
***
*Kediaman xia yu
Di dalam sebuah paviliun, xia yu baru saja kembali dari ruangan dimensinya. dia berhasil membuat obat untuk luka luar yang dimiliki oleh tuan Li Wei dan tuan muda Li Zyan.
sebuah botol putih yang berisi serbuk obat yang berwarna hijau, dan terdapat bau rempah yang khas dari tanaman obat-obatan.
xia yu menyelipkan botol obat itu di area sabuk hanfunya. kemudian berjalan dengan tergesa-gesa ke arah paviliun dua. tepat dimana kedua orang yang di bawanya dari pengasingan.
setibanya di sana dia dikejutkan dengan seorang pemuda tampan yang telah tersadar dari pingsannya. dia tengah berbicara dengan bibi may. terlihat keakraban dari kedua orang itu.
sedangkan pria dewasa lainnya tengah berbaring di atas tempat tidur dan di sekujur tubuhnya didapati luka cambukan. pria itu belum sadarkan diri, mungkin karena lukanya lebih parah dari si pemuda.
melihat kehadiran sosok yang misterius di arah pintu membuat tatapan Li Zyan mengarah ke sosok misterius itu. tatapan pemuda itu beralih pada bibi may yang berada di hadapannya.
tatapan itu seolah meminta penjelasan. siapa kah sosok misterius di hadapannya itu.?
bibi may pun merespon tatapan Li Zyan dan menjawab, jika.. sosok misterius itu adalah penyelamatnya. orang yang membawanya keluar dari tempat pengasingan.
tentunya dia memberitahu Li Zyan, bahwa sosok misterius itu tidak pergi sendirian. dia ditemani dua pemuda ada yang tidak diketahui siapa namanya, bahkan bibi may pun belum mengetahui siapa sosok misterius di hadapannya itu.
namun dia yakin, jika sosok gadis misterius di hadapannya itu adalah orang baik. kemungkinan bila dia adalah orang yang dikirim oleh tuannya yang telah tiada.
sosok gadis misterius itu menghampiri mereka berdua dan bertanya sesuatu kepada sang pemuda.
"apa kau baik-baik saja?" tanya xia yu pada Li Zyan.
untuk sesaat Li zyan terkejut dengan suara merdu dari sosok misterius dihadapannya itu. dia tidak menduga jika sosok misterius itu adalah seorang perempuan. karena seluruh tubuhnya dibalut dengan jubah hitam yang yang menutupi lekuk tubuhnya.
"s..say..saya baik-baik saja, terima kasih telah menyelamatkan kami berdua.! jika saya boleh..." jawabnya sedikit grogi dan pertanyaan nya lebih dulu di potong oleh xia yu.
"berbaringlah, aku perlu memeriksa kondisi tubuhmu," ucap xia yu memerintahkan pemuda dihadapannya untuk berbaring kemudian dia melanjutkan ucapannya. "belum saatnya kalian tahu siapa aku. tunggu saat kalian sembuh, aku akan memberi tahu siapa diriku pada kalian. percayalah bawa aku berada di pihak kalian." sambung nya dengan penuh kepastian.
seperti terhipnotis pemuda itu menuruti perintah xia yu dan mempercayai semua ucapannya. "terima kasih nona saya percaya kepada anda. tapi saya mohon lebih dulu periksa keadaan ayah saya. saya khawatir karena sudah dari kemarin ayah saya tidak sadarkan diri. penjaga di pengasingan itu menyiksa ayah saya dan memasukan sesuatu kedalam mulutnya." lirih Li Zyan memohon pada xia yu.
mendengar perkataan nya, xia yu langsung beralih pada tuan Li wei. dengan kehati-hatian dia memeriksa denyut nadi dan kelopak matanya. tidak lupa dia memeriksa bagian rongga mulutnya.
saat memeriksa bagian mulut, xia yu sedikit terkejut karena mendapati bau khas yang dia ketahui. bau itu berasal dari tanaman beracun yang bisa melumpuhkan syaraf-syaraf tubuh. seperti lemah otot, penglihatan kabur, berbicara tanpa kendali dan juga bisa menyebabkan kematian.
xia yu berdecak kesal, dia tidak bisa cepat-cepat membalas dendam pada tuan Li zhu. dia tidak bisa pergi dari kerajaan ini jika tugasnya belum usai. xia yu mendengus dengan membuang nafas nya secara kasar.
Li Zyan melihat itu semua. 'apakah yang dimasukkan para penjaga itu adalah racun.?' batinnya bertanya.
xia yu melihat ekspresi Li zyan, dia tahu apa yang sedang ada dalam pikirkanya. "ayah mu berada dalam masa kritis.!" ucap xia yu membuat Li Zyan terkejut. xia yu melanjutkan ucapannya. "butuh waktu cukup lama untuk menyembuhkanya. tapi aku akan berusaha untuk menyelamatkan ayahmu."
"sebenarnya apa yang terjadi pada ayah saya nona.?" tanya Li Zyan ingin mengetahui keadaan ayahnya.
"dalam tubuh ayahmu terdapat racun mematikan yang bisa melumpuhkan saraf-saraf tubuh manusia. seperti penglihatan yang kabur, lemahnya otot tubuh, kebisuan bahkan kematian." jelas xia yu.
Li zyan mendongkakkan kepalanya melihat ke arah xia yu. dia mengerti maksud xia yu dengan gerakan cepat dia menjawab pertanyaan xia yu dengan anggukan kepalanya. "aku ingin balas dendam nona.!"
"tapi dia adalah paman mu,.."
"heh.. paman.! bagiku pria itu adalah iblis. iblis yang telah menghancurkan keluarga ku. aku tak akan membiarkan pria itu bersenang-senang setelah membuat kami seperti ini." ujar Li zyan dengan menahan kemarahan di dadanya.
xia yu tersenyum mendengar semangat pemuda dihadapannya. dalam keadaaan seperti itu dia masih semangat untuk membalas dendam pada orang jahat. wajah babak belur serta tubuh yang dipenuhi luka tidak melunturkan semangatnya.
"jika kau ingin membalas dendam, sebaiknya kau lekas sembuh terlebih dulu. kita akan membahas itu setelah tubuh mu sehat dan kemampuan mu kembali. aku dengar jika pria itu adalah orang dari golongan hitam.?"
"benar.!"
"maka dari itu kau harus melatih kemampuan kultivasi, agar tingkat kultivasi mu lebih tinggi dari mereka. baru kita bisa membalas dendam dan membuat pria itu membayar perbuatannya." jelas xia yu.
yang dikatakan xia yu memang benar adanya. jika mereka ingin membalas dendam. maka kemampuan bertarung mereka harus melebihi lawannya. bukan hanya tekad yang kuat, karena sekarang mereka berhadapan dengan orang yang bermuka dua. (licik) setidaknya kemampuan mereka harus setara dengan musuhnya.
pandangan xia yu beralih pada bibi may, kemudian memerintahkan nya untuk menaburkan bubuk obat yang dia buat ke seluruh luka yang ada di tubuh tuan Li Wei. sementara dia menaburkan serbuk obat itu di tubuh Li Zyan.
perbedaan umur antara Li Zyan dan xia yu tidak terlalu jauh. Li Zyan tidak tahu jika gadis di hadapannya ini masih di bawah umur nya. dia menganggap gadis di hadapannya lebih dewasa darinya, karena pembawaan bicara serta ketegasan dalam dirinya yang menampilkan jika dirinya itu seorang perempuan dewasa.
*penjelasan
#perempuan (yang membedakan jenis kelamin manusia)
#gadis (perempuan yang masih perawan)
#wanita (perempuan yang telah menikah atau Sudak tak perawan)
...
Seluruh luka tuan Li Wei dan Li zyan telah ditaburi obat. serbuk obat hijau itu terasa dingin dan tidak perih. obat yang di buat xia yu selalu mementingkan kenyamanan saat memakai atau meminum nya. biasanya obat yang di buat orang lain akan menimbulkan rasa perih, pahit, panas, gatal, dan semacam nya.
namun obat yang di buat xia yu selalu manis atau hambar, dingin, dan tidak ada efek samping lainnya. itulah kenapa dia di beri gelar dokter ahli kimia di dunia terdahulunya. obat yang dia buat selalu mencengangkan para dokter seniornya. obat nya pula selalu di jual di pasar gelap, dengan harga yang selangit.
setelah memberi obat xia yu menyuruh Li zyan beristirahat untuk sesaat. agar obat itu menyerap dan mengobati luka itu. Li zyan takjub dengan obat yang dia gunakan. dia tidak menduga jika reaksi obat itu sangat cepat. luka yang sedari terasa perih dan berdenyut itu, tak lagi terasa setelah di taburi serbuk obat hijau. bahkan dia bisa menggerakan seluruh tubuhnya tanpa merasakan sakit di bagian luka.
kemanjuran obat itu mengingatkannya pada sosok yang sangat dia rindukan. sosok pria paruh baya yang setiap hari selalu mengajarinya ilmu pengobatan. dia mengingat tuan Li Yue yang berperan sebagai kakek kandungnya. dia sangat menyayangi kakek nya itu.
dia selalu memanggil kakek Li Yue dengan sebutan pak tua. sebutan itu seperti yang pernah xia yu sebutkan saat berhadapan dengan kakek Li. maka wajar saja jika xia yu mengingatkan dirinya pada sang cucu yang kakek Li rindukan.
beralih lagi pada aktivitas yang akan xia yu lakukan. setelah obat itu bereaksi, sesaat kemudian xia yu akan menetralkan tubuh Li zyan agar racun-racun yang ada di dalam tubuhnya itu keluar melalui keringat yang akan dikeluarkan dengan cara mengakupuntur titik saraf pada pembuluh darahnya.
dalam posisi berbaring xia yu menancapkan beberapa jarum di area tangan, kaki, perut, dada, wajah, kepala, dan tengkuk leher serta punggungnya. selama dua jam mereka melakukan itu. xia yu juga menyalurkan tenaga dalamnya saat mengakupuntur. itu lah yang membedakan cara pengobatannya dengan pengobatan tabib lainnya.
satu harian penuh dia berada di paviliun itu. setelah mengakupuntur Li Zyan dia melanjutkan akupuntur pada tuan Li Wei. dia sudah terbiasa dalam mengakupuntur. tidak terlalu banyak tenaga dalam yang akan dia keluarkan jika melakukan pengobatan seperti itu. tidak seperti membersihkan racun seseorang dengan tenaga dalamnya secara langsung. hal itu akan membuatnya kehilangan setengah tenaga dalam nya.
**tbc