The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Kunjungan ke istana



Xia yu telah selesai berendam dia sekarang berada di kamarnya, fang yin telah kembali dan memberitahukan apa yang tadi dia bicarakan dengan jiang yu dan jiang ye di toko tuan han. xia yu sangat senang jika jiang yu dan yang lainya bersedia membantu tapi untuk saat ini xia yu bilang tak membutuhkan bantuan ke lima saudara jiang dia yakin masalah dengan lien hua tidak perlu banyak orang dia berdua dengan fang yin sudah cukup apa lagi jika xia yu sudah turun tangan apa yang tidak mungkin.


"fang yin bantu aku merias diri aku harus membuat semua orang tahu bahwa mereka telah salah menilai diriku, aku bukan lagi xia wei yang lemah. aku ingin lihat bagaimana ekspresi si alien jika aku berpenampilan berbeda." ujar xia yu yang sedang bercermin


"baik nona, tatanan rambut seperti apa yang nona mau..?" jawab fang yin menerima titah


"aku mau kau merias dan menata rambut ku seperti orang yang tak bersalah.." ujar xia yu dengan senyum iblisnya


"baik nona saya akan mulai merias" ujar fang yin menyetujui permintaan xia yu dia mulai merias dari wajah setelah itu rambut.


xia yu memakai hanfu sederhana dengan motif bunga putih di bagian dada rambutnya tergerai indah dengan beberapa kepangan kecil di kiri kanan yang di satukan dengan ikatan pita di pertengahan rambut belakang, fang yin juga memasangkan hiasan rambut dan telinga yang senada dengan baju dan pita menampakan gadis yang suci dengan kemurniannya dan kesederhanaannya.


fang yin juga ikut ke istana karena menemani xia yu dia memakai baju berwarna baby pich dengan rambut yang di gelung di tengah dia juga cantik seperti nonanya kesederhanaan lebih baik dari segalanya.


setelah mereka berdua selesai tidak berapa lama pengawal memberitahukan bahwa kereta raja liu sudah ada di luar. xia yu dan fang yin mendengar ujaran pengawal itu kini mereka berdua keluar dari paviliun, pengawal yang tadi mengabarkan raja liu tiba kini dia melongo dengan mulut yang sedikit terbuka melihat seorang gadis cantik keluar dari pintu itu bersama seorang pelayan yang dia kenal 'apa itu permaisuri..?' batin si pengawal yang tak lain adalah sing.


sing melihat ke arah fang yin mencari tahu kepastian dengan raut wajah yang bertanya, fang yin dapat mengetahui tatapan raut wajah sing dia pun tersenyum ke arahnya tapi sing masih tidak mengerti maksud senyuman fang yin.


fang yin membantu xia yu dengan memegang tangannya dan melewati sing kini xia yu berjalan ke arah kereta sedangkan di dalam kereta terdapat raja liu dan qiu yang sedang pokus berdiskusi.


kain penutup pintu kereta di buka dari luar oleh sing dia terburu-buru mengejar xia yu dan fang yin setelah sadar dari terkejutnya. dia memberi tahu raja liu dan qiu bahwa permaisuri telah tiba dan berada di luar untuk naik. qiu keluar karena titah dari raja liu dia pun keluar tapi saat dia baru saja menonjolkan kepalanya keluar dia melihat gadis yang pernah dia lihat saat di pengasingan permaisuri kini berada tepat di depan matanya.


qiu terjungkal ke belakang saat mencoba keluar dia kaget dengan gadis cantik di hadapannya sampai melakukan hal bodoh seperti itu. sing merasa malu dengan sobatnya dia membantu qiu untuk keluar dari kereta sedangkan raja liu bingung melihat tingkah kedua pengawalnya.


"apa kau bodoh.. cepat keluar permaisuri akan masuk" ujar sing yang membantu qiu


"permaisuri..?  dia.?" jawab qiu mengulang ucapan sing dengan menunjuk ke arah xia yu tapi di hentikan oleh sing


"silahkan permaisuri.." ujar sing kepada xia yu.


xia yu pun masuk kedalam kereta dengan gerakan anggunnya seperti gerakan slow motion yang menyihir semua mata yang memandang. raja liu yang pokus dengan bukunya kini beralih kepada gadis sedang masuk dengan sedikit membungkukkan badannya. pipi yang putih bersih sedikit merah merona alami, di perhatikan oleh raja liu.


raja liu sedikit terkesima dengan pemandangan di depan matanya dia bertanya-tanya dalam hati. 'siapa gadis ini..?' batin raj liu


"siapa kau..?" tanya raja liu


"wajah istri sendiri pun tidak kenal.. sungguh ironis hidupku menikah dengan suami seperti mu.." jawab xia yu acuh dengan pertanyaan raja liu 'secepatnya aku harus berpisah dengan lelaki sepertinya' batin xia yu.


"suruh siapa kau tidak pernah berdandan seperti itu di hadapanku" jawab raja liu tak mau kalah


"darimana dulu aku bisa berdandan seperti ini,..?  apakah kau pernah memberi istri mu ini pakaian layak, makanan layak sejak aku menikah dengan mu bukan status istri yang ku dapat melainkan janda yang di tinggal mati oleh suami apa kau faham...?" jawab xia yu acuh dengan perasaan raja liu 'terserah kamu mau sakit hati atau tidak karena ucapan ku ini aku tidak peduli' batin xia yu


raja liu langsung terlihat murung saat mendengar ucapan xia yu, 'dia seperti ini memang karena aku wajar saja jika dia menjawabnya seperti itu, aku baru tau jika dia terlihat berbeda dari hari kemarin' batin raja liu.


"jalan..!!" ujar raja liu pada sing dia tidak mau menjawab lagi karena takut perasaan bersalahnya pada xia yu semakin besar.


kereta pun mulai berjalan rombongan raja liu terdiri dari dua pemanah di sis kiri kanan kereta qiu yang memimpin jalan bersama dua perajurit dan empat perajurit  di belakang kereta.


sedangkan di kereta terdiri dari sing sebagai pengawal dan kusir kereta di temani oleh fang yin yang duduk di sisi kereta dengan kaki yang menggantung dan di dalam kereta hanya xia yu dan raja liu mereka tidak banyak bicara dalam perjalanan ini sampai ke tempat tujuan.


****tbc**