampainya di sana, Hei Tian di buat terkejut oleh keadaan.
Ada beberapa desa hangus terbakar, bahkan mayat manusia di biarkan tergeletak begitu saja di atas tanah. Tidak ada manusia yang hidup di desa-desa kecil yang dia lalui. Karena penasaran, dia pergi ke ibu kota. Di sana dia mencari informasi terkait kejadian yang terjadi pada desa-desa itu.
Wabah!
Wabah yang mematikan telah menyebar di daerah barat, radius dari ibukota kerajaan Xing hanya berjarak pilihan kilometer. Beberapa jajaran istana telah menugaskan tabib dan petinggi menangani kasus itu. Namun, semua orang yang datang ke desa-desa itu tidak pernah kembali, ada yang kembali tapi malah menularkan wabah itu. Dan begitulah seterusnya sampai ibu kota kerajaan Xing tertutup bagi orang luar. Semua orang yang kedapatan berasal dari desa yang terdampak tidak di perbolehkan masuk.
Sementara, di kerajaan Xifang terjadi pemberontakan yang di lakukan oleh adik dari pemimpin kerajaan Xifang. Seluruh keluarga kerajaan sedang terancam. Pemberontakan itu mendapat dukungan dari Klan iblis yang ada di gunung welirang.
Mendengar penjelasan itu, Xia yu cukup terkejut. Begitu pula dengan Xiao huang, dia tahu betul akan masa depan yang terjadi, karena Xia yu pernah memberitahunya. Xiao Huang dapat melihat perubahan suasana hati Xia yu. Xia yu mengepalkan tangannya, alisnya merengut seperti menahan beban pikirannya.
Tiba-tiba, Xia yu bangkit dari duduknya. Keempat orang di sana seketika menoleh padanya dan hendak bangkit. Namun, Xia yu segera mengeluarkan suara dan memberi perintah.
"Fang yin, Hei Tian, istirahatlah.. Sementara, kalian berdua ikutlah dengan ku."
"Baik, Nona, Ratu." Jawab mereka berempat.
Mereka pun berpisah, Xia yu bersama Xiao huang dan Bai Shizi pergi ke tingkatan air terjun. Sesampainya di atas sana, Xia yu membuka lapisan air terjun yang di dalamnya terdapat tempat khusus untuk dia berkultivasi. Tempat dirinya dan Zi Hua bertemu.
Dengan tergesa-gesa, Xia yu masuk memfokuskan pikirannya untuk masuk ke dalam Lingkaran kehidupan. Tempat dimana mangkuk cermin air berada, dia ingin memastikan tentang wabah yang terjadi di kerajaan Xing, apakah wabah itu adalah wabah yang di kirim oleh para Alchemist golongan hitam atau klan iblis atau siapa?
****tbc
chapter kemarin adalah penggalan cerita yang akan terjadi di chapter selanjutnya..
maaf kalau membuat kalian bingung dengan alur cerita**,