The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
pengakuan



"lepaskan aku siapa kalian..?" bentak selir yenny setelah dia sadar dari pingsan saat seseorang menyentuhnya dan menariknya dengan paksa. selir yenny tidak mengetahui siapa yang menculiknya dan di bawa kemana dia oleh dua orang itu karena matanya di tutup dan ke dua tangannya terikat.


"siapa kalian..? berani sekali kalian apa kalian tidak tahu siapa aku hah..?" ujar yanto adik selir yenny di tarik paksa oleh kedua lelaki berbaju hitam


mereka berdua terus saja menggerutu sampai tiba di ruang keluarga kerajaan xing, ke dua ikatan tangan dan mata selir yenny dan yanto di lepaskan oleh pengwal saat berada di hadapan kaisar dan semua orang yang berada di ruangan itu yanto yang awalnya akan langsung menyerang pengawal itu terhenti saat suara kaisar terdengar.


"BERHENTI...!" bentak kaisar menghentikan yanto, selir yenny terkejut dengan apa yang di lihatnya setelah menyesuaikan pengelihatannya, yanto juga sama terkejutnya dengan selir yenny kini mereka bersujud di hadapan kaisar dan belum menyadari keberadaan xia yu / xia wei.


"S..SA..SALAM HORMAT PADA KAISAR, SEMOGA PANJANG UMUR.." ujar mereka berdua tergagap karena takut pada sang penguasa.


"apa kalian tahu kenapa kalian di bawa kemari dengan cara seperti itu..?" tanya kaisar pada mereka berdua.


"HA...HAMBA TIDAK TAHU YANG MULIA" jawab mereka berdua kembali serempak


"SUNGGUH BERANI SEKALI KALIAN MELUPAKAN KESALAHAN KALIAN........PRANKK..." bentak kaisar murka  lalu dia melemparkan gelas yang terbuat dari tembaga ke arah yanto.


"yang mulia..," teriak permaisuri li wei saat melihat kaisar murka dia takut jika kaisar kelewat emosi dan membuatnya kembali drop seperti saat terakhir kali kejadian itu dia terbaring sakit setelah emosinya meledak karena murka kepada xia wei dan raja liu. "tenanglah.." lanjutnya menenangkan kaisar


"maaf yang mulia kami tidak tahu apa kesalahan kami" elak selir yenny berpura-pura lupa.


"apakah kalian tidak ingat kesalahan kalian padaku" ujar raja liu menghampiri mereka


"m..ma..maaf yang mulia hamba tidak tahu apa maksud yang mulia" ujar yanto gagap di hadapan raja liu sebenarnya dia tahu maksud dari raja liu tapi dia hanya bisa berpura-pura tidak mengerti maksud raja liu.


"kalia sangat pandai sekali berpura-pura ya.. bawa wanita kotor itu kemari" ujar putra mahkota dan memanggil pengawalnya untuk membawa perempuan suruhan yanto.


"hamba tidak mengenalnya yang mulia" jawab yanto membuat ketiga laki-laki itu semakin murka. beda dengan xia yu dia masih tenang menyaksikan pertunjukan di depan matanya seolah sedang menonton opera cina tentang seseorang yang tengah menghadapi introgasi di istana. 'pertunjukan yang sangat jelek' batin xia yu


"sungguh manusia tidak punya otak...apa kau lupa cara memegang sumpit hanya dengan waktu satu tahun hah.." ujar kaisar geram dengan ucapan yanto


"kau lupa dengan apa yang kau dan kakak mu rencanakan untuk menjebak raja liu dan keponakan mu sendiri..?" tanya putra mahkota geram melihat yanto terus tidak mengaku


"aku tidak melakukan itu yang mulia gadis bisu itu yang menjebak raja liu sendiri yang mulia" ujar selir selly tidak mau mendapatkan tuduhan atas apa yang telah dia lakukan pada xia wei dan raja liu


'cih... masih saja tidak mau ngaku, akan aku bantu kau mengingat kesalahan mu' ujar xia yu dalam hatinya lalu dia mengambil satu jarum dari lengan bajunya yang sudah dia siapkan untuk keadaan seperti ini dia bangkit dari duduknya membuat fang yin terkejut tapi xia yu mengacuhkannya untuk saat ini. dia berjalan meghampiri selir yenny dan jongkok di hadapannya.


"bibi steril.. ups salah selir maksudnya.... apa kau lupa juga padaku.?" ujar xia yu salah panggil saat berada di hadapan selir yenny dia malas sekali memanggilnya ibu bahkan orang seperti dia tidak pantas di sebut bibi dia ingin sekali memanggilnya siluman rubah karena itu yang cocok dengannya menurut xia yu.


"siapa kamu..?" jawab selir yenny dengan lembut 'cih sok lembut.. akan aku tunjukan bagaimana cara balas dendam yang lembut' batin xia yu


"bibi aku xia wei.. apa kau lupa...?" ujar xia yu dengan menarik lengan selir yenny dan menyalurkan hipnoterapis padanya dia juga tidak lupa menancapkan jarum yang sudah ia lapisi dengan racun yang dapat membuatnya gila. setelah selesai memasukan jarumnitu dengan sempurna xia wei melepaskan tangan selir yenny dan membisikkan sesuatu padanya  "pembunuh...."   seketika itu pula selir yenny berteriak akibat hipnoterapisnya untuk membangkitkan rasa benci dia pada xia wei dan ibunya membuatnya kehilangan akal.


"kau..!!  kenapa kau masih hidup kau harusnya mati setelah kujebak kau meniduri raja liu..," teriak selir yenny pada xia wei membuat semua orang terkejut   " kau harus mati seperti ibumu ..!! aku sudah bersusah payah berkerja sama dengan adikku untuk membuat kau di usir oleh ayah mu.. kenapa kau kembali..hah.." lanjut selir yenny semakin tak terkendali. ucapannya di dengar oleh semua orang sampai mulut mereka menganga tak percaya dengan apa yang di dengar, bahkan yanto tidak berkedip sama sekali  saat ini wajahnya sudah merah padam menandakan amarahnya yang memuncak.


 


**tbc