The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
Kau membebaskannya..?



"berhenti...!! " ujar kaisar menghentikan raj liu dan xia yu mereka pun berhenti dan xia yu sedikit menundukan kepalanya. 'siapa gadis ini.?' batin kaisar


"siapa gadis cantik yang bersamamu liu sheng" ujar kaisar memanggil raja liu dengan nama panggilan ayah kepada anaknya.


"dia istriku ayah.. xia wei.." ujar raja liu menjawab pertanyaan sang ayah dengan wajah datarnya, dia sudah beberapa kali di tanyakan seperti ini sejak dia turun dari kereta. 'kenapa semua orang mempertanyakan gadis ini sih..' batin raja liu


"istrimu..? kenapa dia terlihat berbeda..?" tanya kaisar jiazhen 'ya..iyalah beda orang yang di dalam raga ini bukan xia wei.. kenalin saya xia yu wanita dari zaman modern..haha.. andai aku bisa jawab gitu..' batin xia yu menjawab pertanyaan kaisar


"benar ayah dia adalah istriku, aku juga telah membebaskannya dari hukuman dan kembali ke kediamanku, mulai sekarang dia akan tinggal di papiliun lanhua" jawab raja liu membuat lien hua yang di belakang mereka semakin marah dan cemburu dengan pengakuan raja liu 'maafkan aku lanhua aku sudah tidak bisa bersamamu, aku akan mulai menerima takdir yang dewa berikan padaku' batin raja liu menyebut lien hua dengan pangilan sayangnya.


'kau mengakui dia sebagai istrimu,?  apa kau benar-benar telah berhenti mencintaiku.?  tapi jika dia seperti itu bagaimana aku bisa menjadi wanitanya. apa aku harus benar-benar hidup bersama raja yang bodoh ini..?' batin linen hua sedih melirik kearah raja liu setelahnya beralih ke arah raja jun.


raja jun melihat gelagat istrinya berdecih dalam hati 'ciih.. kau sungguh wanita yang sangat menjijikan bahkan kau tidak lagi suci saat menikah dengan ku, apa kau memberikan kesucianmu pada kekasihmu itu atau pada kakak ku..?' batin raja liu semakain sebal dengan lien hua.


(saat malam pertama pernikahan raja jun mendapati lien hua sudah tidak lagi suci, siapa laganya yah.? yang telah menjadi penerobos gawang pertama lien hua... satu lagi teka-teki buat kalian)


'terus..terus eluh-eluhkan aku dan bongkar semua kejadian masa lalu itu di hadapan semua orang, aku sudah tidak sabar untuk bisa cepat berbicara, mulutku rasanya kram cuma di gunakan untuk tersenyum aaahhh.. cepatlah' batin xia yu senang bukan main saat melihat ekspresi lien hua.


"maaf.. ayah itu bukan kesalahannya..." ujar raja liu membuat kaisar dan beberapa orang menatapnya penuh tanya 'cepatlah raja bucin..' batin xia yu semakin lebar senyumannya


"itu bukan kesalahannya..?  apa maksud mu liu sheng..?" tanya kaisar tidak mengerti maksud raja liu


"ya ayah kejadian itu bukan kesalahannya dia juga di jebak oleh orang terdekatnya yang tidak menyukai keberadaannya" jelas raja liu


"kurang ngajar berani sekali orang itu menjebak mu dan istrimu karena perasaan tidak suka,.. siapa orang yang berani itu..?" tanya kaisar menahan amarah karena berada di ruangan ayahnya


"kita bicarakan ini nanti saja ayah setelah kita selesai menjenguk kakek.." pinta raja liu menghentikan membahas masalahnya kerena kakaknya telah keluar dari kamar sang kakek, kaisar tah maksud raja liu berbicara seperti itu dia pun mengiyakan permintaan raja liu


"baiklah nanti kita bahas masalah ini setelah kau selesai dan kita akan membahas masalah ini di ruang keluarga agar semua orang mengetahui apa yang sebenarnya" jelas kaisar


"baik ayah.. kami masuk dulu ayah.." ujar raja liu pamit  dari hadapan ayahnya  'asyiik.. sebentar lagi aku bakalan bebas bicara yeee...' batin xia yu senang danmengikuti raja liu


**tbc