The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
303. Masa depan? Titisan iblis? Menikah?



***


Lingkaran kehidupan..


Xia yu beserta kedua pria itu berhasil berteleportasi ke dalam goa. Dimana lingkaran kehidupan dan tempat Xia yu bertemu dengan Zi hua. Xiao huang dan Bai Shizi tampak terkejut, mereka baru tahu jika gadis yang mereka akui sebagai Tuan dapat berteleportasi. Ini kali pertama mereka di ajak teleportasi oleh Tuannya. Dan tempat yang di tuju adalah mengunjungi tempat rahasia yang ada di dalam wilayah Hutan Kehidupan.


"Woww, tempat ini.." Cicit Xiao huang yang takjub dengan apa yang dia lihat.


"Lingkaran kehidupan! Tempat yang di gunakan oleh Ratu Zi Hua. Sambung Bai Shizi melanjutkan ucapan Xiao Huang.


Dalam hati kecilnya, Bai Shizi merasa bersyukur telah di berikan kesempatan datang ke tempat ini lagi. Tempat yang penuh dengan aura spiritual. Tempat dimana Tuannya terdahulu selalu mengurung diri di tempat ini untuk bermeditasi.


Tidak ada yang tahu kalau, Bai Shizi, Pemimpin Penjaga Hutan Kehiduapan itu menaruh hati pada Tuannya. Sampai ketika Zi Hua di tinggalkan dan sakiti oleh Kaisar Wei Long, dia ingin membalaskan rasa sakitnya. Akan tetapi dia sadar betul, bahwa dirinya hanya seekor binatang mistik dan karena perintah Tuannnya agar tidak membalas dendam pada Kaisar Long wei.


Bai Shizi menatap Xia yu dengan kedua mata yang terlihat sudah berkaca-kaca. Tanpa aba-aba atau di perintah, Bai Shizi berlutut di hadapan Xia yu. Kemudian, mengungkapkan rasa terimakasihnya pada Tuannya.


"Bai Shizi, apa yang kau lakukan?!" Pekik Xiao huang yang terkejut melihat Bai Shizi tiba-tiba berlutut dengan wajah yang tertunduk.


"Terimakasih Yang Mulia.. Terimakasih karena anda telah memberi saya kesempatan datang kembali ke tempat spiritual ini." Ujar Bai Shizi dengan suaranya yang terdengar lemah dan rapuh, tubuhnya ikut bergetar ketika dia berbicara. Dapat di simpulkan bahwa ada kerinduan di dalam hati kecilnya untuk Zi Hua. Dan sebentar lagi dirinya akan mendengar atau melihat orang yang dia rindukan. Meskipun dia tahu kalau apa yang dia dengar dan lihat hanya arwahnya saja.


"Hei, bangunlah, jangan perlakukan aku seperti itu!" Ucap Xia yu, dia tidak menduga jika Bai Shizi akan berterimakasih padanya karena dibawa masuk ke tempat itu. Dia pikir, Bai Shizi selalu ikut kemana saja Zi Hua pergi, termasuk ke tempat meditasi-nya.


"Tidak, Yang Mulia. Tolong biarkan saya berlutut lebih lama untuk menunjukkan rasa terimakasih saya kepada Yang Mulia." Lirih Bao Shizi tidak beranjak dari posisi berlutut-nya.


Melihat Bai Shizi tetap berlutut, Xia yu menghela nafas. Dia pun menghapirinya dan merundukkan tubuhnya di hadapan Bai Shizi. Tangannya terulur menggapai pundak Bai Shizi sambil berbicara dalam posisi seperti itu.


"Bai Shizi, bangunlah," Lirih Xia yu, mau tidak mau Bai Shizi menuruti perintah Xia yu. Mereka berdua pun kembali berdiri dengan tegap. Xia yu menatap Bai Shizi dan Xiao huang secara bergantian.


"Xiao Huang, Bai Shizi, dengarkan aku baik-baik." ucap Xia yu. Kedua pria itu pun menatapnya dengan hangat. Xia yu mengulurkan kedua tangannya, menyentuh wajah kedua pria yang berdiri di hadapannya. Kemudian melanjutkan kata-katanya.


"Aku ini memang penerus Hutan kehidupan, tapi aku bukan Tuan kalian. Kita ini adalah Keluarga! Dalam sebuah hubungan keluarga, tidak ada status yang menunjukkan derajatnya itu lebih tinggi atau rendah. Juga tidak ada kata maaf dan terimakasih dalam hubungan keluarga. Asal kalian tidak mengkhianati hubungan ini. Jika kalian ingin menggunakan kata maaf dan terimakasih, tolong lakukan dengan sewajarnya saja. Jangan seperti tadi! Karena aku ini manusia biasa, bukan Tuhan. Hidup mati ku juga di atur olehnya. Tolong ingat, aku paling tidak suka melihat orang yang berlutut ketika meminta maaf atau berterimakasih. Camkan baik-baik!" Jelas Xia yu dengan penuh kesabaran dan perhatian dalam ucapannya.


Kedua pria itu langsung tersenyum. Mereka sangat bersyukur mendapatkan pemimpin yang baik hati dan tidak sombong seperti Xia yu. Tanpa di perintah kedua pria itu memeluk Xia yu secara bersamaan.


"Terimakasih.. Terimakasih telah menggap kami ini keluarga," Ujar Xiao Huang dan Bai Shizi bersamaan.


Xia yu membalas pelukan mereka dan menjawab rasa terimakasihnya. "Sama-sama.. Begini lebih baik bukan?"


"Mm." Jawab mereka berdua sambil melepaskan pelukannya dan tidak lupa tersenyum lebar.


Xia yu terkekeh melihat perubahan itu, dia pun mengelus kepala mereka berdua dengan lembut. Kemudian mengajak mereka melanjutkan kembali tujuannya datang ke tempat itu.


Tepat setelah mereka selesai dengan semua itu, terdengarlah suara parau dai dalam Lingkaran Kehidupan. Suara perempuan yang selama ini di rindukan oleh Bai Shizi.


"Jing Xia yu, apa itu kamu?" Ucap Zi hua dari dalam lingkaran yang mengenali suara muridnya.


"Ya, ini aku, Guru." Jawab Xia yu membalikkan badannya menghadap Lingkaran kehidupan. Tidak lupa dia memanggil Zi hua dengan sebutan guru, karena dia telah menetapkan ZI hua sebagai gurunya.


"Bagus sekali,.. kamu datang di waktu yang tepat. Cepatlah masuk!" Ujar Zi hua. Dengan memberikan perintah pada Xia yu agar segera masuk ke dalam Lingkaran kehidupan.


Xia yu mengerutkan kedua alisnya, perasaannya tiba-tiba tidak tenang. Dia pun segera melaksanakan perintah yang di berikan oleh Zi Hua, tapi sebelumnya dia meminta izin agar bisa membawa masuk kedua pria yang ikut bersamanya. Karena tidak ada waktu lagi, Zi Hua memberikan izin pada Xia yu.


Dengan mengarahkan tangan kirinya yang terdapa gelang spasial, Xia yu bersama kedua sahabatnya langsung tersedot ke dalam Lingkaran kehidupan. Di sana, mereka bisa melihat sebuah bayangan perempuan sedang berada dalam posisi terbaring tapi terapung di tanah.


Wajah itu melirik ke arah Xia yu dan yang lainnya. Xia yu dapat mengenali pakaian yang di kenakan wanita itu, akan tetapi dia tidak mengenali wajahnya yang terlihat begitu rapuh termakan usia. Xia yu dan kedua sahabatnya tidak mengenali wajah itu. Akan tetapi ketika bayangan perempuan itu berbicara, mereka segera bergegas berlari menghampirinya.


"Guru, Ratu.." Pekik Xia yu dan Bai shizi yang langsung mengenali pemilik suara itu. Wajah dan tubuh bisa menua, tapi suara khas milik Zi Hua tidak berubah sama sekali.


"Apa yang terjadi padamu?" Tanya Xia yu setelah dia berhasil menghampiri Zi Hua.


Berbeda dengan Bai Shizi yang langsung merubah meraih tubuh Tuannya. Akan tetapi, Bai Shizi tidak bisa memegangnya. Karena yang ada di hadapannya adalah arwah yang tidak memiliki raga. Air mata Bai Shizi sudah tak terbendung lagi, semenjak kepergian Zi Hua. Baru kali ini dia bertemu lagi, dan dalam keadaan yang sepertinya akan menghilang dari dunia ini selamanya.


"Ratu, apa yang terjadi pada anda?" Tanya Bai Shizi dengan nada yang cemas.


"Guru, kenapa kamu bisa jadi seperti ini? Apa yang telah terjadi pada mu? Bukankah kamu telah menjadi arwah yang abadi? Kenapa kamu terlihat tua?" Xia yu memberikan begitu banyak pertanyaan pada Zi Hua. Dialah satu-satunya harapan Xia yu untuk bisa mencegah titisan iblis melancarkan rencanya untuk menguasai dunia perkultivasian.


Zi Hua mengulurkan tangannya pada Xia yu, dan dengan cepat Xia yu menangkapnya. Entah mengapa tangan Zi hua dapat di genggam olehnya. Zi hua yang rapuh itu tersenyum dan menjawab pertanyaan Xia yu dengan suara yang pelan namun dapat terdengar sangat jelas.


"Murid ku, waktu ku tidak banyak lagi.. Titisan iblis telah menyebarkan aura kegelapannya. Masa depan mu telah di mulai, beberapa hari yang lalu.. Aku tidak seabadi yang kamu pikirkan muridku. Titisan iblis telah menguasai Hutan Arwah. A-aku tidak bisa menahan lagi kekuatan aura kegelapan yang makhluk laknat itu sebarkan. Hanya kamu titisan dewi yang dapat mencegah hancurnya dunia Kultivasi. Kamu harus segera pergi dan menikah dengan lelaki yang kamu pilih. Bersatulah dengannya, dan musnahkan aura kegelapan dari dunia ini." Jelas Zi hua dengan suara yang tersengal-sengal.


"Masa depan? Titisan iblis? Menikah?" Lirih Xia yu mengulang kembali inti dari penjelasan yang di berikan oleh Zi hua.


'Kenapa begitu cepat? Aku bahkan belum ada satu tahun di dunia ini, dan aku harus menikah! Apa Guru sedang bercanda?' Sambung Xia yu dalam hatinya. Dia lupa, kalau Zi hua dapat mendengar suara hatinya.


"Aku tidak bercanda! Ruangan ini kini sepenuhnya milik mu, kelak semua kekuatan yang aku miliki akan menjadi milikmu. Kamu tidak perlu berlatih pada ku, kamu hanya perlu membangkitkan kekuatan pengendalian yang kamu miliki, dengan begitu kekuatan lainnya akan menetap dalam tubuh mu." Jawab Zi hua. Kemudian, dia melanjutkan kata-katanya dengan memberikan perintah yang tidak pernah Xia yu pikirkan sebelumnya.


"Sekarang lukai telapak tanganmu dengan benda tajam hingga mengeluarkan darah. Setelah itu, satukan tanganmu dengan telapak tanganku. Dengan begitu, sisa kekuatan dan keabadian ini dapat menyatu dengan dirimu seutuhnya." Jelas Zi hua dengan sisa kehidupan yang hanya tinggal seberapa.


"Tidak, jika aku melakukan apa yang guru suruh. Guru akan menghilang dari dunia ini kan?" Tidak di sangka Xia yu menolak perintah Zi hua.


"Kamu jangan khawatir, aku akan hidup di dalam hati mu. Aku akan membimbingmu jika kamu membutuhkan bantuan ku, aku hanya akan menghilang dari dunina ini. Namun kesadaranku akan hidup di dalam hati mu." Jawab Zi hua.


"Baiklah, kalau begitu aku akan melaksanakan apa pun yang kamu perintahkan."


Setelah mengatakan semua itu, Xia yu langsung mengeluarkan belati dari balik punggungnya. Belati kecil yang selalu dia gunakan untuk berkelahi dengan musuhnya.


'Syatt!'


Xia yu menyayat telapak tangannya tanpa rasa takut atau pun kesakitan. Darahnya terasa panas ketika keluar dari sayatan yang dia buat. Aroma racun mematikan dapat tercium olehnya.


"Darah ku beracun dan mematikan, apa benar tidak akan terjadi apa-apa jika menempelkannya dengan tanganmu?" Tanya Xia yu dengan kecemasan di wajahnya. Ketika mengingat darahnya beracun.


"Tidak apa, aku akan baik-baik saja. Percayalah aku akan hidup di dalam hati mu." Jawab Zi hua dengan tidak hentinya meyakinkan Xia yu bahwa dirinya akan baik-baik saja. Tidak lupa dia memberikan senyuman manis untuk muridnya.


Dengan perasaan yang was-was, Xia yu mulai menyatukan tangannya dengan tangan Zi hua. Perlahan-lahan tubuh Zi hua menghilang, begitu pula dengan kesadaran Xia yu. Dia tidak sadarkan diri, ketika penyatuan itu terjadi. Xiao huang dengan cepat meraih tubuh Xia yu yang hampir saja tergeletak di atas tanah. Dia merangkunya dan menahannya dengan raut wajah yang cemas.


Sebelum tubuh Zi hua menghilang seutuhnya, dia mengucapkan beberapa kata pada Bai Shizi. Penjaga yang setia mendampingi dirinya sampai saat ini.


"Terimakasih, telah mencintaiku.. Tolong kamu jaga Hutan Kehidupan dan semua rakyatku dengan nyawamu. Aku yakin di kehidupan selanjutnya, kita akan bisa bertemu dalam wujud yang sama. Dan jagalah dia seperti kamu menjaga ku...."


Kata-kata terhenti dengan bersamaan menhilangnya bayangan Zi hua. Menyisakan seberkas cahaya putih yang masuk melalui celah luka sayatan di tangan Xia yu.


Air mata Bai Shizi sudah tak terbendung lagi, dia menangis dalam posisi berlutut. Dia tidak tahu kalau ternyata Tuannya mengetahui isi hatinya.


****tbc


Maaf telat, authornya sibuk dengan pekerjaan dunia nyata.. Maklum, uangnya sudah terlihat hehe**.. 5 pcs Barbie candy meluncur..