The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
76. AKU BENCI KAU LIU XINGSHENG



Xia yu kembali ke paviliun garedenia dengan amarah nya yang masih meradang di dalam hatinya. dia memerintahkan fang yin untuk tidak masuk ke dalam kamarnya dan berjaga di luar kamar melarang siapa saja yang ingin bertemu dengannya jika dia tidak mengijinkan orang itu masuk. termasuk fang yin sekali pun.


di dalam kamar hanya terjadi keheningan. tidak ada suara atau pun gerakan.


xia yu duduk di atas tempat tidur memfokuskan pikiran nya. dia ingin berbicara secara leluasa dengan xia wei melalui batinnya yang masih terhubung.


"xia wei.." bentak xia yu.


"xia yu maaf.." lirih xai wei meminta maaf.


"kenapa kau terus menerus mencampuri urusan ku dengan si liu liu..?" tanya xia yu penuh amarah.


"maaf aku belum bisa melepaskan perasaan ku.." jawab xia wei.


"xia wei kau tahu.. kau itu egois.. kau terlalu memikirkan perasaan mu.


aku telah membantu mu mendapatkan keadilan dan nama mu kembali bersih, bahkan ayah mu kembali percaya padamu..


tapi apa yang aku dapat kan..hah.? aku hanya meminta untuk bisa terlepas dari jeratan pernikahan mu dengan lelaki bucin itu..


kenapa kau malah seperti ini..? bukanya kau telah berjanji jika aku bisa membalas dendam mu dan memberi mu keadilan kau akan menyerahkan sepenuhnya raga mu untuk ku." ujar xia yu meluapkan semua amarah yang iya tunda saat berada di dekat fang yin.


"xia yu hanya satu kali ini saja aku mohon kau mau menerima dia dan bahagiakan dia.." jawab xia wei memohon pada xia yu agar bisa menerima raja liu.


"tidak aku tidak akan pernah bisa menerima lelaki yang telah menghina dan melakukan kekerasan pada perempuan. entah itu pada ku atau pada orang lain.


laki-laki seperti itu akan aku tinggalkan meski dia menjadi suami ku sekali pun. dan kau tidak berhak untuk ikut campur apa yang aku mau dan ku lakukan.


aku mau melakukan semua apa yang kau minta selagi itu masih bisa ku penuhi. namun masalah hati jangan kau campurkan karena perasaan kita tak sama." jelas xia yu.


"maafkan aku..hiks.. aku terlalu egois.. karena terlalu memikirkan perasaan ku terhadap raja liu.


maafkan aku.. aku akan memaafkan nya setelah aku melihat ketulusan hatinya saat meminta maaf.


setelah aku bertemu dengan adik ku aku akan meninggalkan dunia ini dan memberikan sepenuhnya raga ku pada mu hiks." jawab xia wei dengan deraian air matanya.


"akan ku pegang janji mu jika kau masih tidak menepati janji mu jangan harap kau bisa bertemu kembali dengan keluargamu..


sekarang kau adalah roh kau tak memiliki urusan di dunia ini. pergilah temui ibu mu temani dia yang selalu mengkhawatirkan mu. biar urusan di dunia ini aku yang tangani.


jangan merusak kembali kepercayaan ku pada mu.." ujar xia yu dengan ancaman nya. dia tidak bisa berbuat apa-apa sebelum terlepas dari masa lalu pemilik tubuhnya.


xia yu membuka matanya tidak terasa jika dia juga menangis saat berbicara dengan xia wei.


....AAAAAAAA.... jeritan xia yu mengejutkan fang yin yang sedari menunggu di luar kamar.


"nona.." lirih fang yin. melihat ke arah pintu yang tertutup.


"AKU BENCI KAU LIU XINGSHENG..." teriak xia yu kembali meneriakkan bahwa dia membenci raja liu.


"nona..nona..nona.." panggil fang yin khawatir saat mendengar lagi teriakan xia yu. dia memukul-mukul pintu yang tertutup.


dia tidak berani masuk karena tidak ada ijin dari xai yu jadi hanya itu yang bisa di lakukan nya.


tidak berapa lama pintu kamar yang di pukul fang yin terbuka. menampakkan sosok nona nya yang sangat cantik dengan riasan naturalnya dan cadar putih nya.



(gambar ini hanya ilustrasi semoga kalian suka)


"fang yin ayo kita pergi jalan-jalan... aku kesal jenuh diam di rumah saja.. kita pergi ke pasar dan ke rumah ke lima saudara jiang. aku kangen mereka. sudah lama tak berjumpa dengan mereka." ujar xia yu mengajak fang yin untuk ke luar kediaman raja liu.


"baik nona.." jawab fang yin senang karena melihat xia yu baik-baik saja. dia juga sangat bersemangat karena bisa bertemu dengan ke lima saudara jiang.


"ayo...." ajak xia yu menarik tangan fang yin dan membawanya ke arah kandang kuda.


"hmm.." dehem fang yin tersenyum mengikuti xia yu dari belakang.


mereka berdua berlari kecil tempat kuda dan kereta di simpan. para pelayan dan pengawal melihat kedatangan xia yu dan fang yin langsung menundukkan kepala mereka.


kabar akan perubahan drastis dari permaisuri raja liu telah sampai pada telinga mereka. jadi mereka mulai bersikap baik terhadap xia yu.


"salam hormat permaisuri raja liu.." ujar para pelayan dan pengawal yang melihat xia yu.


"jangan panggil aku permaisuri raja bodoh kalian.. aku tak suka di sandingkan dengan raja bodoh itu," bentak xia yu membuat semua pelayan dan pengawal itu berlutut.


"panggil saja namaku, jika aku mendengar kalian memanggil ku dengan sebutan tadi. siap-siap saja mulut kalian ku sumpal dengan sambal mercon agar mulut kalian merasakan panas yang seperti terbakar" lanjut xia yu mengancam para pelayan dan pengawal.


**tbc