
***
Xia yu dan teman-temannya kembali ke rumahnya. meninggalkan istana kerajaan bei dengan kebimbangan dalam hati mereka. rencana yang mereka susun berjalan lancar. namun, kejadian tak terduga itu membuat nona nya mendengus kesal.
sesampai di kediamannya, Xia yu langsung mengurung diri di ruang dimensinya, tanpa mengajak Fang yin dan Hei tian masuk. untuk saat ini Xia yu ingin menyendiri. tidak mau di ganggu oleh kehadiran mereka.
sementara Li zyan dan yang lainnya bingung, berbeda dengan Fang yin yang memang sudah biasa dengan sikap Xia yu jika sedang kesal seperti itu.
Selama dua hari Xia yu tidak menampakan batang hidungnya pada semua orang. bahkan Fang yin berpikir jika nonanya masih berada di dalam ruang dimensi. orang-orang disana mengira jika Xia yu mengurung diri di dalam kamar. karena mereka tidak tahu jika Xia yu tidak ada di kediaman itu.
sudah di psatikan jika orang-orang di kerajaan ini akan mulai mengusik kediamannya. buktinya dari hari kemarin, banyak sekali pemuda yang hilir mudik di depan kediaman. ada juga yang langsung terang-terangan mengunjungi kediaman Xia yu, dengan alasan ingin mengundang Xia yu untuk hadir dalam perayaan. namun permintaan mereka di tolak. Li zyan beralasan jika Xia yu tidak enak badan dan dua hari lagi mereka akan mengisi acara di kediaman klan Li. setelah acara pelantikan gelar alchemist nya.
besok malam adalah waktunya Xia yu harus tampil di kediaman klan Li. terlihat kecemasan pada wajah Li zyan dan tuan Li wei, bahkan semua orang di kediaman itu.
mereka cemas karena Xia yu tidak kunjung keluar dari kamarnya. padahal tangan kanan tuan Li zhu sudah mengirimkan beberapa hadiah, bahkan mengirimkan kereta untuk kendaraan Xia yu. tentu yang menyambut pria itu hanya Li zyan. sedangkan tuan Li wei bersembunyi di dalam kamarnya.
'Sebenarnya apa yang sedang di lakukan nona selama dua hari mengurung diri di dalam kamarnya?' pikir semua orang.
tidak berapa lama pintu kamar nona yang mereka cemaskan selama dua hari itu terbuka. terlihat siluet gadis yang mereka kenal. namun penampilan nya lebih memukau dari dua hari yang lalu.
Sebenarnya, selama 2 hari Xia yu tidak berada di ruang dimensinya. dia pergi ke hutan kehidupan dan melakukan sesuatu di sana.
Xia yu bereksperimen. dia membuat beberapa ramuan yang akan dia gunakan dalam acara balas dendamnya.
seharusnya dia kembali ke kediamanya itu tadi malam. namun dalam perjalanan pulang kemarin, Xia yu tidak sengaja muncul di dalam sebuah kamar yang pernah dia kunjungi. lebih tepatnya saat dia mencuri gulungan kertas undangan kerajaan bei.
Xia yu terdiam, dia tidak langsung pergi dari kamar itu. dia malah mengingat kejadian malam pencurian itu.
malam itu Xia yu tidak sempat mencari tahu siapa pemilik dari gulungan kertas yang dia ambil. kebetulan sekarang dia ada di dalam kamar ini. 'semoga penghuni kamar ini masih sama dengan penghuni malam pencurian itu.' batin Xia yu.
Xia yu berniat untuk meminta maaf dan mengganti barang yang dia curi dengan salah satu harta yang dia punya. Xia yu tidak terbiasa untuk berhutang budi pada siapa pun.
"siapa di sana?" hardik suara berat pria dari arah tempat tidur. ternyata kedatangan Xia yu telah di sadari oleh seseorang yang tengah berbaring di tempat tidurnya.
di dalam kamar itu terdapat seorang pria dewasa. pria itu bangkit dari atas tempat tidur, kemudian berjalan ke arah Xia yu.
Xia yu mematung, tubuhnya seakan tak bisa ia gerakan. bahkan pikirannya ikut terhenti karena keterkejutannya. di perhatikannya wajah pria yang tengah berjalan ke arahnya itu. warna kulitnya putih bersih, hidung mancung, bibir tipis terlihat sangat mencandu untuk di pandang atau di rasakan, di tambah dagu lancip yang menambah ketegesan dalam bentuk wajahnya. rambut hitam panjang nya di ikat setengah, menyisakan beberapa anak rambut menghiasi wajah yang tampan itu.
Gleg..
Xia yu menggelengkan kepalanya. mengusir pikiran kotor yang singgah di otak encernya. dia kembali fokus pada sosok yang membuatnya hanyut dalam pikirannya itu. matanya menelisik, dia memperhatikan kedua mata pria itu di tutup dengan kain hitam. kain bermotif senada dengan pakaian yang dia kenakan. 'kenapa dengan matanya?' Xia yu membatin, ia penasaran dengan dua manik mata yang tertutup itu.
Tidak terasa jika langkah pria itu telah berhenti tepat di hadapannya. "Pembunuh dari serikat mana kau?" ketus pria itu dengan nada tegas nya tak menunjukan dirinya tidak lemah.
'PEMBUNUH.?!' ulang Xia yu dalam hatinya.
"mana ada pembunuh secantik aku.." racau Xia yu setengah berbisik. ia tak terima dirinya di anggap sebagai pembunuh.
pria itu mengira jika Xia yu adalah seorang pembunuh bayaran. tentu saja hal itu membuat Xia yu mendengus kesal. tapi itu tidak berlangsung lama. Xia yu malah menjawab ucapan pria itu dengan acuhnya.
"maaf tuan, sayangnya saya bukan seorang pembunuh." tukas Xia yu dengan sama ketusnya.
"lalu siapa kau..?!" ketus pria itu lagi.
"saya hanya seorang pencuri awam," jawab Xia yu dengan sibuk mengeluarkan sebuah kantung yang berada di ruang dimensinya.
pria itu mengerutkan keningnya. menelaah kata pencuri yang di ucapkan gadis di hadapannya itu.
Xia yu melanjutkan kembali ucapannya. "pencuri yang ingin mengganti barang yang dicuri nya dari kamar ini beberapa hari yang lalu. berhubung.. (ujar Xia yu menggantungkan ucapannya) saya bertemu dengan pemilik kamar, saya ingin mengucapkan maaf dan terimakasih." ujar Xia yu dengan meraih tangan pria itu dan menyerahkan kantong berisi beberapa benda miliknya. benda yang ia dapatkan dari jerih payahnya. harta pribadi mikiknya. bukan upah dari kerajaan bei.
Xia yu berjalan menjauh dari pria itu. berjalan ke arah jendela kamar yang mengarah keluar penginapan yang berada di tingkatan ke tiga.
"sekali lagi terimakasih.. selamat ting..." Xia yu tak berhasil melontarkan ucapan terakhirnya. suaranya seakan tercekat di tenggorokan. pandangannya mulai kabur, dan entah kenapa tubuhnya kian terasa lemas. hingga membuatnya terjatuh begitu saja. ia tak sadarkan diri.
Apa yang sebenarnya terjadi pada Xia yu..?
Siapa kah lelaki itu?
Apakah lelaki itu sosok Mr.x yang kita semua tunggu-tunggu?
jika penasaran tunggu kelanjutannya besok lagi. author harap kalian tidak bosan untuk terus mendukung author..
like, vote dan rate nya jangan lupa mendarat ya.. hatur thank you..🙏😘
**tbc