The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Perdebatan menantu dan mertua



"Berani sekali kau menghina permaisuri.." bentak sing setelah menampar yue yin membuat para wanita itu takut dengan tindakannya.


"ma..maafkan adik ku.. dia masih kecil tidak bisa menjaga bicaranya." jawab yihua meminta maaf atas ucapan yue yin.


"ajari adik mu sopan santun.. jangan sampai aku mendengarnya menjelekan permaisuri lagi.." ujar sing mengalihkan pandangannya pada yihua.


"ba..baik tuan" jawab yihua menunduk di hadapan raja liu. entah siasat apa yang dia mainkan dia mulai melirik ke arah raja liu dan sedikit membusungkan bagian dadanya dengan baju basahnya.


sedangkan raja liu tidak menghiraukan tingkah yihua dia mencari sosok yang dia khawatirkan. tapi qiu yang menahan geramnya sejak tadi tak bisa di tahan lagi, dia merasa jijik dengan gadis di hadapannya.


"menjauh lah.. dimana permaisuri berada.." ujar qiu sedikit mendorong yihua dan bertanya diman xia yu berada.


"di..dia berada di kamar permaisuri xia he" jawab yihua kesal dengan sikap qiu.


"antarkan kami ke sana." ujar qiu menyuruh salah satu pelayan yang bersama yihua dan yue yin.


"baik tuan.. mari.." jawab pelayan mengajukan diri untuk menuntun mereka ke tempat xia yu.


mereka pun pergi dari hadapan ke dua gadis basah kuyup itu, mengikuti arahan pelayan yang menunjukan tempat xia yu berada. mereka sampai di depan kamar permaisuri, saat raja liu hendak masuk ke dalam kamar itu suara jendral ho menhentikan langkahnya.


"berhenti..." ujar jendral ho dan raja liu berbalik menatap jendral ho yang berjalan ke arahnya. "ada apa kau datang kemari.." tanya jendral ho ketus setelah berada di hadapan raja liu. jendral ho benci pada raja liu sebab dia tidak bersikap baik terhadap putrinya.


"saya kemari karena mengkhawatirkan xia wei." jawab raja liu jujur.


"apa maksud mu..?" tanya jendral ho.


"saya mendengar jika xia wei tidak sadarka diri saat pertemuan keluarga." jawab raja liu.


"dia baik-baik saja, sekarang pergilah." ujar jendral ho mengusir raja liu.


"saya ingin bertemu dengan nya, saya ingin meminta maaf padanya." jawab raja liu mengungkap kan niatnya.


"saya akan menunggunya." jawab raja liu tidak mau kalah.


Perdebatan antara menantu dan mertua telah mengusik kenikmatan gadis yang sedang bobo cantik di dalam kamar permaisuri. di terbangun dengan muka kesalnya terhadap dua suara yang membangunkannya.


"APA KALIAN BISA DIAAMM..!!" jerit xia yu dari dalam kamar mengagetkan orang-orang yang berada di luar kamar.


"nona.." panggil fang yin dari dalam kamar mandi. dia tidak tahu akan kedatangan raja liu.


..BRAKK... pintu terbuka oleh jendral ho, dia berlari menghampiri xia yu yang sudah duduk di pinggir kasur.


raja liu dan ke dua pengawal juga masuk ke dalam kamar setelah mendengar teriakan xia yu.


"xia wei ada apa.. apa kau sakit.." tanya sang ayah cemas pada xia yu.


"xia wei.." lirih raja liu menghampiri xia yu.


"kenapa kalian berisik sekali..?" tanya xia yu kesal pada mereka berdua.


"maaf xia wei dia bersikeras ingin menemui mu" jawab jendral ho dengan nada imutnya menunjuk raja liu membuat semua orang tercengang, bahkan xia yu sampai membuka mulutnya membentuk huruf O. keheningan sesaat setelah jendrah ho berkata seperti itu.


'what... xia wei ada apa dengan ayah mu..?' batin xia yu bertanya pada sang anak dari si ayah yang sedang merayunya.


'ya ampun apa benar ini jendral ho.. jendral perang kerajaan xing yang terkenal dingin itu' batin qiu an sing.


sedangkan raja liu hanya mengangkat alisnya menanggapi tuduhan mertuanya.


"aku datang kemari karena masalah kita belum selesai." ujar raja liu memecahkan keheningan di dalam kamar itu.


**tbc