The Story Of The Alchemist

The Story Of The Alchemist
202. Tinggal didalam hutan..



***


"Kakak!"


Yuri berlari ke depan dan memeluk tubuh kakaknya sambil menangis pilu. "Bagaimana aku akan memberitahu ayah, saat tahu kau kembali dalam keadaan mati? Kakak... kenapa kau mati seperti ini... Hiks.."


Ketika melihat semua pengawal yang terpilih sudah mati, bahkan keponakannya kehilangan nyawa di sini, mata pria paruh baya itu dipenuhi dengan kesedihan yang tak bisa dilukiskan. Dia hanya bisa menggertakan giginya, kemampuan untuk mengepalkan tangannya sudah tidak bisa dilakukan, kedua tangannya yang terluka hanya menggantung tanpa bisa mengeluarkan tenaga.


"Yuri, bangunlah.. Bawa tubuh kakakmu kembali dan kremasi ia dengan layak. Kita pasti akan membalaskan dendam, untuk apa yang terjadi hari ini!" ujar pamannya.


Yuri mengusap wajahnya dengan kasar dan berkata sambil terisak. "Paman ketiga, gadis itu ada di hutan kehidupan! Kalau pergi sekarang, bagaimana caranya kita balas dendam? Setelah keluar dari sini, kita bahkan tidak tahu akan mulai mencarinya dari mana?"


"Tidak, kita tidak perlu melakukannya sendiri. Saat kita kembali, aku akan pergi ke Guild Assassin, dan mengeluarkan sayembara untuk menangkap gadis itu. Kita hanya perlu menunggu seseorang mengantarkan kepalanya saja!"


Pria paruh baya itu mengucapkan kalimatnya, dengan suara yang dipenuhi rasa muram dan matanya menunduk, melihat tangannya yang tidak bisa bergerak, dan rasa ingin membunuh yang semakin kuat. Namun dia sadar kalau gadis kecil itu bukanlah tandingannya!


Mendengar kalimat pamannya, gadis itu merasakan semangat balas dendam nya kembali, dia menghapus jejak air mata di pipinya lagi, dan membawa tubuh kakaknya di punggungnya. Saat itulah dia sadar kalau barang berharga kakaknya telah raib (hilang).


"Paman ketiga, gadis itu mengambil busur dan kantung ruang dimensi milik kakak-ku!"


"Bagus? Dengan begitu, kita akan memiliki banyak cara untuk menemukan keberadaannya!" Ucap pria paruh baya itu menatap dengan keji ke arah pepohonan. walaupun perjalanan mereka ke sini untuk mencari binatang mistik, tapi sudah jelas, mereka dalam kondisi yang baik untuk melanjutkan perjalanan ke dalam hutan. Dan untuk gadis misterius itu, dia berjanji akan membuat kehidupannya seperti di neraka!


Di bagian lain dalam hutan kehidupan, terlihat seorang gadis tengah duduk kelelahan di bawah pohon besar. Sebenarnya Xia yu bisa langsung kembali ke istana air terjun kehidupan, namun dia urungkan, karena dia tidak ingin meladeni cerocosan teman-temannya. Maka dari itu Xia yu memilih untuk beristirahat di dalam hutan.


Keahlian mengerti bahasa binatang sangat menguntungkannya, dia memutuskan tinggal di hutan, setelah dia berhasil menyuruh hewan kecil yang berbulu untuk tidak mengganggunya, dan bila mereka berani mengganggu Xia yu tidak akan segan membakar mereka hidup-hidup.


'Kruyukk!'


Terdengar suara yang khas dari orang yang kelaparan, apa lagi jika bukan suara perut yang perlu di beri makan. "Ah.. Laparnya!" ujar Xia yu memeluk perutnya yang terus berbunyi. "Sudah tiga hari aku tidak makan, sebaiknya aku makan dulu sebelum tidur."


Xia yu pun bangkit dari tempatnya dan mulai mengumpulkan banyak ranting pohon, dia berniat untuk memanggang daging yang dia dapatkan dari permainannya tadi. Sebelum itu, kita beralih pada Yuan Zhu-ming.


*Yuan Zhu-Ming_pov


Beberapa jam yang lalu..


Yuan Zhu-Ming menjumpai si gadis pencuri, saat dia tengah mencari bunga Baibaihe. Di dalam hutan kehidupan Xia yu tengah meringkuk di tengah semak-semak sambil menggali tanaman obat dari tanah. Awalnya Yuan Zhu-Ming tidak tahu, kalau tanaman obat yang diambil Xia yu adalah tanaman obat yang dia cari.


Tapi saat anak panah melesat menyerang gadis itu, Yuan Zhu-Ming terkejut akan kehadiran kelompok manusia yang berasal dari kerajaannya. 'Bukankah mereka kelompok tabib misterius..!' batinnya terkejut mengenali gadis muda yang memakai jubah biru tua.


Ternyata keahlian dan kepopuleran tabib misterius telah sampai di kerajaan tiankong. Namun yang salahnya mereka salah mengenali tabib misterius yang sebenarnya. Yuan Zhu-ming datang ke hutan ini karena dia pernah berkonsultasi kepada tabib misterius yang palsu, tentunya dia tidak berkonsultasi secara langsung. Dia menyuruh pengawal pribadinya menyamar sebagai dirinya, dan dari situlah dia di beritahu jika obat untuk menyembuhkan matanya ada di hutan ini.


Begitulah dia bisa sampai di hutan ini, dan menyaksikan kejadian yang di luar dugaannya. Sejak itu lah Yuan Zhu-Ming semakin penasaran dengan jati diri si gadis pencuri, dan dia pun mulai mengikutinya sampai saat ini. _off


...


Xia yu terlihat sangat santai berada di hutan ini, padahal di hutan ini banyak sekali bahaya yang mengintai, entah itu dari hewan buas, hewan melata atau tanaman beracun. Namun, mengingat sifatnya yang dingin dan cuek, Yuan Zhu-ming tidak menghiraukannya.


Tapi entah mengapa, dan tanpa alasan yang jelas, dia tidak pergi kemanapun dan malah mengikutinya, hanya karena penasaran dengan jati dirinya. 'Saat aku kembali, aku akan memerintahkan Mo dan Yuche, mencari jati diri gadis itu. Kurasa gadis itu bukan gadis sembarangan!'


Yuan Zhu-Ming masih mengamati Xia yu dari jarak jauh, matanya fokus ke arah gadis bercadar yang saat itu sedang mengambil dahan pohon mati, lalu menggali lubang kecil di dalamnya. gadis itu juga memungut ranting kering, lalu duduk dan menaruh ujung ranting itu kedalam lubang kecil di dahan tadi, kemudian ranting atasnya ditahan di antara kedua telapak tangannya dan mulai memutar rantingnya dengan cepat, terlihat dia ingin melubangi dahan itu.


Yuan Zhu-Ming tiak tahu apa yang akan dilakukan gadis kecil itu, namun setelah memerhatikannya selama lima belas menit, baru lah dia terkejut menyadari ada asap tipis keluar dari lubang dahan mati tadi.


'Hanya dengan dua batang kayu kering, gadis itu bisa menyelakan api?' batinnya. Dia tidak pernah melihat ada orang yang menggunakan cara aneh seperti itu sebelumnya.


Yuan Zhu-ming tahu bahwa untuk menyalakan api, orang biasanya menggunakan tongkat bara atau batu-batuan api. Dalam kondisi terpaksa, dia juga dengar ada orang yang bahkan menghantam dua senjata secara bersamaan untuk menghasilkan percikkan api, tapi untuk metode yang digunakan oleh Gadis itu, seumur hidup baru kali ini dilihatnya.


Tapi, hal itu juga membuatnya sadar kalau si pengantinnya sekecil itu tidak benar-benar menyadari bahaya di sekelilingnya. Gadis muda itu masih berpikir mematikan api Setelah dia membakar dan memakan daging hewan buas yang telah dikuliti, sebelum dia merangkak naik atas pohon dan menemukan tempat beristirahat di malam hari.


'Gadis itu sangat ceroboh!' Dari jarak jauh, Yuan Zhu-Ming bisa mendengar dengkuran keras Xia yu dengan sangat jelas.


Kalau Yuan Zhu-Ming tahu Apa yang dipikirkan Xia yu saat ini, dia mungkin tidak akan berpikir demikian,


Awalnya, Xia yu tidak mengetahui bahwa seseorang sedang memperhatikannya, karena dia tidak merasakan adanya niatan jahat di sekitarnya. Tapi, saat dia naik ke atas pohon dan akan menutup kedua matanya untuk tidur, tiba-tiba dia merasakan ada sepasang mata yang menatap ke arahnya, meneliti dan mengamatinya. Maka dari itu, dia sengaja mendengkur dengan keras, berpura-pura tertidur nyenyak. Nyatanya, dia ingin tahu sejak kapan kedua mata itu mulai mengawasinya, dan bagaimana bisa, dia tidak merasakan kalau dirinya sedang diperhatikan.


Tapi karena orang tersebut memilih untuk tidak menampakan diri, dan tidak membuat dia merasa terancam. Xia yu pun memutuskan untuk tidak mencari orang yang tersembunyi di kegelapan itu, dia hanya akan diam-diam meningkatkan kewaspadaannya. Lagipula, orang-orang di dunia ini berlatih keabadian, dan dia bisa ceroboh mengagnggap mereka hanyalah manusia biasa, atau dia akan mendapatkan banyak kerugian sejak awal, kalau berpikir seperti itu.


**tbc