The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
99. Gelang giok putih burung phoniex..



"apa yang akan aku dapat kan jika aku bersedia membantu mu..?" ujar xia yu melangkah kan kaki nya ke arah air terjun yang tidak jauh dari pohon kembar.


"tentu saja kau akan mendapat kan imbalan dari ku.. sekarang keluar kan lah kotak specyal mu.." titah kakek li.


awal nya xia yu bingung kenapa kakek li menyuruh nya mengeluarkan kotak specyal nya. tapi mau tidak mau xia yu tetap mengeluarkan kotak itu.


"ini.. kenapa kau minta kembali kotak specyal nya..?" ujar xia yu menyerahkan kotak specyal nya yang baru saja di ambil dari dalam lengan hanfu nya. dia juga bertanya penasaran.


"tenang lah aku tidak akan mengambil nya. aku hanya akan mengubah kotak ini agar kau tidak kesulitan ketika membutuhkan sesuatu entah itu dari zaman mu atau zaman ini." jawab kakek li mengambil kotak itu dari tangan xia yu.


..SRINGG... kotak itu berubah menjadi sebuah gelang giok berwarna putih berukiran burung phoniex.


"woowww...." ujar xia yu takjub dengan perubahan kotak nya. bahkan wajah nya menampakan keterkejutan akan kebahagiaan.


"ulur kan tangan mu," titah kakek li. dan xia yu pun mengulurkan tangan nya. "ini adalah gelang giok putih burung phoniex. sekarang kau tidak akan kesulitan untuk menyimpan atau mengambil sesuatu dari ruang dimensi mu. kau juga tidak memerlukan cincin ruang dimensi mu yang seperti lemari baju.(kapasitas ruang nya kecil)


gelang ini bukan lah ruang dimensi biasa. gelang ini mampu menyimpan benda mati dan hidup. lebih tepat nya seperti kau memiliki dunia mu sendiri. di dalam nya juga lengkap dengan berbagai buku untuk meningkat kan kemampuan alchemist mu dan kekuatan mu. aku ingin kau menjadi penerus bakat alchemist ku. dan aku juga akan membuka segel meridian dalam tubuh mu agar kau dapat berkultifasi. kau bisa melakukan kultifasi di dalam ruang dimensi ini." jelas kakek li.


kakek li tahu jika xia yu belum berhasil melakukan kultifasi. dia juga bisa melihat kegigihan xia yu dalam berlatih. tapi sayang nya semua latihan kultifasi nya tidak di terima oleh tubuh nya. pertama karena arwah xia wei dan segel dari meridian nya belum terbuka.


"kenapa kau memilih ku untuk menjadi penerus mu..? padahal di dunia ini banyak sekali alchemist." tanya xia yu. dia bingung kenapa dia bisa di pilih kakek li apa lagi karena dia bukan asli dari zaman ini.


"itu karena jiwa mu terhubung dengan zaman ini.. kau adalah gadis baik yang memiliki hati bersih dan tulus. kau bukan gadis munafik yang mementingkan kebahagiaan mu sendiri. karena itu aku memilih mu.." jawab kakek li.


"baik lah aku bersedia menjadi penerus mu. toh aku tidak bisa kembali ke zaman ku."jawab xia yu. 'apa rugi nya hidup di zaman ini jika aku bisa terus melakukan pekerjaan yang aku suka. terutama aku tidak perlu melakukan pencitraan. aku bebas melakukan apa saja yang aku suka..' lanjut nya dalam hati.


"terimakasih.. aku tahu kau akan bersedia membantu ku. sekarang kau berbalik lah dan duduk dengan posisi meditasi. aku akan membuka segel meridian mu. dan mungkin ini akan terasa sedikit menyakitkan, tapi aku harap kau bisa menahan rasa sakit itu." titah kakek li menyuruh xia yu membalik kan tubuh nya dan duduk bersila dengan tangan yang di taruh di atas lutut. kakek li juga memberitahu efek dari pembukaan segel meridian xia yu.


"baik lah.. aku akan mencoba sebisa mungkin menahan rasa sakit nya." jawab xia yu menuruti perintah nya. dia mulai duduk membelakangi kakek li.


"aku akan memulai nya.. sekarang kosongkan pikiran mu dan fokus lah dengan ritme nafas mu." ujar kakek li, dia duduk di hadapan xia yu. dia juga memerintah kan xia yu untuk fokus.


"baik.." jawab xia yu mulai fokus.


kakek li mulai mengumpul kan tenaga dalam nya dan memfokuskan pikiran untuk menyalurkan energi Qi nya. tangan nya mulai dia ulurkan ke arah xia yu. dengan sekejap cahaya biru langit mulai keluar dari telapak tangan nya dan masuk ke dalam tubuh xia yu.


...Akhh.... jerit xia yu saat merasakan hawa panas dan rasa sakit yang luar biasa dari ulu hati nya saat energi Qi kakek li terserap oleh tubuh nya. dia juga merasakan darah nya sangat bergejolak hebat.


'..akhh.. kenapa sakit sekali.. dada ku rasa nya seperti terbakar dan di tusuk-tusuk oleh pedang..' batin xia yu merintih kesakitan,


"kendali kan pikiran dan tubuh mu. tolong tahan rasa sakit ini.." lirih kakek li di sela-sela menyalurkan energi nya.


'tapi aku tidak bisa menahan nya lebih lama lagi.. tolong lah lebih cepat.' keluh xia yu dalam hati nya. tidak berapa lama tubuh xia yu merasakan gejolak darah yang naik ke tengorokan nya dan..


..uhuk..uhuk..o**ee... xia yu terbatuk dan memuntahkan darah hitam pekat dari mulut nya.


..fyuuhh.... kakek li menghembus kan nafas kasar nya. legah akhir nya segel meridian xia yu terbuka.


"syukur lah meridian mu sudah terbuka.. sekarang kau bisa merasakan perbedaan dalam diri mu. cobalah gerak kan tubuh mu." ujar kakek li bangkit dari duduk layang nya. kini dia berada di hadapan xia yu.


xia yu melaksanakan apa yang di perintah kan oleh kakek li. dia mulai menggerakan seluruh tubuh nya. bahkan rasa sakit dan panas yng tadi dia rasa kan dalam sekejap langsung menghilang setelah dia memuntah kan darah pekat itu.


dia melompat kesana kemari bagaikan seekor bajing lompat yang tengah melompat dari satu pohon ke pohon lain nya.


"uwahhh... tubuh ku ringan sekali. aku bisa terbang kesana kemari dengan tubuh seringan ini.." ujar xia yu di tengah kegembiraan nya merasakan perubahan drastis di tubuh nya.


"kemarin-kemarin aku merasakan jika gerak tubuh ku terbatas tapi sekarang aku benar-benar merasakan terbebas dari rantai yang membelenggu tubuh ku." lanjut xia yu menghampiri kakek li.


"itu karena arwah xia wei belum sepenuh nya terpisah dari raga mu. dan juga karena segel meridian mu yang tidak bisa menerima kemampuan teleportasi mu." jawab kakek li.


"terimakasih.. telah mempercayai ku untuk menjadi penerus mu." ujar xia yu berterimakasih.


"sekarang waktu ku tidak banyak. temukan lah pedang biru yang bisa berubah menjadi pecut. pedang itu adalah milik dari penguasa hutan arwah dan hutan kehidupan terdahulu. terus lah berlatih dan berkultifasi di dalam ruang dimensi. jika kau berlatih disana satu jam berarti di dalam dunia nyata hanya 10 menit.


sekarang aku bisa meninggalkan dunia ini dengan tenang. tolong tepati janji mu untuk menemukan anak ku, kau akan mengetahui siapa anak ku dari kemampuan mata batin yang kau miliki. dan aku harap hati mu tetap baik dan tulus pada semua orang yang baik kepada mu." ujar kakek li. setelah mengucap kan kata-kata itu perlahan-lahan tubuh kakek li berubah menjadi transfaran dan menghilang dari pandangan xia yu.


"tenang saja aku selalu menepati janji yang telah aku ucap kan.. aku pasti akan menemukan anak mu dan keluarga nya." jawab xia yu.


.


.


.


.


**tbc