The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
295. Berjuang bersama demi menghancurkan Kerajaan Iblis..



***


Setelah mereka pergi, suasana Penjara bawah tanah menjadi riuh. Para penjaga yang melihat kepulan asap berasal dari penjara bawah tanah segera berlari melihat keadaan di sana. Ada pula yang melaporkan kejadian itu pada pemimpin mereka.


Semua orang yang tiba di tempat itu terkejut. Tidak ada orang yang bebicara untuk sementara waktu. Mereka semua hanya saling memandang satu sama lain.


Sementara, Xia yu yang kini berada di dalam artevak kapal terbang sudah terlihat tenang. Malam telah menjelang pagi, perkiraan waktu saat ini adalah pukul empat pagi.


Xia yu baru saja mencuci wajahnya, dia mengganti baju yang terkena noda darah lalu berjalan keluar kamar. Dia mendatangi ruangan tengah yang ada di kapal itu.


Di sana dia melihat Minghao dan Fang yin. mereka terbaring di atas tempat tidur dadakan yang di keluarkan oleh anak buah Tuan Neraka.


Xia yu duduk di tepi tempat tidur, dia membelai lembut wajah Minghao. Guratan kesedihan tampak jelas di wajahnya.


"Maaf, maafkan aku.. Hiks!" Lirih Xia yu, dia kembali menitihkan air matanya.


"Apa yang terjadi pada kalian adalah salah ku. Mereka menculik mu dan Fang yin, karena aku melarikan diri dari kerajaan terkutuk itu. Semua ini salahku.. Hiks!"


Tangis Xia yu kembali pecah. Dia merasa bersalah telah melibatkan Minghao dan Fang yin dalam masalahnya. Kebenciannya pada pemimpin kerajaan iblis menjadi berlipat-lipat ganda. Xia yu tidak akan melepaskan kerajaan itu. Dia bertekad akan menghancurkan kerajaan iblis dengan tangannya sendiri.


Xia yu berlutut diatas lantai kapal. Dia menaruh tangan besar Minghao dan tangan kecil Fang yin di atas kepalanya. Tatapan matanya terlihat dingin, rahangnya mengeras. Setelah itu, dia berkata dengan penuh rasa dendam.


"Aku, Jing Xia yu, bersumpah! Dengan kedua tanganku, akan menghancurkan Kerajaan Iblis. Membinasakan orang-orang keji itu dari dunia ini. Kalian berdua akan menjadi saksi dalam pembalasan dendam dan rasa sakit yang telah kalian terima. Aku rela mati hanya untuk menghancurkan kerajaan terkutuk itu!"


Xia yu bersumpah di hadapan semua anak buah Tuan Neraka. Mereka yang melihat dan mendengar sumpahnya merasakan aura yang kuat dari tubuh Xia yu. Gadis yang tadinya terlihat tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Kini berubah drastis setelah melihat keluarganya tersakiti.


Semua orang pun pasti berpikiran sama dengan Xia yu. Tidak ada manusia di dunia ini yang rela melihat orang yang mereka sayangi tersakiti. Apalagi mereka terluka dan terhina di waktu yang sama. Hal wajar jika Xia yu memiliki rasa dendam yang amat besar kepada orang-orang yang telah menyakiti keluarganya.


Xia yu tidak lagi memperdulikan orang-orang di sekitarnya. Dia hanya terdiam di posisinya. Tuan Neraka berjalan menghampiri Xia yu. Dia mengulurkan tangannya untuk membantu Xia yu berdiri sambil berkata sesuatu.


"Apakah kamu mau bergabung denganku?" Tanya Tuan Neraka. Xia yu mendongakkan kepalanya, melihat keseriusan yang terpancar dari wajah pria di hadapannya. Tuan Neraka kembali berkata.


"Kita memiliki dendam yang sama, akan sangat menguntungkan jika kita bersama menghancurkan kerajaan itu."


Xia yu terdiam, dia terlihat berpikir untuk sesaat. Xia yu memang membutuhkan dukungan besar. Dia juga tidak merasa kalau Tuan Neraka orang yang berbahaya. Terlebih sepertinya Tuan Neraka telah jatuh hati padanya. Dia menjadi teringat akan ramalan tentang masa depannya. Dia memilih seorang kaisar yang kejam tapi di hormati. Mungkin sosok pria dewasa di hadapannya itu adalah masa depannya.


Maka dari itu, dengan senang hati meraih tangan besar Tuan Neraka sambil menganggukan kepalanya sebagai jawaban. Jika memang mereka di takdirkan untuk bersama, Xia yu akan mencoba membuka hati untuk pria di hadapannya.


Sudut bibir Tuan Neraka terangkat. Senyuman hangat menyambut Xia yu. Dia membantu gadis di hadapannya berdiri. Kemudian, dia berkata dengan lirih sambil menatap dalam mata Xia yu.


"Aku, Yuan Zhu-Ming. Kaisar dari kerajaan Tiankong dan Tuan dari Kerajaan Kegelapan bersumpah! Akan berjuang bersama Nona, Jing Xia yu, Tabib Misterius dari kerajaan Bei. Untuk menghancurkan Kerajaan terkutuk yang bernama kerajaan Iblis. Kami akan membinasakan para penghianat, penjahat, siluman jahat, dan semua orang yang berani memprovokasi kami akan berakhir dengan sangat menyedihkan. Mati atau tersiksa dengan sangat menyakitkan."


Seorang pria berusia empat puluh tahunan berjalan kehadapan Xia yu dan Tuan Neraka. Pria itu berjalan dengan tertatih-tatih, namun semangat akan pembalasan dendam dari rasa sakit yang dia terima membuatnya gentar.


Di hadapan Tuan Neraka dan Xia yu, pria itu berlutut. Kemudian dia berkata dengan bersemangat.


"Yang Mulia, tolong terima diriku menjadi anak buahmu. Aku, Panglima Suye Di, bersedia mempertaruhkan nyawaku untuk misi balas dendam pada Kerajaan Iblis. Aku ingin ikut andil dalam menghancurkan kerajaan terkutuk itu. Semua keluarga ku mati dihadapanku, tolong terima pengabdianku untuk membalas kematian seluruh keluarga ku." Pria yang bernama Suye Di itu berbicara dengan nada yang menggebu-gebu. Semangatnya seperti kobaran api yang menggebu-gebu.


Seluruh tahanan yang sadar dan normal berjalan menghampiri Tuan Neraka yang masih menggenggam tangan Xia yu. Mereka berlutut dihadapan kedua pasangan yang berdiri di depan panglima Suye Di. Kemudian, mereka berseru dengan serentak. Membuat Xia yu, Tuan Neraka dan sepuluh anak buah Tuan Neraka terkejut.


"Yang Mulia, tolong terima kami menjadi anak buah mu! Kami bersedia mati dan mengabdikan hidup kami demi bergabung dalam misi balas dendam. Kami juga ingin memberikan keadilan bagi keluarka kami yang mati. Kami ingin membalas dendam pada kerajaan iblis!" Seru para tahanan yang di bebaskan oleh Tuan Neraka. Mereka bersedia mempertaruhkan nyawa mereka demi bisa ikut andil dalam misi balas dendam Xia yu dan Tuan Neraka.


Di tengah keriuhan itu, seorang wanita yang sedari tadi terdiam membisu seperti tak bernyawa padahal dirinya sadar penuh. Namun kesadarannya entah pergi kemana. Akan tetapi, ketika telinganya mendengar semangat orang-orang yang hampir senasib dengannya, kesadaran dan pikirannya kembali pada tubuhnya.


Wanita muda itu beranjak dari tempatnya. Tatapan yang tadinya kosong, mulai bernyawa lagi. Dia berada berjalan menghampiri seluruh orang sedang berseru. Wanita itu baru saja tersadar dari keterpurukannya.


"Aku bersedia mati! Aku ingin ikut dalam misi balas dendam kalian!" Seru wanita itu dengan tangannya yang terangkat dan menunjuk pasangan yang berdiri di hadapan semua orang.


"Aku ingin memberikan keadilan bagi seluruh gadis yang telah di culik dan dilecehkan oleh Pangeran Huang Zhu. Hampir seluruh gadis yang di culik meninggal, karena menerima pelecehan tak bermoral dari pria keji itu. Termasuk gadis muda yang ada di belakang anda Nona!"


Jelas wanita muda itu. Usianya kira-kira sama dengan Fang yin. Sorot matanya penuh dendam. Dia adalah salah satu korban penculikan dan perkorsaan dari Pangeran Huang Zhu. Dan dia pula wanita yang di tendang ketika melihat penyiksaan pada Minghao dan Fang yin.


Mendengar penjelasan wanita muda itu, tatapan Xia yu beralih. Die menoleh kebelakang, melihat sahabatnya yang terbaring lemah tak berdaya. Tatapan Xia yu kembali pada wanita muda itu. Dia melepaskan tangannya dari genggaman Tuan Neraka. Kemudian dia berjalan menghampiri wanita itu.


Tepat di hadapan wanita itu, kedua mata Xia yu menatap dalam mata milik wanita itu. Mata berwarna coklat yang terlihat sayup dari luar, namun siapa yang menduga jika dalam tatapannya penuh dengan dendam. Xia yu dapat melihat kenangan wanita itu. Ternyata wanita itu selalu menghadang dan ikut tersiksa ketika dia melihat para penjaga atau wanita yang Xia yu bunuh sedang menyiksa Fang yin dan Minghao.


Kepeduliannya terhadap sesama korban sangat besar. Tanpa ragu Xia yu meraup tubuh wanita itu ke dalam pelukannya. Dia memeluk wanita itu dengan air mata yang kembali terjatuh. Xia yu yang kuat dan tangguh seakan berubah menjadi gadis yang cengeng pagi itu. Hanya dua kalimat yang terdengar dalam suasana haru itu.


"Terimakasih.. Terimakasih telah bersedia melindungi sahabat dan adikku!"


Ketika kalimat itu terdengar, semua orang tampak terkejut dan bingung. Mereka terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Xia yu, bahkan wanita yang di peluknya pun terlihat kebingungan. Tuan Neraka juga terlihat kaget, dia merengutkan alisnya dan berpikir.


'Bagaimana gadis ku bisa mengetahui kalau wanita itu melindungi saudara dan sahabatnya? Kenapa semakin kesini aku semakin menemukan hal tak terduga darinya?' Batin Tuan Neraka.


Tuan Neraka merasa kalau identitas Xia yu bukan hanya Tabib Misterius dan anak dari Ketua Klan Li saja. Dia merasa kalau Xia yu memiliki identitas dan kemampuan lain yang tidak seorang pun ketahui.


Sebernarnya, apa yang Xia yu sembunyikan? Dan siapa dia sebenarnya? Jawabannya hanya bisa di jawab oleh Xia yu. Jika dia bersedia menjawab, maka betapa beruntungnya orang yang menerima jawaban itu. Karena jika Xia yu menjawab pertanyaan itu. Itu tandanya dia telah mempercayai orang itu sepenuhnya.


**tbc